Tampilkan postingan dengan label Bandung Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandung Barat. Tampilkan semua postingan

Minggu, Oktober 18, 2026

15 Ruas Jalan Bandung Barat Resmi Rampung Diperbaiki Oktober 2026, Ini Daftar Lengkapnya

BANDUNG BARAT — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) secara resmi mengumumkan bahwa 15 ruas jalan telah selesai diperbaiki per Oktober 2026. Dengan capaian ini, total ruas jalan yang rampung sepanjang tahun 2026 mencapai 26 dari keseluruhan target 34 ruas.
 
Program peningkatan infrastruktur jalan di Kabupaten Bandung Barat tahun ini dijalankan dengan total anggaran sebesar Rp69,22 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk menangani 34 ruas jalan dan 1 jembatan yang tersebar di berbagai kecamatan, mencakup wilayah utara hingga selatan Kabupaten Bandung Barat.
 
Data Realisasi Perbaikan Jalan KBB 2026
 
Keterangan Detail 
Total Anggaran Rp69,22 miliar 
Target Pekerjaan 34 ruas jalan + 1 jembatan 
Selesai Per Oktober 2026 15 ruas 
Total Selesai Sepanjang 2026 26 ruas 
Masih Dalam Pengerjaan 8 ruas 
 
15 Ruas Jalan yang Resmi Rampung Oktober 2026
 
Berikut daftar lengkapnya:
 
1. Jalan Ciririp–Bangsaya–Buninagara (batas Ciwidey)
2. Jalan Gununghalu–Datarpuspa
3. Jalan Cikaramat–Lembang
4. Jalan Celak–Sodong
5. Jalan Cijenuk–Puncaksari/Pasirpogor
6. Jalan Maribaya–Puncak Eurad
7. Jalan Kebun Kalapa–Pasircalung (pekerjaan lanjutan)
8. Jalan H. Gofur–Pakuhaji (pekerjaan lanjutan)
9. Jalan Rancapanggung–Cikadu
10. Jalan Simpang Tagogapu–Salakuning
11. Rehabilitasi Jalan Cililin–Budiharja
12. Rehabilitasi Jalan Malaka–Cijenuk
13. Rehabilitasi Jalan Rancapanggung–Ugrem
14. Jalan Boscha–Wangunsari
15. Jalan Padaasih–batas Cimahi
 
Jalur-jalur tersebut merupakan penghubung antarkawasan yang strategis, sangat krusial untuk kelancaran mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, kegiatan perdagangan, serta akses menuju kawasan wisata di Bandung Barat.
 
Daftar Lengkap Program Perbaikan Jalan KBB 2026
 
Selain 15 ruas yang telah rampung, berikut daftar lokasi yang masuk dalam rencana perbaikan tahun ini:
 
Batujajar: Rehabilitasi Jalan Selacau–Lagadar; Jalan Cangkorah–batas Leuwigajah, Kota Cimahi
 
Cihampelas: Jalan Cihampelas–Jalan Sayuran
 
Cililin: Jalan Cililin–Sukatani; perbaikan badan jalan dan pembangunan turap/talud/bronjong Jalan Nanggerang–Karyamukti
 
Cipeundeuy: Jalan Nanggeleng–Sirnaraja
 
Cisarua: Rehabilitasi Jalan Jambudipa–Mekarwangi (batas Cimahi); Jalan SPN–Kertawangi
 
Lembang: Rehabilitasi Jalan Cilumber–Cikole; Jalan Cikole–Cikarumbi; Jalan Langensari–Medu–Dago; Jalan Maribaya–Patrol
 
Ngamprah: Rehabilitasi jalan di Kampung Campakar RW 12 dan Kampung Cilengkrang RW 07; Rehabilitasi Jalan Somawinata RW 01, 02, 07, dan 17; Jalan Mekarsari–Cilame; Jalan H. Gofur–Cibatu
 
Parongpong: Jalan Cihanjuang–batas Gegerkalong, Kota Bandung
 
Rongga: Jalan Rongga–Cipari
 
Saguling: Jalan Purabaya–Jati (Batujajar)
 
Jembatan: Jembatan Rawabogo

Pernyataan Bupati Bandung Barat
 
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan perbaikan jalan merupakan upaya pemerintah daerah menjawab kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menantikan kondisi jalan lebih baik.
 
"Alhamdulillah, satu per satu ruas jalan yang selama ini dinantikan masyarakat mulai bisa kita perbaiki," ujar Jeje.
 
Ia mengakui masih banyak jalan yang membutuhkan penanganan, sebagian bahkan telah bertahun-tahun belum diperbaiki. Keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan. Karena itu, Pemkab Bandung Barat mengoptimalkan anggaran daerah sekaligus mengupayakan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dan kementerian terkait agar perbaikan menjangkau lebih banyak wilayah.
 
"Kami menyadari belum semua jalan bisa diperbaiki tahun ini. Namun, ikhtiar tidak akan berhenti. Kami terus berupaya agar perbaikan bisa dilakukan secara bertahap dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," kata Jeje.
 
