Bukan Sekadar Urusan Administrasi, Adhitia Yudisthira Tekankan Budaya Integritas bagi ASN Cimahi

Table of Contents
Cimahi, 4 Maret 2026 – Pemerintah Kota Cimahi menggeber upaya membangun birokrasi bersih dan bebas korupsi. Melalui Inspektorat Kota Cimahi, digelar Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Cimahi.

Kegiatan yang berlangsung secara daring di Cimahi Command Center pada Selasa (3 Maret 2026) ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa di era modern ini, birokrasi tak lagi cukup hanya cepat melayani, tapi harus bersih, transparan, dan bisa dipercaya masyarakat.

“Masih berorientasi administratif saja tidak akan menciptakan budaya integritas. Kita perlu tiga hal utama: membangun budaya integritas sejati, mendorong inovasi dalam pelayanan publik yang lahir dari masalah riil masyarakat, serta memublikasikan inovasi tersebut secara aktif agar warga yakin dan merasakan manfaatnya,” ujar Adhitia.

Ia menambahkan, masyarakat kini semakin kritis, sadar akan haknya, dan tak ragu menilai kinerja pemerintah secara terbuka di media sosial maupun forum publik. “Ini tuntutan nyata bagi kita untuk berubah, tidak bertahan pada pola lama. Pemerintah harus berani bangun sistem kuat, tegakkan budaya jujur, dan pastikan setiap pelayanan benar-benar memberi manfaat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menekankan pentingnya inovasi spesifik di setiap unit kerja sesuai kebutuhan publik. “Dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK, harus ada model inovatif yang disesuaikan dengan masing-masing unit kerja. Tujuannya agar masyarakat semakin bahagia dan sejahtera,” katanya.

Inspektur Kota Cimahi, Risnandar, dalam laporannya menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman seluruh unit kerja tentang kebijakan dan mekanisme pembangunan ZI, menguatkan komitmen pimpinan serta jajaran dalam pencegahan korupsi, serta mendorong budaya kerja berintegritas. Harapannya, semakin banyak unit kerja yang meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

Sebagai catatan membanggakan, pada penilaian tahun 2025 (diumumkan/awarded 2026), tiga unit kerja Pemkot Cimahi telah sukses meraih predikat WBK, yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Kecamatan Cimahi Selatan. Capaian ini menjadi motivasi bagi unit kerja lainnya untuk terus berbenah.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber ahli dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI, yaitu Canggih Hangga Wicaksono, S.St. dan Sely Kurniawan, S.A.P., yang berbagi strategi dan mekanisme pembangunan Zona Integritas secara nasional.

Dengan langkah ini, Pemkot Cimahi menunjukkan komitmen kuat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Birokrasi bersih bukan lagi sekadar slogan, tapi menjadi gerakan nyata di Kota Cimahi.
👁 Views: 0

Post a Comment