👁️ Total Tayangan: 240.624

Pemkab Samosir Perkuat Strategi Percepatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)

Table of Contents
Artha-News.com I Samosir, 30 Juni 2026 - Untuk mempercepat pencapaian sasaran Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Evaluasi dan Penyusunan Strategi Peningkatan Capaian PKG. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (30/06/2026).
 
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, menegaskan bahwa PKG merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) — prioritas nasional sekaligus unggulan daerah. Program ini bertujuan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Samosir.
 
Target capaian PKG tahun 2026 ditetapkan sebesar 65 persen. Menurut Ariston, sasaran tersebut harus dipenuhi lewat pelayanan yang berkualitas dan merata.
 
“Seluruh warga berhak mendapatkan layanan ini. Diperlukan strategi terpadu dan kerja sama lintas pihak — mulai tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga kecamatan. Tim kesehatan diminta menyusun jadwal pelayanan yang menjangkau hingga ke tingkat dusun, agar tidak ada warga yang terlewat,” tegasnya.
 
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Baperida) Samosir, Rajoki Simarmata, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas kesehatan menjadi salah satu pilar utama menuju Indonesia Emas. Samosir telah mencapai cakupan semesta jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC), sehingga penguatan layanan pencegahan seperti PKG menjadi langkah yang sangat tepat dan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
 
“Puskesmas dan bidan desa adalah garda terdepan. Keberhasilan program ini butuh kebijakan yang disokong anggaran tepat sasaran serta komitmen bersama di semua jenjang pemerintahan. Mari ajak masyarakat memeriksakan diri demi mewujudkan warga yang lebih sehat,” tambahnya.
 
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Dina Hutapea, memaparkan data perkembangan program: per 22 Juni 2026, tercatat 36.162 warga telah mengikuti pemeriksaan dari total sasaran 142.062 jiwa — atau baru mencapai 28,42 persen.
 
Program ini disusun sebagai upaya deteksi dini penyakit. Selama ini, anggaran kesehatan banyak terserap untuk pengobatan penyakit berat akibat keterlambatan penanganan. Melalui pemeriksaan dini, penyakit seperti kanker, tumor, atau gangguan ginjal dapat diketahui dan ditangani lebih cepat — kualitas hidup masyarakat meningkat sekaligus biaya pengobatan dapat ditekan. Anggaran yang dihemat nantinya bisa dialihkan untuk pembangunan sektor lain.
 
Guna mempercepat capaian, Dinas Kesehatan meluncurkan inovasi JEMPOL PKG atau Jemput Bola Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Tim kesehatan akan mendatangi wilayah terpencil, serta membuka layanan pemeriksaan di tengah kegiatan masyarakat — mulai pesta adat hingga pertemuan warga desa.
 
Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Samosir optimis target 65 persen pada akhir tahun dapat tercapai bahkan terlampaui, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.
 
Turut hadir dalam kegiatan: Asisten I Sekretariat Daerah Tunggul Sinaga, para camat, kepala desa, kepala puskesmas, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.
 
Peliput: NR. Sitohang
👁 Views: 0

Post a Comment

📢 ARTIKEL PILIHAN BERITA TERBARU | ARTHA-NEWS.COM | Sumber Berita Terpercaya -Analisis - Referensi - Tajam - Handal - Akurat -