Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan

Jumat, Oktober 23, 2026

Kawal Aksi Mahasiswa PSDKU Unpad, Kapolres Pangandaran Siap Melayani

Artha-News.Com | Pangandaran
 
Aksi unjuk rasa dan audiensi yang digelar oleh ratusan mahasiswa dari Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Padjadjaran (Unpad) Pangandaran berlangsung aman, damai, dan tertib. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa menyampaikan berbagai poin aspirasi sekaligus evaluasi kritis terkait dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
 
Kedatangan para demonstran disambut langsung oleh Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran. Suasana yang hangat dan humanis terasa saat Kapolres menyampaikan sambutan dan apresiasi kepada para mahasiswa yang hadir.
 
"Selamat datang pejuang aspirasi, kami siap melayani dan menjaga. Mari kita bersama-sama menjaga Harkamtibmas serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang bermartabat secara intelektual," ujar AKBP Ikrar Potawari saat menyapa massa aksi.
 
Saat proses penyampaian aspirasi berlangsung, sempat muncul niat sebagian mahasiswa untuk membakar ban bekas menggunakan bensin. Langkah ini segera dicegah secara persuasif oleh Kapolres, sehingga suasana kembali kondusif dan proses dilanjutkan dengan audiensi bersama Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Bapak Asep Nurdin, di Ruang Paripurna.
 
Jajaran Kepolisian Resor Pangandaran tetap memberikan pengawalan ketat sepanjang kegiatan, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan komunikatif terhadap seluruh peserta aksi.
 
Kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa ini berakhir dengan tertib tanpa insiden yang mengganggu ketertiban umum. Pada penutup acara, pihak kepolisian dan penyelenggara menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menyampaikan pendapat di muka umum dengan cara yang bijak, santun, dan bertanggung jawab.
 
Kehadiran aparat kepolisian mendapat respons positif dari masyarakat. Pendekatan preventif dan komunikasi terbukti efektif menjaga ketertiban. Evaluasi kritis dari mahasiswa menjadi catatan penting bagi pihak legislatif. Diharapkan sinergi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan aparat dapat terus terjaga demi keamanan dan kemajuan Pangandaran.
 
(UG)
 
 

Aksi Nyata Peduli Alam, Jajaran Polres Pangandaran Bersihkan Kawasan Wisata Pantai Barat

Pangandaran, Artha-News.com — Dalam upaya nyata menjaga keasrian dan keindahan lingkungan pesisir, seluruh personel Polres Pangandaran melaksanakan kegiatan apel pagi yang langsung dirangkaikan dengan aksi sosial bersih-bersih sampah di kawasan Spectrum Pantai Barat Pangandaran, pada Jumat pagi, 23 Oktober 2026.
 
Kegiatan peduli lingkungan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 08.15 WIB ini dikomandoi langsung oleh Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K. Turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut jajaran Pejabat Utama Polres Pangandaran, kepala unit fungsi, beserta seluruh anggota kepolisian setempat.
 
Dalam arahannya, Kapolres Pangandaran menyampaikan bahwa gerakan peduli kelestarian alam ini merupakan bukti konkret dedikasi institusi kepolisian dalam ikut serta merawat kebersihan wilayah pantai, yang notabene merupakan pusat pariwisata sekaligus ikon utama andalan perekonomian masyarakat Kabupaten Pangandaran.
 
"Peran kita sebagai anggota Polri tidak melulu terfokus pada pengamanan serta penegakan ketertiban masyarakat. Lebih dari itu, kita wajib memberikan contoh yang baik kepada publik dalam merawat kebersihan alam, melestarikan ekosistem lingkungan hidup, sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat," tegas AKBP Ikrar Potawari.
 
Beliau juga menitipkan pesan mendalam agar seluruh personel menjalankan tugas pembersihan pantai ini dengan ketulusan hati, komitmen tanggung jawab yang tinggi, serta senantiasa memperhatikan aspek keselamatan kerja di lapangan selama kegiatan berlangsung.
 
Aktivitas memungut dan mengangkut sampah di sepanjang garis pantai ini menjadi salah satu bentuk penerapan program kerja presisi yang menekankan esensi kehadiran institusi Polri di ruang publik, sekaligus wujud bakti nyata kepedulian Polri demi kemaslahatan masyarakat luas.
 
Lewat gerakan kebersihan yang sederhana namun bermakna ini, diharapkan kawasan destinasi wisata Pantai Barat Pangandaran dapat senantiasa terjaga kebersihannya, terlihat asri dan indah, serta memberikan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi para wisatawan maupun warga masyarakat sekitar.
 
(UG)

Rabu, Oktober 21, 2026

Ruang Riung Kamtibmas Polres Banjar di Kujangsari: Hidupkan Satkamling Tekan Kriminalitas dan Kenakalan Remaja

BANJAR — Jajaran Polres Banjar mempererat kedekatan dengan warga Dusun Citangkolo, Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, melalui kegiatan Ruang Riung Kamtibmas yang digelar pada Senin, 19 Oktober 2026 malam. Pertemuan berlangsung akrab di lingkungan RT 05 RW 02, di mana aparat dan masyarakat duduk bersama membahas keamanan lingkungan serta memperkuat hubungan yang telah terjalin.
 
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar pertemuan formal, melainkan wadah komunikasi terbuka agar warga lebih dekat dengan pihak kepolisian dan merasa nyaman menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungannya. Sejumlah unsur masyarakat hadir, antara lain anggota DPRD, perwakilan Kecamatan Langensari, kepala desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda. Diskusi berjalan hangat dengan fokus pada peran bersama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
 
Salah satu hal utama yang disepakati adalah pentingnya menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan atau Satkamling. Ronda malam swadaya masyarakat dinilai tetap menjadi benteng paling efektif dalam menjaga permukiman, termasuk mencegah kasus pencurian di jam-jam rawan saat warga sedang beristirahat maupun berada di luar rumah.
 
Dalam dialog tersebut, warga juga menyampaikan kendala yang selama ini dirasakan, yakni masih ada keraguan untuk melaporkan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan. Pihak kepolisian mengingatkan bahwa warga dapat melapor kapan saja melalui Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing maupun layanan darurat kepolisian di nomor 110.
 
Selain keamanan lingkungan, pertemuan juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang berkembang di kalangan remaja. Kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras, balap liar, hingga penggunaan knalpot bising menjadi perhatian bersama yang perlu disikapi secara bersinergi oleh keluarga, masyarakat, dan aparat penegak hukum.
 
Kasat Binmas Polres Banjar, IPTU Yudi Asmara, S.Sos., CPHR, menjelaskan bahwa Ruang Riung Kamtibmas ini merupakan cara konkret membangun komunikasi yang lebih dekat dan terbuka antara kepolisian dengan masyarakat. Dengan pertemuan langsung seperti ini, setiap persoalan yang muncul di lingkungan dapat didengar, dibahas, dan dicarikan solusinya secara lebih tepat dan cepat.
 
Kegiatan ini menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat. Kepedulian setiap warga, komunikasi yang terbuka, serta Satkamling yang berjalan konsisten adalah kunci utama terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman untuk ditinggali. Melalui Ruang Riung Kamtibmas di Kujangsari ini, Polres Banjar berkomitmen menjadikan ruang dialog seperti ini sebagai jembatan berkelanjutan antara masyarakat dan pihak berwenang.
 
Artha-News | Kabiro Banjar — Rena Yusnita
 
 

Selasa, Oktober 20, 2026

HUT Humas Polri ke-75: Polres Banjar dan PMI Gelar Aksi Donor Darah Kemanusiaan

BANJAR, 20 Oktober 2026 — Peringatan HUT Humas Polri ke-75 di lingkungan Polres Banjar diisi dengan aksi nyata yang menyentuh masyarakat. Berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjar, jajaran kepolisian menggelar aksi kemanusiaan berupa kegiatan donor darah pada Selasa, 20 Oktober 2026.
 
Kegiatan berlangsung di kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banjar. Sebanyak 20 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah daerah.
 
