Tampilkan postingan dengan label polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label polri. Tampilkan semua postingan

Selasa, September 15, 2026

Ruang Riung Kamtibmas Polres Banjar di Desa Batulawang

BANJAR – ARTHA-NEWS.COM — Menjaga keamanan tidak selalu harus dimulai dari kantor polisi. Di Dusun Cimanggu, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Polres Banjar memilih duduk bersama warga di Pos Satkamling untuk membicarakan langsung persoalan keamanan lingkungan. Pertemuan itu dikemas dalam Ruang Riung Kamtibmas Polres Banjar, pada Senin (14/9/2026) malam.
 
Selama sekitar satu setengah jam, mulai pukul 21.00 hingga 22.30 WIB, suasana pos ronda menjadi ruang bertukar informasi. Polisi mendengar kondisi wilayah dari masyarakat, sementara warga mendapat ruang untuk menyampaikan berbagai hal yang mereka temui di lingkungan sehari-hari. Kepala Desa Batulawang, unsur TNI, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda hingga para ketua RT dan RW turut hadir dalam pertemuan tersebut.


Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., melalui Kabag Ren Polres Banjar AKP Rahmad Fanani menyampaikan bahwa Ruang Riung Kamtibmas menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan polisi dengan masyarakat. Menurutnya, komunikasi langsung diperlukan agar informasi mengenai situasi wilayah tidak hanya diperoleh ketika terjadi persoalan, tetapi dapat diserap sejak munculnya tanda-tanda awal.
 
"Pesan Kapolres Banjar, masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan. Warga berada paling dekat dengan lingkungan dan memiliki peran besar dalam mengenali setiap perubahan situasi," kata Rahmad.
 
Karena itu, penguatan Satkamling menjadi salah satu pesan utama dalam pertemuan tersebut. Kapolres Banjar melalui Kabag Ren mengajak warga mengaktifkan kembali ronda dengan sistem penjagaan yang teratur. Petugas jaga tidak hanya berada di pos, tetapi juga melakukan pemantauan dan patroli lingkungan secara bergantian, terutama pada waktu yang dinilai rawan.
 

Satkamling Sebagai Mata dan Telinga Pertama di Lingkungan
 
Satkamling didorong menjadi mata dan telinga pertama di lingkungan. Warga diminta lebih peka terhadap rumah yang kosong, orang yang tidak dikenal, maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada tindak kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian dengan kekerasan.
 
Namun kewaspadaan itu tetap harus berjalan dalam koridor hukum. Warga diingatkan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri ketika menemukan dugaan pelaku kejahatan. Informasi tersebut cukup segera disampaikan kepada Bhabinkamtibmas atau petugas kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
 
Waspada Kebakaran Lahan Perkebunan Karet
 
Perhatian tidak hanya tertuju pada gangguan keamanan. Kondisi geografis Batulawang yang dikelilingi perkebunan karet juga menjadi pembahasan dalam Ruang Riung Kamtibmas. Memasuki musim kemarau, vegetasi yang mengering dan material mudah terbakar di sekitar perkebunan membuat potensi kebakaran perlu mendapat perhatian lebih.
 
Kapolres Banjar melalui Kabag Ren mengingatkan warga untuk lebih berhati-hati terhadap penggunaan sumber api, terutama di sekitar kawasan perkebunan dan permukiman. Jika muncul asap atau titik api, warga diminta tidak menunggu api membesar, tetapi segera melaporkannya agar langkah penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
 
Dari Pos Satkamling Dusun Cimanggu, Ruang Riung Kamtibmas Polres Banjar membawa pesan sederhana: keamanan akan lebih kuat ketika polisi dan masyarakat tidak berjarak. Dialog, kepedulian, dan keberanian menyampaikan informasi sejak awal menjadi modal penting untuk mencegah gangguan keamanan maupun potensi kebakaran sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha-News Kota Banjar)



Perkuat Sinergi Hukum, Ketua PN Banjar yang Baru Sambangi Kapolres

BANJAR – ARTHA-NEWS.COM — Langkah awal di masa kepemimpinan baru diambil oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Banjar, Andri Lesmana, S.H., M.H. Demi memperkuat koordinasi penegakan hukum di wilayah Kota Banjar, ia melakukan kunjungan kerja resmi ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Banjar pada Senin (14/9/2026).
 
Pertemuan hangat tersebut berlangsung di Ruang Tamu Tantya Sudhirajati. Kedatangan rombongan Ketua PN beserta jajaran hakim disambut langsung oleh Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR, didampingi sejumlah pejabat utama Polres.
 
Membangun Komunikasi Antarlembaga sejak Dini
 
Kunjungan ini bukan sekadar agenda perkenalan biasa. Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis bagi kedua institusi untuk membangun komunikasi yang solid sejak awal masa jabatan Andri Lesmana di Kota Banjar.
 


AKBP Didi Dewantoro menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif silaturahmi ini. Pihaknya menegaskan komitmen penuh Polres Banjar untuk terus menjaga hubungan kelembagaan yang harmonis demi kelancaran penegakan hukum.
 
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Polres Banjar siap berkolaborasi erat dengan Pengadilan Negeri Banjar. Komunikasi terbuka seperti ini akan terus kita pelihara untuk memperkuat sinergi institusi," kata AKBP Didi.
 
Beliau menambahkan bahwa koordinasi yang sinergis antar-aparat penegak hukum (APH) merupakan fondasi penting. Hal ini diperlukan guna memastikan seluruh proses hukum berjalan profesional sesuai dengan koridor tugas dan kewenangan masing-masing.
 
Harapan Layanan Hukum Profesional untuk Masyarakat
 
Senada dengan Kapolres, Ketua PN Banjar Andri Lesmana turut menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Polres Banjar. Ia berharap kemitraan strategis ini dapat berjalan berkesinambungan.
 
"Kami berharap ke depan kolaborasi dan koordinasi antara PN Banjar dan Polres Banjar dapat semakin diperkuat demi memberikan pelayanan hukum terbaik," tutur Andri.
 
Dalam agenda silaturahmi tersebut, tampak hadir sejumlah pejabat utama Polres Banjar, di antaranya:
 
- Kasat Intelkam: AKP Joko Dwi Haryono, S.H., M.M., CPHR
- Kasat Narkoba: AKP Asep Musa Dinata, S.I.P., M.M., CPHR
- Kasat Lantas: AKP Priyo Sumbodo, S.E.
- Kasat Reskrim: AKP Pramono Adi Sayang Buana, S.H., M.H.
 
