Tutup 2025 dengan Refleksi dan Pengamanan, Wali Kota Cimahi Ajak Warga Sambut 2026 Tanpa Euforia Berlebihan
Table of Contents
CIMAHI — Pemerintah Kota Cimahi menggelar Monitoring Malam Tahun Baru 2026 pada Rabu malam (31/12/2025), yang dipusatkan di Plaza Gedung A Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi, ungkapan syukur, sekaligus penguatan sinergi lintas sektor dalam menutup tahun 2025 dan menyongsong tahun 2026.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan bahwa monitoring malam pergantian tahun bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk apresiasi atas kerja bersama seluruh elemen yang telah berkontribusi membangun Kota Cimahi sepanjang tahun 2025.
“Sejak pagi tadi kita berkeliling mengecek sekaligus meresmikan satu per satu pekerjaan fisik yang telah rampung. Ini adalah momentum syukur dan penghargaan bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Ngatiyana.
Ia menuturkan, capaian pembangunan fisik yang telah direalisasikan selama 10 bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira merupakan hasil kolaborasi dan kebersamaan seluruh jajaran pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya.
Momentum kebersamaan tersebut juga ditandai dengan penayangan kaleidoskop perjalanan Pemerintah Kota Cimahi sepanjang tahun 2025. Menurut Ngatiyana, tayangan tersebut menggambarkan dinamika dan tantangan yang dihadapi selama setahun terakhir.
“Jalan yang kita lalui tidak mudah. Namun dengan kebersamaan dan saling berpegang erat, tahun 2025 bisa kita tutup dengan rasa syukur dan senyum suka cita,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Ngatiyana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh aparatur pemerintah daerah atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa capaian yang diraih bukanlah prestasi individu.
“Apa yang kita capai hari ini bukan prestasi pribadi saya dan Pak Wakil, tetapi hasil nyata dari kerja dan pengabdian Bapak dan Ibu sekalian,” tegasnya.
Wali Kota juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan masih akan terjadi hingga awal tahun 2026. Ia mengajak masyarakat untuk menahan euforia dan menumbuhkan empati terhadap warga di Pulau Sumatera yang masih terdampak bencana.
“Malam ini boleh menjadi malam penuh sukacita, tetapi jangan lupa saudara-saudara kita di Sumatera yang masih menghadapi kesulitan. Mari kita rayakan pergantian tahun dengan empati dan kepedulian,” katanya.
Sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, Pemkot Cimahi bersama Forkopimda melakukan pengamanan dan pemantauan di sejumlah titik strategis. Pengamanan melibatkan Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan, Polres Cimahi, TNI, PMI, serta unsur terkait lainnya.
Ngatiyana mengungkapkan, sebanyak 49 personel Dinas Perhubungan disiagakan di 21 titik rawan kemacetan yang tersebar di wilayah Cimahi Utara hingga Cimahi Selatan.
“Kami menempatkan personel di titik-titik yang disinyalir menjadi lokasi kepadatan lalu lintas, agar perayaan pergantian tahun tetap aman dan tertib,” jelasnya.
Selain itu, Wali Kota Cimahi bersama jajaran Forkopimda turut melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pos pengamanan, di antaranya Pospam Alun-Alun Kota Cimahi dan Pospam Cibeureum.
Rangkaian kegiatan malam pergantian tahun ditutup dengan doa bersama lintas agama yang digelar secara sederhana di lingkungan Pemkot Cimahi, sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan dan keberkahan bagi masyarakat Kota Cimahi dan bangsa Indonesia dalam menyongsong tahun 2026.
👁 Views: 0
Post a Comment