Aksi ini diikuti oleh personel Polres Banjar, jajaran Polsek, Aparatur Sipil Negara, serta elemen masyarakat sipil. Sebanyak 23 orang mendaftarkan diri. Setelah pemeriksaan medis, 20 orang dinyatakan memenuhi syarat, sementara 3 orang lainnya ditunda karena alasan kesehatan.
 
Rincian Perolehan Darah
 
Berdasarkan profesi pendonor:
 
- Anggota Polri: 17 orang
- ASN: 2 orang
- Masyarakat sipil: 1 orang
 
Rincian golongan darah:
 
- Golongan A: 3 kantong
- Golongan B: 9 kantong
- Golongan AB: 1 kantong
- Golongan O: 7 kantong
 
Komitmen Kepedulian Polri
 
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., melalui Kasubsi Penmas Si Humas Polres Banjar, Bripka Apep Maulana Sidik, menegaskan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus dukungan nyata terhadap ketersediaan stok darah masyarakat.
 
"Setetes darah yang disumbangkan hari ini adalah harapan besar bagi pasien yang sedang berjuang untuk pulih," ujar Bripka Apep Maulana Sidik.
 
Kerja sama Polres Banjar dan PMI Kota Banjar diharapkan dapat memicu semangat berbagi di tengah masyarakat. Peringatan hari besar tidak harus seremonial, namun dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang berdampak luas bagi kemanusiaan.
 
 
Laporan: Rena Yusnita, Kabiro Banjar Artha-News
 
 

Alasan 20 Personel Polres Samosir Terima Penghargaan

Artha-News.com — SAMOSIR
 
Kapolres Samosir, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H., secara resmi menyerahkan penghargaan kepada 20 personel jajaran Polres Samosir dalam kegiatan apel jam pimpinan di Lapangan Mako Polres Samosir, Selasa (20/10/2026) pagi. Penghargaan ini bukan diberikan tanpa alasan; ada sejumlah kriteria utama yang membuat para personel tersebut layak mendapatkan apresiasi dari pimpinan.
 
Kegiatan penyerahan penghargaan berlangsung sekitar pukul 08.10 WIB dan dihadiri Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, perwira, personel Polres Samosir dan jajaran Polsek, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pegawai Harian Lepas (PHL).
 
Berikut adalah alasan utama mengapa 20 personel tersebut terpilih menerima penghargaan:
 
1. Prestasi, Dedikasi, dan Loyalitas Tinggi
 
Para personel ini dinilai memiliki kedisiplinan yang baik, rasa tanggung jawab yang tinggi, serta loyalitas yang patut diapresiasi dalam menjalankan tugas harian kepolisian.
 
2. Keberhasilan Mengungkap Tindak Pidana
 
Penghargaan diberikan atas keberhasilan dalam pengungkapan berbagai kasus kriminal dan tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Samosir.
 
3. Penyelesaian Laporan Polisi dan Identifikasi Kasus
 
Kinerja yang baik terlihat dari ketepatan waktu dalam proses identifikasi kasus serta penyelesaian laporan polisi yang masuk dari masyarakat.
 
4. Kepatuhan dan Kesiapsiagaan Operasional
 
Para personel ini menunjukkan kepatuhan terhadap perintah pimpinan, kesiapsiagaan yang tinggi dalam setiap operasi, serta pelaksanaan patroli dan pengamanan wilayah secara optimal.
 
5. Ketepatan Pelaporan
 
Laporan-laporan kegiatan disampaikan secara lengkap dan tepat waktu, sehingga memudahkan pemantauan kinerja satuan kerja.
 
6. Pengelolaan Administrasi dan Keuangan Terbaik
 
Penghargaan juga diberikan kepada personel yang menunjukkan prestasi luar biasa dalam pengelolaan administrasi serta keuangan satuan kerja selama tahun 2026.
 
Dalam arahannya, Kapolres Samosir menyampaikan selamat kepada seluruh penerima penghargaan dan berharap capaian tersebut tidak berhenti di sini.
 
“Saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan yang telah menerima penghargaan atas prestasi dan kinerja yang telah dicapai. Saya berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan karena mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada meraihnya,” ujar AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan.
 
Kapolres juga menegaskan bahwa prestasi harus berjalan seiring dengan kedisiplinan, penghormatan terhadap masyarakat, serta pemberian kepastian hukum yang nyata.
 
Apel jam pimpinan berakhir sekitar pukul 08.35 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
 
(NR.Sitohang)
 
 

Senin, Oktober 19, 2026

Peringati HUT Humas Polri ke-75, Polres Banjar Salurkan Bantuan Sembako ke Santri Ponpes Daarul Ikhlas

BANJAR — Memperingati HUT Humas Polri yang ke-75, Polres Banjar menggelar aksi bakti sosial yang menyentuh hati masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan. Pada Selasa, 19 Oktober 2026, jajaran kepolisian menyalurkan bantuan berupa 10 paket sembako kepada para santri di Pondok Pesantren Daarul Ikhlas, yang terletak di Dusun Randegan, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar.
 
Kegiatan ini bukan sekadar penyerahan bantuan, melainkan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui program ini, Polres Banjar ingin menunjukkan bahwa institusi kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan warga di sekitarnya.

 
Kolaborasi Humas dan Sat Binmas Polres Banjar
 
Penyaluran bantuan ini digerakkan oleh personel Bagian Hubungan Masyarakat yang bekerja sama dengan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Banjar. Mereka datang langsung ke lokasi untuk memastikan setiap paket diterima dengan layak dan tepat sasaran.
 
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., menyampaikan pesan kehangatan melalui Kasubsi Penmas Si Humas Polres Banjar, Bripka Apep Maulana Sidik. "Momen HUT Humas Polri ke-75 ini kami jadikan sarana berbagi. Semoga bantuan sederhana ini dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari para santri dan mendoakan mereka dapat belajar dengan tenang," ujar Bripka Apep di lokasi kegiatan.
 
Mempererat Kemitraan Antara Polri dan Masyarakat
 
Pihak kepolisian menekankan bahwa pesan terpenting dari kegiatan ini adalah mempererat ikatan emosional antara Polri dan masyarakat. Pesantren merupakan wadah penting yang mencetak generasi berakhlak mulia, sehingga dukungan yang diberikan diharapkan dapat memotivasi para santri untuk lebih giat menuntut ilmu.
 
Semangat berbagi di usia ke-75 ini menjadi awal bagi Polres Banjar untuk konsisten menghadirkan program sosial yang berkelanjutan, agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin kokoh dan harmonis.
 
Reporter: Rena Yusnita — Kabiro Banjar Artha-News
Editor: Tim Redaksi Artha-News
 


Berantas Knalpot Brong dan Narkoba, Polres Pangandaran Geledah Hiburan Malam

 
PANGANDARAN — Artha-News.com | Sabtu, 17 Oktober 2026
 
Polres Pangandaran terus berupaya menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan wisata bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung. Pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, kepolisian kembali menggelar operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di sejumlah titik strategis Kabupaten Pangandaran. Patroli berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga berakhir dalam keadaan aman dan tertib.
 
Kegiatan ini difokuskan pada pencegahan kejahatan jalanan C3 — pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor — penertiban kendaraan dengan knalpot bising atau yang dikenal sebagai "knalpot brong", serta pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika di tempat-tempat umum.
 
Patroli dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Pangandaran bersama jajaran personel gabungan, sesuai Surat Perintah yang telah diterbitkan sebelumnya. Rute patroli dimulai dari Pos Lantas Tourism Information Center (TIC), menyisir sepanjang Jalan Bulak Laut yang menjadi pusat aktivitas dan keramaian malam, menuju kawasan tempat hiburan malam.
 
Petugas juga melakukan pemeriksaan preventif ke sejumlah tempat hiburan malam, antara lain Star Karaoke dan Akustik Karaoke. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan lingkungan tempat hiburan bebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba, sehingga pengunjung dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Setelah menyisir kawasan pusat keramaian, rombongan patroli mengitari kawasan Pangandaran Sunset Park sebelum akhirnya kembali berkumpul di titik awal Pos Lantas TIC.
 
Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan bersifat preventif sekaligus humanis — mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas terhadap pelanggaran.
 
"Patroli KRYD rutin kami laksanakan untuk menekan potensi gangguan keamanan. Kami tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga menjaga kenyamanan warga dan wisatawan. Keluhan masyarakat mengenai kebisingan knalpot brong kami tanggapi serius, dan kami pastikan kawasan wisata serta tempat hiburan malam di Pangandaran bersih dari peredaran narkoba. Pangandaran harus tetap aman dan nyaman bagi siapa saja yang berkunjung ke sini." — AKBP Ikrar Potawari
 
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, tidak ditemukan gangguan keamanan yang berarti. Situasi di wilayah hukum Polres Pangandaran terpantau aman, tertib, dan kondusif.


(UG)

Sabtu, Oktober 17, 2026

Polres Banjar Musnahkan 2.400 Botol Miras Sitaan di Pataruman

BANJAR, Artha-News — Sebanyak 2.400 botol minuman keras hasil Operasi Antik Lodaya 2026 resmi dimusnahkan di halaman Mapolres Banjar, Sabtu (17/10/2026). Ribuan botol miras tersebut merupakan hasil sitaan dari penggerebekan gudang penyimpanan di Lingkungan Babakansari, Kelurahan Pataruman, pada Jumat (16/10/2026) malam melalui operasi gabungan aparat kepolisian bersama warga.
 
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 10.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono, Wakapolres, jajaran pejabat Polres Banjar, Sekretaris Daerah, sejumlah pejabat pemerintah kota, Ketua Front Persaudaraan Islam (FPI) Banjar, serta perwakilan masyarakat.
 
Secara total, terdapat 200 dus berisi 2.400 botol miras dari enam merek yang dimusnahkan. Rinciannya: Anggur Ginseng 69 dus, Arak Orang Tua 45 dus, Atlas 22 dus, Anggur Merah 23 dus, Kawa Kawa 21 dus, dan Intisari 20 dus.
 
Pemusnahan diawali dengan laporan Kapolres dan penandatanganan berita acara. Kapolres bersama unsur Forkopimda dan perwakilan masyarakat kemudian melakukan pemusnahan secara simbolis, setelah itu seluruh botol dilindas menggunakan alat berat hingga hancur.
 
Komitmen Polres Banjar Berantas Peredaran Miras
 
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro menegaskan bahwa pemusnahan ini bukan sekadar menghilangkan barang bukti, melainkan bentuk nyata komitmen kepolisian dalam menekan peredaran minuman keras di Kota Banjar. Dukungan masyarakat dinilai sangat penting agar upaya ini berdampak nyata di lingkungan.
 
"Pemusnahan ini bukan sekadar menghilangkan barang bukti, tetapi juga menjadi bentuk komitmen untuk menekan peredaran minuman keras di Kota Banjar. Kami berharap upaya ini mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat sehingga lingkungan tetap aman dan generasi muda terlindungi dari dampak buruk miras," ujar Kapolres.
 
Senada dengan itu, Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono mengapresiasi langkah tegas tersebut. Menurutnya, menjaga keamanan dan kenyamanan kota memerlukan kerja sama yang erat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat luas.
 
Peran Aktif Masyarakat Kunci Keberhasilan Penindakan
 
Keberhasilan pengungkapan gudang penyimpanan miras di Pataruman tidak lepas dari partisipasi warga yang memberikan informasi dan terlibat langsung dalam operasi gabungan pada Jumat malam sebelumnya. Temuan sekitar 200 dus miras di sebuah rumah warga kawasan Babakansari menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat memegang peran krusial dalam mengungkap aktivitas yang meresahkan lingkungan.
 
Kerja sama semacam ini diharapkan terus terbangun agar informasi mengenai peredaran miras dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Lebih dari sekadar memusnahkan ribuan botol, kegiatan ini menjadi penegasan bahwa penindakan harus berjalan beriringan dengan kesadaran masyarakat agar peredaran miras tidak berulang dan dampaknya dapat ditekan secara berkelanjutan.
 
Melalui pemusnahan 2.400 botol miras tersebut, Polres Banjar bersama pemerintah daerah dan masyarakat menegaskan komitmen untuk menjaga Kota Banjar tetap aman dan kondusif. Tantangan ke depannya adalah memastikan upaya ini konsisten dan berkelanjutan, sehingga peredaran minuman keras dapat ditekan secara signifikan dan lingkungan yang lebih sehat dapat dirasakan oleh seluruh warga.
 
(Kabiro Banjar — Rena Yusnita / Artha-News)

Gerebek Rumah di Pataruman, Polres Banjar Sita Ratusan Dus Miras Berkedok Gudang Sasa


BANJAR, Artha-News — Kolaborasi aparat kepolisian Polres Banjar bersama masyarakat berhasil membongkar dugaan tempat penyimpanan minuman keras (miras) skala besar di kawasan permukiman. Sedikitnya 200 dus miras dari berbagai merek berhasil disita dari sebuah rumah di Lingkungan Babakansari, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar pada Jumat (16/10/2026) malam.

Operasi gabungan yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB ini berawal dari kecurigaan warga sekitar terhadap aktivitas di rumah yang terletak tepat di samping Rumah Makan Padang Sari Cempaka tersebut.

Kronologi Penggerebekan Gudang Miras di Kota Banjar

Pemilik hunian, Hermanto, bersama Ketua RW 09, Taufik, mengaku terkejut dengan hasil razia tersebut. Pasalnya, pihak penyewa sebelumnya mengklaim bahwa bangunan tersebut hanya akan dijadikan sebagai gudang penyimpanan produk bumbu dapur Sasa. Selama ini, penyewa juga diketahui belum menyerahkan dokumen identitas resmi kepada pengurus lingkungan setempat.

Saat pintu dibuka oleh petugas bersama warga, dugaan gudang logistik makanan tersebut ternyata menyimpan ratusan kotak karton berisi botol minuman beralkohol siap edar.

Barang Bukti dan Identitas yang Diamankan Polisi

Selain mengangkut ratusan dus miras ke Mapolres Banjar untuk pemeriksaan intensif, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dokumen dan elektronik lainnya di lokasi kejadian, di antaranya:

- Dua unit telepon genggam (merek iPhone dan Redmi)


- Dua buah tas ransel hitam merek Eiger


- Dua dompet serta dua kunci kendaraan roda empat


- Dua buah kartu identitas atas nama Agung Gumilar dan Ekel Daniro Barus



Polres Banjar Lakukan Pendalaman Kasus

Mewakili Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., Kasat Res Narkoba AKP Agung Rahmatulloh, S.H., CPHR., menegaskan bahwa kepolisian sedang bergerak cepat melakukan investigasi mendalam.

"Temuan ini akan kami telusuri lebih lanjut untuk memastikan siapa aktor utama di balik kepemilikan barang ini, dari mana asal pasokannya, serta jaringan peredarannya. Langkah hukum ke depan akan didasarkan sepenuhnya pada fakta-fakta yang kami temukan saat pemeriksaan," ujar AKP Agung Rahmatulloh.

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum menetapkan status hukum terhadap nama yang tertera di KTP yang tertinggal di lokasi. Seluruh barang bukti kini telah disegel di markas komando untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

 
𝘼𝙧𝙩𝙝𝙖-𝙉𝙚𝙬𝙨 𝙆𝙖𝙗𝙞𝙧𝙤 𝘽𝙖𝙣𝙟𝙖𝙧 𝙍𝙚𝙣𝙖 𝙮𝙪𝙨𝙣𝙞𝙩𝙖

Jumat, Oktober 16, 2026

9 Hari Dumas Mengendap, Hatoguan Sitanggang Pertanyakan Keseriusan Polres Samosir

PANGURURAN — Artha-News.com | Jumat, 16 Oktober 2026
 
Sudah sembilan hari berlalu sejak surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) resmi diterima oleh pihak Polres Samosir. Namun hingga saat ini, pelapor Hatoguan Sitanggang mengaku belum memperoleh informasi yang jelas mengenai perkembangan penanganan pengaduannya. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat tentang sejauh mana keseriusan dan tindak lanjut yang telah dilakukan pihak kepolisian terhadap laporan warga.
 
