Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Tasikmalaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Tasikmalaya. Tampilkan semua postingan

Jumat, Oktober 23, 2026

Meriahkan Hari Santri Nasional ke-12, SMAN 1 Jamanis Gelar 4 Lomba Edukatif dan Tradisional

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Semangat memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-12 begitu terasa di lingkungan SMA Negeri 1 Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya. Setelah sukses melaksanakan upacara khidmat pada Kamis (22/10/2026) kemarin, pihak sekolah melanjutkan puncak kemeriahan dengan menggelar berbagai macam perlombaan edukatif dan kultural pada Jumat (23/10/2026).
 
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Jamanis, Febriana Hidayati, S.Pd., M.Pd., ini diinisiasi dan dilaksanakan secara kolaboratif oleh Kepanitiaan Ekstrakurikuler Rohis SMAN 1 Jamanis. Seluruh rangkaian acara berpusat di area halaman sekolah dan diikuti dengan antusiasme yang luar biasa oleh para siswa.
 
"Peringatan Hari Santri dilaksanakan kemarin, dan untuk perlombaannya kita laksanakan hari ini Jumat, agar semua siswa bisa ikut merayakan dengan gembira," ujar Febriana Hidayati, S.Pd., M.Pd. sewaktu memantau jalannya kegiatan.
 
4 Lomba Khas Hari Santri di SMAN 1 Jamanis
 
Untuk menumbuhkan nilai spiritual, kreativitas, sekaligus melestarikan kearifan lokal, panitia merumuskan empat kategori perlombaan unik yang merefleksikan karakter santri di era modern:
 
1. Lomba Ngaliwet (Tradisi Kebersamaan ala Santri)
Khas dengan kultur pesantren, lomba memasak nasi liwet ini berhasil membangun kekompakan antar siswa. Tidak hanya dinilai dari segi cita rasa kuliner tradisionalnya, lomba ini menjadi media nyata dalam mengajarkan esensi gotong royong dan kesederhanaan hidup ala santri kepada generasi muda.
 
2. Lomba Presentasi Islam (Edukasi Sejarah Resolusi Jihad)
Aspek intelektual dan literasi sejarah tidak luput dari perhatian. Lewat lomba presentasi ini, para siswa ditantang untuk memaparkan materi sejarah mengenai Resolusi Jihad. Perlombaan ini krusial untuk mengingatkan kembali andil besar para ulama dan santri dalam merebut sekaligus mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
 
3. Fashion Show Busana Muslim (Kreasi Santri Milenial)
Halaman sekolah seketika berubah menjadi panggung catwalk kreatif. Perlombaan fashion show busana muslim ini menjadi ajang bagi para pelajar SMAN 1 Jamanis untuk mengekspresikan tren pakaian muslimah dan muslim yang sopan, rapi, namun tetap modis dan relevan dengan perkembangan zaman.
 
4. Lomba Sajak Sunda (Cinta Budaya Lokal)
Sebagai sekolah yang berakar di tanah Pasundan, SMAN 1 Jamanis berkomitmen penuh menjaga kelestarian bahasa ibu. Melalui lantunan bait-bait Sajak Sunda yang penuh penghayatan, lomba ini sukses membawa suasana haru sekaligus menegaskan kebanggaan siswa terhadap identitas budaya lokal.
 
Mewujudkan Iklim Sekolah yang Gembira dan Berkarakter
 
Pelaksanaan puncak perayaan HSN ke-12 di halaman SMAN 1 Jamanis ini berlangsung sangat semarak. Gelak tawa kebersamaan saat prosesi makan bersama, gemuruh tepuk tangan apresiasi saat sesi fashion show, hingga keheningan penuh haru saat pembacaan Sajak Sunda melebur menjadi satu.
 
Melalui perpaduan kegiatan spiritual, edukasi sejarah, ekspresi seni, dan tradisi lokal ini, SMAN 1 Jamanis berharap dapat mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademis, namun juga memiliki kedalaman akhlak dan budi pekerti yang kokoh layaknya seorang santri.
 
(Yana)
 
 

Rabu, Oktober 21, 2026

Dinilai Tutup Mata terhadap Potensi Lokal, Proyek Revitalisasi SDN Girilintang Tasikmalaya Diprotes Warga

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Penunjukan pelaksana proyek dalam program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN Girilintang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, memicu gejolak. Puluhan masyarakat dari lintas desa mendatangi pihak sekolah pada Senin (19/10/2026) lalu untuk mempertanyakan transparansi penunjukan pihak ketiga yang dianggap mengabaikan pengusaha daerah.
 
Massa menilai Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) serta Kepala Sekolah SDN Girilintang tidak akuntabel dalam proses seleksi commanditaire vennootschap (CV) pelaksana.
 
Warga Desak Pemberdayaan Pengusaha dan Pekerja Cigalontang
 
Koordinator aksi masyarakat Cigalontang, Sendi Praja, menyayangkan kebijakan panitia yang menyisihkan pelaku usaha lokal. Menurutnya, proyek infrastruktur pendidikan yang dibiayai oleh uang negara seharusnya memberikan dampak ekonomi langsung terhadap ekosistem masyarakat terdekat.
 
"Sangat disayangkan potensi lokal justru dikesampingkan dalam proyek yang berjalan di tanah kami sendiri. Padahal, kontraktor dari putra daerah memiliki legalitas hukum yang sah serta kualitas material yang tidak kalah bersaing," ujar Sendi kepada awak media.
 
Ia menambahkan, keterlibatan vendor lokal dan penyerapan tenaga kerja dari desa setempat dapat memicu perputaran ekonomi yang sehat di tingkat akar rumput. Senada dengan Sendi, perwakilan warga lainnya, Bung Uay, menegaskan bahwa pembangunan fasilitas publik wajib membawa dampak berganda bagi kesejahteraan warga Cigalontang.
 
Muncul Dugaan Adanya Konflik Kepentingan
 
Protes ini tidak hanya berpusat pada minimnya pelibatan warga, melainkan juga pada kejelasan prosedur pemilihan mitra kerja. Salah seorang perwakilan warga, Dindin, mengungkapkan indikasi ketidakwajaran di balik masuknya perusahaan dari luar wilayah Tasikmalaya.
 
"Kami mengindikasikan adanya benturan kepentingan atau kesepakatan sepihak antara manajemen sekolah dengan CV yang ditunjuk. Prosesnya berjalan sangat tertutup dan minim keterbukaan publik," tegas Dindin.
 
Ia menilai, pola penunjukan yang tidak partisipatif ini berpotensi mencederai asas profesionalisme serta keterbukaan informasi dalam pengelolaan dana alokasi pemerintah.
 
Dianggap Tabrak Inpres Nomor 7 Tahun 2025
 
Langkah yang diambil P2SP SDN Girilintang dinilai bertolak belakang dengan regulasi yang berlaku. Jika merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan, setiap realisasi anggaran wajib mengedepankan prinsip transparan, akuntabel, serta mengutamakan sumber daya lokal. Hal tersebut dipertegas dalam Juknis Revitalisasi Satuan Pendidikan TA 2026 dari Kemendikdasmen RI.
 
Masyarakat menegaskan tidak berniat menghambat jalannya perbaikan fasilitas sekolah. Mereka mendukung penuh revitalisasi gedung demi kenyamanan belajar siswa. Namun, sistem manajerial yang tertutup wajib dievaluasi total.
 
