*Sapi Bruno dari Pagerageung Jadi Kurban Presiden, Asep Nanang: Rezeki Tak Disangka*
*TASIKMALAYA* – Kebahagiaan tak terkira dirasakan Asep Nanang, pemilik Kandang Situlameta yang berlokasi di Desa Guranteng, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya. Menjelang Idul Adha 2026, sapi miliknya yang bernama Bruno terpilih dibeli oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban.
Sapi Bruno bukan sapi biasa. Dengan bobot yang diperkirakan 1 ton, berjenis Simental, dan kondisi fisik sempurna tanpa cacat, Bruno memenuhi seluruh kriteria ketat sapi kurban Presiden. Asep Nanang mengaku merawat Bruno dengan penuh ketelatenan sejak masih anakan. Pakan hijauan pilihan, vitamin, hingga pengecekan kesehatan rutin oleh mantri hewan tak pernah ia lewatkan.
“Jujur saya kaget dan terharu. Nggak nyangka sapi dari kandang di desa bisa dilirik Presiden. Ini rezeki dari Allah, hasil kerja keras ngarit dan ngurus kandang tiap hari,” kata Asep Nanang saat ditemui di Kandang Situlameta, Rabu 6/5.
Yang membuat Asep Nanang semakin bangga, sapi Bruno tidak dibawa ke Istana. Presiden Prabowo justru mengamanahkan sapi tersebut untuk disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya. Keputusan ini disambut suka cita warga, karena manfaat kurban benar-benar dirasakan masyarakat di daerah asal sapi tersebut.
Ketua DKM Masjid Baiturrohman, Jalan Pemda, Bypass, Bojong Koneng, Kampung Linggasari, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, membenarkan bahwa pihaknya ditunjuk sebagai lokasi penyembelihan. “Alhamdulillah, kami diberi amanah. Penyembelihan sapi kurban Presiden akan kami laksanakan di Masjid Baiturrohman usai salat Idul Adha. Dagingnya nanti dibagikan ke warga sekitar, terutama yang berhak menerima,” ujarnya.
Fenomena sapi kurban presiden selalu jadi berkah tersendiri bagi peternak. Selain dibeli dengan harga fantastis yang bisa mencapai Rp120 juta lebih, nama kandang peternak ikut terangkat. Kandang Situlameta di Desa Guranteng kini jadi buah bibir. Banyak peternak lain yang termotivasi untuk meningkatkan kualitas ternaknya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tasikmalaya mengapresiasi hal ini. Menurutnya, kisah Asep Nanang membuktikan bahwa peternak lokal mampu menghasilkan sapi kualitas nasional asalkan dirawat dengan baik dan memenuhi standar kesehatan hewan.
Idul Adha tahun ini pun menjadi momentum penting. Bukan hanya soal ibadah, tapi juga perputaran ekonomi besar bagi peternak. Dari kandang sederhana di Pagerageung, sapi Bruno kini akan menebar manfaat untuk ratusan kepala keluarga di Tasikmalaya.
“Semoga berkah untuk semua. Mudah-mudahan tahun depan bisa kebeli lagi,” tutup Asep Nanang sambil tersenyum melihat Bruno yang tenang di kandangnya.
(Yana)
Post a Comment