Jumlah Siswa Minim,SMPN 4 Cisarua Bandung Barat Butuh Perhatian Pemerintah
Table of Contents
CISARUA (Bandung Barat) artha-news.com – SMPN 4 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menghadapi tantangan serius terkait rendahnya jumlah siswa. Berdasarkan data
Kemendikbudristek,sekolah negeri yang berdiri sejak 2015 ini hanya memiliki 163 siswa dengan enam rombongan belajar (rombel).
Kepala SMPN 4 Cisarua, Rosmana, menyebut salah satu penyebab minimnya siswa adalah letak sekolah yang jauh dari jalan utama (jalan provinsi).“Awalnya masyarakat sangat antusias menyambut SMP negeri ini,tapi seiring waktu animo masyarakat menurun. Banyak orang tua beralasan sekolah terlalu dekat, sementara anak-anak ingin bersekolah di luar karena merasa bosan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Sekitar 70 persen lulusan SD di sekitar sekolah memang melanjutkan ke SMPN 4,namun sebagian memilih sekolah lain, terutama SMPN 1 Cisarua yang berada di tepi jalan besar (jalan provinsi).Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya transportasi umum yang melewati SMPN 4, sehingga masyarakat luar Kampung Cibolang merasa lokasi sekolah terlalu terpencil.
“Banyak orang tua juga berpikir kalau sekolah di SMPN 1 Cisarua peluang masuk ke SMAN 1 atau SMKN 1 Cisarua lebih besar Padahal kualitas pendidikan di SMP negeri sama saja,” jelas Rosmana.
Pihak sekolah bersama guru dan komite telah berulang kali melakukan sosialisasi agar masyarakat sekitar lebih memilih SMPN 4.Namun,upaya tersebut belum membuahkan hasil signifikan.
“Kami berharap masyarakat bisa memahami bahwa semua SMP negeri memiliki kualitas yang sama. Tidak perlu jauh-jauh kalau di sini sudah ada sekolah negeri yang dekat,” tegasnya.
Lebih jauh,Rosmana berharap pemerintah maupun pihak terkait memberi perhatian lebih terhadap sekolah-sekolah di wilayah pinggiran. “Kami ingin pemerataan pendidikan benar-benar terwujud.Jangan sampai sekolah di pelosok terabaikan,” pungkasnya.
*Ari M*
👁 Views: 0
Post a Comment