Tampilkan postingan dengan label Riau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Riau. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Agustus 29, 2026

Riau Dikepung 306 Hotspot, Kabut Asap Karhutla Mulai Selimuti Jalan Lintas

PEKANBARU, ARTHA‑NEWS — Provinsi Riau kembali menghadapi ancaman serius bencana tahunan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau melaporkan sebanyak 306 titik panas (hotspot) terdeteksi mengepung wilayah ini, dengan luasan lahan terbakar dari Januari hingga Agustus 2026 telah menembus angka 16.277 hektare.
 
Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ini mulai memicu kemunculan kabut asap pekat. Berdasarkan pantauan lapangan di wilayah Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, kabut asap tebal bahkan sudah mulai menyelimuti jalur utama Jalan Lintas Sumatera, yang mengganggu jarak pandang dan pernapasan para pengendara jalan.
 
Atensi Presiden Prabowo Subianto dan Perintah Sumur Bor
Kondisi darurat ini memicu perhatian serius dari pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja langsung ke Bumi Lancang Kuning untuk meninjau efektivitas operasi pemadaman tim gabungan.
 
Presiden menginstruksikan langkah taktis berupa pengeboran sumur air darurat di seluruh titik panas yang terdeteksi guna mempercepat suplai air. Pihak istana menegaskan bahwa penanganan karhutla di Riau harus dilakukan secara cepat, masif, dan terkoordinasi agar kabut asap tidak meluas ke negara tetangga.
 
“Saya minta segera bor sumur air di seluruh titik hotspot tersebut. Begitu ada indikasi titik panas, langsung bor di sana. Jangan menunggu sampai api membesar dan menjadi kebakaran hebat,” tegas Presiden Prabowo dalam instruksi resminya.
 
Kendala Lahan Gambut Tebal dan Respons Polda Riau
Hingga saat ini, sebanyak 600 personel gabungan dari TNI, Kepolisian, BPBD, dan relawan masyarakat telah diterjunkan ke titik‑titik api. Kapolda Riau Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan menjelaskan bahwa proses pemadaman darat menghadapi kendala geografis yang cukup berat. Karakteristik tanah gambut yang tebal, tiupan angin kencang, serta keterbatasan sumber air di lokasi konflik lahan membuat api di bawah permukaan tanah sulit dipadamkan total.
 
Sebagai langkah tegas penegakan hukum, Polda Riau menerapkan metode penanganan bertingkat (multi‑door approach) dan langsung menyegel area lahan yang sengaja dibakar. Papan peringatan hukum permanen dipasang di lokasi bekas kebakaran guna mencegah penguasaan lahan secara ilegal oleh oknum tidak bertanggung jawab.
 
Pemerintah daerah bersama BMKG juga terus mengupayakan operasi modifikasi cuaca (hujan buatan) serta menyiagakan helikopter pengebom air (water‑bombing) untuk memutus rantai penyebaran api di area konsesi perkebunan yang sulit dijangkau moda darat.
 
(Kontributor Biro — Artha‑News Riau)
Artha‑News: Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat

Minggu, Agustus 23, 2026

Polres Inhil Gelar Refleksi Akhir Tahun 2024 dan Pemusnahan Barang Bukti Cipkon Nataru


INDRAGIRI HILIR – Jajaran Polres Indragiri Hilir (Inhil) secara resmi melaksanakan kegiatan Konferensi Pers refleksi akhir tahun 2024 sekaligus pemusnahan barang bukti hasil cipta kondisi penertiban menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. Agenda resmi ini dilaksanakan pada Kamis bertempat di Aula Rekonfu Mapolres Inhil.
 
Acara dihadiri langsung oleh unsur Kesbangpol, perwakilan DPRD Inhil, Kapolres AKBP Budi Setiawan, Dandim Letkol Fikky Nur Kuncoro Jati, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri Tembilahan, Kasat Pol PP, MUI Tembilahan, serta Forum Pembaruan Kebangsaan.
 
Dalam penyampaiannya, Kapolres AKBP Budi memaparkan rincian capaian kinerja operasional beserta penanganan beragam kasus hukum pidana yang diselesaikan sepanjang tahun 2024. “Kegiatan ini bertujuan utama menyampaikan keterbukaan informasi publik mengenai laporan kinerja nyata—baik pembinaan maupun operasional—kepada seluruh lapisan masyarakat,” terangnya.
 
Pihak kepolisian menyampaikan permohonan maaf yang sebesar‑besarnya kepada warga jika dalam pelayanan yang diberikan masih dirasa kurang atau belum sempurna. “Diharapkan ke depan Polres Inhil tetap mampu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah agar senantiasa aman, damai, serta kondusif,” tambahnya.
 
Memasuki tahun 2025, Polres berkomitmen terus mengevaluasi diri demi meningkatkan pelayanan publik yang responsif dan mendukung penuh program pembangunan daerah. Menutup arahannya, Kapolres mengimbau tegas agar warga tidak merayakan tahun baru secara berlebihan, menghindari minuman keras, narkoba, konvoi/balap liar, serta tidak menggunakan petasan demi keamanan bersama.
 
Laporan: Sudirlam
 

Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada Sabtu, 22 Agustus 2026, demi kenyamanan navigasi pembaca dan penataan ulang label/kategori. Isi fakta dan materi berita tetap sah serta tidak mengalami perubahan.

ArthaNews-Pencabulan Anak: Kapolsek Kemuning Kompol Teguh Wiyono Minta Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Anaknya


Reskrim Polsek Kemuning Limpahkan Tersangka & Barang Bukti Kasus Pencabulan Anak ke Kejari Indragiri Hilir
 
KEMUNING, INDRAGIRI HILIR – Penanganan kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur yang disidik Unit Reskrim Polsek Kemuning memasuki tahap penuntutan. Tersangka berinisial AS lengkap dengan seluruh barang bukti resmi diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir pada Jumat, 3 Mei 2024, sekitar pukul 16.00 WIB.
 