Hatoguan Sitanggang menyampaikan hal ini kepada awak media Artha-News.com pada Jumat (16/10/2026) di Pangururan, tepat setelah dirinya keluar dari ruang Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Samosir. Pengaduan yang diajukan berkaitan dengan dugaan penyerobotan tanah yang diklaim sebagai tanah warisan almarhum ayahnya, Gerhat Sitanggang. Ia berharap Polres Samosir tidak membiarkan dirinya terus menunggu tanpa memperoleh kejelasan informasi mengenai proses yang sedang berjalan.
 
“Saya berharap pihak Polres Samosir dapat bersikap kooperatif terkait pengaduan yang telah saya sampaikan. Masyarakat yang datang mengadu berhak mengetahui bagaimana perkembangan dan tindak lanjut Dumas tersebut,” ungkap Hatoguan.
 
Persoalan ini bukan sekadar soal berapa hari yang berlalu, melainkan menyangkut pentingnya komunikasi dan transparansi dalam pelayanan penegak hukum. Kejelasan informasi merupakan pilar utama dalam menjaga kepercayaan publik. Masyarakat berharap setiap aduan ditelaah secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum, tanpa mengabaikan hak-hak pelapor.
 
Hatoguan berharap persoalan dugaan penyerobotan tanah tersebut mendapat perhatian serius agar status hukum atas tanah warisan keluarganya dapat terjawab melalui jalur hukum yang sah. Beberapa pertanyaan mendasar pun masih menunggu jawaban: Apakah pengaduan tersebut sudah ditelaah? Apakah sedang dalam proses penyelidikan? Atau masih memerlukan kelengkapan dokumen pendukung?
 
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Samosir mengenai perkembangan Dumas yang diajukan Hatoguan Sitanggang. Media Artha-News.com tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak kepolisian untuk memberikan penjelasan maupun klarifikasi terkait tahapan penanganan perkara ini.
 
Pada akhirnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan tempat untuk melapor, tetapi juga mengharapkan pelayanan yang jelas, profesional, dan akuntabel. Sebab, kepercayaan terhadap institusi kepolisian dibangun dari bagaimana mereka menyikapi dan menuntaskan setiap pengaduan yang masuk dari masyarakat.
 
(NR Sitohang)
 
 
 

Rabu, Oktober 14, 2026

Gotong Royong Bangun Hunian Layak, Polres Banjar Dukung Penuh Program Rutilahu 2026

BANJAR — Rumah bukan sekadar bangunan tempat berlindung dari panas dan hujan. Lebih dari itu, hunian yang layak adalah fondasi bagi setiap keluarga untuk membangun kehidupan yang aman, nyaman, dan bermartabat. Semangat inilah yang diwujudkan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) 2026 di Lingkungan Sukamanah, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, pada Rabu, 14 Oktober 2026.
 
Program ini terselenggara berkat sinergi yang kuat antara Jabar Bergerak, Baznas Kota Banjar, Pemerintah Kota Banjar, dukungan CSR, serta partisipasi aktif masyarakat melalui swadaya. Momen penting ditandai dengan peletakan batu pertama sekaligus peresmian pembangunan rumah milik warga bernama Unus. Kegiatan berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Banjar, jajaran pemerintah daerah, lembaga sosial, kepolisian, serta warga setempat.
 
Rumah berukuran 5×7 meter ini bukan sekadar bangunan baru. Ia adalah bukti nyata bahwa semangat gotong royong mampu menyatukan berbagai pihak demi satu tujuan mulia: menghadirkan hunian yang sehat dan layak bagi warga yang membutuhkannya.
 
Polres Banjar turut hadir secara aktif mendukung kegiatan tersebut. Kehadiran Wakapolres Banjar, Kapolsek Pataruman, Kasat Binmas, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Pataruman memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
 
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., melalui Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Banjar, Bripka Apep Maulana Sidik, menyampaikan bahwa program Rutilahu adalah wujud kepedulian bersama yang patut didukung.
 
“Sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat sangatlah penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga yang membutuhkan. Polres Banjar mendukung sepenuhnya upaya bersama seperti ini, sebagai bagian dari kepedulian kami terhadap masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan sekitar,” ujar Bripka Apep Maulana Sidik mewakili Kapolres Banjar.
 
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kedekatan antara kepolisian dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban. Dukungan terhadap kegiatan sosial juga menjadi sarana penting untuk menumbuhkan kepedulian dan semangat saling membantu di tengah masyarakat.
 
Pembangunan dan perbaikan hunian dalam program ini didukung penuh oleh berbagai pihak. Mulai dari Jabar Bergerak, Baznas Kota Banjar, Pemerintah Kota Banjar, dukungan CSR, hingga swadaya warga yang menyumbangkan tenaga dan kemampuannya. Kolaborasi ini membuktikan bahwa peningkatan kualitas hidup adalah tanggung jawab bersama, bukan satu pihak saja.
 
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Lapas Banjar, Ketua Baznas Kota Banjar, Camat Pataruman, Ketua IDI Kota Banjar, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan Kota Banjar, perwakilan perangkat daerah, perwakilan Bank BJB, Ketua Jabar Bergerak Kota Banjar, Lurah Pataruman, serta warga Lingkungan Sukamanah.
 
Rangkaian acara berjalan dengan khidmat, diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan sambutan dari sejumlah perwakilan lembaga. Acara kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai penanda resmi dimulainya pembangunan rumah tersebut.
 
Bagi keluarga penerima manfaat, kehadiran hunian yang layak ini diharapkan membawa perubahan berarti dalam kehidupan sehari-hari. Rumah yang kokoh dan sehat tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menumbuhkan rasa aman serta mendukung peningkatan kesejahteraan seluruh anggota keluarga.
 
Melalui dukungan terhadap program Rutilahu 2026, Polres Banjar menegaskan pesan sederhana namun bermakna: membangun daerah bukan hanya soal pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, membangun daerah berarti merawat kepedulian dan memastikan setiap warga yang membutuhkan mendapat perhatian serta dukungan dari lingkungan sekitarnya. Semangat gotong royong inilah yang akan terus dijaga dan dikembangkan demi kemajuan Kota Banjar yang lebih sejahtera.
 
 
 
Sumber: Arthar-News — Biro Banjar, Rena Yusnita
 
 

Krisis Air Bersih di Balokang, Polres Banjar Salurkan 5.000 Liter untuk 60 Kepala Keluarga

BANJAR, ARTHA-NEWS — Musim kemarau yang berkepanjangan membuat warga Dusun Karang Pucung, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, semakin kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Menanggapi laporan yang masuk dari masyarakat, Polres Banjar bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih pada Rabu, 14 Oktober 2026 siang, guna memenuhi kebutuhan mendasar warga yang terdampak kekeringan.
 
Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan langsung ke wilayah RT 31 RW 10, Dusun Karang Pucung. Bantuan ini disalurkan kepada sekitar 60 kepala keluarga atau kurang lebih 200 jiwa yang sangat membutuhkan pasokan air untuk keperluan memasak, minum, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan rumah tangga sehari-hari.
 
Laporan Lewat Layanan Darurat 110 Picu Respons Cepat
 
Penyaluran bantuan ini bermula dari telepon yang diterima melalui layanan darurat Polri 110, di mana salah seorang warga menyampaikan kesulitan yang semakin dirasakan pemukiman mereka akibat ketersediaan air yang makin menipis. Laporan tersebut langsung menjadi dasar tindak lanjut bagi Polres Banjar untuk turun ke lokasi membawa bantuan yang paling mendesak dibutuhkan saat itu.
 
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., melalui Kasubsi Penmas Seksi Humas Polres Banjar, Bripka Apep Maulana Sidik, menyampaikan bahwa kehadiran pihak kepolisian di tengah masyarakat yang sedang kesulitan merupakan wujud nyata kepedulian dan pelayanan institusi terhadap kebutuhan warga.
 
“Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, kami berupaya hadir untuk membantu sesuai kebutuhan di lapangan. Layanan darurat 110 sengaja disediakan agar masyarakat dapat menyampaikan laporan maupun meminta bantuan, sehingga kebutuhan yang mendesak dapat segera kami tindaklanjuti,” ujar Bripka Apep Maulana Sidik mewakili Kapolres Banjar.
 
Sinergi Polres Banjar dan BPBD Kota Banjar Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
 
Dalam pelaksanaan penyalurannya, Polres Banjar bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar. Satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter dikirim langsung ke lokasi untuk memastikan air bersih dapat diterima warga dengan cepat dan terdistribusi secara merata.
 
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Banjar yang mewakili Kapolres, Kasat Binmas beserta anggota, Bhabinkamtibmas Desa Balokang dari Polsek Banjar, serta perwakilan BPBD Kota Banjar. Kehadiran lintas instansi ini menegaskan pentingnya koordinasi antarlembaga dalam merespons persoalan yang dihadapi masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.
 
Bagi warga Dusun Karang Pucung yang terdampak kekeringan, bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan harian di tengah cuaca panas yang masih berlangsung. Ketersediaan air bersih sangat krusial karena berkaitan langsung dengan kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan setiap keluarga di pemukiman tersebut.
 
Polres Banjar juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan darurat 110 apabila menghadapi situasi kedaruratan atau membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan ini selalu terbuka bagi setiap warga untuk menyampaikan laporan, keluhan, maupun permohonan bantuan agar dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.
 
Di tengah teriknya musim kemarau yang masih melanda wilayah Kota Banjar, pasokan air yang disalurkan ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud perhatian nyata agar warga Karang Pucung tetap bisa menjalani aktivitas harian dengan tenang. Semoga musim hujan segera tiba dan ketersediaan air bersih kembali normal bagi seluruh masyarakat.
 
Reporter: Rena Yusnita
Artha-News — Banjar
 
 

Terancam Penjara Seumur Hidup! Dua Pembudidaya 7 Pot Ganja di Rajapolah Tak Berkutik Ditangkap Polisi

Foto rilis Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota mengamankan tersangka beserta barang bukti di Rajapolah.

TASIKMALAYA, 8 Oktober 2026 — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya Kota berhasil membongkar praktik terlarang budidaya narkotika golongan I jenis ganja. Dalam operasi senyap di kawasan Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, jajaran kepolisian berhasil menyita 7 pot tanaman ganja sekaligus menetapkan 2 orang sebagai tersangka.

Keberhasilan operasi pemberantasan narkoba ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Tasikmalaya Kota melalui Kasat Narkoba, AKP Yayu Wahyudi.

"Kami mengonfirmasi telah melakukan penangkapan terhadap 2 orang tersangka beserta barang bukti berupa 7 pot pohon ganja. Tanaman terlarang tersebut rata-rata sudah tumbuh dengan ketinggian berkisar antara 15 hingga 20 sentimeter di wilayah Kecamatan Rajapolah," ujar AKP Yayu Wahyudi dalam keterangannya pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Merespons Laporan Warga dan Modus Kamuflase Kebun Cabai

AKP Yayu Wahyudi menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. Polisi kemudian melakukan penyelidikan mendalam sebelum menindaklanjuti dengan penangkapan.

Kedua pelaku ternyata menggunakan modus yang cukup licik untuk menutupi aktivitas ilegal mereka. Mereka menanam ganja di sela-sela tanaman cabai yang tumbuh rimbun, sehingga tanaman ganja tersebut menyatu dan sulit terlihat dari luar.

"Tersangka sengaja meletakkan dan menanam pot-pot ganja tersebut di sela-sela rimbunnya perkebunan cabai. Tujuannya adalah untuk menyamarkan bentuknya agar membaur dan tidak mudah terdeteksi oleh orang lain," jelas Kasat Narkoba.

Identitas kedua tersangka diketahui berinisial NM, 28 tahun, dan RA, 26 tahun, keduanya warga asli Kecamatan Rajapolah. Modus menyembunyikan tanaman ganja di antara tanaman cabai ini dirancang agar tidak memicu kecurigaan tetangga maupun siapa pun yang melintas.

Ancaman Hukuman Berlapis: Penjara Seumur Hidup Menanti

Karena terbukti menanam, menyimpan, dan menguasai narkotika golongan I, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis yang ancaman hukumannya sangat berat.

"Lantaran terbukti melakukan tindakan menyimpan, memiliki, menguasai, serta mengedarkan narkotika jenis ganja, kami menerapkan dakwaan Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Kami juga melapisinya dengan Pasal 609 ayat (2) huruf (a) UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto UU RI No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Konsekuensi hukumannya tidak main-main, yakni ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, kurungan maksimal 20 tahun, atau paling ringan 5 tahun penjara," tegas AKP Yayu Wahyudi.

Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.


(Humas)

Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, Polres Tasikmalaya Kota Pasok 6.000 Liter ke Ponpes Miftahul Huda

TASIKMALAYA – Lonjakan kebutuhan pasokan air bersih akibat dampak musim kemarau panjang yang melanda wilayah Jawa Barat terus memicu keprihatinan. Merespons kondisi darurat tersebut, jajaran personel dari Polres Tasikmalaya Kota kembali bergerak nyata memperlihatkan dedikasi serta kepedulian sosial mereka yang tinggi kepada warga masyarakat setempat.
 
Aparat kepolisian berinisiatif turun langsung ke lapangan guna mendistribusikan bantuan air bersih siap pakai ke komplek Pondok Pesantren Miftahul Huda yang berlokasi di wilayah Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Aksi kemanusiaan ini dilangsungkan pada hari Kamis sore, 8 Oktober 2026.
 
Dalam pelaksanaan kegiatan sosial tersebut, satu unit armada taktis berupa kendaraan Water Cannon milik Polres Tasikmalaya Kota sengaja diterjunkan ke lokasi dengan membawa muatan sebanyak 6.000 liter air bersih.
 
Tidak hanya armada utama itu saja, kendaraan operasional SAR Dalmas dari Satuan Samapta juga ikut dikerahkan ke area pesantren. Mobil taktis ini mengangkut berbagai macam peralatan penunjang teknis, mulai dari mesin pompa penyedot air hingga gulungan selang berukuran panjang demi mempermudah serta mempercepat proses penyaluran air ke penampungan.
 
Langkah taktis kepolisian ini semakin diperkuat dengan kehadiran mobil patroli dari jajaran Polsek Manonjaya. Personel Polsek ikut serta mengawal jalannya aksi sosial dengan membawa tandon penampung tambahan yang memuat kapasitas sekitar 1.000 liter air bersih siap konsumsi.
 
Kiriman bantuan logistik air bersih ini dirasakan teramat krusial bagi seluruh penghuni pesantren. Pasalnya, tingkat konsumsi air di dalam lingkungan lembaga pendidikan islam tersebut tergolong sangat tinggi setiap harinya, terutama ketika memasuki momen krusial menjelang pelaksanaan rangkaian ibadah Salat Jumat berjamaah.
 
Ketersediaan pasokan air bersih sangat mendesak diperlukan oleh ribuan santri yang bermukim di sana. Salah satu fungsi paling utamanya adalah sebagai sarana penting untuk keperluan berwudu dan bersuci sebelum mereka melaksanakan kewajiban ibadah harian.
 
Kedatangan rombongan korps baju cokelat ini pun seketika mendapatkan apresiasi yang sangat luar biasa dan sambutan hangat dari pihak pengurus pondok pesantren. Bantuan suplai air bersih ini dinilai tidak sekadar membantu mengatasi problem pemenuhan kebutuhan primer harian saja, melainkan juga menjadi representasi nyata dari hadirnya kepedulian aparat kepolisian terhadap warga yang sedang kesusahan akibat bencana kemarau.
 
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Ejo Siswanto, yang diwakili oleh Kasat Samapta AKP Hartono, memaparkan bahwa agenda pembagian air bersih ini merupakan program kerja kemanusiaan dari pihak kepolisian demi menolong warga yang tengah dilanda krisis air akibat cuaca panas ekstrem.
 
