... sisanya tetap ... Polres Banjar Edukasi 38 Siswa SMKN 3 Paham Kecerdasan Buatan, Siapkan Generasi Cerdas di Era AI

Polres Banjar Edukasi 38 Siswa SMKN 3 Paham Kecerdasan Buatan, Siapkan Generasi Cerdas di Era AI

Table of Contents
BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan berkembang begitu cepat dan mulai masuk ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Menyadari hal tersebut, Polres Banjar memilih tidak tinggal diam. Melalui program "Paham AI", kepolisian turun langsung ke sekolah untuk membekali pelajar agar mampu memahami teknologi yang kini semakin dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari.
 
Sebanyak 38 siswa SMKN 3 Banjar menjadi peserta edukasi dan sosialisasi Pelatihan Pelatih (TOT) Paham AI yang digelar pada Rabu, 9 September 2026. Tim trainer Polres Banjar bersama personel Bagian Sumber Daya Manusia hadir sejak pukul 08.00 WIB, membawa materi yang tidak berhenti sekadar pada pengenalan teknologi, tetapi mendorong siswa memahami dasar-dasar AI secara mendalam.
 
Di hadapan para siswa, tim trainer juga memperkenalkan Senopati Academy sebagai platform pembelajaran resmi. Para peserta kemudian langsung mengikuti tes awal dan tes akhir melalui aplikasi tersebut untuk mengukur tingkat pemahaman sebelum dan setelah mendapatkan materi pelatihan. Seluruh 38 siswa berhasil menyelesaikan tahapan pengujian tanpa kendala. Setelah rangkaian edukasi selesai, masing-masing peserta memperoleh Sertifikat Paham AI melalui website Senopati Academy.
 
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., M.H., M.A.P., CPHR., menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak boleh hanya diikuti sebagai tren semata, tetapi harus dibarengi dengan pemahaman, kecakapan, dan sikap bertanggung jawab.
 
"AI sudah menjadi bagian dari perkembangan zaman. Karena itu, pelajar harus dipersiapkan agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi memahami bagaimana memanfaatkannya secara tepat, cerdas, dan bertanggung jawab," tegas Kapolres Banjar.
 
Menurutnya, sekolah menjadi ruang strategis untuk membangun pemahaman tersebut sejak dini. Edukasi ini diharapkan membuat generasi muda lebih siap menghadapi perubahan teknologi sekaligus mampu melihat AI sebagai alat yang dapat digunakan untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri, bukan sebagai ancaman yang harus ditakuti.
 
Langkah Polres Banjar ini menempatkan institusi kepolisian bukan hanya sebagai pihak yang hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga ikut mengambil bagian aktif dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan baru di era digital. Dari ruang kelas SMKN 3 Banjar, pesan yang dibawa cukup jelas: teknologi akan terus berkembang, dan generasi muda harus lebih siap menghadapinya. Polres Banjar memilih mengambil peran sejak sekarang — mendorong pelajar untuk paham sebelum menggunakan, dan bijak sebelum menyebarkan.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha-News Kota Banjar)
 
 

👁 Views: 0

Posting Komentar