K3S Kecamatan Indihiang Tolak Kerjasama dengan Dapur MBG Sukamaju Kidul 2
Table of Contents
Tasikmalaya Kota, Artha-news.com
Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, dengan tegas menolak kerjasama penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Dapur SPPG Sukamaju Kidul 2. Penolakan ini disebabkan kekhawatiran tentang kondisi kebersihan dan sanitasi dapur yang tidak memenuhi standar, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan siswa. K3S Kecamatan Indihiang khawatir bahwa jika kerjasama ini terus berlanjut, maka akan berdampak negatif pada kesehatan dan kesejahteraan siswa.
Penolakan ini berdasarkan hasil audensi antara pihak SPPG dan Kepala Sekolah Kec. Indihiang melalui K3S pada 30 Januari 2026, yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Dalam pertemuan tersebut, K3S Kecamatan Indihiang menemukan ketidaksesuaian terhadap standar keamanan pangan, mutu gizi, dan perlindungan peserta didik dalam pelaksanaan Program MBG. Ketidaksesuaian tersebut meliputi tidak digunakannya alat pelindung kesehatan, kondisi dapur yang tidak memenuhi standar kelayakan, dan kurangnya transparansi dalam pengelolaan dana program.
Informasi diterima Artha-news.com dari sumber yang enggan identitasnya disebutkan Dapur MBG Sukamaju Kidul 2 berlokasi di Kp. Leuwijeungjing, Kel. Sukamaju Kidul, Kec. Indihiang, tidak memiliki Sertifikasi IKL, HAACCP, dan SLHS yang diperlukan untuk operasional dapur MBG. Hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang kualitas dan keamanan makanan yang disajikan kepada siswa. Selain itu, lokasi dapur yang tidak strategis dan kurangnya fasilitas pendukung juga menjadi faktor yang mempengaruhi keputusan K3S Kecamatan Indihiang untuk menolak kerjasama ini.
K3S Kecamatan Indihiang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan MBG dan menjamin keselamatan peserta didik. Mereka berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya merespons kekhawatiran ini dan melakukan tindakan konkret untuk meningkatkan kualitas dan keamanan program MBG. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap program ini dapat terjaga dan masyarakat dapat menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis dengan aman dan nyaman. K3S Kecamatan Indihiang juga siap bekerja sama dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik bagi siswa dan masyarakat.
Penolakan kerjasama ini juga merupakan bentuk tanggung jawab K3S Kecamatan Indihiang dalam melindungi hak-hak siswa dan memastikan bahwa program MBG dilaksanakan dengan baik dan benar. K3S Kecamatan Indihiang akan terus memantau dan mengawasi pelaksanaan program MBG di wilayahnya untuk memastikan bahwa standar keamanan pangan dan mutu gizi terpenuhi.
Berharap agar Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat segera merespons kekhawatiran K3S Kecamatan Indihiang dan masyarakat, serta melakukan tindakan konkret untuk melakukan tindakan guna meningkatkan kualitas dan keamanan program Makan Bergizi Gratis. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap program ini dapat terjaga dan masyarakat dapat menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis dengan aman dan nyaman.
(Red/Mat)
👁 Views: 0
Post a Comment