Keramba Ikan Cemari Sumber Air Bersih, Warga Simbolon Purba Resah: Pemerintah Dinilai Tutup Mata
Table of Contents
Artha-News.com SAMOSIR (20/01-2026) - Warga Desa Simbolon Purba, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, dibuat resah oleh keberadaan keramba ikan yang berdiri tepat di lokasi pengambilan air bersih warga. Di tengah musim kemarau panjang, sumber air yang selama ini menjadi tumpuan hidup masyarakat kini justru diduga tercemar akibat aktivitas keramba tersebut.
Pada Selasa, 20 Januari 2026, warga secara khusus mengundang Media Artha-News Samosir turun langsung ke lokasi keramba. Tujuannya jelas: agar keluhan mereka sampai ke telinga pemerintah dan tidak terus diabaikan.
Menurut pengakuan warga, keramba itu bukan milik masyarakat Desa Simbolon Purba. Ironisnya, Kepala Desa setempat mengaku tidak mengetahui siapa pemilik keramba tersebut. Hal ini memicu kemarahan warga karena dinilai menunjukkan lemahnya pengawasan pemerintah desa.
“Kalau kepala desa tidak tahu ada keramba berdiri di sumber air bersih warga, lalu siapa yang sebenarnya mengawasi wilayah ini?” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.
Warga menjelaskan bahwa saat kemarau panjang, mereka terpaksa mengambil air dari lokasi tersebut. Namun kini air mengeluarkan aroma tidak sedap yang diduga berasal dari sisa pakan ikan dan kotoran keramba.
“Air ini dulu jernih. Sekarang bau. Anak-anak kami mandi dan minum dari sini. Ini soal kesehatan, bukan main-main,” tegas warga lainnya.
Masyarakat menilai keberadaan keramba di lokasi vital seperti sumber air bersih merupakan bentuk pembiaran yang berbahaya.
Selain mencemari lingkungan, juga mengancam kesehatan warga dan merusak keindahan Danau Toba sebagai ikon pariwisata nasional.
Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Samosir, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan pihak kecamatan, untuk segera turun tangan.
“Kami minta pemerintah bertindak tegas. Jangan tunggu ada warga sakit baru bergerak,” tandas warga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah kecamatan maupun dinas terkait. Warga berharap jeritan mereka kali ini tidak lagi diabaikan.
Danau Toba bukan tempat buang limbah. Air bersih bukan untuk dipertaruhkan. Pemerintah diminta hadir, bukan sekadar berjanji.
(NR.Sitohang)
👁 Views: 0
Post a Comment