Saluran Air Kp. Cibodas, Mekarwangi Jadi Sorotan: Sering Meluap ke Pemukiman & Lahan Pertanian; Warga Desak Pemda Segera Tangani
Table of Contents
TASIKMALAYA KAB. – ARTHA NEWS – Kondisi saluran air atau sololokan di kawasan Kompleks Cibodas Pasar, tepatnya di wilayah RT 02 / RW 03, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, kini menjadi sorotan utama dan keluhan terbanyak masyarakat setempat. Pasalnya, saluran air tersebut dinilai sudah tidak berfungsi secara maksimal dan kerap meluap setiap kali curah hujan turun dengan intensitas tinggi, sehingga menimbulkan genangan hingga banjir yang merugikan warga.
Masalah ini menjadi isu utama karena dampak yang ditimbulkan dirasakan langsung oleh warga. Setiap kali hujan lebat mengguyur, air dari saluran tersebut tidak mampu tertampung dan meluap keluar, masuk hingga ke pekarangan rumah warga, merendam lahan pertanian, serta menggenangi kolam-kolam ikan milik masyarakat. Kerugian yang dialami tidak hanya sebatas kerusakan lingkungan, namun juga berdampak nyata pada ekonomi dan kenyamanan hidup warga sekitar.
Saat awak media Artha News meninjau dan memverifikasi langsung ke lokasi kejadian, Jhoni, salah satu tokoh masyarakat setempat yang juga mantan anggota Kodim, membenarkan kondisi yang ada. Ia menuturkan bahwa permasalahan saluran air ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, namun hingga saat ini belum ada solusi tuntas, sehingga dampak buruknya semakin terasa mengganggu.
"Saluran air ini memang sudah lama bermasalah dan dampaknya terasa langsung ke lingkungan kita. Air meluap masuk ke pekarangan rumah, merusak lahan pertanian, hingga kolam-kolam ikan warga pun ikut terimbas kerugiannya," ungkap Jhoni saat ditemui di lokasi, Jumat (22/5/2026).
Melihat kondisi yang semakin memprihatinkan tersebut, pihak masyarakat sangat berharap dan mendesak agar Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Sumber Daya Air (SDA), serta Pemerintah Desa Mekarwangi dan Kecamatan Cisayong segera turun tangan. Diperlukan penanganan serius, perbaikan struktur, maupun normalisasi agar fungsi saluran air kembali berjalan baik.
"Kami berharap dinas terkait dan pihak berwenang segera turun mencari solusi terbaik agar masalah ini selesai sampai tuntas. Jangan sampai kondisi ini terus dibiarkan karena sangat merugikan dan mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari," tegas Jhoni mewakili suara warga.
Selain masalah luapan air yang masuk ke pemukiman dan lahan warga, Jhoni juga menambahkan bahwa akses jalan setapak di sekitar lokasi pun kini ikut mengalami kerusakan parah. Kondisi ini diperparah karena jalanan tersebut kerap terendam air banjir, sehingga membuat permukaannya rusak, berlubang, dan berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Mengingat permasalahan dan keluhan masyarakat sudah mengemuka ke permukaan, warga sangat berharap ada langkah nyata dan program perbaikan segera dari Pemerintah Daerah. Penanganan ini dinilai sangat mendesak demi mencegah dampak yang lebih buruk di masa mendatang, terlebih ancaman keselamatan dan nyawa masyarakat Desa Mekarwangi saat musim penghujan tiba.
Pihak masyarakat menegaskan, perbaikan dan penanganan saluran air di wilayah Cibodas Pasar ini harus menjadi salah satu prioritas utama program kerja pemerintah daerah. Langkah ini mutlak diperlukan demi mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.
Hingga berita ini diturunkan, awak media Artha News masih berupaya menyampaikan permohonan klarifikasi dan konfirmasi kepada pihak Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya guna menindaklanjuti keluhan warga tersebut.
(Arya Siloka/ Ary)
👁 Views: 0
Post a Comment