Tuntut Inspektorat dan Dinas Pendidikan Turun Tangan
 
Massa mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya serta Inspektorat Daerah segera mengaudit kinerja Kepala SDN Girilintang dan internal P2SP. Jika tidak ada respons konkret, warga mengancam akan meneruskan laporan resmi ke Layanan Terpadu Kemendikdasmen RI.
 
Hingga berita ini ditayangkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi dan meminta keterangan resmi dari pihak Kepala SDN Girilintang maupun Ketua P2SP terkait tuntutan dan tudingan warga tersebut.
 
 
 
(Red/Jay)

Minggu, Oktober 18, 2026

Hasil Rakor DPC AJGT Kabupaten Tasikmalaya: Sukarso Resmi Terpilih Jadi Ketua Periode 2026–2029

KABUPATEN TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Jurnalis Galunggung Tasikmalaya (AJGT) Kabupaten Tasikmalaya telah berlangsung pada Minggu, 18 Oktober 2026. Rapat yang dihadiri seluruh anggota dan pengurus ini menghasilkan keputusan penting terkait kepemimpinan organisasi untuk periode mendatang.
 
Melalui proses musyawarah mufakat yang berjalan lancar dan demokratis, seluruh peserta rakor secara bulat menetapkan Bapak Sukarso sebagai Ketua DPC AJGT Kabupaten Tasikmalaya untuk masa bakti periode 2026–2029. Penetapan ini menjadi langkah awal memperkuat barisan kepengurusan AJGT di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dalam menjaga kebebasan pers dan menjalankan fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat.
 
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP AJGT Galunggung Tasikmalaya dengan nomor 01/SK/Rakor-DPC/X/2026, tentang Penetapan Ketua DPC Kabupaten Tasikmalaya. Surat keputusan secara resmi menyebutkan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan pada 18 Oktober 2026, Saudara Sukarso ditetapkan sebagai Ketua DPC definitif Kabupaten Tasikmalaya dan berhak menjalankan tugas serta wewenang sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi.
 
Dalam sambutannya setelah dilantik, Sukarso menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen memperkuat kebersamaan antar-anggota, meningkatkan kualitas jurnalisme yang etis dan bertanggung jawab, serta menjadikan AJGT sebagai organisasi yang semakin solid dan profesional. "Kita harus hadir sebagai mitra kritis yang konstruktif bagi pemerintah daerah, sekaligus pelindung kepentingan masyarakat dalam memperoleh informasi yang akurat dan berimbang," ujar Sukarso.
 
Selanjutnya, berbagai program kerja yang telah direncanakan akan segera dimasifkan. Pengawalan terhadap isu-isu publik yang menyangkut kepentingan luas masyarakat, seperti transparansi pengelolaan Dana BOS di setiap satuan pendidikan, peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai instansi pemerintah, serta pengawasan jalannya pembangunan daerah yang tepat sasaran dan akuntabel, akan menjadi fokus utama pengurus baru.
 
Keluarga Besar DPP AJGT Galunggung Tasikmalaya turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses yang tulus kepada Bapak Sukarso dalam memimpin DPC AJGT Kabupaten Tasikmalaya periode 2026–2029. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, membawa organisasi semakin jaya, dipercaya masyarakat, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Tasikmalaya.
 
(Red)

Sabtu, Oktober 17, 2026

MIRIS! Bendera Robek dan Kusam Masih Berkibar di Kantor Desa Buniasih Kadipaten

TASIKMALAYA, Artha-News — Pemandangan memprihatinkan terlihat di lingkungan Kantor Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Bendera Merah Putih yang dikibarkan tampak dalam kondisi kusam, pudar, dan ujungnya robek terkoyak oleh angin, namun dibiarkan tetap berkibar di tiang tanpa ada upaya penggantian dari pihak pengelola.
 
Padahal, kantor desa seharusnya menjadi etalase dan teladan utama bagi masyarakat dalam menghormati simbol-simbol negara serta mencintai tanah air. Kondisi bendera yang rusak dan dibiarkan begitu saja justru menyisakan pertanyaan besar di tengah masyarakat, apalagi bendera dikibarkan tepat di depan gedung pemerintahan desa setiap harinya.
 
Seorang warga yang enggan disebut namanya menyampaikan rasa kecewanya kepada tim media Artha-News.
 
"Ironis sekali, masa kantor desa sendiri mengibarkan bendera robek dan kusam begitu setiap hari. Seharusnya justru memberi contoh yang baik kepada warga. Ingat, bendera itu bukan sekadar kain, melainkan martabat bangsa dan harga diri negara," ujarnya dengan nada kecewa.
 
Aturan Tegas Melarang Pengibaran Bendera Rusak
 
Tindakan membiarkan Sang Saka Merah Putih berkibar dalam kondisi rusak ini nyatanya bertentangan langsung dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Pemerintah telah mengatur secara ketat perlakuan terhadap simbol negara melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.
 
Pasal 24 huruf c secara tegas menyebutkan: Bendera Negara yang robek, rusak, luntur, kusut, atau kusam dilarang dikibarkan. Ketentuan ini bukan sekadar anjuran, melainkan aturan hukum yang wajib dipatuhi oleh seluruh warga negara, termasuk aparatur pemerintahan.
 
Bahkan sanksi pidananya pun telah diatur jelas dalam Pasal 67 huruf b: Setiap orang yang dengan sengaja mengibarkan Bendera Negara dalam kondisi tidak layak sebagaimana dimaksud, dapat dipidana dengan penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah).
 
Warga Desak Kepala Desa Segera Ganti
 
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan warga mengenai pengawasan dari aparatur Desa Buniasih. Warga berharap Kepala Desa Buniasih segera mengambil langkah konkret dan mengganti bendera tersebut dengan yang baru dan layak dikibarkan. Hal ini penting sebagai wujud nyata penghormatan kepada para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan dengan darah dan air mata.
 
Jangan sampai Sang Saka Merah Putih yang seharusnya berkibar gagah perkasa justru terabaikan, lusuh, dan tak berwibawa di rumah rakyatnya sendiri.
 
Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi Artha-News masih berusaha menghubungi pihak Pemerintah Desa Buniasih untuk mendapatkan klarifikasi dan tanggapan resmi terkait kondisi bendera tersebut.
 


(Yana-Artha-News)

Jumat, Oktober 16, 2026

20 Rumah di Desa Geresik Tasikmalaya Dapat Bantuan BSPS

JAMANIS, KABUPATEN TASIKMALAYA — Artha-News, Kamis 15 Oktober 2026
 
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 telah resmi disalurkan di Desa Geresik, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya. Sebanyak 20 unit rumah warga kini telah mendapatkan bantuan tersebut. Kehadiran program ini disambut dengan antusiasme tinggi serta rasa syukur dari masyarakat setempat.
 
Program BSPS merupakan agenda unggulan pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Program ini dirancang khusus dengan memberikan dana stimulan untuk memicu kemandirian masyarakat dalam memperbaiki huniannya.
 
Secara menyeluruh, tujuan utama program BSPS meliputi beberapa aspek penting:
 
- Mengatasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) agar dapat meningkatkan kualitas huniannya menjadi rumah yang memenuhi standar keselamatan bangunan, kecukupan luas, serta akses sanitasi dan air bersih yang sehat.
- Memberikan Stimulan Finansial: Menyalurkan bantuan dana sebagai modal awal pembelian bahan bangunan dan upah kerja, bukan untuk membiayai pembangunan rumah secara keseluruhan.
- Meningkatkan Keswadayaan dan Gotong Royong: Mendorong partisipasi aktif penerima bantuan beserta masyarakat sekitar untuk bergotong royong menyelesaikan pembangunan secara mandiri.
- Mengentaskan Kawasan Permukiman Kumuh: Menciptakan lingkungan desa yang lebih tertata, sehat, dan aman demi meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial masyarakat.
 