Melalui komunikasi yang terus terjalin erat, kedua instansi di Kota Banjar ini optimistis dapat menghadirkan pelayanan publik serta penegakan hukum yang semakin transparan, adil, dan profesional.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha-News Kota Banjar)
 
 
 

Sabtu, September 12, 2026

Laka Laut di Pantai Barat Pangandaran: 9 Orang Selamat, Kapolres Imbau Wisatawan Patuhi Aturan


Catatan Redaksi
Artikel ini telah diperbarui guna menyempurnakan sistem navigasi, pelabelan, serta kualitas isi demi kenyamanan pembaca dan kinerja penelusuran yang optimal di mesin pencari Google.
 
PANGANDARAN, ARTHA-NEWS.COM — Kecelakaan laut menimpa sebuah perahu wisata yang mengangkut sembilan orang wisatawan asal Karawang di kawasan Pantai Barat Pangandaran. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 5 April 2025, sekitar pukul 12.30 WIB siang.
 
Perahu wisata tersebut dilaporkan terbalik di area perairan antara Pos 4 dan Pos 5, tepat di depan Hotel Laut Biru, Pantai Barat Pangandaran. Lokasi kejadian ini sebenarnya masuk ke dalam zona larangan berenang bagi para pengunjung.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula saat perahu pesiar wisata membawa rombongan wisatawan ke tengah laut. Ketika hendak kembali dan menyisir pinggir pantai—sekitar 25 meter dari bibir pantai—mesin perahu tiba-tiba dimatikan oleh nahkoda. Di saat yang bersamaan, gelombang tinggi sekitar 2,5 meter datang menerjang hingga membuat perahu terbalik dan karam.
 
Beruntung, tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Pangandaran, Basarnas, Balawista, serta relawan SAR yang bersiaga di sekitar lokasi langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Sembilan wisatawan beserta kru perahu berhasil diselamatkan, meskipun beberapa korban harus dilarikan ke puskesmas terdekat karena mengalami syok dan sesak napas akibat terlalu banyak menelan air laut.
 
Menanggapi insiden ini, Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., langsung turun ke lokasi untuk memantau situasi dan memberikan instruksi tegas terkait keselamatan di kawasan wisata.
 
"Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pangandaran agar selalu mematuhi rambu-rambu keselamatan yang ada. Jangan memaksakan diri untuk berenang atau menaiki perahu wisata jika kondisi ombak sedang tinggi," tegas AKBP Mujianto saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
 
Kapolres juga menambahkan bahwa pihak kepolisian bersama pemangku kepentingan terkait akan mengevaluasi operasional perahu wisata di sepanjang garis pantai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Untuk sementara waktu, aktivitas kapal pesiar wisata di area rawan dihentikan dan patroli pengawasan diperketat.
 
(UG)

ARTHA-NEWS
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 

Persija vs Persib di GBK: Kapolres Banjar Dorong Viking Gelar Nobar Tertib

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Jelang duel panas Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P. mengajak para suporter untuk mengutamakan keselamatan. Pihaknya mendorong Bobotoh untuk memilih opsi nonton bareng (nobar) ketimbang memaksakan diri datang ke stadion.
 
Ajakan tersebut sejalan dengan imbauan Ketua Distrik Viking Banjar Patroman, Asep Muhamad Rumasyah alias Asep Asbrut, kepada para anggotanya yang berada di Kota Banjar maupun di perantauan, khususnya wilayah Jabodetabek.
 
Imbauan Viking Banjar Patroman: Jangan Paksa ke GBK
 
Asep meminta seluruh anggota Viking untuk tidak memaksakan diri datang langsung ke GBK Jakarta. Sebagai gantinya, suporter didorong menyaksikan pertandingan melalui acara nonton bareng (nobar Persib) di wilayah masing-masing.
 
Kapolres Banjar menilai pilihan tersebut sebagai bentuk kedewasaan suporter dalam memberikan dukungan. Menurutnya, kecintaan terhadap Persib tidak harus selalu dibuktikan dengan hadir langsung di tribun stadion, terlebih demi mematuhi regulasi ketertiban demi keselamatan bersama.
 
"Dukungan kepada Persib tidak harus dengan datang ke stadion. Nobar bisa menjadi pilihan untuk tetap memberikan dukungan sekaligus menjaga keselamatan dan ketertiban. Kami mengapresiasi imbauan Viking Banjar Patroman yang mengajak anggotanya menahan diri," ujar AKBP Didi.
 
Kapolres Banjar Ingatkan Aturan Tertib Nobar dan Lalu Lintas
 
Selain menahan diri untuk tidak ke Jakarta, Kapolres juga mengingatkan suporter yang mengikuti nobar agar tetap menjaga ketertiban, baik di lokasi acara maupun saat perjalanan pulang.
 
"Bagi yang melaksanakan nobar, mari jaga keamanan dan ketertiban bersama. Patuhi rambu-rambu lalu lintas, utamakan keselamatan, dan hindari penggunaan knalpot brong. Jangan sampai euforia pertandingan mengganggu masyarakat lainnya," katanya.
 
Menurut Kapolres, fanatisme dan ketertiban bukan dua hal yang harus dipertentangkan. Suporter tetap dapat bernyanyi, memberikan dukungan, dan merayakan kemenangan dengan tetap menghormati aturan serta lingkungan sekitar.
 
Ia berharap momentum laga klasik Persija vs Persib ini menjadi bukti bahwa suporter sepak bola Indonesia sudah semakin sportif dan bertanggung jawab.
 
"Silakan dukung Persib dengan penuh semangat. Tetapi tetap jaga diri, jaga ketertiban, dan jaga nama baik komunitas. Menang atau kalah, persaudaraan dan keamanan tetap yang utama," tutur AKBP Didi.
 
Pesan dari Banjar itu sederhana: tak perlu memaksakan ke GBK, dukungan tetap bisa bergema dari tempat masing-masing. Nobar tertib, lalu lintas aman, Persib tetap didukung.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha-News Kota Banjar)
 
 

Viking Banjar Patroman Imbau Suporter Tak Paksakan Hadir ke GBK

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Antusiasme tinggi menyambut laga klasik Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) mendapat perhatian khusus dari kelompok suporter. Ketua Distrik Viking Banjar Patroman, Asep Muhamad Rumasyah alias Asep Asbrut, meminta anggotanya menahan diri demi keselamatan bersama. Ia mengimbau anggota Viking Banjar Patroman yang berada di perantauan, khususnya wilayah Jabodetabek, maupun yang berangkat dari Banjar, untuk tidak memaksakan hadir langsung ke stadion.
 
