Kado Manis Idulfitri: Paket Pangan Rp96 Ribu di Cimahi Dipangkas Jadi Rp40 Ribu Saja!
Table of Contents
CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin) menyalurkan sebanyak 1.086 paket bahan pokok bersubsidi melalui program Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) di Kelurahan Melong dan Kelurahan Utama, Rabu (11/03). Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat hanya perlu membayar Rp40.000 untuk paket sembako senilai Rp96.700, setelah mendapatkan subsidi sebesar Rp56.700 dari pemerintah. Setiap paket terdiri dari 3 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng premium, 1 kilogram gula pasir, dan 1 kilogram tepung terigu. Plt. Kepala Disdagkoperin Kota Cimahi, Iyun Sapta Mulyana, yang membacakan sambutan Wali Kota Cimahi, menyatakan bahwa program ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam mengendalikan inflasi dan memastikan keterjangkauan harga pangan di tingkat konsumen saat permintaan meningkat tajam menjelang hari raya.
Berbeda dengan operasi pasar pada umumnya, distribusi di Kota Cimahi dilakukan dengan sistem by order melalui pendataan di tingkat RW dan kelurahan. Mekanisme ini diterapkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus menghindari antrean panjang serta potensi kerumunan warga di lokasi pengambilan. Sebanyak 543 paket dialokasikan untuk warga Kelurahan Melong, sementara sisanya didistribusikan untuk warga Kelurahan Utama yang masuk dalam kategori masyarakat paling terdampak kenaikan harga.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Nining Yuliastiani, menjelaskan bahwa OPADI di Cimahi merupakan bagian dari program serentak di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dengan total 94.391 paket yang disebar hingga 14 Maret 2026. Pemerintah berharap melalui sinergi antara Bulog, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kota ini, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan tenang. Iyun Sapta Mulyana juga mengimbau agar warga memanfaatkan paket subsidi tersebut untuk keperluan rumah tangga dan tidak memperjualbelikannya kembali demi menjaga esensi bantuan bagi keluarga yang membutuhkan.
👁 Views: 0

Post a Comment