Penyerahan Tahap II ini dilaksanakan oleh penyidik Bripka Ry Simamora bersama Brigadir Teguh Wibowo. Langkah ini didasari surat pemberitahuan P‑21 dari Kejaksaan Nomor: B‑885/L.4.14/Eoh.2/05/2024 tertanggal 2 Mei 2024 yang menyatakan berkas perkara Tahap I telah diperiksa dan dinyatakan lengkap sah secara hukum.
 
Kapolsek Kemuning, Kompol Teguh Wiyono, S.H., M.H., menegaskan keseriusan pihaknya menindak tegas setiap kejahatan. “Pelaksanaan tahap ini adalah bukti kepolisian serius merespons laporan masyarakat dan memberantas kejahatan di wilayah hukum kami. Kami tidak pandang bulu; jika unsur pidana terpenuhi, kami proses tuntas demi keamanan dan ketertiban masyarakat Kecamatan Kemuning,” ujarnya dengan tegas.
 
Kronologi & Dasar Hukum
Kasus bermula dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/01/I/2024/Riau/Res Inhil/Sek Kemuning tertanggal 2 Februari 2024. Orang tua korban melaporkan anaknya menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh tersangka AS. Berkat respons cepat petugas, pelaku berhasil diamankan di kediamannya sendiri. Tersangka kini dijerat Pasal 82 Ayat (4) UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 24 Tahun 2002 mengenai Perlindungan Anak.
 
Imbauan Penting
Kapolsek juga mengimbau seluruh elemen masyarakat—khususnya orang tua dan guru—untuk meningkatkan pengawasan. “Kasus pelecehan pada anak seringkali dilakukan oleh orang terdekat yang memiliki akses. Maka pengawasan ekstra sangat diperlukan guna melindungi anak di bawah umur dari bahaya,” pesannya menutup keterangan.
 
Laporan: Sudirlam
Sumber: Polsek Kemuning

 
Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada Sabtu, 22 Agustus 2026, demi kenyamanan navigasi pembaca dan penataan ulang label/kategori. Isi fakta dan materi berita tetap sah serta tidak mengalami perubahan.

Rabu, Juli 29, 2026

Jelang Ramadan, Polres Inhil Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning Selama Dua Pekan


Indragiri Hilir, Artha‑News | 28 Juli 2026
(Pembaruan tanggal tayang, seluruh fakta dan tanggal kejadian tetap sesuai dokumentasi asli)
 
Menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah yang penuh berkah, Kepolisian Resor Indragiri Hilir melaksanakan Operasi Keselamatan Lancang Kuning yang berfokus pada penertiban, pengamanan, dan kelancaran arus lalu lintas selama dua pekan ke depan.
 
Wakapolres Inhil, Kompol Riski Hidayat, menyampaikan hal tersebut secara resmi usai memimpin Apel Pasukan pelaksanaan operasi di Lapangan Mapolres Inhil, Selasa (28/7/2026). Penugasan ini merupakan arahan langsung dari Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora, guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas menjelang ibadah puasa.
 
“Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026 ini dilaksanakan selama 14 hari berturut‑turut, terhitung mulai tanggal 28 Juli hingga 10 Agustus 2026,” tegas Kompol Riski Hidayat di hadapan jajaran personel gabungan.
 
Apel kesiapan ini turut dihadiri dan disaksikan oleh unsur jajaran instansi terkait, antara lain Komandan Kodim 0314/Inhil, Komandan Subdenpom I/3‑2 Inhil, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Indragiri Hilir, serta jajaran Satpol PP daerah setempat. Sinergitas ini diharapkan memperkuat langkah bersama dalam menjaga ketertiban wilayah.
 
“Kegiatan ini digelar khusus dalam rangka menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif menjelang serta selama bulan Ramadan tahun 2026, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya lebih lanjut.
 
Dalam pelaksanaannya, seluruh petugas yang diturunkan akan mengutamakan pendekatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang humanis dan persuasif. Seluruh personel Polisi Lalu Lintas beserta unsur pendukung lainnya diharapkan dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas yang benar‑benar aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh lapisan masyarakat yang melintas di wilayah hukum Indragiri Hilir.
 
– Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat –
 
Laporan: Sudirlam

Senin, Juli 13, 2026

Artha-News-Diburu Polisi, Pelaku Pembunuhan di Pebenaan Serahkan Diri

RIAU, INHIL - Tak sampai 24 jam, pelaku pembunuhan anak tiri di Parit Kepol Desa Pebenaan, Kecamatan Keritang, Kabupaten Inhil inisial S (49) menyerahkan diri setelah diburu polisi.


"Kami mendapat informasi dari Polsek Kempas, pelaku menyerahkan diri dan mengaku telah melakukan pembunuhan terhadap Riyandi (24) yang merupakan anak tirinya," kata Kapores Inhil AKBP Budi Setiawan melalui Kapolsek Keritang Iptu Ramli Samosir, Sabtu (9/3/2024). 

Pelaku menyerahkan diri pada Jumat tanggal 8 Maret 2024 Pukul 21.00 Wib, atau kurang lebih 12 jam setelah kejadian pembunuhan.

"Kami langsung menuju Polsek Kempas menjemput pelaku untuk penyidikan lebih lanjut," terangnya. 

Dari keterangan pelaku, setelah melakukan pembunuhan, Ia terus berlari menelusuri kebun-kebun sawit dan semak belukar milik warga hingga tembus ke Kecamatan Kempas.

