Resmi Dimulai 2 Juli 2026: Proyek UPLAND Bangun Fasilitas Pengolahan Pupuk Organik Senilai Rp250 Juta di Pagerageung
Table of Contents
PAGERAGEUNG, TASIKMALAYA – Kamis, 2 Juli 2026 – Program UPLAND Project secara resmi memulai pembangunan Unit Pengolahan Pupuk Organik atau disingkat UPPO. Lokasi pembangunan berada di Blok Carik, Kampung Pagerageung Kulon, tepatnya di wilayah Desa Pagerageung, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi langkah nyata pengembangan sektor pertanian berkelanjutan di daerah tersebut.
Proyek pembangunan ini memiliki nilai anggaran mencapai Rp250.000.000 yang bersumber sepenuhnya dari dukungan keuangan Islamic Development Bank (IsDB). Pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara swakelola oleh kelompok lokal yaitu Unit Pengelola Kegiatan Kelompok (UPKK) Walensari Pagerageung. Pihak pelaksana menargetkan seluruh pembangunan dapat selesai sepenuhnya dalam kurun waktu 60 hari kerja sejak peletakan batu pertama.
Adapun bangunan dan sarana yang akan dibangun meliputi satu unit gudang penyimpanan bahan baku maupun hasil olahan kompos, satu unit kandang ternak yang memenuhi standar kesehatan, satu unit bak khusus proses fermentasi bahan organik, serta satu unit bak penampungan dan pengolahan air kencing ternak. Keempat fasilitas ini saling berkaitan untuk mendukung pengembangan agribisnis padi organik yang luas dan berkelanjutan di wilayah setempat.
Ketua Kelompok Tani Walensari Pagerageung, Endang Suhara, menyampaikan antusiasme sekaligus rasa syukur atas terealisasinya program yang sudah lama dinantikan seluruh anggota kelompok maupun petani sekitar.
“Dengan adanya fasilitas UPPO ini, kami para petani dapat memproduksi kebutuhan pupuk organik secara mandiri dan berkelanjutan. Ini merupakan langkah besar menuju pertanian padi organik yang berdaulat, ramah lingkungan, sekaligus mampu menekan biaya produksi secara signifikan,” ungkap Endang Suhara di lokasi kegiatan.
Program bernama lengkap Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu di Wilayah Dataran Tinggi merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pertanian setempat, serta didukung penuh oleh lembaga internasional International Fund for Agricultural Development (IFAD) dan Islamic Development Bank (IsDB) guna meningkatkan kesejahteraan petani.
Oleh: Yana Suryana – Wartawan Artha‑News
👁 Views: 0
Posting Komentar