Lawan Ancaman Kekeringan, Bupati Bandung Barat Desak Pusat Perkuat Infrastruktur Irigasi

Table of Contents
Jakarta | ArthaNews – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, bergerak cepat mengantisipasi ancaman kekeringan yang menghantui sektor pertanian di wilayahnya. Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan di Jakarta, Senin (20/4), Jeje secara langsung menyerahkan lima usulan strategis kepada Kementerian Pertanian RI.

Langkah ini diambil guna membentengi para petani di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari risiko gagal panen akibat perubahan iklim yang ekstrem. Adapun usulan yang menjadi prioritas utama meliputi pembangunan irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, embung, dam parit, serta sistem pompanisasi masif.

"Infrastruktur air yang memadai adalah kunci. Tanpa irigasi yang kuat, produksi pertanian kita akan rapuh di tengah kemarau panjang," tegas Jeje didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian KBB, H.M. Lukmanul Hakim.

Jeje menekankan bahwa Bandung Barat memiliki potensi pertanian yang besar sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah pusat melalui alokasi anggaran pembangunan sarana prasarana air yang berkelanjutan.

“Kami berharap usulan ini bukan sekadar rencana, tapi segera direalisasikan secara bertahap. Sinergi pusat dan daerah harus nyata demi kesejahteraan petani kami,” tambahnya.

Partisipasi aktif KBB dalam Rakornas ini mempertegas komitmen daerah dalam mendukung swasembada pangan nasional. Diharapkan, dengan penguatan infrastruktur tersebut, produktivitas lahan pertanian di Bandung Barat tetap stabil meski dihantam cuaca ekstrem.
👁 Views: 0

Post a Comment