"Setelah bertemu jalan raya, pelaku minta tolong dengan salah satu warga untuk diantarkan ke rumah keluarganya di sekitar Kecamatan Kempas. Diantarkanlah pelaku ke rumah yang dimaksud, setelah sampai, pelaku menceritakan semua peristiwa yang dilakukannya. Pihak keluarga menyarankan untuk menyerahkan diri ke Kantor kepolisian terdekat (Polsek Kempas)," papar Iptu Ramli. 

Sementara anggota Polsek Keritang yang melakukan pengejaran harus kembali ke Polsek Keritang.

"Anggota kami sudah bersusah payah menelusuri jejak pelaku, keluar masuk kebun dan semak belukar," ucapnya.

Pihak kepolisian juga masih mendalami motif pelaku melakukan pembunuhan.

"Kalo hukum mengarah pada pasal 338 dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun penjara. Kami juga masih mendalami motif pelaku dan gelar perkara," tukasnya. 

Diketahui sebelumnya, pembunuhan terjadi lantaran pelaku emosi karena dibelikan rokok dengan harga murah oleh istrinya. Hingga pelaku mengayunkan parang ke arah korban dibeberapa bagian tubuh dan menenggelamkan korban dengan kaki di kolam kecil depan rumah hingga korban meninggal dunia.

Tak hanya itu, istri pelaku juga mengalami luka berat pada bagian tangan akibat sabetan parang dari pelaku. (Sudirlam)

Rabu, Juli 08, 2026

Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp25,2 Miliar, Modus Disembunyikan di Kartrid Vape Berisi Zat Etomidate

Riau, 8 Juli 2026 – Artha‑News
 
Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp25,2 Miliar, Modus Disembunyikan di Kartrid Vape Berisi Zat Etomidate
 
BENGKALIS – ARTHA‑NEWS – Tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC dan Bea Cukai Bengkalis berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba lintas negara senilai Rp25,2 Miliar di wilayah Desa Kelemantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
 
Operasi senyap dipimpin langsung oleh Kombes Pol Handik Zusen dan Kombes Pol Kevin Leleury. Berdasarkan laporan resmi Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, aparat berhasil menangkap kurir darat bernama Muhammad Syahril saat hendak mengedarkan barang haram tersebut.
 
Dari penggeledahan ditemukan barang bukti beragam jenis narkotika, termasuk modus baru yang sangat berbahaya menyasar kalangan remaja dan generasi muda. Barang haram disembunyikan di dalam kartrid rokok elektrik atau vape yang berisi zat berbahaya Etomidate. Seluruh barang bukti yang diamankan:
 
- 10,8 Kilogram Sabu
​
- 858 Gram Ketamin
​
- 472 Gram MDMA
​
- 496 Kartrid Vape berisi zat berbahaya Etomidate
 
Berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut, pergerakan kurir ini ternyata dikendalikan langsung oleh Safrizal, warga binaan yang sedang menjalani hukuman di dalam Lapas Bengkalis. Ia memberikan instruksi lewat pesan WhatsApp dengan menjanjikan upah sebesar Rp110 Juta jika barang berhasil diantarkan.
 
Keberhasilan operasi ini menyelamatkan sekitar 61.003 orang generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba yang disamarkan sebagai barang sehari‑hari.
 
(Tim Liputan Artha‑News)
Sumber: Rilis resmi Bareskrim Polri, Bea Cukai Bengkalis, dan dokumentasi Crime Watch ID

Rabu, Februari 04, 2026

Bareskrim Polri Limpahkan Laporan Kasus Lahan Sitaan ke Polda Riau

Jakarta, 29 Januari 2026 —
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri secara resmi melimpahkan penanganan Laporan Polisi atas nama H. Amir Mirza Hutagalung, selaku salah satu pemegang hak pengelolaan lahan sitaan negara dari pemerintah, kepada Kepolisian Daerah (Polda) Riau, berdasarkan pertimbangan locus delicti yang berada di wilayah hukum Provinsi Riau.

Pelimpahan tersebut tertuang dalam Surat Bareskrim Polri Nomor: B/1574/I/RES.7.4./2026/Bareskrim tanggal 29 Januari 2026 perihal Pelimpahan Laporan Polisi, yang ditujukan kepada Kepala Kepolisian Daerah Riau up. Direktorat Reserse Kriminal Umum, guna memastikan penanganan perkara dilakukan secara efektif, efisien, dan sesuai kewenangan hukum.

Perlu ditegaskan bahwa laporan ini sebelumnya telah diterima secara resmi oleh Bareskrim Polri, sebagaimana dibuktikan dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor: STTL/42/I/2026/Bareskrim, tertanggal 23 Januari 2026, sebelum kemudian dilakukan pelimpahan ke Polda Riau sebagai bagian dari mekanisme hukum yang sah dan prosedural.

Laporan dimaksud terkait penguasaan tanpa hak di lahan sitaan negara di perkebunan eks PT. DMMP seluas ±1.458,7 hektare, di Jalan Barak Aceh, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Provinsi Riau. Pihak-pihak terlapor antara lain oknum pengusaha berinisial SL serta pihak-pihak lain yang diduga turut serta menguasai lahan yang disita negara tersebut yang kini diserahkan kewenangan pengelolaannya kepada PT Agrinas.

Penyebutan lokasi dan nama tersebut disampaikan berdasarkan dokumen laporan resmi dan tidak dimaksudkan sebagai penetapan kesalahan sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Kuasa Hukum pelapor, Jon Putra Ginting, S.H., dalam keterangan tertulis di Jakarta, (3/2/2026) menyatakan pelimpahan laporan ini menunjukkan keseriusan dan profesionalitas Polri dalam menangani laporan masyarakat.

“Kami berharap Polda Riau dapat menindaklanjuti laporan ini secara objektif dan profesional guna memastikan adanya kepastian hukum, perlindungan terhadap aset negara, serta penegakan hukum yang adil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.