Dukung Persib Lewat Nobar yang Tertib
 
Menurut Asep, memberikan dukungan kepada Pangeran Biru tidak harus selalu dilakukan dengan datang langsung ke tribun stadion.
 
"Bagi teman-teman Viking yang berada di perantauan, khususnya di Jabodetabek, maupun teman-teman dari Banjar, kami mengimbau untuk menahan diri dan tidak memaksakan hadir ke Stadion Gelora Bung Karno. Dukungan untuk Persib tetap bisa kita berikan dari tempat masing-masing melalui nobar," ujar Asep Asbrut.
 
Ia juga mengingatkan para anggota yang menggelar nonton bareng (nobar) untuk tetap menjaga ketertiban umum dan keselamatan di jalan raya.
 
"Bagi yang melaksanakan nobar, mari kita jaga keamanan dan ketertiban, baik di lokasi maupun saat perjalanan. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan hindari penggunaan knalpot brong. Kita ingin dukung Persib dengan cara yang positif dan tidak merugikan orang lain," tambahnya.
 
Pesan ini menjadi ajakan nyata agar fanatisme sepak bola tetap berjalan beriringan dengan kedewasaan suporter.
 
Apresiasi dari Polres Banjar
 
Langkah preventif dari pengurus suporter ini mendapat respons positif dari pihak kepolisian. Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., melalui Kasubsi Penmas Sihumas Bripka Apep Maulana Sidik, mengapresiasi imbauan tersebut.
 
"Kami mengapresiasi sikap Viking Banjar Patroman yang mengajak anggotanya untuk menahan diri dan memilih cara yang lebih aman dalam memberikan dukungan. Ini merupakan bentuk kedewasaan suporter dalam menyikapi pertandingan dengan tensi tinggi," kata Bripka Apep.
 
Pihak Polres Banjar turut mengingatkan agar euforia pertandingan tidak merusak ketertiban umum. Masyarakat diminta tetap mematuhi aturan lalu lintas, tidak memakai knalpot bising, serta menghormati pengguna jalan lain.
 
Bagi Viking Banjar Patroman, esensi dukungan tidak memudar meski terhalang jarak. Semangat mengawal Persib Bandung tetap menyala secara positif tanpa harus mengorbankan keselamatan bersama.
 
(Rena Yusnita) 
Kabiro Banjar Artha-News
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 

Kamis, September 10, 2026

Humas MAN 3 Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba Bersama Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Humas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tasikmalaya di bawah koordinasi Dra. Hj. Eti, M.Pd., menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba secara eksternal pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya dan berlangsung di Masjid Nurul Arafah MAN 3 Tasikmalaya.
 
Tampak hadir dalam acara tersebut para guru, Kepala MAN 3 Tasikmalaya H. Husen, M.Pd., Waka Bidang Kurikulum Dede Taryana, M.Pd., dan Pembina Keagamaan Putra H. Ihsan Rois, S.Pd., bersama jajaran Satresnarkoba Polres Kota 
 
Sebagai pemateri hadir IPTU Wahidin, S.H., KBO Satresnarkoba Polres Tasikmalaya, Kota dan AIPTU Heri Purnomo, Baur Unit Lidik Satresnarkoba Polres Tasikmalaya. Dalam pemaparannya, para pemateri menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan, dampak hukum bagi pengguna dan pengedar, serta modus peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelajar.
 
Dra. Hj. Eti, M.Pd., selaku penanggung jawab kegiatan humas menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bagian dari program eksternal madrasah. "Kegiatan ini kami gelar untuk membentengi siswa dari pengaruh negatif narkoba, sekaligus menguatkan nilai agama dan kesadaran hukum sejak dini," ujarnya.
 
Sementara itu, H. Husen, M.Pd., selaku Kepala MAN 3 Tasikmalaya mengapresiasi sinergi dengan kepolisian. "Kami berharap melalui sosialisasi ini siswa MAN 3 menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan bersih dari narkoba," tegasnya.
 
Dede Taryana, M.Pd., selaku Waka Bidang Kurikulum juga mengucapkan terima kasih kepada Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota atas materi dan sinergi yang diberikan. "Terima kasih kepada pihak kepolisian. Materi ini sangat bermanfaat dan akan kami dukung untuk diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran di madrasah," ucapnya.
 
H. Ihsan Rois, S.Pd., selaku Pembina Keagamaan Putra menekankan peran penting pembinaan keagamaan. "Masjid harus menjadi pusat pembinaan. Dengan iman yang kuat, insya Allah siswa akan mampu menolak ajakan yang menjerumuskan," katanya.
 
Kegiatan berlangsung khidmat, lancar, dan ditutup dengan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh para peserta.
 
(Yana-Artha-news)
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 

Polres Banjar Edukasi 38 Siswa SMKN 3 Paham Kecerdasan Buatan, Siapkan Generasi Cerdas di Era AI

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan berkembang begitu cepat dan mulai masuk ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Menyadari hal tersebut, Polres Banjar memilih tidak tinggal diam. Melalui program "Paham AI", kepolisian turun langsung ke sekolah untuk membekali pelajar agar mampu memahami teknologi yang kini semakin dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.
 
Sebanyak 38 siswa SMKN 3 Banjar menjadi peserta edukasi dan sosialisasi Pelatihan Pelatih (TOT) Paham AI yang digelar pada Rabu, 9 September 2026. Tim trainer Polres Banjar bersama personel Bagian Sumber Daya Manusia hadir sejak pukul 08.00 WIB, membawa materi yang tidak berhenti sekadar pada pengenalan teknologi, tetapi mendorong siswa memahami dasar-dasar AI secara mendalam.
 
Di hadapan para siswa, tim trainer juga memperkenalkan Senopati Academy sebagai platform pembelajaran resmi. Para peserta kemudian langsung mengikuti tes awal dan tes akhir melalui aplikasi tersebut untuk mengukur tingkat pemahaman sebelum dan setelah mendapatkan materi pelatihan. Seluruh 38 siswa berhasil menyelesaikan tahapan pengujian tanpa kendala. Setelah rangkaian edukasi selesai, masing-masing peserta memperoleh Sertifikat Paham AI melalui website Senopati Academy.
 
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., M.H., M.A.P., CPHR., menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak boleh hanya diikuti sebagai tren semata, tetapi harus dibarengi dengan pemahaman, kecakapan, dan sikap bertanggung jawab.
 
"AI sudah menjadi bagian dari perkembangan zaman. Karena itu, pelajar harus dipersiapkan agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami bagaimana memanfaatkannya secara tepat, cerdas, dan bertanggung jawab," tegas Kapolres Banjar.
 