“Kami dari kepolisian terus berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah lingkungan masyarakat luas, terkhusus bagi warga kita yang saat ini sedang mengalami kesulitan ekstrem untuk memperoleh akses air bersih. Kami berharap penuh kiranya bantuan yang disalurkan ini bisa memberikan manfaat nyata serta mampu meringankan beban kebutuhan harian para santri beserta segenap pengurus yayasan pesantren,” tutur AKP Hartono secara mendalam.
 
Lebih lanjut dirinya juga memaparkan bahwa seluruh elemen kepolisian setempat akan terus bergerak aktif memberikan bantuan sosial serta pelayanan prima kepada publik, utamanya saat masyarakat dihadapkan pada situasi mendesak yang menuntut kehadiran dan tindakan respons cepat dari petugas.
 
“Tugas pokok dan fungsi kami tidak hanya terbatas pada sektor menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban umum di wilayah hukum saja. Di kala ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, kami juga akan berupaya sekuat tenaga untuk hadir memberikan kontribusi terbaik yang bisa kami lakukan. Semoga pasokan air bersih ini dapat memperlancar segala aktivitas harian para santri serta mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar di pesantren ini,” urainya menambahkan.
 
Gerakan aksi kemanusiaan yang diinisiasi oleh pihak kepolisian ini menjadi sebuah preseden positif sekaligus bukti otentik bahwa esensi kehadiran Polri tidak melulu soal penegakan hukum atau menjaga ketertiban masyarakat.
 
Di tengah terjangan badai musim kemarau yang berkepanjangan ini, institusi kepolisian terbukti mampu memberikan kontribusi positif yang dampaknya langsung menyentuh hajat hidup orang banyak, sekaligus menjadi instrumen efektif dalam mempererat tali silaturahmi dan kedekatan emosional dengan warga.
 
"Ya, pada dasarnya kehadiran sosok polisi di sini bukan semata-mata untuk mengawasi keamanan saja, melainkan juga untuk hadir memberikan bantuan nyata serta menunjukkan rasa peduli terhadap sesama," pungkas AKP Hartono menutup keterangannya.
 
 
 (Humas)

Selasa, Oktober 13, 2026

Ruang Riung Kamtibmas Polres Banjar di Pos Satkamling Mekarharja: Wujudkan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

BANJAR — ARTHA-NEWS.COM, 12 Oktober 2026 — Kepolisian Resor (Polres) Banjar Polda Jabar terus berkomitmen untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada warga. Komitmen ini dibuktikan melalui gelaran kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bertajuk "RUANG RIUNG KAMTIBMAS BARENG KAPOLRES BANJAR" yang dilaksanakan secara langsung di Pos Satkamling warga.
 
Kegiatan Ruang Riung Kamtibmas yang diinisiasi oleh Kapolres Banjar AKBP DIDI DEWANTORO, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., kali ini diwakili oleh Kabag Ren Polres Banjar AKP RAHMAD FANANI. Pertemuan dialogis yang berlangsung di Pos Satkamling ini menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat sinergitas kemitraan antara Polri dan elemen masyarakat.
 
I. Waktu & Tempat Pelaksanaan
 
Kegiatan tatap muka dan silaturahmi kamtibmas ini diselenggarakan secara tertib pada jadwal berikut:
 
Hari: Senin
Tanggal: 12 Oktober 2026
Pukul: 20.30 s/d 23.00 WIB
Tempat: Dusun Cibentang RT 12 RW 06 Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat.
 
II. Pelaksana Kegiatan
 
Kegiatan formal di lapangan ini dihadiri dan dipimpin oleh jajaran pejabat utama Polres Banjar serta jajaran Polsek setempat, di antaranya:
 
- Kapolres Banjar yang diwakili oleh Kabag Ren Polres Banjar
​
- Kasat Binmas Polres Banjar
​
- Reskrim Polres Banjar
​
- KBO Reskrim Polres Banjar
​
- Kanit Tipidkor Polres Banjar
​
- Kapolsek Purwaharja
 
III. Hadir dalam Kegiatan
 
Antusiasme warga dan aparatur setempat terlihat sangat tinggi dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Desa Mekarharja, meliputi:
 
- Kepala Desa Mekarharja, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Bina Desa Mekarharja
​
- Tokoh Masyarakat (Tomas)
​
- Tokoh Agama (Toga)
​
- Tokoh Pemuda Desa Mekarharja
​
- Kepala Dusun (Kadus), Ketua RW, Ketua RT, dan Anggota Satlinmas Desa Mekarharja
​
- Warga masyarakat setempat
 
IV. Uraian Kegiatan
 
Rangkaian acara Ruang Riung Kamtibmas di Pos Satkamling berjalan dengan susunan acara yang sistematis sebagai berikut: pembukaan oleh Master of Ceremony, sambutan selamat datang dari Kepala Desa Mekarharja, sambutan Kapolres Banjar yang diwakili oleh Kabag Ren Polres Banjar, simulasi penggunaan layanan call center 110 oleh warga, sesi tanya jawab dan serap aspirasi interaktif, lalu doa bersama dan penutup.
 
Dalam kesempatan tersebut, amanat yang disampaikan menekankan tentang semangat pelayanan kepolisian terbaru. Jajaran kepolisian kini mengusung visi "Polisi Bersama Masyarakat" serta slogan Jaga Rawat Jawa Barat.
 
Kebijakan baru tersebut mencakup beberapa poin penting. Pertama, Polri kini menjadikan tagline "Polisi Bersama Masyarakat" sebagai pedoman utama dalam meningkatkan perlindungan, kedekatan pelayanan, penegakan hukum, serta mempercepat respons terhadap setiap laporan dari warga. Kedua, kehadiran nyata di lapangan — seluruh personel Polda Jabar diinstruksikan tidak sekadar hadir berseragam, tetapi wajib memberikan solusi konkret atas masalah yang dihadapi masyarakat. Ketiga, memperkuat sinergi keamanan lingkungan melalui program Sauyunan Jaga Lembur dan forum Ngariung Bareng, berkolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, satpam, hingga warga sipil untuk menjaga ketertiban bersama. Keempat, layanan pengaduan 24 jam bebas pulsa melalui Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan warga kapan saja untuk melaporkan gangguan keamanan maupun situasi darurat di wilayah hukum Jawa Barat.
 
V. Hasil Kegiatan
 
Pertemuan dialogis ini melahirkan pemahaman bersama mengenai esensi "Polisi Bersama Masyarakat". Tujuan utamanya adalah menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi utama dari setiap tugas kepolisian, sehingga kehadiran polisi tidak hanya seremonial, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.
 
Arah pelayanan kini terbuka untuk mendengarkan langsung keluhan, keresahan, dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Polri berkomitmen memberikan pertolongan yang memudahkan warga, menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kepastian hukum yang jelas. Pendekatan yang digunakan bersifat humanis, responsif, adaptif, dan kolaboratif dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Pelayanan prima juga diperkuat selama 24 jam penuh, termasuk penguatan layanan darurat melalui Call Center 110.
 
Kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif dari awal hingga akhir acara. Seluruh rangkaian dokumentasi kegiatan berupa foto telah terlampir sebagai laporan resmi.
 
Laporan: Rena Yusnita — Artha-News Kabiro Banjar

Senin, Oktober 12, 2026

Edukasi Hukum Sejak Dini, Kasat Reskrim Polres Banjar Ajak Siswa SMPN 8 Bijak Bermedsos dan Tertib Lalu Lintas

BANJAR — ARTHA-NEWS.COM, 12 Oktober 2026 — Upacara bendera hari Senin di SMPN 8 Banjar kali ini terasa berbeda dan penuh makna. Momentum rutin mingguan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana strategis bagi para pelajar untuk memperluas wawasan mengenai pentingnya kesadaran hukum serta keselamatan dalam beraktivitas sehari-hari.
 
Pada pelaksanaan upacara yang digelar hari Senin pagi, 12 Oktober 2026, para siswa berkesempatan menerima arahan langsung dari Kasat Reskrim Polres Banjar, IPTU Pramono Adi Sayang Buana, S.H., M.H., yang hadir dan bertindak sebagai Inspektur Upacara.
 