(Red)

Kamis, April 24, 2025

AKBP Farouk Lepas Kontingen Inhil Jambore Karhutla Provinsi Riau

Indragiri Hilir,- AKBP Farouk Oktora melepas Kontingen Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk mengikuti Jambore Kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) tahun 2025 di Bumi Perkemahan Tahura, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak Provinsi Riau.

Pelepasan perwakilan Inhil itu dilaksanakan pada Rabu malam (23/4/2025), di lapangan Mapolres Inhil .

Kapolres Inhil, AKBP Farouk menuturkan,keikutsertaan Kabupaten Inhil sebagai bentuk dukungan dan partisipasi aktif untuk mensukseskan Gerakan Pramuka Inhil dalam upaya penanggulangan Karhutla di Provinsi Riau.

"Jambore Karhutla tahun 2025 ini diselenggarakan di Kabupaten Siak, dengan peserta dari seluruh Kabupaten Kota se Provinsi Riau," tuturnya. 

Kapolres menjelaskan,kontingen Kabupaten Inhil sendiri terdiri dari Pramuka Penegak dan Pandega terpilih dari berbagai gugus depan. 

"Mereka membawa misi edukatif untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap Karhutla melalui pelatihan,simulasi,dan penyuluhan bagi seluruh peserta Jambore," jelasnya.

Ia berharap para peserta dapat berkontribusi secara nyata dalam membentuk generasi peduli lingkungan. 

"Para peserta agar menjaga sikap selama mengikuti kegiatan karena membawa nama baik daerah,bukan sekadar mewakili gugus depan. Kami berpesan kepada adik-adik, ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin, jaga tutur kata dan perilaku, karena apa yang kalian lakukan akan menjadi penilaian bagi penyelenggara dan peserta lainnya. Kalian adalah wajah Inhil di ajang ini,” pesan Kapolres.

Sebelum dilepas, para peserta jambore Kabupaten Inhil telah diberikan paket P3K,uang saku dan kaos kontingen. 

Pelepasan dihadiri Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Inhil H Junaidi Ismail, Wakil Ketua Bidang Binawasa Pramuka Inhil Darwisman, Wakil Ketua Bidang Sarpras Pramuka Inhil Mugiono dan Kabag Ops Polres Inhil Kompol Deni Afrial.

Senin, Maret 17, 2025

Kapolres Inhil Akan Tindak Tegas Premanisme Berkedok Ormas

Indragiri Hilir,- Polri memastikan Indonesia harus terbebas dari ancaman premanisme kepentingan pribadi atau kelompok, untuk itu Polres Indragiri Hilir (Inhil) akan menindak tegas premanisme berkedok ormas yang mengganggu Keamanan masyarakat. 
Hal tersebut ditegaskan Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora,senin (17/3/2025).

Kapolres berkomitmen dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak aksi pemerasan berkedok ormas.

Polres Inhil dan jajaran tidak akan mentoleransi segala bentuk premanisme yang mengancam pelaku usaha dan investasi serta mengganggu stabilitas ekonomi daerah.

“Sesuai dengan instruksi Kapolri, kami Polres Inhil akan menindak tegas aksi premanisme berkedok ormas. Tidak boleh ada oknum yang menggunakan nama ormas untuk melakukan pemerasan,pungutan liar, atau aksi yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Sebelum melakukan penindakan hukum lanjut, pihaknya mengedepankan langkah preventif dan preemtif dengan melakukan himbauan dan sosialisasi pembinaan maupun melalui media sosial, serta koordinasi dengan berbagai pihak.

“Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan para pelaku usaha agar lebih waspada terhadap aksi premanisme berkedok ormas. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik,masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan setiap bentuk gangguan terhadap pelaku usaha,” kata Kapolres.

Ia mengimbau seluruh pengusaha dan masyarakat tidak ragu melaporkan segala bentuk pemerasan, intimidasi, atau gangguan terhadap masyarakat yang dilakukan oleh oknum anggota ormas tertentu ke layanan Kepolisian 110.

“Masyarakat dan pengusaha dapat melaporkan melalui hotline layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan segala bentuk gangguan keamanan dan tindak premanisme,” tegasnya.

Minggu, Maret 09, 2025

Kapolres Inhil AKBP FAROUK OKTORA, S.H., S.I.K,Giat SABAR Bagikan Makan Sahur dan Beras Kepada Masyarakat

Indragiri Hilir  - Kapolres Inhil AKBP FAROUK OKTORA, S.H., S.I.K., bersama jajaran menggelar kegiatan SABAR (Sahur Bersama Masyarakat) pada Sabtu (08/03/2025) pagi. 
Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 03.00 WIB, kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, sekaligus menciptakan suasana Ramadhan yang penuh kehangatan, aman, dan kondusif.

Tampak hadiri dalam kegiatan tersebut, Kapolres Indragiri Hilir, AKBP FAROUK OKTORA, S.H., S.I.K., Wakapolres Indragiri Hilir, KOMPOL RIZKI HIDAYAT, S.E., S.I.K., M.H., Para Pejabat Utama Polres Indragiri Hilir, Para Tokoh Masyarakat Kab. Indragiri Hilir,  

Para Anggota Komunitas Bikers “Anak Bawang Gagage” Kab. Indragiri Hilir, Rekan-rekan Media dan Insan Pers Kab. Indragiri Hilir,Para Himpunan Mahasiswa Kabupaten Indragiri Hilir, Para perwira dan Bintara Polres Inhil, Serta para warga dan masyarakat yang hadir pada kesempatan tersebut.

Sebagai bagian dari kegiatan, Kapolres Inhil bersama komunitas bikers, mahasiswa, dan wartawan melakukan konvoi menggunakan sepeda motor untuk membangunkan sahur warga Kota Tembilahan. Tak hanya itu, Kapolres juga membagikan makanan sahur dan paket beras kepada pedagang serta masyarakat yang melintas di sekitar Pasar Tumpah, Jalan Sudirman, Tembilahan.