Menurutnya, sekolah menjadi ruang strategis untuk membangun pemahaman tersebut sejak dini. Edukasi ini diharapkan membuat generasi muda lebih siap menghadapi perubahan teknologi sekaligus mampu melihat AI sebagai alat yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri, bukan sebagai ancaman yang harus ditakuti.
 
Langkah Polres Banjar ini menempatkan institusi kepolisian bukan hanya sebagai pihak yang hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga ikut mengambil bagian aktif dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan baru di era digital. Dari ruang kelas SMKN 3 Banjar, pesan yang dibawa cukup jelas: teknologi akan terus berkembang, dan generasi muda harus lebih siap menghadapinya. Polres Banjar memilih mengambil peran sejak sekarang — mendorong pelajar untuk paham sebelum menggunakan, dan bijak sebelum menyebarkan.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha-News Kota Banjar)
 
 

Polres Tasikmalaya Kota Ungkap Identitas Mayat Pria yang Ditemukan Mengambang di Sungai Citanduy


Catatan Redaksi:
Artikel ini diperbarui guna memperbaiki SEO Google, navigasi, dan label demi kenyamanan pembaca.
 
TASIKMALAYA KOTA, ARTHA-NEWS.COM — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota resmi mengungkap identitas jenazah berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Citanduy, tepatnya di kawasan Kampung Benteng, Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. Penemuan ini sempat menjadi sorotan warga sekitar dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat sebelum identitas korban berhasil diketahui secara pasti.
 
Setelah dilakukan proses identifikasi secara menyeluruh dan ketat oleh Tim Identifikasi dan Kriminalistik (Inafis) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bekerja sama dengan tim medis dari RSUD Dr. Sukardjo, mayat pria tersebut diketahui bernama Eman, berusia 49 tahun. Ia merupakan warga asli Kampung Cibuntu, RT 01/RW 04, Desa Cinagara, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, yang dikabarkan hilang dari tempat tinggalnya beberapa waktu sebelum ditemukan.
 
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono melalui Kasat Reskrim AKP Fetrizal, membenarkan secara resmi bahwa identitas korban telah berhasil terungkap dan jenazah telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai adat istiadat setempat.
 
"Ya sudah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarganya," ungkap Kasat Reskrim kepada awak media di Mapolres Tasikmalaya Kota pada Kamis, 11 April 2024.
 
Ia menjelaskan lebih lanjut, berkaitan dengan penyebab pasti korban meninggal dunia dan bagaimana jenazah korban bisa berada di lokasi tersebut, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan secara intensif dan mendalam. Berbagai langkah penyidikan telah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi yang melihat kejadian, pemeriksaan dokumen medis, serta penelusuran jejak terakhir korban sebelum ditemukan di Sungai Citanduy.
 
"Masih terus melakukan penyelidikan dan mendalami berkaitan penyebab tewasnya korban. Kami belum dapat memastikan apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur lain, jadi mohon bersabar menunggu hasil penyelidikan selanjutnya," jelas AKP Fetrizal.
 
Sebelumnya, pada hari Selasa, 9 April 2024, mayat pria yang saat itu belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran Sungai Citanduy oleh warga yang sedang beraktivitas di tepi sungai. Warga yang menemukan segera melaporkan ke pihak berwenang, dan petugas kepolisian dari Polsek Purbaratu segera melakukan pengamanan lokasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi dengan hati-hati ke RSUD Dr. Sukardjo untuk dilakukan pemeriksaan medis jenazah, pencocokan data, serta proses identifikasi lebih lanjut hingga akhirnya terungkap identitas almarhum Eman.
 
(Tim Artha-News)


Bagi Anda Yang Berminat Gabung Menjadi Jurnalistik Hub no di bawah ini 

Polres Tasikmalaya Kota Tangkap 3 Pengedar Sabu, Amankan 464 Gram Narkotika


Catatan Redaksi:
Artikel ini diperbarui guna memperbaiki navigasi dan label sesuai SEO Google demi kenyamanan pembaca.

POLRES TASIKMALAYA KOTA, ARTHA-NEWS.COM — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Tasikmalaya Kota berhasil membongkar jaringan peredaran gelap narkotika dan menangkap tiga pengedar narkoba jenis sabu dengan total barang bukti mencapai hampir setengah kilogram, tepatnya seberat 464 gram. Penangkapan ini merupakan hasil operasi berkelanjutan yang dilakukan petugas selama bulan Agustus 2024 dalam rangka menekan peredaran narkoba di wilayah hukum Kota Tasikmalaya.
 
Ketiga tersangka yang berhasil diamankan oleh tim Satnarkoba masing-masing berinisial A, H, dan T. Dari ketiganya, tersangka berinisial T diketahui merupakan residivis yang sebelumnya telah terlibat dalam kasus serupa, sehingga penangkapan ini menjadi langkah penting untuk memutus rantai peredaran narkoba yang dilakukan secara berulang-ulang.


Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono melalui Kasat Narkoba AKP Imanudin, menjelaskan bahwa para tersangka menggunakan modus operandi pengedaran narkoba dengan sistem tempel, yang dinilai cukup rapi dan sulit dilacak. Narkoba dibungkus secara cermat dalam plastik permen atau sedotan dan kemudian ditempatkan di lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya oleh operator. Setelah barang tersimpan di tempat yang disepakati, lokasi penyimpanan sabu tersebut baru diinformasikan kepada pembeli oleh operator melalui komunikasi jarak jauh.
 
"Penangkapan ini merupakan hasil operasi intensif selama bulan Agustus. Kami berhasil mengamankan tiga tersangka dalam dua kasus berbeda yang saling berhubungan. Salah satu tersangka, berinisial T, adalah residivis yang sebelumnya juga terlibat dalam kasus narkoba jenis sabu," ungkap AKP Imanudin kepada wartawan di Mapolres Tasikmalaya Kota pada Rabu, 4 September 2024.
 
Ia menambahkan, selain sabu seberat 464 gram, petugas juga menyita berbagai barang bukti lainnya yang digunakan untuk kegiatan pengedaran, termasuk alat hisap sabu, beberapa unit handphone, korek api, timbangan digital, serta plastik pembungkus dan perlengkapan lainnya yang digunakan oleh para tersangka.
 
Kasat Narkoba menegaskan, bahwa para tersangka akan dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang tentang Narkotika, khususnya Pasal 127 Ayat (1) huruf a: "Setiap Penyalah Guna Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun." Sementara itu, jika terbukti sebagai pengedar, ancaman pidana yang dihadapi jauh lebih berat sesuai ketentuan pasal lain dalam undang-undang yang sama.
 