Kepala Desa Geresik, Taupik Rohman, menyambut baik penyaluran program tersebut di desanya. Ia menyebutkan bahwa kehadiran bantuan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi kurang memadai.
 
"Atas nama Pemerintah Desa Geresik, saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat atas penyaluran 20 unit BSPS di desa kami. Alhamdulillah, program ini disambut sangat baik oleh seluruh warga. Bantuan ini sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah kami agar dapat menempati hunian yang layak, sehat, dan aman," ujar Kades Taupik Rohman.
 
Selain berterima kasih kepada pemerintah pusat, Taupik Rohman juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada TB Putra Bungsu. Toko bahan bangunan tersebut dipercaya menyuplai material berkualitas untuk proyek swadaya ini. Berkat ketersediaan bahan yang terjamin mutunya, proses pembangunan 20 unit rumah dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan menghasilkan bangunan yang kokoh.
 
Salah satu penerima manfaat yang berasal dari Kampung Cimuncang, Desa Geresik, juga menyampaikan rasa syukurnya. Ia merasa sangat terbantu karena kini keluarganya memiliki tempat tinggal yang jauh lebih baik dari sebelumnya.
 
"Terima kasih kepada TB Putra Bungsu, materialnya berkualitas dan bagus. Rumah saya kini kokoh dan sudah layak huni. Saya sekeluarga sangat senang dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terwujudnya program ini," ungkapnya dengan gembira.
 
Dengan selesainya pembangunan 20 unit BSPS ini, kualitas tempat tinggal masyarakat diharapkan meningkat. Program ini juga diharapkan berdampak positif pada kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan menyeluruh bagi warga Desa Geresik, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya.
 
 
 (Yana - Artha-News)

Kamis, Oktober 15, 2026

Dinilai Amburadul, Papan Proyek Revitalisasi SDN 3 Sukaratu Rp1,3 Miliar Disorot AJGT

TASIKMALAYA, Artha-News — 15 Oktober 2026 — Sebuah dokumentasi lapangan memperlihatkan kondisi papan informasi proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan di SDN 3 Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp1.339.885.318. Papan yang seharusnya menjadi sarana informasi publik justru terpasang seadanya, diikat dengan tali rafia, dan berada di belakang tumpukan material bekas di lingkungan sekolah.
 
"Ini papan proyek atau papan peringatan? Sangat tidak layak. Seolah tidak ada yang bertanggung jawab atas informasi yang dipublikasikan," tegas perwakilan AJGT DPC Kabupaten Tasikmalaya.
 
Sejumlah Temuan yang Disorot
 
1. Nama Kegiatan Terpotong, Informasi Tidak Lengkap
Masyarakat tidak mengetahui secara pasti rincian penggunaan anggaran senilai Rp1,3 miliar tersebut. Papan hanya menuliskan "Revitalisasi Satuan Pendidik..." dan terpotong. Ketidaklengkapan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai keterbukaan informasi program yang dibiayai uang negara.
 
2. Identitas Pelaksana Tidak Jelas, Hanya Tertulis "P2SP"
Papan informasi hanya mencantumkan singkatan "P2SP" tanpa menyebutkan nama lengkap ketua, anggota, maupun alamat yang dapat dihubungi. Perlu diketahui, P2SP adalah singkatan dari Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan, yaitu unsur yang dibentuk dari lingkungan satuan pendidikan untuk melaksanakan pekerjaan secara swakelola.
 
Namun berdasarkan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, masyarakat berhak mengetahui secara jelas siapa penanggung jawab pengelolaan anggaran negara tersebut. Ketidakjelasan identitas dinilai berpotensi menghambat jalur pertanggungjawaban apabila pekerjaan tidak sesuai spesifikasi.
 
3. Tidak Tercantum Nama Konsultan Perencana dan Pengawas
Papan informasi tidak mencantumkan siapa konsultan perencana maupun konsultan pengawas pekerjaan. Hal ini menimbulkan pertanyaan mendasar: siapa yang menjamin spesifikasi teknis dan kualitas pelaksanaan di lapangan? Tanpa pengawasan independen, dikhawatirkan mutu bangunan tidak terjamin.
 
4. Penempatan Papan Mengabaikan Standar Keselamatan
Papan informasi diletakkan di area yang berantakan tanpa penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), padahal lokasi tersebut merupakan lingkungan sekolah dasar tempat siswa belajar setiap hari. Kondisi ini dinilai tidak mencerminkan kepedulian terhadap keselamatan anak-anak.
 
AJGT Minta Audit dan Transparansi RAB
 
Merespons temuan ini, AJGT DPP Tasikmalaya mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya, serta Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya untuk segera melakukan peninjauan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek ini.
 
"Masyarakat berhak mengetahui rincian Rencana Anggaran Biaya (RAB), volume pekerjaan, nama lengkap ketua dan anggota P2SP, serta identitas konsultan pengawas. Jangan sampai anggaran Rp1,3 miliar yang seharusnya untuk peningkatan fasilitas pendidikan anak-anak justru tidak dapat dipertanggungjawabkan," tegas perwakilan AJGT.
 
Upaya Konfirmasi Redaksi
 
Sesuai Kode Etik Jurnalistik, Redaksi Artha-News telah berupaya meminta tanggapan resmi kepada Kepala Sekolah SDN 3 Sukaratu dan pihak terkait. Hingga berita ini diturunkan, tanggapan belum diterima. Ruang konfirmasi tetap terbuka dan penjelasan pihak terkait akan dimuat apabila telah diperoleh.
 
Reporter: Ari Arya Siloka / Jey Panjaitan
Sumber: Dokumentasi Lapangan & Pernyataan Resmi AJGT
 
 

Material Baja Proyek Rp1,3 Miliar SDN 3 Sukaratu Tergeletak di Tanah Becek, K3 Disorot

TASIKMALAYA, Artha-News — Kondisi lapangan proyek pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya kembali menjadi sorotan publik. Sebuah rekaman video singkat yang diterima Redaksi Artha-News memperlihatkan kondisi faktual penyimpanan material konstruksi yang diduga kuat merupakan bagian dari proyek Revitalisasi SDN 3 Sukaratu. Material baja ringan senilai ratusan juta rupiah tampak tergeletak langsung di atas tanah yang basah, becek, dan berdebu tanpa alas pelindung maupun penutup terpal yang memadai. Proyek infrastruktur pendidikan bersumber dari APBN tahun anggaran 2026 ini memiliki nilai pagu anggaran sebesar Rp1.339.885.318.
 
Sejumlah Temuan Krusial di Lokasi Proyek
 
Berdasarkan pengamatan visual dari rekaman video tersebut, terdapat beberapa temuan krusial terkait kondisi di area pengerjaan:
 
Penyimpanan Baja Tanpa Alas Pelindung
Tumpukan rangka atau kuda-kuda baja ringan diletakkan saling menindih langsung di atas permukaan tanah lembap tanpa bantalan kayu (palet). Kondisi lingkungan yang basah ini berisiko memicu korosi atau karat dini, yang dikhawatirkan menurunkan kualitas dan mutu kekuatan struktur material sebelum dipasang pada bangunan sekolah.
 