Setelah berbagi makanan sahur, kegiatan dilanjutkan dengan sahur bersama dan ditutup dengan Shalat Subuh berjamaah di Masjid Al-Zayn 1, Jalan Swarna Bumi, Tembilahan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, terutama di bulan Ramadhan. Kami ingin menciptakan suasana yang aman, nyaman, serta mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ungkap AKBP Farouk Oktora.

 Masyarakat menyambut positif inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang.

Kegiatan tersebut selesai sekira pukul 05.30 WIB, selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan terkendali.

Report: Sudirlam

Jumat, Maret 07, 2025

Kapolda Riau Tinjau Penanganan Banjir di Rumbai, Salurkan Bantuan dan Gelar Trauma Healing

Pekanbaru – Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Riau, Ny. Nindya M. Iqbal, melakukan kunjungan ke lokasi terdampak banjir di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, pada Jumat (7/3/2025).
 Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir, memastikan kelancaran evakuasi, serta menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Riau meninjau dapur umum yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak, serta mengecek kesiapan tim medis dari Biddokkes Polda Riau yang memberikan layanan kesehatan gratis. Selain itu, Kapolda juga memantau proses evakuasi warga yang masih berada di daerah rawan banjir guna memastikan keselamatan mereka.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak terdampak bencana, Tim Trauma Healing Bidang Psikologi Polda Riau menggelar kegiatan khusus untuk membantu mereka mengatasi trauma akibat banjir. Trauma healing ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman dan semangat bagi anak-anak dalam menghadapi situasi sulit yang mereka alami.

Selain melakukan pengecekan fasilitas dan memastikan ketersediaan bantuan logistik, Kapolda Riau juga mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi warga yang terdampak banjir. Ia menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas di lapangan harus bekerja maksimal dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang terdampak banjir mendapatkan bantuan yang dibutuhkan, baik dalam bentuk logistik, layanan kesehatan, maupun dukungan psikologis. Kami juga mengimbau agar personel terus melakukan pemantauan dan pengamanan agar situasi tetap kondusif,” ujar Irjen Pol Mohammad Iqbal.

Selain Kapolda Riau dan Ketua Bhayangkari Daerah Riau, kunjungan ini turut dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han, PJU Polda Riau, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeky Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., serta jajaran PJU Polresta Pekanbaru dan para Kapolsek. Turut hadir pula Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, S.E., M.M., beserta jajaran Forkopimda dan para kepala dinas Kota Pekanbaru, Direktur PTPN V Riau Jatmiko Krisna Santosa, Kepala Basarnas Kota Pekanbaru, Kepala BNPB Kota Pekanbaru, pengurus Bhayangkari Daerah Riau, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB dan berjalan dengan aman serta kondusif. Selama kunjungan, Kapolda Riau juga menginstruksikan agar tenda posko siaga banjir dipasang dengan alas yang lebih baik untuk memberikan kenyamanan bagi para pengungsi.

Melalui aksi kemanusiaan ini, diharapkan masyarakat terdampak banjir dapat merasakan kehadiran dan kepedulian pemerintah serta aparat keamanan dalam membantu mereka melewati masa sulit. Polda Riau dan instansi terkait akan terus bersinergi untuk memastikan penanganan bencana banjir di Pekanbaru berjalan optimal
Report: Sudirlam

Bersama Bupati, Kapolres Inhil Tanam Jagung di Lahan THIP Estate Sengkawang Desa Tajung Simpang

Indragiri Hilir,- Bersama Bupati Inhil H Herman, Kapolres AKBP Farouk Oktora menanam jagung bekerjasama dengan PT. TH Indo Plantations (THIP) dalam rangka mendukung swasembada pangan tahun 2025.
Penanaman jagung dilaksanakan pada Jumat (7/3/2025) di Kebun Sengkawang Desa Tanjung Simpang PT. THIP Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil. 

Kegiatan dihadiri Bupati Inhil H Herman, Kapolres AKBP Farouk Oktora,Asisten II Setda Junaidy Ismail, Kapolsek Pelangiran Iptu Anton Hilman, Camat Pelangiran Hardinata,Kepala Regional 2 PT THIP Pelangiran Khaidir Sitorus dan para Staf dan Karyawan PT THIP.
 
Kapolres Inhil AKBP Farouk mengatakan lahan yang ditanami jagung seluas 3 hektar. 

"Dua hektar ditanami jagung pipil pada lahan monokultur dan satu hektar ditanami jagung pipil pada lahan tumpangsari dengan total bibit kurang lebih sebanyak 45 kilogram," paparnya. 

Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung dan membangun lumbung pangan di desa-desa, daerah Pelosok di seluruh nusantara.

"Sehingga dapat mengurangi ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap impor bahan pangan, sesuai dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia," jelasnya.

KAPOLDA RIAU SAFARI SUBUH RAMADHAN DI MASJID NURUL HIJRAH KAB. PELALAWAN

Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Hijrah Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Kamis, (6/3/2025). 
Acara yang berlangsung mulai pukul 05.15 WIB ini dihadiri Bupati Pelalawan Zukri Misran, beserta istri, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Riau, unsur Forkopimda Kabupaten Pelalawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus masjid dan masyarakat setempat. 

Dalam sambutannya, Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, menegaskan bahwa keamanan adalah faktor utama dalam mendukung dinamika kehidupan masyarakat, termasuk di Kabupaten Pelalawan. Dalam wawancara eksklusif, beliau menjelaskan bagaimana kepolisian bersama TNI menjaga stabilitas wilayah demi kelancaran aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. 

Menurut Irjen Pol Mohammad Iqbal, memimpin sebuah kabupaten bukanlah tugas yang mudah. "Kabupaten itu kompleks, di dalamnya ada manusia, sumber daya, organisasi, kelompok, dan berbagai dinamika lainnya. Tugas polisi dan TNI ini intangible, tidak bisa diukur dengan angka, tetapi dampaknya terasa dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya. 

