Warga Onanrunggu Kecewa, Inspektorat Dinilai Tak Transparan Soal LPJ Desa 2018 Pembukaan Jalan,Fisik Dan bibit Jagung.
Table of Contents
Artha-News.com I Samosir, 13/04/2026 - Kekecewaan warga Desa Onanrunggu kembali memuncak setelah jawaban Inspektorat Kabupaten Samosir dinilai tidak memuaskan terkait dugaan kejanggalan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) desa tahun 2018.
Sejumlah warga yang mendatangi kantor Inspektorat berharap mendapat kejelasan atas laporan yang telah mereka sampaikan. Namun, pernyataan pihak Inspektorat melalui Boas Sigalingging justru memantik tanda tanya baru. Ia menyebut bahwa tugas Inspektorat sebatas melakukan pengawasan dan pembinaan.
“Kami memang sudah memeriksa desa itu dan menemukan tiga temuan,” ujarnya singkat.
Pernyataan tersebut langsung ditanggapi kritis oleh warga. Mereka mempertanyakan, apakah temuan itu akan tetap ada jika masyarakat tidak melapor. Pertanyaan itu tidak dijawab secara lugas. Inspektorat hanya menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan tidak bisa dibuka sepenuhnya ke publik.
Jawaban tersebut semakin mempertebal kekecewaan warga.
Mereka menilai proses pemeriksaan terkesan tertutup dan tidak melibatkan pihak pelapor. Bahkan, warga menduga adanya praktik “kong kali kong” antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Inspektorat.
Kecurigaan warga bukan tanpa alasan. Salah satu yang disorot adalah dugaan pembukaan jalan fiktif yang tidak pernah diakui masyarakat setempat. Selain itu, anggaran pengadaan bibit jagung sebesar Rp75 juta untuk 740 batang juga dinilai janggal.
“Sejak kapan bibit jagung dihitung per batang? Setahu kami, itu dihitung per kilogram,” ujar salah seorang warga dengan nada heran.
Warga menilai kejanggalan-kejanggalan tersebut seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Mereka mendesak agar dilakukan audit menyeluruh dan transparan terhadap LPJ Desa Onanrunggu tahun 2018.
Masyarakat juga meminta Bupati Samosir turun tangan dan bersikap tegas.
Mereka menegaskan, keterbukaan sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Kalau ini dibiarkan, kepercayaan masyarakat bisa hilang,” tegas warga.
(NR.Sitohang)
👁 Views: 0

Post a Comment