Area Terbuka Tanpa Pagar Pengaman
Tempat penempatan logistik proyek berada di ruang terbuka bebas di pinggir jalan tanah. Lokasi ini tidak dilengkapi pagar pembatas atau seng pengaman proyek, sehingga akses keluar masuk warga menjadi bebas. Hal tersebut meningkatkan risiko kehilangan aset material akibat pencurian atau kerusakan akibat faktor luar.
 
Nihil Penerapan Standar K3
Selama durasi rekaman berjalan, tidak terlihat pekerja menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) standar seperti helm proyek atau rompi keselamatan (K3). Rambu peringatan keselamatan kerja dan keberadaan petugas pengawas lapangan juga tidak tampak di sekitar lokasi penumpukan material.
 
Upaya Konfirmasi Redaksi
 
Demi mematuhi Kode Etik Jurnalistik terkait asas keberimbangan, Redaksi Artha-News hingga kini terus berupaya menghubungi pihak kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta dinas terkait untuk meminta klarifikasi resmi. Tanggapan dari pihak berwenang akan segera kami muat pada pembaruan berita selanjutnya.
 
Reporter: Tim Redaksi Artha-News
Sumber: Rekaman Video & Papan Infornasi

(Arya Siloka)

Senin, Oktober 12, 2026

Peningkatan Kompetensi Guru SMK Se-Indonesia, Kolaborasi Industri dan Dunia Kerja Perkuat Kualitas Pendidikan Vokasi

TASIKMALAYA, 12 Oktober 2026 — ARTHA-NEWS.COM — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia terus digalakkan. Melalui program Peningkatan Kompetensi Guru Kejuruan Berbasis Dunia Kerja, puluhan guru SMK dari berbagai daerah dijadwalkan mengikuti pelatihan dan pemagangan yang akan digelar di beberapa lokasi strategis, antara lain Tanjung Mulya PS, RPA Sumber Rejeki Food, serta RPA Jabal Nur, pada 15–17 Oktober 2026 mendatang.
 
Kegiatan ini difasilitasi langsung oleh Panitia Magang Industri bekerja sama dengan PT. Jabal Nur. Pembukaan pelatihan direncanakan berlangsung di ruang pertemuan RPA Jabal Nur, yang akan dihadiri oleh para peserta dari berbagai provinsi serta narasumber dari industri dan dunia pendidikan. Fokus kegiatan ini adalah penguatan keterampilan praktis dan penyesuaian kurikulum terhadap kebutuhan dunia usaha dan industri. Para peserta tidak hanya akan mendapatkan teori di kelas, tetapi terlibat langsung dalam proses produksi, penerapan standar operasional prosedur (SOP), serta manajemen mutu yang diterapkan di perusahaan mitra.
 
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Magang Industri, H. Kustawa Suwarsan, M.Sc. menyampaikan bahwa kolaborasi ini sangat penting agar lulusan SMK memiliki kompetensi yang siap pakai dan sesuai dengan tuntutan pasar kerja.
 
"Jembatan antara sekolah dan dunia kerja harus semakin kuat. Guru perlu merasakan langsung bagaimana proses kerja di industri, sehingga materi yang disampaikan kepada siswa semakin relevan dan bermutu," ujarnya.
 
Sementara itu, pihak RPA Jabal Nur menyambut baik rencana kedatangan para peserta pelatihan. Pemagangan ini mencakup penerapan standar kebersihan, keamanan pangan, hingga efisiensi produksi yang diharapkan dapat dibawa kembali oleh para guru ke lingkungan sekolah masing-masing setelah kegiatan selesai.
 
Sebanyak 12 guru SMK dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia telah terkonfirmasi mengikuti kegiatan ini, yaitu: Anis Mawardi, S.St, M.Tr.P dari SMK Negeri 1 Maesan (Sulawesi Tengah); Fuji Meilia Lestari, S.Pt., Gr dari SMK Negeri 2 Berau (Kalimantan Timur); Ika Prima Nanda, S.Pt dari SMK Negeri 2 Solok Selatan (Sumatera Barat); Rahmad Tika Ade Istyawan, S.P., Gr dari SMK Muhammadiyah 6 Modo (Jawa Timur); Dvi Hendra Damayanti, S.Pd dari SMK Negeri 2 Purbalingga (Jawa Tengah); Eni Dwi Karmiyantinisih, S.Pt, M.Sc dari SMK Negeri 1 Cangkringan (D.I. Yogyakarta); Ghea Meilia Fidighri, S.Pt., Gr dari SMK Negeri 1 Kuningan (Jawa Barat); Dwi Kusumalacsa Fidighri, S.Pt dari SMK Negeri 1 Cimerak (Jawa Barat); Nelly Andriani, S.Pt dari SMK Negeri 1 Talamau (Sumatera Barat); Rahmita Putri dari SMK Negeri Pertanian Pembangunan Padang Mengatas (Sumatera Barat); Wa Ode Asnina, S.Pt dari SMK Negeri 1 Muna Barat (Sulawesi Tenggara); serta Yumina Oktobrina Telnoni, S.Pt., Gr dari SMK Negeri 1 Amfoang Barat Laut (Nusa Tenggara Timur).
 
Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan inovasi pembelajaran yang lebih baik di SMK se-Indonesia, sehingga lulusan yang dihasilkan tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga terampil, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.
 
Laporan: M. Mulyadi — Peliput Artha-News
 
 

Dapur Sanghyangrasa SPPG Sukaresik Salurkan Makan Bergizi Gratis ke SDN 2 Sawati

SUKARESIK, KABUPATEN TASIKMALAYA — ARTHA-NEWS.COM, Senin, 12 Oktober 2026 — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan lancar di Kabupaten Tasikmalaya. Senin, 12 Oktober 2026, Dapur Sanghyangrasa yang berada di bawah naungan SPPG Kabupaten Tasikmalaya, lokasi Sukaresik Sukaratu 2 yang dikelola oleh Yayasan Al-Iskandariyyah, secara rutin menyalurkan makanan bergizi kepada para siswa di SDN 2 Sawati, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.
 
Kegiatan penyaluran ini dilakukan secara konsisten setiap hari sekolah. Hal ini terlihat dari plang SPPG yang terpasang jelas di lokasi dapur pusat, serta dokumentasi penyerahan makanan yang diterima redaksi Artha-News. Dapur Sanghyangrasa menjadi salah satu pusat penyiapan makanan yang dipercaya melayani wilayah Sukaresik hingga Sukaratu, memastikan setiap siswa mendapatkan asupan makanan yang layak, higienis, dan bergizi seimbang setiap harinya.
 
Menu Lengkap Bergizi Senin, 12 Oktober 2026
 
Pada hari ini, menu yang disiapkan dan disalurkan ke SDN 2 Sawati sangat lengkap dan dirancang memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah:
 
- Nasi Putih
- Ayam Goreng
- Tempe Goreng
- Sayur Wortel dan Buncis
- Buah Pisang
 
Setiap porsi makanan disajikan menggunakan wadah ompreng berbahan stainless steel tipe SUS 304 dengan lima sekat terpisah, sesuai standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Penggunaan wadah berkualitas tinggi ini bukan tanpa alasan, selain menjaga kebersihan dan higienitas makanan saat proses pengantaran, juga mencegah tercampurnya aroma dan rasa antar jenis makanan, sehingga kualitas makanan tetap terjaga baik saat tiba di sekolah dan siap dikonsumsi oleh para siswa.
 