Beliau menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dapat dilihat dari bagaimana masyarakat dapat beraktivitas secara efisien dan efektif. 

“Salah satu indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pelalawan yang terbaik di Provinsi Riau. Stabilitas keamanan dan politik adalah faktor mendasar, yang dijaga oleh TNI dan Polri, tetapi tetap membutuhkan peran serta masyarakat,” lanjutnya. 

Dalam menghadapi bulan suci Ramadhan, Polda Riau menerapkan strategi khusus dengan melakukan operasi mandiri kewilayahan. 

“Biasanya kami menjalankan tugas rutin, tetapi di bulan Ramadhan ini, kami menggunakan formula khusus untuk melayani dan mengayomi masyarakat agar kekhusyukan dan keberkahan Ramadhan tetap terjaga,” jelasnya. 

Salah satu bentuk operasi ini adalah safari Ramadhan, di mana jajaran kepolisian turun langsung menyapa masyarakat. Selain itu, pengamanan dilakukan pada saat tarawih dan berbuka puasa untuk memastikan ketertiban. 

“Kami juga ikut membangunkan sahur, menggunakan kopiah sebagai simbol keberagaman. Ini menunjukkan bahwa toleransi adalah ciri khas Indonesia,” tambahnya. 

Meskipun jumlah personel TNI-Polri terbatas, stabilitas keamanan di Riau tetap terjaga berkat peran aktif masyarakat. Kapolda menekankan pentingnya kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat dalam menjaga keamanan lingkungan. 

“Kami mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan menjaga lingkungannya sendiri. Pendekatan kami adalah sentuhan kemanusiaan. Saya perintahkan jajaran kepolisian untuk mendekati masyarakat, mencuri hati mereka agar bersedia membantu menjaga keamanan bersama,” jelasnya. 

Beliau menutup wawancara dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi. "Keamanan bukan hanya tugas polisi dan TNI, tetapi tanggung jawab kita semua. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa memastikan Riau tetap aman dan kondusif," pungkasnya. 

Acara berlangsung dengan penuh kekhusyukan, ditutup dengan kultum dan penyerahan bingkisan dari Kapolda Riau Irjen Pol  Mohammad Iqbal didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Riau, Indria Iqbal, kepada pengurus Masjid Nurul Hijrah sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat setempat. 

Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan sinergi antara seluruh pihak semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pelalawan serta Provinsi Riau secara umum.

Kamis, Maret 06, 2025

Polda Riau Kerahkan Semua Kekuatan Bantu Korban Banjir

Artha News -PEKANBARU - Pemukiman warga di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, masih terendam banjir hingga Kamis (6/3/2025) dini hari. 
Ratusan warga harus dievakuasi dari rumah. Namun tidak sedikit warga yang masih bertahan.

Hal ini diketahui saat Wakapolda Riau Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo bersama sejumlah pejabat Polda Riau melakukan pantauan langsung malam tadi. 
Dengan menggunakan perahu karet milik Direktorat Polairud Polda Riau, jenderal bintang satu ini turut menyusuri pemukiman yang terendam.

Ada sekitar satu meter lebih ketinggian air yang masuk hingga ke rumah-rumah warga. Selain melihat kondisi warga, Brigjen Jossy juga turut membagikan makanan berupa mie instan dan obat-obatan. 
Brigjen Jossy juga terlihat langsung mengantarkan ke tangan masyarakat yang masih berdiam di rumah. Satu persatu rumah di datangi. Bahkan hujan sempat turun ketika Wakapolda berada di lokasi. 

"Ada logistik berupa makanan kemudian ada paket obat-obatan. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk peduli dan memperhatikan masyarakat terdampak," sebut Brigjen Jossy di lokasi.

Ia turut mengerahkan personel Brimob untuk membantu evakuasi masyarakat. Di lokasi, Wakapolda memerintahkan personel untuk stand by 24 jam dan sigap bila ada masyarakat membutuhkan pertolongan. 

"Kami minta personel stand by. Apapun yang dibutuhkan masyarakat, kamj minta supaya sebisanya ditolong," pinta Wakapolda.

Usai melakukan peninjauan, Wakapolda mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh kekuatan untuk membantu korban banjir. 

Tidak hanya di Pekanbaru, beberapa kabupaten/kota terdampak turut mendapat perhatian Korps Bhayangkara.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah di daerah. Kemudian atas perintah langsung Bapak Kapolda, bahwa seluruh personel dikerahkan untuk membantu korban banjir," imbuhnya.

Jumat, Februari 28, 2025

Bejat!!! Pimpinan Pondok Pesantren di Inhil Kemuning Cabuli Santrinya Dengan Modus Pengobatan

Inhil, Kemuning Riau - Seorang Pimpinan Pondok Pesantren di Indragiri Hilir, Provinsi Riau lakukan pencabulan terhadap seorang Guru TK dengan modus pengobatan alternatif.
Kasus pencabulan ini terjadi pada Jumat, 7 Februari 2025 lalu,di sebuah ruang kelas TK di Desa Keritang, Kecamatan Kemuning. Adapun modus pelaku melakukan perbuatan bejatnya, adalah memanfaatkan kondisi korban yang sering pingsan.

Dimana pelaku berpura-pura memberikan pengobatan alternatif atau ruqyah. Saat korban  pingsan dan tidak sadarkan diri,pelaku melancarkan aksi bejatnya.

Menurut keterangan Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora dalam press releasenya ( 27/2/2025) bahwa korban seorang guru TK berusia 21 tahun berinisial AJ.Sementara pelaku pencabulan berinisial MJ,Pimpinan Ponpes berusia 49 tahun.

