AJANG CALISTUNG SE-KECAMATAN CIGALONTANG 2026 BERJALAN SUKSES, 240 SISWA SD BERSAING DALAM LOMBA CEPAT BACA-TULIS-HITUNG
Table of Contents
ARTHA-NEWS.COM I Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya – Sabtu, 2 Mei 2026 – Kegiatan Akademik Baca Tulis Hitung (Calistung) se-Kecamatan Cigalontang tahun 2026 berhasil diselenggarakan dengan lancar di lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pasir Malang, Kecamatan Cigalontang, pada hari Rabu, 29 April 2026.
Lomba ini diikuti oleh sebanyak 240 orang siswa kelas 1 hingga kelas 3 dari 48 sekolah dasar negeri maupun swasta yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan Cigalontang. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Nana Kwarran selaku Ketua Bidang Komunitas Belajar se-Kecamatan Cigalontang, dan dihadiri serta didampingi oleh H. Waryono, S.Pd., M.Pd. selaku pengawas pembinaan yang mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.
Nana Kwarran menyampaikan bahwa kemampuan calistung menjadi dasar yang sangat penting dalam penerapan Kurikulum Merdeka. “Untuk siswa kelas 1 sampai 3, penguasaan calistung harus benar-benar kuat. Jika dasar ini belum dikuasai dengan baik, anak akan mengalami kesulitan dalam mengikuti pembelajaran pada jenjang pendidikan selanjutnya. Lomba ini diselenggarakan tidak hanya untuk mengukur capaian kemampuan siswa, tetapi juga sebagai bentuk motivasi bagi guru dalam melakukan pembinaan di sekolah masing-masing,” ujarnya saat menyampaikan sambutan pembukaan.
Kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang seleksi untuk menentukan perwakilan Kecamatan Cigalontang yang akan mengikuti lomba Calistung tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Juni 2026 mendatang.
Tiga Kategori Lomba yang Dilombakan
Lomba dibagi menjadi tiga kategori sesuai dengan jenjang kelas, dengan rincian sebagai berikut:
1. Membaca Lancar – Kelas 1
- Jumlah peserta: 80 orang
- Bentuk soal: Kegiatan membaca sejumlah 50 kata, dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan pemahaman berdasarkan cerita bergambar
2. Menulis Indah – Kelas 2
- Jumlah peserta: 80 orang
- Bentuk soal: Menulis kalimat tegak bersambung sebanyak 5 kalimat, serta mengerjakan soal dikte
3. Berhitung Cepat – Kelas 3
- Jumlah peserta: 80 orang
- Bentuk soal: Mengerjakan 50 soal operasi hitung tambah, kurang, kali, dan bagi dengan batas waktu pengerjaan selama 20 menit
Tema yang diusung dalam kegiatan tahun ini adalah: “Ti buku jadi prestasi, Ti usaha jadi juara – Urang Cigalontang pasti bisa, nyongcolong nepi ka juara” yang berarti “Tanpa buku tetap bisa berprestasi, dengan usaha pasti menjadi juara – Masyarakat Cigalontang mampu bersaing hingga menjadi juara”.
Daftar Pemenang Lomba Calistung Cigalontang 2026
Juara 1: Rahayu Nagita SDN 1 Sukamanah
Juara 2: Alkaira Syakirah SDN 1 Cigalontang
Juara 3: Alyi Lzatu Nisa SDN Sinarjaya
Alkaira Syakirah, siswa yang meraih peringkat kedua dari SDN 2 Cigalontang, mengungkapkan rasa bahagianya. “Saya sangat senang bisa meraih juara. Setiap malam sebelum tidur, saya berlatih membaca dan berhitung bersama Ibu dengan menggunakan kartu angka dan gambar,” katanya.
Ketua Komunitas Belajar se-Kecamatan Cigalontang, Nana Kwarran, menjelaskan bahwa seluruh biaya penyelenggaraan kegiatan ini bersumber dari iuran yang dikumpulkan komite sekolah serta alokasi sebesar 2 persen dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima setiap sekolah. “Total anggaran yang digunakan mencapai Rp12 juta. Kami memastikan tidak ada pungutan biaya apapun yang dikenakan kepada siswa, sehingga seluruh kegiatan termasuk penyediaan makanan dan minuman bagi peserta dapat dilaksanakan secara gratis,” tegasnya.
H. Waryono, S.Pd., M.Pd. yang mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya selaku pengawas pembinaan, menilai bahwa kualitas soal yang digunakan dalam lomba ini cukup baik. “Soal-soal lomba disusun oleh guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG), dan seluruh soal dirancang dengan mengedepankan aspek Higher Order Thinking Skills (HOTS). Hasilnya menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta juara pertama mencapai 98. Hal ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemampuan calistung di se-Kecamatan Cigalontang berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meskipun berjalan dengan sukses, H. Waryono juga menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pendidikan di era digital saat ini. “Saat ini anak-anak lebih banyak mengenal konten dari media seperti YouTube dibandingkan dengan membaca buku. Oleh karena itu, tugas kita ke depan adalah bagaimana cara membuat pembelajaran calistung menjadi lebih menyenangkan dan menarik bagi anak. Ke depannya, kegiatan lomba akan mulai memanfaatkan aplikasi permainan edukasi sebagai sarana pembelajaran dan penilaian,” ungkapnya.
Kegiatan resmi ini ditutup pada pukul 14.00 WIB tanpa terdapat kendala apapun selama pelaksanaan. Seluruh peserta yang mengikuti lomba berhak mendapatkan sertifikat dan buku cerita yang diserahkan secara cuma-cuma dari Dinas Perpustakaan Kabupaten Tasikmalaya.
Oleh: Jay Kuncir Panjaitan, Staf Redaksi / Ocha
👁 Views: 0
Post a Comment