Apresiasi dari Pihak Sekolah
 
Kepala SDN 2 Sawati, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh tim Dapur Sanghyangrasa SPPG Sukaresik Sukaratu 2 dan pengurus Yayasan Al-Iskandariyyah.
 
"Kehadiran program ini sangat membantu kami maupun para orang tua dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup di tengah hari sekolah. Makan yang bergizi tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga terbukti meningkatkan semangat belajar mereka," ujar beliau.
 
Diharapkan, program Makan Bergizi Gratis ini dapat terus berjalan konsisten, berkelanjutan, dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, demi mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.
 
 
 
(Yana)

Jumat, Oktober 09, 2026

4 Siswa SMP Negeri 1 Ciawi Sabet Juara 1 FTBI Kabupaten Tasikmalaya, Siap Wakili Tasikmalaya ke Jawa Barat

CIAWI, KABUPATEN TASIKMALAYA — ARTHA-NEWS.COM | Rabu, 8 Oktober 2026
 
Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya. Sebanyak empat siswa dari SMP Negeri 1 Ciawi berhasil meraih prestasi luar biasa dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Keempat siswa tersebut masing-masing menyabet Juara 1 di kategori yang diikuti, sehingga berhak mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada ajang selanjutnya di tingkat Provinsi Jawa Barat.
 
Kepala Sekolah Sampaikan Kebanggaan
 
Kepala SMP Negeri 1 Ciawi, Dra. Hj. Euis Nurmanah, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para siswa. Melalui unggahan yang dibagikan pada Rabu malam, beliau menampilkan foto keempat pemenang beserta jajaran guru pembimbing yang berpose bersama di panggung acara sambil memegang piala kemenangan.
 
"Alhamdulillah... lanjut ke provinsi," tulis Dra. Hj. Euis Nurmanah, M.Pd, dengan penuh harap.
 
Beliau menambahkan, keberhasilan ini bukan hanya milik para siswa semata, tetapi juga buah dari kerja keras guru pembimbing serta dukungan penuh dari orang tua siswa.
 
"Alhamdulillah, kami sangat bangga. Empat siswa SMP Negeri 1 Ciawi meraih Juara 1 FTBI tingkat Kabupaten Tasikmalaya dan berhak melaju ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Semoga ke depannya mereka bisa mengharumkan nama baik sekolah, Kecamatan Ciawi, serta Kabupaten Tasikmalaya di kancah provinsi," ujar Dra. Hj. Euis Nurmanah, M.Pd.
 
Daftar Lengkap 4 Siswa Juara 1 FTBI SMPN 1 Ciawi
 
Berikut adalah nama-nama lengkap para pemenang beserta kategori yang dimenangkan:
 
1. Wilman Fauzi Tri Putra — Kelas IX-J
Juara 1 — Lomba Biantara Jajaka
 
2. Badra Widagda Karawalaya — Kelas IX-D
Juara 1 — Lomba Ngarang Carita Pondok Jajaka
 
3. Sopvia Nuraeni — Kelas IX-D
Juara 1 — Lomba Ngadongeng Wanoja
 
4. Lais Sava Arsakha — Kelas VII-H
Juara 1 — Lomba Nulis Jeung Maca Aksara Sunda Jajaka
 
Persiapan Menuju Tingkat Provinsi
 
Keempat siswa ini kini tengah bersiap mewakili Kabupaten Tasikmalaya di ajang Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Provinsi Jawa Barat. Semangat dan persiapan matang diharapkan membawa mereka meraih hasil terbaik di tingkat yang lebih tinggi.
 
Selamat dan sukses untuk keempat duta SMP Negeri 1 Ciawi! Semoga membawa pulang kebanggaan bagi Kabupaten Tasikmalaya.

(Yana)

Rabu, Oktober 07, 2026

Rehab SMPN 2 Ciawi Rp 142 Juta, Siswa: Belajar Tenang Tidak Takut Bangunan Roboh

CIAWI, KAB. TASIKMALAYA — Selasa, 6 Oktober 2026
 
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan rehabilitasi sedang hingga berat ruang kelas di SMP Negeri 2 Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. Proyek senilai Rp 142.018.925,02 ini disambut gembira oleh warga sekolah, siswa, maupun para guru.
 
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, rincian proyek sebagai berikut:
 
- Nomor SPK: 000.3/11575/SMP/2026
​
- Jenis Pekerjaan: Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Kelas Sekolah SMPN 2 Ciawi
​
- Lokasi: Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya
​
- Sumber Dana: APBD Kabupaten Tasikmalaya Tahun Anggaran 2026
​
- Nilai Kontrak: Rp 142.018.925,02
​
- Pelaksana: CV. Putra Tunggal Mandiri
​
- Waktu Pelaksanaan: 90 Hari Kalender
 
Pantauan langsung di lapangan menunjukkan pekerjaan sudah memasuki tahap pembongkaran bagian atap ruang kelas yang dinilai sudah tidak layak dan berisiko. Langkah ini dilakukan demi memperkuat struktur bangunan agar aman digunakan jangka panjang.
 
"Harapan kami, belajar bisa tenang dan tidak takut bangunan roboh. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya," ungkap salah satu siswa SMPN 2 Ciawi.
 
Hal serupa disampaikan oleh salah satu guru yang menyambut baik perhatian pemerintah terhadap fasilitas pendidikan di sekolahnya.
 
"Semoga rehabilitasi ruang kelas yang dikerjakan CV. Putra Tunggal Mandiri berjalan lancar, tepat waktu, dan kualitasnya memuaskan," harap perwakilan tenaga pendidik.
 
Proyek yang bersumber dari anggaran daerah ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu 90 hari kalender. Warga sekolah berdoa agar pelaksanaan berjalan aman dan hasilnya kokoh, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung nyaman dan tenang.

(Yana)

Pemkab Tasikmalaya Rehabilitasi SDN Pondoksari Sukaresik, Anggarkan Rp 281 Juta

SUKARESIK, KAB. TASIKMALAYA — Selasa, 6 Oktober 2026
 
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkomitmen meningkatkan mutu fasilitas pendidikan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui proyek pembangunan sarana sanitasi dan perbaikan infrastruktur di SDN Pondoksari, Desa Cipondok, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.
 
Berdasarkan papan informasi kegiatan resmi di area sekolah, proyek ini mencakup paket pekerjaan ganda: pembangunan fasilitas toilet baru serta rehabilitasi sedang hingga berat untuk ruang kelas yang kondisinya sudah memerlukan perbaikan mendalam demi kenyamanan proses belajar mengajar.
 
Pelaksanaan pembangunan infrastruktur pendidikan dengan nilai kontrak mencapai Rp 281.666.674,69 ini bersumber dari APBD — Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026. Merujuk dokumen kontrak tertanggal 21 September 2026, pengerjaan fisik dipercayakan kepada CV. ROMIZA dengan target penyelesaian selama 85 hari kalender.
 
"Semoga pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas yang dikerjakan CV. Romiza berjalan lancar, tepat waktu, dan kualitasnya memuaskan," ungkap perwakilan warga sekolah yang menyambut baik perbaikan fasilitas ini.
 
Hadirnya alokasi anggaran ratusan juta rupiah untuk SDN Pondoksari memicu antusiasme besar di kalangan guru, siswa, maupun orang tua murid. Warga sekolah berharap pelaksana menjaga kualitas material bangunan agar hasilnya awet dan bermanfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan di Kecamatan Sukaresik.
 