Saat ini ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah ditahan di Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan diserahkan kepada kejaksaan sesuai prosedur yang berlaku.

(Humas polres)

Senin, September 07, 2026

Polres Banjar Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Purwaharja, 49 Adegan Diperagakan

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Penyidik Satreskrim Polres Banjar menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap korban Asep Komara. Proses rekonstruksi ini berlangsung di Blok Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, pada Senin, 7 September 2026.
 
Proses rekonstruksi berlangsung dari pukul 13.05 hingga 14.40 WIB dengan memperagakan sebanyak 49 adegan di lima lokasi berbeda. Rangkaian adegan tersebut menggambarkan secara rinci aktivitas pelaku hingga terjadinya tindak pidana pembunuhan terhadap korban. Tersangka Sarifudin alias Uuk memperagakan langsung sejumlah adegan dalam rekonstruksi tersebut. Sementara itu, peran korban diperagakan oleh Dahli sebagai pemeran pengganti. Setiap adegan diperagakan secara berurutan sesuai konstruksi perkara yang telah disusun oleh penyidik.
 
Uji Kesesuaian Fakta Kasus Pembunuhan di Purwaharja
 
Proses rekonstruksi tidak hanya menjadi bagian dari tahapan penyidikan, tetapi juga untuk melihat kembali rangkaian peristiwa secara langsung di lokasi kejadian. Penyidik mencermati setiap adegan untuk memastikan kesesuaiannya dengan keterangan yang telah diperoleh selama penyidikan. Rekonstruksi tersebut turut dihadiri oleh pihak Kejaksaan Negeri Banjar melalui Kasi Pidum. Kehadiran jaksa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari koordinasi penanganan perkara sekaligus melihat langsung proses rekonstruksi yang dilakukan penyidik. Salah satu lokasi yang menjadi bagian rekonstruksi yakni sebuah warung kopi di Blok Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal. Di lokasi tersebut, sejumlah adegan yang berkaitan dengan perkara diperagakan kembali oleh tersangka.
 
Penjelasan Satreskrim Polres Banjar Terkait Berkas Perkara
 
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., melalui Kasat Reskrim Polres Banjar IPTU Pramono Adi Sayang Buana, S.H., M.H., mengatakan rekonstruksi menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk memperjelas rangkaian peristiwa.
 
"Rekonstruksi dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai rangkaian kejadian sekaligus mencocokkan keterangan tersangka maupun saksi dengan fakta yang ditemukan penyidik," ujar IPTU Pramono Adi Sayang Buana.
 
Menurutnya, setiap adegan yang diperagakan menjadi bagian dari proses penyidikan untuk menguji kesesuaian keterangan dengan fakta di lapangan. Penyidik juga mendokumentasikan seluruh rangkaian rekonstruksi sebagai bagian dari kelengkapan berkas perkara. Kehadiran pihak Kejaksaan dalam rekonstruksi turut memperkuat koordinasi antara penyidik dan penuntut umum. Langkah tersebut penting untuk memastikan proses penanganan perkara berjalan secara cermat dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
 
Perkara tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/51/VIII/2026/SPKT/Polres Kota Banjar/Polda Jawa Barat tanggal 7 Agustus 2026. Dengan selesainya rekonstruksi, penyidik Satreskrim Polres Banjar kini melanjutkan tahapan penyidikan untuk merampungkan berkas perkara. Seluruh proses hukum selanjutnya akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang telah diperoleh penyidik.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha-News Kota Banjar)
 
 

Minggu, September 06, 2026

Polres Banjar Bagikan Masker Antisipasi Abu Anak Krakatau

BANJAR, ARTHA‑NEWS.COM — Mengantisipasi potensi dampak jatuhnya abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Polres Banjar bergerak cepat membagikan masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di sejumlah titik strategis Kota Banjar, pada Minggu (6/9/2026). Langkah kesiapsiagaan ini dilakukan demi melindungi kesehatan warga sekaligus mencegah dampak lebih luas apabila abu vulkanik menyebar ke wilayah Kota Banjar.
 
Aksi sosial berlangsung mulai pukul 13.15 WIB. Personel Polres Banjar turun langsung ke lapangan untuk membagikan masker sekaligus memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang berpotensi terdampak. Pembagian masker menyasar sejumlah titik keramaian dan aktivitas masyarakat, di antaranya Jalan Didi Kartasasmita, Terminal Terpadu, Jalan Letjen Suwarto, Jalan Hugeng, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Raya Banjar–Pangandaran, Taman Bakti, Alun‑alun Kota Banjar, serta kawasan perumahan dan permukiman warga.
 
Kesiapsiagaan Polres Banjar Lindungi Kesehatan Warga
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan sekaligus kepedulian Polres Banjar terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. “Kami mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Gunakan masker sebagai langkah pencegahan, jaga kesehatan, serta tetap waspada terhadap perkembangan situasi,” ujarnya.
 
Jajaran Satuan Lalu Lintas, Satuan Samapta, Polsek Banjar, Polsek Purwaharja, dan Polsek Langensari terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Masker diberikan kepada pengendara maupun warga yang beraktivitas di ruang terbuka agar perlindungan diri dapat dilakukan sejak dini. Polres Banjar juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan informasi resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan tetap mengikuti arahan dari pihak berwenang.
 
Di tengah aktivitas masyarakat yang tetap berjalan, kehadiran personel di lapangan diharapkan memberikan rasa aman sekaligus memastikan langkah pencegahan dapat dilakukan sejak awal. Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan lainnya yang diduga akibat paparan abu vulkanik.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha‑News Kota Banjar)
Artha‑News: Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat

Karhutla Landa Curug Taneuh Kota Banjar, Damkar & TNI Bergerak Cepat Padamkan Api

KOTA BANJAR, ARTHA‑NEWS.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Curug Taneuh, Kota Banjar pada Jumat (4/9/2026). Peristiwa yang terjadi di tengah musim kemarau berkepanjangan ini sempat memicu kepanikan warga setelah kobaran api dengan cepat meluas dan membakar area perkebunan pisang milik warga.
 
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, tiupan angin kencang serta tumpukan material daun dan batang pisang yang telah kering membuat lidah api menjalar dengan sangat cepat ke segala arah. Asap hitam pekat tampak membumbung tinggi, menyelimuti area sekitar dan mengganggu pandangan pengguna jalan yang melintas.
 