Membangun Karakter Pelajar Sadar Hukum
 
Kegiatan edukatif ini dimulai tepat pukul 06.45 WIB bertempat di lapangan apel SMPN 8 Banjar. Agenda tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah, jajaran dewan guru, seluruh siswa-siswi, serta didampingi oleh satu personel dari Satreskrim Polres Banjar.
 
Dalam penyampaian amanatnya, IPTU Pramono menggarisbawahi betapa pentingnya membentuk fondasi kesadaran hukum sejak di bangku sekolah. Hal ini bertujuan agar generasi muda mampu memilah mana perilaku yang benar secara norma dan memahami implikasi hukum dari setiap tindakan yang mereka lakukan.
 
Di depan ratusan peserta upacara, Kasat Reskrim mengingatkan seluruh pelajar bahwa mereka mengemban tanggung jawab besar untuk senantiasa menjaga perilaku. Kewajiban menjaga etika ini berlaku mutlak, baik di dalam area institusi pendidikan maupun saat berinteraksi di lingkungan luar sekolah.
 
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa memahami regulasi hukum bukan sekadar bekal ketika seseorang tersandung masalah. Sebaliknya, pemahaman tersebut berfungsi sebagai benteng preventif agar para siswa tidak terjerumus ke dalam lingkaran perbuatan negatif yang berpotensi merusak masa depan mereka.
 
Prioritas Keselamatan di Jalan Raya dan Pengenalan Call Center 110
 
Selain aspek hukum, perhatian serius juga dicurahkan pada isu keselamatan berlalu lintas di kalangan remaja. Para siswa SMPN 8 Banjar diimbau keras untuk memahami sekaligus menaati seluruh regulasi berkendara. Mereka diingatkan agar tidak pernah meremehkan faktor keamanan saat menggunakan jalan raya.
 
"Menanamkan kedisiplinan dan ketertiban berlalu lintas harus dimulai sejak usia dini. Dengan begitu, proteksi terhadap keselamatan diri sendiri maupun hak pengguna jalan lain akan selalu menjadi prioritas utama," tegasnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, IPTU Pramono turut mensosialisasikan fasilitas Call Center Polri 110. Layanan darurat ini diperkenalkan sebagai saluran resmi dan cepat bagi masyarakat—termasuk para pelajar—untuk memberikan laporan atau meminta atensi kepolisian apabila menyaksikan atau mengalami kejadian yang memerlukan tindakan aparat secara segera.
 
Menjauhi Tindak Pidana Demi Masa Depan
 
Poin krusial lain yang ditekankan oleh Kasat Reskrim adalah pengenalan terhadap ragam klasifikasi tindak pidana yang wajib dijauhi oleh para siswa. Melalui edukasi ini, remaja diharapkan memiliki indikator yang jelas dalam membedakan perbuatan yang legal dan tindakan yang melanggar hukum pidana. Mereka juga diingatkan bahwa setiap keputusan yang diambil di usia muda akan sangat menentukan arah perjalanan hidup mereka ke depan.
 
Melalui program police goes to school ini, Polres Banjar berkomitmen agar diseminasi edukasi hukum tidak sekadar menjadi formalitas amanat upacara semata. Informasi ini ditargetkan menjadi pengetahuan aplikatif yang diimplementasikan dalam kehidupan sosial sehari-hari. Sekolah diakui sebagai salah satu instrumen paling vital dalam menumbuhkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta ketegasan untuk memilih jalan yang benar.
 
Seluruh rangkaian upacara bendera berjalan dengan sangat aman, khidmat, dan kondusif. Pesan-pesan yang telah disampaikan diharapkan melekat menjadi bekal berharga bagi seluruh murid SMPN 8 Banjar agar tumbuh menjadi pribadi yang melek hukum, mengutamakan keselamatan lalu lintas, serta lihai memproteksi diri dari segala bentuk kenakalan remaja maupun tindakan pidana.
 
Jurnalis: Rena Yusnita — Artha-News Kabiro Banjar

KBO Samapta Polres Banjar Jadi Pembina Upacara di SMPN 6, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Perundungan

IPDA Asep Suparlan, KBO Samapta Polres Banjar, saat menjadi pembina upacara bendera di SMPN 6 Banjar, menyampaikan pesan anti narkoba dan perundungan kepada para pelajar

BANJAR, 12 Oktober 2026 — ARTHA-NEWS.COM — Membangun generasi muda yang berkarakter kuat dan taat hukum membutuhkan pendekatan yang tidak terbatas pada ruang kelas saja. Kesadaran untuk menjauhi narkoba, menolak perundungan, serta mematuhi aturan kehidupan perlu ditanamkan sejak dini agar tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian pelajar.

Pesan tersebut disampaikan oleh KBO Samapta Polres Banjar, IPDA Asep Suparlan, S.H., saat bertindak sebagai pembina upacara bendera rutin di lingkungan SMP Negeri 6 Banjar pada Senin pagi, 12 Oktober 2026. Upacara yang berlangsung mulai pukul 06.30 WIB ini dihadiri oleh kepala sekolah, tenaga pendidik, staf tata usaha, serta seluruh siswa dan siswi SMPN 6 Banjar.

Dalam amanatnya, IPDA Asep mengingatkan para pelajar agar senantiasa menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental seseorang, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan yang seharusnya cerah. Oleh karena itu, setiap pelajar diminta untuk berani berkata tidak terhadap segala ajakan yang mengarah pada penggunaan zat terlarang maupun pergaulan yang tidak membawa manfaat positif.

Selain bahaya narkoba, persoalan perundungan atau bullying juga menjadi sorotan utama. Para siswa diajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghargai. Tidak boleh ada lagi tindakan mengejek, mengucilkan, mengintimidasi, maupun kekerasan fisik dan verbal antar sesama warga sekolah. Kepedulian terhadap teman sangat penting agar setiap orang dapat belajar dan berkembang tanpa rasa takut.


Keselamatan Berlalu Lintas & Bijak Bermedia Sosial

Penyuluhan juga menyentuh aspek keselamatan di jalan raya. Para pelajar diingatkan untuk memahami dan mematuhi aturan berkendara sejak dini, selalu menggunakan helm berstandar keselamatan, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, serta menjauhi aktivitas balap liar. Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis dan keikutsertaan dalam kelompok yang mengganggu ketertiban umum juga diminta untuk dihindari.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, IPDA Asep juga mengajak para pelajar agar lebih bijak dalam berinteraksi di media sosial. Setiap informasi yang diterima perlu diperiksa kebenarannya sebelum dibagikan kepada orang lain. Penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian harus dihindari sepenuhnya. Sikap disiplin, tanggung jawab, dan sopan santun tetap harus dijaga, baik di dunia nyata maupun di ruang maya.

Pada kesempatan tersebut, para siswa juga diperkenalkan dengan layanan darurat Call Center 110 Polri, yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meminta bantuan atau menyampaikan laporan saat menghadapi situasi darurat. Pengenalan ini diharapkan dapat membangun kedekatan pelajar dengan institusi kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR, menegaskan bahwa kegiatan pembinaan kepada pelajar merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa.

"Pelajar adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama. Kami mengajak seluruh siswa untuk menjauhi narkoba, menolak segala bentuk perundungan, menaati aturan lalu lintas, serta bijak bermedia sosial. Jadilah generasi yang membawa pengaruh positif di sekolah, keluarga, dan masyarakat," ujar AKBP Didi Dewantoro.

Kerja sama antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dinilai sangat penting dalam membentengi anak-anak dari pengaruh lingkungan yang kurang baik. Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran hukum dan karakter yang kuat sejak dini.

Kegiatan ini turut didampingi oleh AIPDA Hariman Susanto dan BRIPDA M. Zakky Nur Rohman. Seluruh rangkaian upacara dan penyuluhan berlangsung dengan aman dan lancar hingga selesai.

Melalui kegiatan ini, Polres Banjar berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang tumbuhnya kedisiplinan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab. Sebab, masa depan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter yang dibangun dan setiap keputusan positif yang diambil dalam kehidupan sehari-hari.

