Data Akurat Jadi Landasan, Cimahi Resmi Canangkan Program Kelurahan Cantik Tahun 2026
Table of Contents
Cimahi | Artha News - Pemerintah Kota Cimahi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cimahi secara resmi telah mencanangkan Program Kelurahan Cinta Statistik atau yang dikenal dengan sebutan Kelurahan Cantik untuk tahun 2026.
Pencanangan tersebut berlangsung pada Rabu (3/6) di Ballroom Mal Pelayanan Publik Kota Cimahi, sebagai langkah strategis memperkuat fondasi pembangunan daerah yang berbasis pada data yang valid dan terukur.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyelenggaraan statistik sektoral memiliki peran sangat vital dalam menjamin kualitas setiap kebijakan yang diterapkan. Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini, mulai dari pengelolaan sampah, penanganan kemiskinan, penurunan angka stunting, hingga persoalan ketenagakerjaan dan pelayanan dasar, tidak dapat diselesaikan hanya dengan asumsi, melainkan harus didasarkan pada data yang jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Program Kelurahan Cinta Statistik merupakan langkah nyata untuk memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan disusun berdasarkan data yang jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan data yang akurat, maka kita berbicara dan mengambil keputusan berbasis data,” ujar Ngatiyana, menekankan pentingnya budaya kerja berbasis fakta di seluruh jajaran pemerintahan.
Komitmen Cimahi dalam pengelolaan data di tingkat kelurahan sebenarnya telah teruji dan membuahkan hasil positif pada tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, Kelurahan Cipageran berhasil meraih Juara II Program Kelurahan Cantik tingkat Provinsi Jawa Barat dengan mengangkat tema pengelolaan sampah. Prestasi ini membuktikan bahwa pengelolaan informasi yang baik di tingkat paling bawah mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengidentifikasi masalah serta merumuskan solusi yang efektif bagi masyarakat.
Berbekal pengalaman dan keberhasilan tersebut, untuk pelaksanaan tahun 2026, Pemerintah Kota Cimahi telah menunjuk tiga kelurahan yang akan menjadi peserta sekaligus percontohan, yaitu Kelurahan Leuwigajah, Kelurahan Setiamanah, dan Kelurahan Pasirkaliki. Ketiga wilayah ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam peningkatan kualitas data sekaligus menumbuhkan budaya pengambilan keputusan yang berbasis bukti di lingkungan pemerintahan.
Melalui program ini, Pemkot Cimahi menargetkan agar pengelolaan data di tingkat kelurahan semakin kokoh dan terintegrasi. Hal ini diharapkan dapat membuat seluruh perencanaan pembangunan di Kota Cimahi ke depannya berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan seluruh warga.
👁 Views: 0
Post a Comment