Tembus Penyelesaian Pusat, Bandung Kunci Solusi Banjir Tahunan Lewat Tiga Proyek Besar
Table of Contents
ARTHA-NEWS, KABUPATEN BANDUNG – JAWA BARAT – Kamis, 23 April 2026. Kabupaten Bandung akhirnya melangkah tegas dalam upaya mengatasi persoalan banjir yang selama ini kerap melanda sebagian besar wilayahnya saat memasuki musim hujan. Pemerintah daerah pun menargetkan ketiga proyek strategis penanggulangan banjir ini tuntas sepenuhnya pada tahun 2029.
Langkah ini menjadi hasil dari dorongan intensif Bupati Bandung, Dodong Supriatna, yang secara terus-menerus berupaya tertibkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta pemprov untuk memastikan rencana tersebut segera terwujud secara nyata yang selama ini kerap tertunda akibat berbagai kendala teknis maupun administrasi.
Tiga proyek yang disiapkan bukan sekadar penanganan sementara, melainkan dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk wilayah yang rawan banjir di bagian selatan dan timur Kabupaten Bandung yang hampir setiap tahun selalu dilanda luapan air saat curah hujan tinggi.
Selanjutnya, pembenahan kolam retensi di Tegallega, Kecamatan Rancakalong, Kawasan hulu sungai Desa Sukamanah, Kecamatan Paseh, hingga pembangunan pengendali banjir di sepanjang aliran sungai Citarik.
Proyek ketiga menyasar Desa Sukamaju, Kecamatan Cikancung dan sekitarnya yang selama ini menjadi wilayah paling kerap terdampak langsung dari pergerakan air yang mengalir dari hulu hingga hilir sungai tersebut.
Bupati Bandung menegaskan, ketiga proyek tersebut merupakan respon konkret atas dampak banjir yang selama ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu aktivitas perekonomian serta kehidupan masyarakat setempat.
Selama ini, kawasan seperti Dayeuhkolot, Bojongsoang, hingga Rancakalong tercatat sebagai wilayah paling kerap menjadi korban banjir, mulai dari luapan sungai, alih fungsi lahan, hingga tata aliran sistem drainase.
Dengan disetujuinya rencana tersebut, pemerintah daerah optimis siklus banjir tahunan yang kerap meresahkan warga dapat berkurang secara signifikan. Dukungan yang kuat juga meliputi perbaikan sistem tata kelola air terpadu.
Pembenahan yang dikerjakan meliputi perbaikan saluran air di hulu menjadi momentum penting bagi perjalanan Kabupaten Bandung untuk lepas dari persoalan banjir yang sudah kerap menimpa selama puluhan tahun.
(Laporan: Tim Liputan Artha-News Kabupaten Bandung)
👁 Views: 0
Posting Komentar