" Pelaku dan korban sudah saling kenal sejak lama. Korban pernah menjadi murid di padepokan milik pelaku selama kurang lebih 5 tahun untuk belajar ilmu agama. Pelaku juga kerap mengirimkan video asusila kepada korban dan mengajaknya menikah siri" terang Kapolres

Dijelaskanya, puncak dari aksi bejat pelaku terjadi saat korban sedang sendirian di ruang kelas TK. Pelaku datang, mencium korban,dan saat korban pingsan, pelaku menyetubuhinya. Korban memang memiliki riwayat sering pingsan akibat kondisi fisik yang lemah dan rasa takut berlebihan.

" Setelah menerima laporan,satuan Reskrim Polres Indragiri Hilir melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur pada 23 Februari 2025 " ungkapnya.

Kemudian polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain pakaian korban dan sebuah ponsel yang berisi video asusila. 

Pelaku dijerat dengan Pasal 286 KUHP tentang pencabulan terhadap perempuan dalam keadaan tidak berdaya,dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun.

Kasus ini menjadi perhatian serius dan menimbulkan keprihatinan di masyarakat.Pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Report: Sudirlam

*Polda Riau Serahkan 2.250 Paket Bantuan Sosial kepada Mahasiswa*

Pekanbaru - Polda Riau menggelar Bakti Sosial Polri Presisi bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Riau. Kegiatan digelar di Rumah Kebangsaan Cipayung Plus komplek purna MTQ, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis (27/2/2025).

Total sebanyak 2.250 paket sembako disiapkan Polda Riau dan seluruh jajaran Polres di 12 kabupaten/kota. Khusus Polda Riau, 1.000 paket bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Riau, Irjen M Iqbal.

Didampingi Wakapolda Brigjen Jossy Kusumo, Kapolda Riau Irjen M Iqbal mengatakan, acara bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan yang digelar bersama secara serentak di 36 Polda seluruh Indonesia.

"Bantuan ini diserahkan secara serentak di seluruh Indonesia yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Bantuan ini diserahkan kepada mahasiswa. Kalau di Polda Riau ada 2.250 paket sembako tahap pertama kita berikan kepada adik-adik mahasiswa," kata Irjen M Iqbal.

Bantuan ini, jelas Kapolda akan diserahkan langsung oleh Direktorat Intelijen Polda Riau kepada seluruh mahasiswa yang telah terdata. "Bantuan diserahkan langsung oleh Dirintel secara by name dan by address.

" Tujuannya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan agar kita saling bermanfaat bagi sesama. Selain itu, juga untuk tetap menjaga kamtibmas di masyarakat.mahasiswa memiliki kontribusi yang sangat besar bagi negeri ini sampai hari ini," ungkapnya.

Kata dia, tugas-tugas kepolisian sangatlah tidak ringan. Untuk itu, strategi soft power harus dijalankan dengan baik, seirama dan penuh kebersamaan. "Ketika keamanan masyarakat bisa terwujud, semua roda kehidupan masyarakat dapat berjalan dengan baik," tuturnya.

Jelang Ramadan, Polda Riau Musnahkan Miras dan Narkoba hingga Knalpot Brong*

ekanbaru - Jelang bulan suci Ramadan, Polda Riau memusnahkan barang bukti hasil penindakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) selama satu bulan penuh, Kamis (27/2/2025).

Barang bukti 184,5 kilogram sabu sabu, 131.261 butir ekstasi, 15,6 kg ganja kering, 16.085 botol miras dan 1.030 unit knalpot bising (brong) dimusnahkan secara bersama-sama.

Disamping Wakapolda Riau, Brigjen Jossy Kusumo  Kapolda Riau Irjen M Iqbal mengatakan, operasi ini digelar bertujuan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan..

"Hari ini kita musnahkan barang bukti dari operasi cipta kondisi kegiatan rutin yang ditingkatkan," kata Irjen M Iqbal.

Dia menegaskan, semua para pelaku narkoba, tempat hiburan malam agar di tutup selama bulan Ramadan. "Kita akan melakukan penegakan hukum dan penegakan perda dari Satpol PP. TNI dan Polri akan mem back-up, kalau masih adapemain narkoba, pengedar, kita akan tindak dengan setegas-tegasnya," tutur Irje Iqbal..

Selain itu, Kapolda juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar dapat menjaga anak-anak nya sehingga terhindar dari segala hal yang merugikan, baik pribadi maupun orang lain.

Seluruh sabu-sabu dan pil ekstasi dimusnahkan dengan cara dicelupkan ke air panas dicampur larutan pembersih. Sedangkan daun ganja kering dibakar dan knalpot brong dipotong menggunakan mesin pemotong besi.

Kamis, Februari 27, 2025

Polres Kuansing Launching Penguatan Program Perkarangan Lestari Untuk Ketahanan Pangan Dan Makan Gizi Gratis

KUANTANSINGINGI,- Polres Kuantan Singingi (Kuansing) secara resmi meluncurkan program Penguatan Perkarangan Lestari melalui Pendekatan Terintegrasi dan Berkelanjutan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan makan gizi gratis. Kegiatan ini berlangsung di Aula Sat Lantas Polres Kuansing pada Senin (24/2/2025) pukul 10.00 WIB.
Hadir dalam acara ini antara lain Kapolres Kuansing AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., Bupati Kuansing yang diwakili oleh Staf Ahli Pemerintahan Daerah Kuansing, H. Doni Aprialdi, M.H., Waka Polres Kuansing KOMPOL Novaldi, S.Sos., M.Si., Pabung Kodim 0302 Inhu-Kuansing MAYOR INF Legimin., Para Kabag dan Kasat Polres Kuansing, Perwakilan Kadis Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan, Sesrianti, S.P., M.Si, dan Ketua Bhayangkari Cabang Kuansing Ny. Nida Angga dan pengurus.