 
 
DATA LENGKAP PROYEK
 
- Nomor Kontrak: 000.3/12037/SD/2026
​
- Tanggal Kontrak: 21 September 2026
​
- Paket Pekerjaan: Pembangunan Toilet & Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Kelas SDN Pondoksari
​
- Lokasi: Desa Cipondok, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya
​
- Sumber Dana: APBD — DAU Tahun Anggaran 2026
​
- Nilai Kontrak: Rp 281.666.674,69
​
- Waktu Pelaksanaan: 85 Hari Kalender
​
- Pelaksana: CV. ROMIZA
 
 
 
Reporter: Tim Liputan Artha-News
(Yana)

Selasa, Oktober 06, 2026

Musdes Sukamantri Tetapkan RKPDesa 2027, Fokus pada Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga

SUKAMANTRI, CIAWI, KAB. TASIKMALAYA — Selasa, 6 Oktober 2026
 
Pemerintah Desa Sukamantri sukses menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan penting ini dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Desa Sukamantri pada Selasa (6/10/2026).
 
Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Ciawi, H. Roni Ruhimat, S.Sos., M.Si. Sementara itu, jalannya musyawarah dipimpin oleh Kepala Desa Sukamantri, Munir Rustendi, yang didampingi oleh Sekretaris Desa, Iwan Setiawan.
 
Musdes yang berlangsung khidmat ini juga dikawal langsung oleh jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sukamantri, Babinsa Serma Komar Sutisna, serta Bhabinkamtibmas Aiptu Arip Mulyana.

Kehadiran unsur keagamaan dari MUI Desa, bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), perangkat desa, para Kepala Dusun (Kadus), tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pendamping desa turut memperkuat legitimasi pengambilan keputusan dalam forum tersebut.
 
Dalam pembahasannya, Musdes kali ini menitikberatkan pada tiga sektor utama pembangunan desa untuk tahun 2027, yakni peningkatan infrastruktur fisik, program pemberdayaan masyarakat, serta pemulihan dan peningkatan kesejahteraan warga Sukamantri. Setelah melalui proses diskusi dan pemaparan, seluruh peserta rapat menyepakati poin-poin rancangan yang diajukan.
 
Kegiatan ini diakhiri dengan prosesi penandatanganan Berita Acara Penetapan RKPDesa 2027 oleh para pimpinan dan perwakilan kelembagaan desa sebagai tanda sahnya dokumen perencanaan tersebut.
 
 
 
(Yana)

Senin, Oktober 05, 2026

HUT TNI ke-81: Danramil Ciawi 1204 Gelar Syukuran Bersama Polsek & Kades

CIAWI, KAB. TASIKMALAYA — Artha-News.com | Senin, 5 Oktober 2026
 
Suasana penuh keakraban, kekeluargaan, dan sinergitas yang kokoh mewarnai peringatan HUT TNI ke-81 di lingkungan Koramil Ciawi 1204, Kodim 0612/Tasikmalaya, pada Senin (5/10/2026). Upacara syukuran dan doa bersama ini digelar secara sederhana namun khidmat, menjadi bukti nyata kedekatan antara aparat TNI dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Ciawi.
 
Acara dipimpin langsung oleh Komandan Koramil (Danramil) Ciawi 1204, Mayor INF Enjang Santana, dengan mengusung tema nasional "TNI Prima — TNI Rakyat — Indonesia Maju". Peringatan ini bukan sekadar perayaan hari ulang tahun, melainkan momen untuk memperteguh kembali komitmen kemanunggalan TNI bersama rakyat di tengah perubahan zaman.
 
Soliditas TNI–Polri dan Lintas Sektoral Tasikmalaya Utara
 
Hadir secara langsung dalam acara tersebut para Kepala Desa dari seluruh wilayah Kecamatan Ciawi, Kapolsek Ciawi, serta Kapolsek Kadipaten. Kehadiran pimpinan kepolisian dari dua kecamatan bertetangga ini menunjukkan bahwa ikatan sinergitas antar-instansi tetap terjalin erat, tidak terbatasi oleh batas wilayah administrasi.
 
Kehadiran para Kepala Desa, Kapolsek Ciawi, dan Kapolsek Kadipaten menjadi bukti nyata bahwa sinergitas TNI–Polri serta Pemerintah Desa tetap kokoh dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusifitas wilayah Tasikmalaya bagian utara. Semua elemen bersatu dalam satu niat menjaga kedamaian serta melayani kepentingan masyarakat luas.
 
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin pemuka agama setempat, dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng nasi oleh Danramil Ciawi 1204, Mayor INF Enjang Santana, sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Acara ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di antara seluruh tamu undangan.
 
Komitmen Kemanunggalan Koramil Ciawi 1204 Bersama Rakyat
 
Dalam sambutannya, Mayor INF Enjang Santana menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang meluangkan waktu hadir.
 
"Terima kasih kepada para Kepala Desa, Kapolsek Ciawi, Kapolsek Kadipaten, serta seluruh elemen masyarakat yang hadir. Di usia TNI yang ke-81 ini, kami di Koramil Ciawi 1204 bertekad untuk terus bersinergi, bergandengan tangan, dan manunggal sepenuhnya dengan rakyat. TNI tidak berdiri sendiri, TNI adalah bagian dari rakyat," tegas Mayor INF Enjang Santana di hadapan para undangan.
 
Kehadiran Kapolsek Ciawi dan Kapolsek Kadipaten menegaskan kekompakan TNI dan Polri di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Para Kepala Desa pun menyatakan dukungan penuh dan kesiapan untuk terus bersinergi dengan Koramil Ciawi 1204 dalam menjalankan berbagai program pembinaan wilayah serta pengabdian kepada masyarakat.
 
Peringatan HUT TNI ke-81 di Koramil Ciawi 1204 berlangsung tertib, sederhana, khidmat, dan penuh makna kebersamaan yang tulus. Semangat persatuan inilah yang diharapkan terus terjaga demi kemajuan bersama.
 
Dirgahayu TNI ke-81 — Sinergi TNI–Polri dan Kepala Desa — Koramil Ciawi 1204 Kodim 0612/Tasikmalaya Jaya!

(Yana)

Razia Knalpot Brong di MAN 3 Tasikmalaya Hasil Nihil, Humas: Kami Bangga Siswa Taat Aturan

 

Razia knalpot brong di MAN 3 Tasikmalaya dipimpin Kapolsek Ciawi, hasil nihil — 5 Oktober 2026

CIAWI, KABUPATEN TASIKMALAYA — ARTHA-NEWS.COM — Senin, 5 Oktober 2026 menjadi hari yang membanggakan bagi lingkungan MAN 3 Tasikmalaya. Upacara bendera rutin Hari Senin yang berlangsung khidmat di Halaman Kampus MAN 3 Tasikmalaya mengundang Kapolsek Ciawi Polres Tasikmalaya Kota AKP Endang Wijaya, S.Sos selaku Inspektur Upacara. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi keselamatan berkendara sekaligus pelaksanaan razia knalpot brong di lingkungan sekolah.

Kegiatan pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciawi didampingi anggota Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya Kota. Hasilnya sungguh membanggakan: nihil, tidak ditemukan satu pun sepeda motor milik siswa MAN 3 Tasikmalaya yang menggunakan knalpot tidak standar atau dikenal sebagai knalpot brong.

