... sisanya tetap ... Diduga intimidasi: ban dikempeskan dan spakbor dipecah pasca kunjungan ke SDN Barangbang
👁️ Total Tayangan: 271.058

Diduga intimidasi: ban dikempeskan dan spakbor dipecah pasca kunjungan ke SDN Barangbang

Table of Contents
Oleh: Tim Liputan Khusus
Artha-News
 
TASIKMALAYA – Suatu tindakan yang diduga kuat berupa intimidasi dialami oleh awak media usai melakukan kunjungan dan peliputan di SDN Barangbang, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya. Kejadian berlangsung pada hari Rabu, 18 Agustus, sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, wartawan Artha-News melaksanakan tugas bersama rekannya bernama Wandi dari LSM Lidikpro. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar serta kekhawatiran serius terhadap kebebasan dan keamanan jurnalis saat menjalankan fungsi kontrol sosial, terlebih lagi di lingkungan instansi pendidikan yang seharusnya menjunjung tinggi nilai kejujuran.
 
Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi, setelah menyelesaikan tugas jurnalistik di sekolah tersebut, awak media mendapati kendaraan yang digunakan mengalami kerusakan yang tidak wajar dan mencurigakan. Dua ban kendaraan dikempeskan dengan sengaja, sedangkan bagian spakbor pecah dan rusak parah. Bukti di lapangan menunjukkan kerusakan tersebut bukan akibat kecelakaan atau keausan biasa, melainkan perbuatan yang dilakukan secara sadar dan berencana—diduga kuat menjadi bentuk peringatan atau tekanan langsung atas liputan yang telah disusun.
 
Peristiwa ini memunculkan dugaan kuat adanya upaya intimidasi dan penekanan terhadap pihak yang berusaha mengungkap fakta sebenarnya di lapangan. Padahal, kunjungan dan peliputan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas mulia untuk menjaga transparansi serta mengawal kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan. Alih-alih disambut demi perbaikan bersama, justru berujung pada perusakan barang pribadi yang tidak terpuji.
 
Pihak redaksi sangat menyayangkan terjadinya insiden ini. Jika benar hal tersebut dilakukan dengan maksud menakut-nakuti atau menghentikan jalannya peliputan, maka tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap kebebasan pers serta hak konstitusional untuk menjalankan fungsi sosial masyarakat. Hal ini juga mencoreng nama baik lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat paling aman, terbuka, dan mendukung kemajuan.
 
Kami dengan tegas meminta pihak berwenang serta instansi terkait untuk segera mengusut tuntas siapa pelaku dan motif di balik peristiwa perusakan ini. Jangan biarkan intimidasi semacam ini berlalu begitu saja atau terulang kembali di masa depan. Kebebasan menyampaikan kebenaran dan mengawasi jalannya pemerintahan bukanlah sesuatu yang boleh diredam dengan ancaman maupun kekerasan.
 
Kami juga berharap pihak sekolah dan seluruh elemen di lingkungan SDN Barangbang dapat bersikap terbuka, transparan, dan mendukung setiap upaya perbaikan, bukan justru menutup-nutupi masalah atau melakukan tindakan represif yang merugikan orang lain.
 
Artha-News: Analitis, Tajam, Handal, dan Akurat 
👁 Views: 0

Posting Komentar