Merespons situasi darurat tersebut, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar bersama jajaran TNI‑AD langsung bergerak cepat menuju lokasi. Sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memblokade pergerakan api agar tidak meluas ke pemukiman warga yang berdekatan. Petugas berpakaian lengkap tampak berjibaku menyisir titik‑titik api di antara lahan yang telah menghitam dan gosong. Setelah berjuang beberapa jam, amukan si jago merah akhirnya berhasil dikendalikan, dan petugas segera melakukan proses pendinginan (cooling down) secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan kebakaran tidak kembali berkobar.
 
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil berupa kerusakan lahan kebun milik warga tidak dapat dihindari.
 
Menyikapi rentetan peristiwa karhutla yang marak terjadi belakangan ini, pihak Damkar Kota Banjar kembali mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat. Warga diminta untuk sama sekali tidak melakukan pembakaran sampah di lahan terbuka dan tidak membuang puntung rokok sembarangan selama musim kemarau. Bagi warga yang melihat kemunculan titik api sekecil apa pun, diharapkan segera menghubungi layanan darurat Damkar Kota Banjar di nomor (0265) 2730804, call center 113, atau melalui akun Instagram resmi @damkarkotabanjar.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha‑News Kota Banjar)
Artha‑News: Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat

Sabtu, September 05, 2026

Kapolda Jabar Hadiri Undangan Pangandaran Air Show 2026

PANGANDARAN, ARTHA‑NEWS.COM — Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menghadiri undangan kegiatan Pangandaran Air Show 2026 yang digelar di Susi International Beach Strip, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan kedirgantaraan bergengsi ini diselenggarakan bersama tokoh nasional sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014–2019, Susi Pudjiastuti.
 
Turut hadir sejumlah pejabat tinggi, tokoh penting, dan jajaran Forkopimda: Gubernur Jawa Barat, Irjen Kemenimipas Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Wakapolri periode 2011–2013 Komjen Pol. (Purn) Drs. Nanan Soekarna, serta Komandan Lanud Wiriadinata Tasikmalaya. Dari unsur daerah hadir Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., beserta Dandim 0625/Pangandaran. Acara juga disambut antusiasme pengusaha kedirgantaraan yang turut meramaikan dukungan pelaksanaan.
 
Kehadiran Kapolda beserta jajaran menjadi wujud nyata dukungan terhadap kegiatan penerbangan sekaligus event pariwisata berskala nasional di wilayah hukum Polres Pangandaran. Pangandaran Air Show 2026 digagas Susi Air dan berlangsung 4–6 September 2026, menghadirkan lebih dari 60 pesawat dan paramotor dari berbagai organisasi, klub, serta komunitas penerbangan Indonesia.
 
Pada hari utama ini, masyarakat dan wisatawan menyaksikan beragam atraksi udara meliputi pertunjukan aerobatik dan manuver penerbangan oleh pilot serta atlet profesional. Selain itu tersedia sesi Joy Flight pukul 16.00 WIB serta Public Walkaround pukul 17.00 WIB guna memungkinkan pengamatan pesawat secara dekat.
 
Sinergitas Polri, TNI, pemerintah daerah, dan penyelenggara diharapkan memperkuat kolaborasi pengamanan dan kelancaran. Ajang ini berfungsi sebagai sarana edukasi penerbangan sekaligus pendorong pariwisata dan perekonomian wilayah. Sepanjang pelaksanaan, Polres Pangandaran dan unsur terkait terus bersiaga penuh guna memastikan acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.

(Ugeng)
ARTHA-NEWS
Analisis Referensi Tajam handal akurat 

Jumat, September 04, 2026

Kapolda Jabar Bersama Kapolres dan Wali Kota Banjar Resmikan barak dalmas di wilayah hukum polres

BANJAR, ARTHA‑NEWS.COM — Kapolda Jawa Barat secara resmi bersama Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., serta Wali Kota Banjar, meresmikan barak dalmas yang berada di lingkungan wilayah hukum Polres Banjar. Kegiatan penuh makna ini berlangsung khidmat dan tertib di wilayah Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, tepatnya pada Jumat (4/9/2026).
 
Dalam momen bersejarah tersebut, terlihat jelas Kapolda Jabar, Kapolres Banjar, beserta Wali Kota Banjar berjalan beriringan di atas karpet biru sebagai tanda persatuan dan kesinambungan tugas negara. Langkah mereka didampingi secara rapi oleh jajaran perwakilan TNI, pejabat utama Polres Banjar, serta unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan daerah lainnya yang turut hadir menyaksikan peristiwa tersebut.
 
Penguatan Infrastruktur Keamanan Wilayah Hukum Banjar
 
Peresmian ruangan Dalmas ini merupakan wujud nyata dari langkah strategis peningkatan sarana dan prasarana yang lebih baik bagi Polres Banjar. Hal ini bertujuan memperkuat landasan dalam menjalankan tugas‑tugas kepolisian, khususnya dalam hal pengamanan unjuk rasa, penanganan dinamika sosial, serta segala bentuk kegiatan masyarakat yang membutuhkan pendampingan keamanan. Fasilitas baru ini dirancang khusus untuk mempercepat mobilisasi personel cadangan saat menghadapi situasi darurat di lapangan.
 
Di bagian belakang area kegiatan, terlihat pula kendaraan taktis milik satuan Dalmas Polres Banjar yang sudah disiagakan lengkap dengan peralatannya. Kehadiran fasilitas baru yang representatif ini diharapkan mampu menunjang kinerja anggota agar semakin maksimal dan profesional saat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat luas. Integrasi sistem komunikasi mutakhir di dalam ruangan ini juga disiapkan guna mempermudah koordinasi lintas sektoral secara cepat.
 
Secara keseluruhan, rangkaian acara berjalan aman, lancar, dan mendapatkan apresiasi tinggi dari unsur pemerintahan daerah Kota Banjar serta pihak yang hadir. Sinergitas yang kuat ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha‑News Kota Banjar)
Artha‑News: Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat

Senin, Agustus 31, 2026

Warga Masih Beraktivitas, Polsek Pataruman Perkuat Deteksi Dini Gangguan Malam

Banjar – Sejumlah aktivitas warga masih berlangsung cukup hidup di wilayah Kota Banjar ketika malam mulai turun dan melarut. Kondisi nyata ini menjadi perhatian utama Polsek Pataruman yang memilih mengedepankan pendekatan komunikasi langsung dan humanis melalui sistem patroli dialogis, tepatnya pada Minggu (30/8/2026).
 
Kegiatan berjalan teratur mulai pukul 20.30 WIB, di mana tiga personel yang ditugaskan bergerak terencana mendatangi sejumlah lokasi strategis: jalur pergerakan kendaraan utama serta pusat‑pusat aktivitas warga yang masih berdenyut. Rute meliputi Jalan Banjar–Pangandaran hingga kawasan sekitar Pasar Karang Taruna, yang dipantau dengan ketelitian penuh.
 