 

Laporan: Rena Yusnita — Kabiro Banjar, Artha-News.com

Minggu, Oktober 11, 2026

Demo Nelayan di Pendopo Pangandaran Memanas, Kapolres Turun Tangan Redam Massa

PANGANDARAN — ARTHA-NEWS.COM | 11 Oktober 2026 (Pembaruan dari rilis 24 Juli 2025)
 
Aksi unjuk rasa ratusan nelayan di depan Pendopo Bupati Pangandaran pada Kamis, 24 Juli 2025, sempat berlangsung sangat memanas. Massa yang emosional menjebol gerbang Pendopo Bupati. Mereka juga merusak satu unit mobil pemadam kebakaran yang sedang parkir di halaman kantor tersebut.
 
Situasi yang nyaris berujung pada kericuhan luas tersebut akhirnya berhasil diredam. Langkah cepat dan keberanian ini diambil langsung oleh Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H.
 
Tanpa berlindung di balik barikade petugas keamanan, Kapolres Andri Kurniawan justru maju sendirian. Ia turun langsung ke tengah kerumunan massa yang sedang dalam kondisi emosi tinggi. Melalui pengeras suara, ia berbicara kepada para nelayan dengan nada tegas namun tetap humanis.
 
Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian sangat memahami aspirasi yang disampaikan. Polisi juga siap memfasilitasi penyelesaian permasalahan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa segala bentuk tuntutan harus disampaikan dengan cara damai, terhormat, serta tanpa kekerasan maupun perusakan fasilitas umum.
 
“Saya titip, semoga Pangandaran tetap kondusif. Kami di kepolisian siap mengawal proses ini sampai benar-benar ada solusi yang adil dan memuaskan semua pihak. Mari kita selesaikan dengan cara yang terhormat dan bermartabat, bukan dengan perusakan yang justru merugikan kita semua,” ujar Kapolres Andri kepada para nelayan di lokasi kejadian.
 
Pendekatan langsung yang dilakukan Kapolres Andri terbukti efektif menenangkan emosi massa. Setelah berdialog secara terbuka dengan koordinator lapangan aksi, para nelayan akhirnya bersedia membubarkan diri secara tertib. Tindakan cepat dan bijaksana ini dinilai berhasil mencegah potensi kericuhan yang lebih besar. Selain itu, aksi damai ini juga menghindari kerugian yang lebih luas bagi masyarakat umum maupun fasilitas negara.
 
Polres Pangandaran berkomitmen untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat secara profesional, proporsional, dan akuntabel dalam menangani setiap permasalahan sosial di wilayah hukumnya. Pihak kepolisian juga mendorong pemerintah daerah untuk segera merespons tuntutan para nelayan. Diharapkan ada solusi nyata, berkeadilan, serta berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.
 
Catatan Redaksi: Artikel ini diperbarui pada 11 Oktober 2026 untuk penyempurnaan struktur penulisan, keterbacaan, dan optimasi mesin pencari. Fakta dan isi pokok berita tetap dipertahankan sesuai peristiwa aslinya.
 
(UG — Redaksi Artha-News)
 
 
 

Sabtu, Oktober 10, 2026

Polres Banjar Salurkan Bantuan Mesin Pompa Air Bersih ke Warga Karangpucung

Penyerahan bantuan mesin pompa air bersih dari Polres Banjar kepada warga Karangpucung, Desa Balokang, Kota Banjar — 10 Oktober 2026


BANJAR — ARTHA-NEWS.COM | 10 Oktober 2026

 

Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau panjang, Polres Banjar menyalurkan bantuan mesin pompa air bersih kepada warga di Dusun Karangpucung, Desa Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung pukul 16.00 hingga 16.45 WIB dengan penuh kehangatan dan antusiasme warga.

 

Bantuan untuk Mengatasi Kesulitan Air Bersih

 

Penyaluran bantuan ini langsung diserahkan oleh Kasat Binmas Polres Banjar, IPTU Yudi Asmara, S.Sos., yang hadir mewakili Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR. Turut mendampingi, Kasat Reskrim Polres Banjar IPTU Pramono Adi S.B., S.H., IPDA Sartanu, S.H. dari Pamapta 2 Polres Banjar, serta AIPTU Teten selaku Kanit Binmas. Ketua RT 043 RW 011 dan warga sekitar juga hadir menyambut kedatangan jajaran kepolisian.

 

Dalam sambutannya, IPTU Yudi Asmara menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian nyata dari Kapolres Banjar beserta jajaran bagi warga yang tengah mengalami kesulitan akses air bersih akibat kemarau yang berkepanjangan.

 

"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari," ujar IPTU Yudi Asmara saat penyerahan secara simbolis di rumah Ketua RT setempat.

 

Jenis Bantuan yang Disalurkan

 

Bantuan yang diserahkan berupa peralatan mesin pompa air bersih, meliputi:

 

- Gasoline Engine Water Pump

​

- Pompa Air Bertenaga Bensin TOP WP 20

​

- Gasoline Engine WP 30

​

- Suku Cadang 3,6 Liter, 4 Stroke

 

Warga menyambut baik kehadiran dan bantuan dari pihak kepolisian. Apresiasi disampaikan karena bantuan ini dinilai sangat tepat waktu dan sangat dibutuhkan warga saat ini. Secara keseluruhan, kegiatan penyaluran bantuan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

 

Laporan: KABIRO BANJAR — Rena Yusnita | Artha-News

Polisi Sigap di Perlintasan Rel Mekarsari Banjar, Antisipasi Kemacetan dan Laka di Jalur Rawan

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Sabtu, 10 Oktober 2026
 
Jajaran Satuan Lalu Lintas bersama Polsek Banjar tampak sigap melaksanakan pengaturan, pengawalan, dan pengamanan di perlintasan sebidang kereta api tanpa palang pintu di RT 06 RW 11, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, pada Sabtu pagi (10/10/2026) sekitar pukul 08.34 WIB. Kehadiran petugas pagi itu sekaligus mengiringi prosesi pengantaran jenazah warga yang melintas di jalur tersebut, agar berjalan lancar dan aman.
 
Berdasarkan laporan langsung Kabiro Banjar Rena Yusnita dan Korwilnas Ari Arya Siloka di lokasi, terlihat satu unit mobil patroli Polisi jenis Lancer berwarna biru-putih dengan lampu rotator menyala terparkir rapi di bahu perlintasan. Satu anggota polisi berdiri di posisi strategis mengawasi lalu lintas, sementara petugas lainnya berkeliling memberikan himbauan langsung kepada pengendara roda dua yang akan menyeberangi rel kereta api.
 
Perlintasan di kawasan Mekarsari ini memang sudah lama dikenal sebagai salah satu titik paling rawan di Kota Banjar. Selain sama sekali tidak dilengkapi palang pintu otomatis maupun rambu peringatan yang memadai, jalur ini berada tepat di area tikungan tajam yang membatasi pandangan pengendara, serta berdekatan dengan pemukiman warga yang sangat padat. Kondisi ini membuat risiko kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan dengan kereta api menjadi cukup tinggi setiap harinya.
 
"Giat pagi ini merupakan pengaturan lalu lintas rutin yang kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan maupun kerawanan kecelakaan, terutama pada jam sibuk berangkat sekolah dan jam masuk kerja. Kami juga terus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat agar selalu berhenti sejenak, menengok ke kanan dan ke kiri sebelum melintas, dan jangan pernah memaksakan diri menerobos saat kereta akan lewat," ungkap salah satu petugas yang bertugas di lokasi.
 
Langkah proaktif dan konsisten yang dilakukan Polres Banjar ini disambut sangat positif dan mendapat apresiasi luas dari warga sekitar. Kehadiran petugas kepolisian yang terlihat rutin dan nyata di lapangan dinilai sangat membantu menciptakan rasa aman dan tertib bagi ratusan pengendara yang setiap hari harus melintasi jalur berisiko tersebut.
 
Hingga berita ini diterbitkan, situasi arus lalu lintas di perlintasan Mekarsari terpantau aman, lancar, dan kondusif.
 
Laporan: Kabiro Banjar — Rena Yusnita