Dalam sambutannya, Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Polres Kuansing dalam mendukung program nasional terkait ketahanan pangan. "Kegiatan ini merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia yang harus kita dukung bersama, sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang mandiri dalam pangan dan tidak bergantung pada impor," ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menekankan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan rumah tangga. "Lahan pekarangan memiliki potensi besar dalam ketahanan pangan. Dengan menanam sayuran di pekarangan rumah, kita bisa mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar dan meningkatkan asupan gizi keluarga," katanya.

Ketua Umum Bhayangkari dalam sambutannya juga menggarisbawahi peran Bhayangkari dalam program ini. "Program Perkarangan Lestari ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga dengan pendekatan yang berkelanjutan. Kami berharap kesadaran akan pentingnya pola makan sehat dan bergizi semakin meningkat, sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekitar, Sebagai bagian dari program ini, Polres Kuansing dan jajaran Polsek secara serentak melaksanakan panen sayur serta penanaman bibit sawi, bayam, selada, dan pakcoy di pekarangan masing-masing" ungkapnya.

Tujuan Program Penguatan Perkarangan Lestari yakni Mendorong anggota Polri dan keluarganya untuk menjadi contoh dalam pemanfaatan pekarangan guna memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, Mengoptimalkan program ketahanan pangan dengan pola satu pekarangan satu sumber pangan bergizi, Menjamin ketersediaan pangan yang berkualitas, beragam, dan aman dengan harga terjangkau, Meningkatkan kesejahteraan petani dan keluarganya, Mengurangi tingkat kemiskinan, terutama di pedesaan, melalui ketahanan pangan yang mantap.

Kapolres Kuansing, AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan di tengah masyarakat."Program Perkarangan Lestari ini sejalan dengan instruksi Presiden RI agar kita semua dapat memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam bahan pangan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, diharapkan setiap keluarga, khususnya anggota Polri dan Bhayangkari, dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan mandiri," ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi keluarga tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan ramah lingkungan. Sebagai bentuk implementasi, Polres Kuansing bersama Polsek jajaran secara serentak melakukan panen sayuran serta penanaman kecambah pembibitan sawi, bayam, selada, dan pakcoy di lahan pekarangan masing-masing.

Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 14.00 WIB dengan situasi aman dan kondusif. "Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya ketahanan pangan mandiri dan dapat memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal untuk kebutuhan gizi keluarga," Pungkas Kapolres.

Sumber: Humas Polres Kuansing

Polres Bengkalis Luncurkan Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari

BENGKALIS, - Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bengkalis dan para pejabat utama Polres, telah meluncurkan program penguatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang mencakup budidaya ikan nila dan penanaman berbagai tanaman. Program ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan.
Acara launching ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 24 Februari 2025, pukul 10.00 WIB, di Pekarangan Pangan Lestari Polres Bengkalis, Jalan Pertanian, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Hadir dalam acara ini, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, S.I.K., M.I.K, Waka Polres Bengkalis KOMPOL Anton Rama Putra, S.H., S.I.K., M.I.K, Kabag SDM Polres Bengkalis KOMPOL Agus Pranata, para Kasat, Kasi, dan Perwira Polres Bengkalis, perwakilan Dinas Pertanian dan perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Ketua Bhayangkari Cabang Bengkalis, Ny. Furi Budi Setiawan, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Bengkalis, Ny. Sherly Anton, dan para Bhayangkari Polres Bengkalis.

Rangkaian acara launching ini meliputi pembacaan doa, penanaman bibit/benih di pekarangan pangan lestari Polres Bengkalis, foto bersama, launching penguatan program pekarangan pangan lestari melalui zoom meeting oleh Ketua Bhayangkari beserta Ibu PJU Mabes Polri.

Dalam hal ini disampaikana Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, S.I.K., M.I.K, mengatakan Program P2L ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan pangan, mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur, dan mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam bercocok tanam guna mewujudkan kemandirian pangan. Kapolres Bengkalis menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan," katanya

Menurut Kapolres Bengkalis  AKBP Budi Setiawan, S.I.K., M.I.K, mengatakan berkomitmen untuk mendukung program ketahanan pangan dan program makan bergizi gratis melalui penguatan program pekarangan pangan lestari," Ucap Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, Senin 24 Februari 2025

Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, S.I.K., M.I.K, menyampaikan program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Situasi selama acara berlangsung terdapat dalam keadaan aman terkendali.

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Riau, Nindia Iqbal Giat Nyata Mendukung Ketahanan Pangan.

Pekanbaru – Kepolisian daerah (Polda) Riau ikut me-launcing secara serentak program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Jalan Fastabiqul Khairat Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Senin 24 Februari 2025.
Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting dan bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan serta program makan bergizi gratis.

Sebelum mengikuti acara launching secara daring, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Riau, Nindia Iqbal bersama Wakapolda Brigjen Pol Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo dan Pejabat Utama serta pengurus Bhayangkari melaksanakan rangkaian kegiatan nyata dalam mendukung ketahanan pangan.

Mereka melakukan penebaran benih ikan lele, nila dan memanen berbagai jenis sayuran hidroponik di lahan binaan Bhayangkari.

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal menyampaikan, bahwa program ini merupakan upaya konkret dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan yang produktif.

“Kami sangat mendukung program ini, karena selain dapat meningkatkan ketahanan pangan, juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan sekitar sebagai sumber pangan yang sehat dan bergizi,” ujar Kapolda riau.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan, khususnya dalam menyediakan makanan bergizi bagi keluarga.

Kegiatan ini merupakan program dari bapak Kapolri untuk mensejahterakan anggota Polri serta membantu masyarakat dan juga memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar perkantoran dan juga rumah agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Selain itu langkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam mengembangkan Pekarangan Pangan Lestari guna menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan. ***