Kapolsek Ciawi AKP Endang Wijaya, S.Sos menyampaikan apresiasinya:

"Kami dari Kapolsek Ciawi bersama anggota Sat Lantas tidak menemukan siswa MAN 3 yang knalpotnya brong. Ini pencapaian luar biasa dan patut dicontoh sekolah lain," ujarnya.

Pernyataan serupa datang dari Humas MAN 3 Tasikmalaya Dra. Hj. Eti Rohaeti, M.Pd. Beliau mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas kedisiplinan yang ditunjukkan para siswa:

"Saya bangga anak didik kami tidak memakai knalpot brong dan selalu taat berlalu lintas. Semangat kepatuhan ini harus terus dijaga dan ditingkatkan," tegasnya.

Dra. Hj. Eti Rohaeti, M.Pd menjelaskan bahwa ketertiban ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari pembinaan rutin yang konsisten, kerja sama yang erat dengan para orang tua, serta kesadaran tumbuh dari diri para siswa sendiri untuk menjadi pelajar yang berakhlak, disiplin, dan patuh hukum.

Prestasi tertib lalu lintas ini menjadikan MAN 3 Tasikmalaya sebagai teladan sekaligus pelopor sekolah bebas knalpot brong se-Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.

 

(Penulis: — Yana)

HUT TNI ke-81, DPP AJGT Tasikmalaya Tekankan Sinergitas Pers dan TNI

Poster HUT TNI ke-81 DPP AJGT Tasikmalaya

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Senin, 5 Oktober 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Galunggung Tasikmalaya (DPP-AJGT) secara resmi mengucapkan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81. Ucapan selamat hangat ini disampaikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi luar biasa seluruh prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Tema HUT TNI ke-81: TNI PRIMA untuk Indonesia Maju

 

Peringatan Hari Ulang Tahun TNI tahun ini mengusung tema nasional "TNI PRIMA untuk Indonesia Maju". Menyelaraskan momentum bersejarah tersebut, DPP-AJGT merilis poster resmi yang menampilkan visualisasi gagah prajurit dari tiga matra utama — Darat, Laut, dan Udara.

 

Dalam poster tersebut, para prajurit tampak memberikan hormat dengan latar belakang Gunung Galunggung Tasikmalaya serta alutsista modern seperti jet tempur, helikopter, dan kapal perang sebagai simbol kesiapan pertahanan nasional.

 

Komitmen AJGT Mengawal Keterbukaan Informasi di Jawa Barat

 

Ketua Umum AJGT, Ari Arya Siloka, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas pengabdian, dedikasi, dan keikhlasan seluruh prajurit TNI. Menurutnya, sinergitas erat antara insan pers dan TNI sangat krusial, khususnya di wilayah Jawa Barat, dalam mengawal keterbukaan informasi publik yang akurat bagi masyarakat.

 

"Bersatu dalam informasi, mengawal kebenaran. TNI kuat, rakyat sejahtera, Indonesia maju. Ini adalah bentuk nyata sinergitas kami sebagai insan pers dengan TNI di Jawa Barat."

— Ari Arya Siloka, Ketua Umum AJGT

 

Lebih lanjut, Ari berharap di usia ke-81 ini, TNI dapat terus tumbuh menjadi kekuatan yang semakin prima, profesional, serta selalu dicintai oleh seluruh masyarakat luas. Hubungan harmonis antara jurnalis profesional dan TNI diharapkan mampu menjaga stabilitas informasi publik yang sehat sekaligus mendukung kondusivitas wilayah di daerah Tasikmalaya.

 

Seluruh jajaran keluarga besar Aliansi Jurnalis Galunggung Tasikmalaya kembali menegaskan komitmennya untuk selalu mengawal kebenaran bersama TNI demi kesejahteraan rakyat.

 

Selamat Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia ke-81. TNI Prima, Indonesia Maju! Bersatu bersama rakyat mengawal kebenaran informasi publik di era digital Nusantara.

 

(Jay — Staf Redaksi Artha-News)

Minggu, Oktober 04, 2026

PAUD KOBER Buah Hati Ikut Jambore HIMPAUDI 2026 Bersama Brigif 13/Galuh Rahayu

PAUD KOBER Buah Hati ikut Jambore HIMPAUDI 2026 bersama Brigif 13/Galuh Rahayu Tasikmalaya

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Minggu, 4 Oktober 2026. Hari Minggu menjadi momen yang ceria sekaligus penuh makna bagi anak-anak binaan PAUD KOBER Buah Hati di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Dra. Nina Susanti, lembaga pendidikan anak usia dini ini turut ambil bagian secara antusias dalam Jambore PAUD Tahun 2026. Agenda besar ini diselenggarakan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Tasikmalaya yang bekerja sama dengan jajaran Brigade Infanteri 13/Galuh Rahayu.


Edukasi Karakter di Markas Brigif 13/Galuh Rahayu 

Acara yang berlangsung khidmat namun penuh kegembiraan ini dipusatkan di lingkungan Markas Brigif 13/Galuh Rahayu. Sebanyak belasan siswa tampil berbaris rapi tepat di hadapan Monumen Galuh Rahayu yang menjadi ikon kebanggaan wilayah tersebut. 

Mengenakan seragam khas berpadu warna biru dan pink lengkap dengan topi rimba, setiap langkah kecil mereka didampingi sepenuhnya oleh para pendidik. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan edukatif yang dirancang khusus bersama jajaran prajurit TNI agar bermanfaat dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Mengenal Rantis Maung Milik TNI

Salah satu momen yang paling membekas di hati para peserta adalah kehadiran kendaraan taktis (Rantis) Maung milik Brigif 13/Galuh Rahayu yang terparkir rapi di area lokasi.

Kendaraan tempur ini tak sekadar menjadi pusat perhatian anak-anak. Kehadiran Rantis Maung terbukti membangkitkan rasa ingin tahu serta semangat mereka untuk mengenal lebih dekat dunia ketentaraan. Selain itu, anak-anak juga belajar tentang peran nyata TNI dalam menjaga keamanan dan kedamaian masyarakat.

Kepala PAUD KOBER Buah Hati, Dra. Nina Susanti, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan luar ruangan seperti jambore memiliki dampak yang sangat positif bagi pembentukan karakter anak sejak dini. 

Menurut Dra. Nina Susanti, pengalaman langsung di lapangan menjadi sarana yang paling tepat untuk menanamkan nilai-nilai luhur. Di antaranya nilai kedisiplinan, keberanian, rasa cinta tanah air, serta semangat gotong royong yang akan menjadi bekal berharga bagi masa depan anak-anak.

JAMBORE PAUD 2026 — HIMPAUDI KABUPATEN TASIKMALAYA — BRIGIF 13/GALUH RAHAYU — JAYA!


(Yana)

MAN 3 Tasikmalaya Jadi Tuan Rumah Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Dihadiri Camat, Koramil, Kepsek & Kades se-Ciawi

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 di MAN 3 Tasikmalaya, Camat Ciawi H. Roni Ruhimat bertindak sebagai Inspektur Upacara

CIAWI, KABUPATEN TASIKMALAYA — ARTHA-NEWS.COM — Kampus Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tasikmalaya menjadi pusat perhatian pada Kamis, 1 Oktober 2026. Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kecamatan Ciawi sukses digelar dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran lembaga pendidikan sebagai garda terdepan dalam menjaga dan menanamkan nilai luhur Pancasila kepada generasi muda.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Camat Ciawi, H. Roni Ruhimat, S.Sos., M.Si., sementara Pemimpin Upacara diamanahkan kepada Serma Komar Sutisna dari Koramil Ciawi 1204 Kodim 0612/Tasikmalaya. Kehadiran mereka memberikan bobot dan keteladanan dalam pelaksanaan upacara yang berjalan khidmat sejak pukul 08.00 WIB.