Bukan sekadar berkeliling pasif, personel turut mencermati setiap dinamika yang berkembang di lapangan. Pengguna jalan raya, para pedagang, petugas keamanan, lingkungan pertokoan, perkantoran, hingga kelompok pemuda yang berkumpul turut menjadi perhatian sepanjang perjalanan patroli.
 
Di setiap titik yang disambangi, terjalin komunikasi hangat antara petugas dan warga setempat. Pendekatan ini dilakukan guna mengetahui kondisi terkini secara langsung sekaligus mendeteksi lebih awal jika terdapat tanda‑tanda situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun rasa aman.
 
Arus lalu lintas pun diawasi cermat. Personel memantau pergerakan lancar kendaraan roda dua maupun roda empat, khususnya di ruas jalan yang masih cukup padat dilalui warga yang belum pulang.
 
Kapolsek Pataruman AKP Hadi Winarso, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa jalinan komunikasi erat dengan masyarakat adalah sarana paling efektif memahami situasi keamanan sesungguhnya.
 
“Patroli bukan hanya soal kehadiran fisik semata. Kami ingin benar‑benar merasakan apa yang terjadi di tengah masyarakat dan menjamin setiap potensi gangguan dapat diketahui sejak awal,” tegasnya.
 
Menghadapi cuaca yang tidak menentu, warga pun diingatkan soal keselamatan, serta disarankan menghubungi Call Center 110 jika membutuhkan layanan kepolisian. Kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan kondusif.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha‑News Kota Banjar)
 
Artha‑News — Analisis, Referensi, Tajam, Handal, Akurat

Rabu, Agustus 26, 2026

Semarak HUT RI ke‑81 Polres Banjar: Kebersamaan dan Kegembiraan di Lapangan Apel

BANJAR, ARTHA‑NEWS — Polres Banjar mengubah Lapangan Apel menjadi pusat kegembiraan menyambut peringatan Kemerdekaan RI ke‑81, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menyatukan seluruh personel serta keluarga besar dalam suasana santai namun penuh semangat persaudaraan.
 
Acara diawali apel dan olahraga bersama, dilanjutkan pembukaan perlombaan oleh Kapolres. Lomba bakiak, balap kelereng, joget balon dan estafet tepung menjadi sorotan utama—menguji bukan hanya kecepatan, melainkan kekompakan tim yang erat. Suasana hangat dan tawa lepas tercipta tanpa sekat kedinasan.
 
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., menegaskan: “Ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana mempererat ikatan batin dan sportivitas pasukan setelah rutinitas tugas yang padat.” Turut hadir Wakapolres Banjar, pejabat utama, serta pengurus Bhayangkari yang berpartisipasi aktif.
 
Kekompakan dan kerja sama terlihat jelas sebagai kunci keberhasilan dalam setiap cabang lomba. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah guna menambah antusiasme peserta. Secara keseluruhan, perayaan berjalan aman, meriah dan kondusif sebagai bukti persatuan internal yang kuat.
 
Pelapor: Rena Yusnita – Kepala Biro Artha‑News Kota Banjar
Artha‑News – Analisis, Referensi, Tajam, Handal, Akurat

Selasa, Agustus 25, 2026

Polri Bangun Fasilitas Air Bersih hingga Perbaiki Tempat Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-78

Jakarta,– Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-78, Polri melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial, diantaranta pembangunan fasilitas air bersih dan perbaikan rumah ibadah di berbagai wilayah Indonesia.


Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada Selasa, 25 Agustus 2026, demi kelengkapan data, penataan navigasi, serta pengoptimalan standar penelusuran dan SEO. Isi fakta berita tetap sah serta tidak mengalami perubahan substansi.

Jakarta,– Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-78, Polri melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial, diantaranta pembangunan fasilitas air bersih dan perbaikan rumah ibadah di berbagai wilayah Indonesia.

Asisten Logistik (Aslog) Kapolri, Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengungkapkan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang mengalami krisis air bersih dan tempat ibadah yang perlu diperbaiki. Dia menyebut hingga kini, Polri telah berhasil membangun 237 titik air bersih dari target 337 titik di seluruh Indonesia.

"Kami fokus pada daerah-daerah yang sangat membutuhkan, dengan harapan dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas kesehatan masyarakat," ujar Argo yang juga Ketua Panitia Bakti Sosial Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2024).

Argo menyebut, pembangunan fasilitas air bersih oleh Polri melibatkan perbaikan sumber-sumber air yang ada, pemasangan pompa air, dan pembangunan saluran distribusi air. Program ini juga mencakup edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sumber air.

WWW.ARTHA-NEWS.COM Sementara Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, menyampaikan bahwa program ini adalah bagian dari upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat. Selain membantu mengatasi krisis air bersih, ujar Sandi, pihaknya berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

"Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari kehadiran Polri di tengah-tengah mereka," tutur Sandi.

Selain pembangunan fasilitas air bersih, Polri juga melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial lainnya dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78. Di antaranya adalah bedah rumah, perbaikan dan pembersihan tempat ibadah, serta pemberian bantuan sosial berupa paket sembako. Hingga kini, Polri telah mendistribusikan 186.338 paket sembako dari total 410.838 paket sembako.


(Humas)

Rabu, Agustus 19, 2026

Polres Banjar tanam bawang putih di dataran rendah, dukung swasembada nasional

Oleh: Rena Yusnita
Artha-News Kota Banjar
 
BANJAR – Sebuah langkah strategis demi memperkuat ketahanan pangan nasional diwujudkan oleh Polres Banjar Polda Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Banjar dan Kelompok Tani Mulyasari. Pihaknya menggelar kegiatan penanaman bawang putih secara serentak di wilayah Binangun, Kecamatan Pataruman, pada Selasa (19/8/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari gerakan nasional besar yang dilaksanakan bersamaan di 17 provinsi seluruh Indonesia, di bawah arahan langsung Kapolri untuk mempercepat terwujudnya swasembada bawang putih dalam negeri.
 
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepatuhan dan dukungan terhadap program prioritas negara di sektor pangan. “Bapak Kapolri telah memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk turun langsung mendukung para petani agar berani menanam bawang putih secara meluas. Hari ini kita dari Polres Banjar bekerja sama erat dengan Pemkot Banjar serta Kelompok Tani Mulyasari yang dipimpin oleh Bapak Jojo, melaksanakan penanaman di lahan seluas kurang lebih satu hektar dengan sebanyak 600 batang tanaman,” ujarnya di lokasi kegiatan.
 
