👁️ Total Tayangan: 240.624

Kolaborasi Budaya Nusantara: Seniman Papua Selatan Tampil Memukau di Samosir

Table of Contents
Artha‑News.com
Samosir, 1 Juli 2026 – Langit senja di kawasan Waterfront City Pangururan, Rabu (1/7/2026), menjadi saksi pertemuan dua kekayaan budaya Nusantara. Di tengah kemeriahan Panggung Air Mancur Menari dan ribuan pengunjung yang memadati ajang Geotourism Festival (GeoFest) 2026, irama musik khas Papua berpadu indah dengan semilir angin Danau Toba.
 
Tepuk tangan dan sorak sorai bergema saat para penari Komunitas Seni Budaya Nasional (KSBN) Papua Selatan naik ke panggung. Mereka tampil unik mengenakan gabungan kain ulos khas Batak dan pakaian adat Papua yang penuh warna. Gerakan tari yang enerjik diiringi lagu‑lagu khas tanah Papua, seketika memikat hati masyarakat maupun wisatawan yang hadir.
 
Penampilan ini menjadi salah satu daya tarik utama festival hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Samosir. Kehadiran rombongan ini sekaligus membuktikan bahwa Samosir kini semakin diakui sebagai panggung pertemuan budaya dari seluruh penjuru negeri.
 
Sebanyak 23 anggota KSBN Papua Selatan diberangkatkan langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan, di bawah pimpinan Benyamin Simatupang. Selain tampil di Geotourism Festival tanggal 1‑2 Juli 2026, mereka juga akan mengisi panggung Samosir Music International pada 2‑4 Juli 2026 di Panggung Terbuka Tuktuk Siadong.
 
Ketua KSBN Papua Selatan menyampaikan bahwa Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, juga dijadwalkan hadir ke Samosir guna menyaksikan rangkaian kegiatan tersebut sekaligus memberikan dukungan nyata atas kerja sama budaya antara kedua daerah.
 
Pemerintah Kabupaten Samosir menyambut hangat kehadiran para seniman tersebut. Kedatangan perwakilan dari ujung timur Indonesia menjadi bukti nyata kepercayaan terhadap Samosir sebagai pusat pertunjukan budaya tingkat nasional.
 
Pihak Pemkab Samosir menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang telah memenuhi undangan Bupati Samosir untuk berpartisipasi dalam dua ajang besar ini. Kehadiran mereka dianggap sebuah kehormatan sekaligus memperkaya keragaman budaya yang ditampilkan di bumi Silindung ini.
 
Pemerintah Kabupaten Samosir berharap kolaborasi ini tidak berhenti sekadar pertunjukan seni, melainkan menjadi pintu awal kerja sama yang lebih luas — mencakup kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga promosi bersama kedua daerah.
 
Momen ini semakin mempertegas posisi Samosir: bukan hanya menawarkan keindahan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia, melainkan juga menjadi wadah persatuan beragam budaya Nusantara.
 
Dari tepian Danau Toba, pesan persatuan kembali dipentaskan. Saat hentakan alat musik tifa khas Papua berpadu dengan semangat masyarakat Batak yang memenuhi lokasi pertunjukan, ribuan pasang mata menyaksikan bahwa perbedaan bukan hanya dirayakan, melainkan dijadikan kekuatan besar untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia lewat seni, budaya, dan pariwisata.
 
Nikanor Sitohang
Koordinator Liputan Artha‑News Kabupaten Samosir
👁 Views: 0

Post a Comment

🔴 Memuat berita...