Upacara tersebut dihadiri oleh unsur lengkap Forkopimcam dan tokoh masyarakat di lingkungan Kecamatan Ciawi, meliputi:

- Para Kepala Sekolah se-Kecamatan Ciawi

- Para Kepala Desa se-Kecamatan Ciawi

- Perwakilan Dinas Kesehatan Ciawi

- Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Dedi Zulharman (Fraksi PKS)

- Serta para tokoh agama, tokoh pemuda, dan undangan lainnya.

MAN 3 Tasikmalaya Bangga Dipercaya Jadi Tuan Rumah

Humas MAN 3 Tasikmalaya, Dra. Hj. Eti, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas kelancaran agenda ini. "Alhamdulillah, upacara Hari Kesaktian Pancasila bisa dilaksanakan dengan lancar dan khidmat di kampus MAN 3. Ini satu kebanggaan besar bagi kami, warga madrasah, dan seluruh siswa," ungkapnya dengan penuh haru.

Kepala MAN 3 Tasikmalaya, H. Husen, M.Pd., juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan kepada pihak madrasah sebagai tuan rumah kegiatan tingkat kecamatan. Kepercayaan ini menjadi bukti nyata bahwa MAN 3 Tasikmalaya tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan keagamaan, tetapi juga konsisten dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, nasionalisme, dan cinta tanah air kepada seluruh warga sekolah.


Pancasila Harga Mati, Harus Terus Dijaga

Dalam amanatnya, Camat Ciawi, H. Roni Ruhimat, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Pancasila adalah fondasi negara yang harus dijaga kesuciannya oleh setiap warga bangsa, terlebih generasi penerus. "Pancasila adalah harga mati. Jangan sampai ada yang berani menggores atau merongrongnya. Mari kita jaga persatuan, kerukunan, dan kebersamaan di Kecamatan Ciawi ini," tegasnya di hadapan seluruh peserta upacara.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan pembacaan ikrar kesetiaan kepada Pancasila, yang diikuti dengan semangat tinggi oleh seluruh peserta yang hadir.

Catatan Redaksi: Artikel ini diperbarui pada 4 Oktober 2026 untuk menyempurnakan label dan menu navigasi agar sesuai dengan standar SEO Google demi kenyamanan pembaca. Isi dan fakta berita tidak diubah.

 

(Redaksi Artha-News)

Sabtu, Oktober 03, 2026

Pemdes Ciawi Salurkan Bantuan Beras untuk 632 KPM di GOR Desa Ciawi

CIAWI, KABUPATEN TASIKMALAYA — Artha‑News.com | Senin, 28 September 2026
 
Pemerintah Desa (Pemdes) Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, resmi menyalurkan bantuan beras bagi 632 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bantuan pangan ini dilaksanakan secara langsung di GOR Desa Ciawi pada hari Senin, 28 September 2026, bertepatan dengan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat di tengah kondisi ekonomi saat ini.
 
Kegiatan penyaluran dipimpin langsung oleh Kepala Desa Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Sopyan Nurul Hadi, S.Sy., yang turun ke lokasi bersama seluruh jajaran perangkat desa. Kehadiran Kades Sopyan menunjukkan keseriusan Pemdes Ciawi dalam memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.
 
Ratusan warga penerima manfaat tampak hadir sejak pagi hari dengan tertib. Mereka mengantre secara berurutan di area GOR Desa Ciawi, menjaga ketertiban dan kebersamaan selama proses berlangsung. Suasana terlihat hangat dan penuh semangat, terlihat senyum bahagia terpancar dari wajah warga yang menerima bantuan tersebut.
 
Kepala Desa Ciawi, Sopyan Nurul Hadi, S.Sy., dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan beras ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah desa untuk meringankan beban ekonomi warga, khususnya di masa‑masa yang menantang seperti sekarang.
 
"Alhamdulillah, pada hari ini Senin, 28 September 2026, Pemdes Ciawi menyalurkan bantuan beras untuk 632 KPM di GOR Desa Ciawi. Semoga bantuan ini bermanfaat, meringankan beban kebutuhan pangan, dan membawa keberkahan bagi seluruh warga masyarakat Desa Ciawi," ujar Kades Sopyan Nurul Hadi, S.Sy., di hadapan para warga dan perangkat desa.
 
Berdasarkan pantauan langsung tim Artha‑News di lokasi, seluruh proses penyaluran berjalan tertib, lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Tidak ada kendala yang berarti, dan warga menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemdes Ciawi.
 
Yana Artha‑News — Liputan Langsung & Terpercaya
(Redaksi Artha‑News)

Pemdes Kurniabakti Salurkan Bantuan Beras untuk 835 KPM, Camat Ciawi Hadiri Langsung di GOR Desa

CIAWI, KABUPATEN TASIKMALAYA — Artha‑News.com | Senin, 28 September 2026
 
Pemerintah Desa (Pemdes) Kurniabakti, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, menyalurkan bantuan beras bagi 835 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan penyaluran dilaksanakan secara langsung di GOR Desa Kurniabakti pada hari Senin, 28 September 2026, sebagai wujud kepedulian pemerintah desa dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi warga di tengah kebutuhan yang terus meningkat.
 
Penyaluran bantuan beras ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kurniabakti, H. Cece Hermana, didampingi seluruh jajaran perangkat desa. Turut hadir memantau jalannya kegiatan Camat Ciawi, H. Roni Ruhimat, S.Sos., M.Si., serta Kasi PMD Kecamatan Ciawi, H. Dedi Suhendar, S.IP., M.Kes. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan pengawasan dan perhatian serius agar bantuan diterima tepat oleh warga yang membutuhkan.
 
Berdasarkan pantauan langsung tim Artha‑News, ratusan warga penerima manfaat tampak hadir sejak pagi hari dengan penuh antusias. Mereka mengantri secara tertib di lingkungan GOR Desa Kurniabakti, menjaga ketertiban, kesopanan, dan kebersamaan selama proses penyerahan berlangsung. Suasana terlihat hangat dan penuh rasa syukur dari setiap wajah warga yang menerima bantuan.
 
Kepala Desa Kurniabakti, H. Cece Hermana, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. "Alhamdulillah, hari ini penyaluran beras dapat dilaksanakan dengan tertib, lancar, dan tepat sasaran. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan meringankan beban kebutuhan pangan seluruh warga Desa Kurniabakti," ujarnya di hadapan para warga dan jajaran instansi yang hadir.


Salah satu warga penerima bantuan juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Syukur, beras bantuan sudah bisa diterima lagi. Sangat membantu kebutuhan pangan keluarga kami, terima kasih kepada Pemdes dan pemerintah yang telah memperhatikan kami," ucapnya dengan wajah bahagia.
 
Dengan jumlah 835 Keluarga Penerima Manfaat yang menerima bantuan, diharapkan program ini dapat berkelanjutan dan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan penyaluran di GOR Desa Kurniabakti berjalan tertib, lancar, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
 
 
 
Yana — Liputan Langsung & Terpercaya
(Redaksi Artha‑News)