Hal yang paling istimewa dan menjadi sorotan utama, penanaman ini merupakan uji coba perdana di Kota Banjar yang dilakukan pada ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut (MDPL). Pihaknya sengaja menggunakan varietas unggulan khusus yang dikembangkan agar dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen yang memuaskan meski ditanam di kawasan dataran rendah—kondisi yang biasanya kurang mendukung bagi tanaman jenis ini.
 
“Ini adalah langkah awal yang sangat berharga bagi kemajuan pertanian di daerah kita. Kita semua berdoa dan berharap uji coba ini nantinya berhasil dengan hasil yang maksimal dan dapat menjadi contoh bagi wilayah sekitar,” tambahnya dengan penuh harap.
 
Kegiatan yang penuh semangat ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Banjar, Dr. H. Supriana, M.Pd. Keinginan besar tertuju pada kegiatan ini agar ke depannya dapat memutus rantai ketergantungan terhadap impor produk pertanian. “Harapannya ke depan bawang putih kita cukup hasil sendiri dan tidak perlu lagi mendatangkan dari luar negeri. Sedikit demi sedikit namun pasti, kita dukung program bersama para petani agar cita-cita swasembada pangan sepenuhnya bisa terwujud di bumi pertiwi,” tegas AKBP Didi di hadapan para petani dan pejabat yang hadir.
 
Gerakan penanaman serentak ini menjadi bukti nyata sinergi yang kokoh antara lembaga kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat tani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana dicanangkan secara simbolis oleh Kapolri di Nusa Tenggara Barat. Semangat gotong royong ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk lebih peduli dan berkontribusi aktif memajukan pertanian lokal yang mandiri dan berkelanjutan.
 
Artha-News: Analitis, Tajam, Handal, dan Akurat 

Sabtu, Agustus 15, 2026

Pengabdian Tanpa Batas, Aipda Anumerta Anditya Munartono Gugur Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran


PANGANDARAN, ARTHA-NEWS.COM — Tangis haru sekaligus duka mendalam menyelimuti masyarakat Jawa Barat atas gugurnya seorang anggota kepolisian yang berhati mulia. Aipda Anumerta Anditya Munartono, personel dari Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota, gugur saat melaksanakan tugas mulia menyelamatkan nyawa orang lain di tengah ganasnya arus Pantai Barat Pangandaran.
 
Peristiwa duka ini terjadi pada 3 Januari 2025. Saat itu, sejumlah wisatawan terseret arus kuat di kawasan Pantai Barat Pangandaran dan terancam bahaya. Melihat situasi darurat tersebut, Aipda Anditya Munartono tanpa ragu menerjang ombak dan meluncur ke tengah lautan untuk melakukan penyelamatan. Dengan segenap tenaga dan pengabdiannya, ia berjuang melawan arus demi menyelamatkan nyawa para wisatawan.
 
Nyawa para wisatawan berhasil diselamatkan. Namun, pengabdian Aipda Anditya harus berakhir di sana. Ia gugur di medan tugasnya — meninggalkan teladan keberanian, ketulusan, dan pengorbanan yang tiada batas bagi sesama.
 
Atas aksi heroik dan pengorbanan nyawanya tersebut, Kapolri memberikan penghormatan tertinggi. Aipda Anditya Munartono dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa secara anumerta, sebagai bentuk pengakuan negara atas pengabdian tulus almarhum yang menempatkan keselamatan orang lain di atas keselamatan dirinya sendiri.
 
Kenaikan pangkat luar biasa ini menjadi bukti nyata bahwa pengorbanan almarhum tidak sia-sia. Aipda Anumerta Anditya Munartono telah membuktikan dengan nyawanya makna pengabdian tanpa batas kepada negara dan masyarakat. Namanya kini terukir abadi sebagai pahlawan keselamatan yang gugur di garis depan tugas pengabdiannya.
 
Jasa, keberanian, dan pengorbanan Aipda Anumerta Anditya Munartono tidak akan pernah dilupakan oleh bangsa ini. Selamat jalan, Pahlawan Pantai Pangandaran. Pengabdianmu abadi di hati kami semua.

Artikel diperbarui: 15 Agustus 2026
 
Reporter: Ug
Editor: Redaksi Artha-News
Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat

Selasa, Juli 28, 2026

Pemkot Banjar Siap Bantu Pengobatan Korban, Kapolres Didi Tegaskan Proses Hukum Tetap Berjalan

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM – Pemerintah Kota Banjar memastikan akan membantu biaya pengobatan korban penganiayaan bernama Deni alias Dekat. Komitmen resmi itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Banjar, Darsono, dalam pertemuan yang berlangsung di Pendopo Kota Banjar, Jumat (25/7/2026).
 
Pertemuan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, pihak kepolisian, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk dari Perhimpunan Masyarakat Batak Banjar Sekitarnya yang diwakili Lambok Siahaan, selaku Pembina PMBBS.
 
Kapolres Banjar, AKBP Didi, menegaskan dalam kesempatan itu bahwa pihaknya akan terus menindaklanjuti kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku secara objektif tanpa pandang bulu. Sementara itu, perwakilan Persatuan Batak Lambok siahaan juga menyampaikan sikap tegas organisasinya terkait kejadian tersebut.
 
"Kami tidak membenarkan tindakan kekerasan apa pun. Sesama orang Batak sekalipun, kalau salah tetap salah dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku," tegas perwakilan organisasi.
 
 Rangkuman Hasil Pertemuan:
 
- Wali Kota Darsono: Pemkot siap membantu penuh biaya pengobatan korban.
​
- Kapolres AKBP Didi: Proses hukum akan dilanjutkan dan dituntaskan sesuai aturan.
​
- Lambok Siahaan / Perhimpunan Masyarakat Batak Banjar Sekitarnya: Tidak ada pembenaran atas tindakan kekerasan dan siap mendukung proses hukum.
 
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah, mencegah kesalahpahaman berkepanjangan, serta memberikan kepastian hukum yang adil bagi korban maupun seluruh warga Kota Banjar. Mari kita kawal bersama agar keadilan benar-benar dapat ditegakkan.
 
— Analisis - Referensi - Tajam - Handal - Akurat —
(Kabiro Banjar: Rena Yusnita)
 
  CATATAN REDAKSI:
Berita ini disusun berdasarkan keterangan resmi dari pihak berwenang dan organisasi terkait. Redaksi senantiasa menjaga keberimbangan informasi dan siap memuat tanggapan atau bantahan dari pihak lain terkait peristiwa ini secara terbuka.