Sapi "Bruno" Milik Warga Pagerageung Dibeli Presiden Prabowo, Dagingnya Dibagikan untuk Warga Tasikmalaya
ARTHA-NEWS.COM – KABUPATEN TASIKMALAYA
Dipublikasikan: Rabu, 6 Mei 2026 | Terakhir diperbarui: Kamis, 23 Juli 2026 pukul 22.27 WIB I TASIKMALAYA – Kebahagiaan tak terkira dirasakan Asep Nanang, pemilik Kandang Situlameta yang berlokasi di Desa Guranteng, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya. Menjelang perayaan Idul Adha 2026, sapi miliknya yang bernama Bruno terpilih dan dibeli secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk dijadikan hewan kurban.
Sapi Bruno bukanlah sapi biasa. Dengan bobot yang diperkirakan mencapai satu ton, berjenis Simental, serta memiliki kondisi fisik sempurna tanpa cacat sedikitpun, Bruno dinilai memenuhi seluruh kriteria ketat persyaratan sapi kurban Presiden. Asep Nanang mengaku merawat Bruno dengan penuh ketelatenan sejak masih berusia anakan. Pakan hijauan pilihan, pemberian vitamin, hingga pengecekan kesehatan rutin oleh mantri hewan tak pernah ia lewatkan.
“Jujur saya sangat kaget sekaligus terharu. Tak pernah terbayangkan sapi dari kandang sederhana di desa bisa dilirik dan dibeli oleh Bapak Presiden. Ini sungguh rezeki dari Allah SWT, buah hasil kerja keras ngarit dan merawat kandang setiap hari,” ujar Asep Nanang saat ditemui awak media di Kandang Situlameta, Rabu, 6 Mei 2026.
Yang membuat kebanggaan Asep Nanang semakin lengkap, sapi Bruno tidak dibawa ke Istana Negara. Presiden Prabowo justru mengamanahkan agar sapi tersebut disembelih dan dagingnya dibagikan sepenuhnya kepada masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya. Keputusan ini pun disambut suka cita luas oleh warga, karena manfaat ibadah kurban benar-benar akan dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah asal sapi tersebut.
Ketua DKM Masjid Baiturrohman, yang beralamat di Jalan Pemda, Bypass, Bojong Koneng, Kampung Linggasari, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, membenarkan bahwa pihaknya ditunjuk sebagai lokasi resmi penyembelihan.
“Alhamdulillah, kami dipercaya diberi amanah tersebut. Penyembelihan sapi kurban Presiden akan kami laksanakan di halaman Masjid Baiturrohman tepat setelah pelaksanaan salat Idul Adha. Dagingnya nanti akan kami bagikan secara merata kepada warga sekitar, terutama bagi mereka yang berhak menerimanya,” jelasnya.
Fenomena terpilihnya sapi kurban Presiden senantiasa menjadi berkah tersendiri bagi para peternak. Selain dibeli dengan harga fantastis yang nilainya bisa mencapai lebih dari Rp120 juta, nama kandang dan peternak pun ikut terangkat ke permukaan. Kini nama Kandang Situlameta di Desa Guranteng menjadi buah bibir masyarakat luas, bahkan mampu memotivasi peternak lainnya untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tasikmalaya pun memberikan apresiasi yang tinggi atas hal tersebut. Menurutnya, kisah sukses Asep Nanang membuktikan bahwa peternak lokal Tasikmalaya mampu menghasilkan ternak berkualitas standar nasional, asalkan dirawat dengan baik dan senantiasa memenuhi standar kesehatan hewan yang berlaku.
Momen Idul Adha tahun ini pun menjadi bukti nyata makna berbagi. Bukan hanya sekadar urusan ibadah, namun juga membawa dampak perputaran ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha peternakan. Dari sebuah kandang sederhana di pelosok Pagerageung, kini sapi Bruno akan menebar manfaat dan keberkahan bagi ratusan kepala keluarga di seluruh wilayah Tasikmalaya.
“Semoga ini membawa berkah untuk kita semua. Tak lupa saya berharap semoga tahun depan pun ternak saya bisa terpilih kembali,” tutup Asep Nanang sambil tersenyum ramah menatap Bruno yang berdiri tenang di dalam kandangnya.
(Yana/Redaksi Artha-News)
Posting Komentar