Pemkot Cimahi Mengucapkan Selamat Hari Raya idul Fitri 1447H / 2026 M


 

Yayasan Pusuk Buhit Kunjungi BPODT, Dorong Program Penanaman Sejuta Pohon di Kawasan Danau Toba

Table of Contents
Artha-NewsI com I SAMOSIR (12/03-2026) - Ajibata, Yayasan Pusuk Buhit melakukan kunjungan ke kantor Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) yang berada di Desa Parsaoran Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Kamis (12/03/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan program pelestarian lingkungan sekaligus menyerahkan proposal kegiatan penanaman sejuta pohon di kawasan Danau Toba.
Rombongan Yayasan Pusuk Buhit dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan, Efendy Naibaho, didampingi sejumlah pengurus, di antaranya Nikanor Sitohang, Alex Simatupang, Rudianto Situmorang, dan P. Tampubolon.

Kehadiran rombongan diterima oleh Arditama Nusantara Putra, Direktur Keuangan, Umum dan Komunikasi Publik BPODT yang mewakili Direktur Utama BPODT Jimmy B. Panjaitan. Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut Plt. Kepala Komunikasi Publik Gito Pardede bersama staf BPODT lainnya.

Dalam pertemuan itu, Efendy Naibaho menyampaikan bahwa kunjungan tersebut selain untuk menyerahkan proposal juga bertujuan memperkenalkan Yayasan Pusuk Buhit sekaligus mengetahui lebih jauh program-program yang dijalankan BPODT di kawasan Danau Toba.
Ia menjelaskan, Yayasan Pusuk Buhit memiliki program pelestarian lingkungan berupa penanaman sejuta pohon serta penyebaran sejuta bibit ikan di kawasan Danau Toba yang direncanakan mulai dilaksanakan pada 10 April 2026 mendatang.

“Kita melihat banyak kawasan perbukitan di sekitar Danau Toba, khususnya di Kabupaten Samosir, yang sudah gundul. Karena itu kami memiliki program penanaman pohon agar ke depan Samosir dan kawasan Danau Toba bisa kembali hijau,” ujar Efendy.

Menanggapi hal tersebut, Arditama Nusantara Putra menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap inisiatif Yayasan Pusuk Buhit yang dinilai sejalan dengan upaya menjaga kelestarian kawasan Danau Toba.
Menurutnya, BPODT memiliki fokus utama dalam pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat sekitar.
“BPODT fokus pada pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba.

 Dengan berkembangnya sektor pariwisata, diharapkan dapat membangkitkan ekonomi kreatif masyarakat yang berada di kawasan Danau Toba,” jelas Arditama.
Ia juga menambahkan bahwa proposal yang disampaikan Yayasan Pusuk Buhit akan dipelajari terlebih dahulu oleh pihak BPODT. Hasil pembahasan tersebut rencananya akan disampaikan sebelum pelaksanaan program pada 10 April 2026.

Selain itu, BPODT juga membuka peluang kolaborasi dengan Yayasan Pusuk Buhit dalam berbagai kegiatan, termasuk event-event yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan maupun pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terjalin sinergi antara Yayasan Pusuk Buhit dan BPODT dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan Danau Toba.

(NR.Sitohang)
👁 Views: 0

Post a Comment