👁️ Total Tayangan: 240.624

Masyarakat Desa Babakan Pangandaran Sukses Gelar Ritual Adat Seba Lembur Nyinglar Balai

Table of Contents
Pangandaran | Artha‑News – 6 Juli 2026 - Dalam upaya menjaga dan melestarikan warisan leluhur yang kaya akan nilai filosofis, masyarakat adat Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, sukses menyelenggarakan upacara adat Seba Lembur Nyinglar Balai. Acara yang sarat nuansa spiritual dan kebudayaan Sunda ini berlangsung khidmat di kawasan Lembur Kuring, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, pada Senin (6/7/2026).
 
Antusiasme warga setempat sangat tinggi. Prosesi ritual diawali dengan arak‑arakan warga yang membawa berbagai hasil bumi dan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Alunan musik tradisional serta lantunan shalawat dan doa bersama semakin menambah kesakralan suasana sepanjang perjalanan menuju lokasi utama kegiatan.
 
Hadir dalam acara ini perwakilan Dewan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, perwakilan Dinas Pariwisata, segenap aparatur Pemerintah Desa Babakan, perangkat Kecamatan Pangandaran, serta para sesepuh dan tokoh masyarakat setempat.
 
Pemangku Masyarakat Adat Desa Babakan, Yana Macan, dalam sambutannya menegaskan bahwa ritual ini bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan, melainkan media refleksi dan ungkapan syukur mendalam atas segala nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.
 
“Ritual ini adalah wujud nyata sinergi antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Melalui tradisi Seba Lembur ini, kita diingatkan kembali untuk menjaga keharmonisan alam, melestarikan budaya lokal, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujar Yana Macan.
 
Ia menambahkan, kehadiran unsur pemerintah, dinas terkait, dan Dewan Kebudayaan diharapkan dapat mendorong potensi wisata berbasis budaya di Desa Babakan agar semakin berkembang dan dikenal luas.
 
Sementara itu, aparatur Desa Babakan menyampaikan apresiasi setinggi‑tingginya kepada pemangku adat dan seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan acara. Pihak desa berkomitmen terus mendukung kegiatan kebudayaan agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai akar budaya sendiri di tengah arus modernisasi.
 
UG
(Redaksi Artha‑News)
Terakhir diperbarui: 7 Juli 2026
Sumber: WWW.ARTHA-NEWS.COM
👁 Views: 0

Posting Komentar

🔴 Memuat berita...