Pekerjaan Dikawal Hingga Akhir 2026
 
Pemkab Bandung Barat menyatakan pekerjaan pada ruas yang masih berjalan akan dikawal hingga akhir 2026. Pemerintah daerah juga menentukan prioritas berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi jalan di lapangan.
 
Jeje berharap perbaikan jalan dapat memperlancar aktivitas warga, mendukung distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bandung Barat.
 
 
(Ari.M)

Sabtu, Oktober 03, 2026

Pesta Bona Taon 2026: Toga Sianturi Sebandung Raya Kukuhkan Pengurus Baru 2026–2029



PADALARANG, BANDUNG BARAT, ARTHA-NEWS.COM — Pesta Bona Taon 2026 sekaligus pelantikan Pengurus Toga Sianturi Sebandung Raya periode 2026–2029 digelar secara khidmat pada Sabtu, 8 Februari 2026. Acara berlangsung di Gedung Bale Aah Ruby, Jalan Sodong Girang, Desa Kerta Jaya, Kecamatan Padang, Kabupaten Bandung Barat.
 
Pesta adat yang mengangkat tema “Hiduplah Sianturi, kasi hidup semua orang” ini menjadi momen bersejarah bagi warga marga Sianturi di lingkungan Garut hingga Bandung Barat. Kegiatan dihadiri para sesepuh, tokoh adat, serta ratusan warga Sianturi dari berbagai daerah.
 
Dalam sambutannya, Ketua Umum A. Sianturi, S.H. mengajak seluruh elemen keluarga besar Sianturi untuk mempererat persaudaraan dan bersinergi membangun organisasi yang lebih bermanfaat bagi masyarakat. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Kami harap kebersamaan ini terus terjaga, teratur, aman, lancar serta sukses. Horas, horas, horas!” ujarnya.
 
Dengan semangat persatuan, Toga Sianturi Sebandung Raya kini siap mengemban amanah selama tiga tahun ke depan, membawa organisasi semakin dewasa, mandiri, dan bermanfaat bagi sesama.
 
 
 
Susunan Pengurus Toga Sianturi Sebandung Raya 2026–2029
 
Dewan Penasihat
 
- St. S. Sianturi/br. Sormin — (Op. Parasian)
​
- B. Sianturi/br. Tampubolon — (Op. Briand)
​
- D. Sianturi/br. Sihite — (Op. Aaron)
​
- T. Sitomorung/br. Sianturi — (Op. Rachel)
 
Pengurus Harian
 
- Ketua Umum: A. Sianturi/br. Siahaan
​
- Wakil Ketua Umum: M. Sianturi/br. Panjaitan
​
- Sekretaris Umum: J. Sianturi/br. Parahyangan
​
- Bendahara Umum: Pw. Situngkir/br. Sianturi
 
Seksi Adat
 
- Koordinator: S. Sianturi/br. Sitohang
​
- Anggota: Op. Ivan Sianturi/br. Togatorop, Bt. Sianturi/br. Nababan, J. Sianturi/br. Siburian, St. M. Sianturi/br. Simaremare, K. Sianturi/br. Pakpahan, J. Sianturi/br. Tampubolon — (Op. Bertuah)
 
Seksi Kerumah Tanggaan
 
- Koordinator: A.G. Sianturi/br. Sitinjak
​
- Anggota: Daniel Sianturi (Nainggolan)
 
Seksi Rohani
 
- Ketua: St. P. Sianturi/br. Siregar (Op. Kembar)
​
- Anggota: St. P. Sianturi/br. Siregar A. (Argasinta)
​
- Anggota: St. M. Sianturi/br. Sinamaremare
​
- Anggota: St. K. Sianturi/br. Sormin (Op. Parasian)
​
- Anggota: St. E. Pandopar Sianturi
​
- Anggota: Hutabarat/Sdr. D. Sianturi
 
Koordinator Wilayah
 
- Bandung Timur 1: St. Sianturi/br. Siregar
​
- Bandung Timur 2: J.M. Sianturi/br. Silaban
​
- Bandung Selatan 1: St. M. Sianturi/br. Sinamaremare
​
- Bandung Selatan 2: Bg. Sianturi/br. Nababan
​
- Dayeuhkolot: A.G. Sianturi/br. Sitinjak
​
- Cimahi 1: J. Sianturi/br. Manullang
​
- Cimahi 2: N. Sianturi/br. Sitohang
​
- Padalarang: T.M. Sianturi/br. Simanungkalit (Op. Geraldo)
​
- Utara: Y. Sianturi/br. Racin
 
 
 
Catatan Redaksi: Artikel diperbarui untuk menyesuaikan standar SEO Google serta perbaikan label menu navigasi demi kenyamanan pembaca.

Kamis, Oktober 01, 2026

Sukses Digitalisasi Desa, Bandung Barat Raih Juara 1 Nasional SIDEKA-NG 2026


Bandung Barat, Artha-News.com — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet penghargaan Juara 1 dalam ajang Kabupaten dengan Akselerasi SIDEKA-NG Terbaik 2026. KBB dinilai paling unggul dan progresif dalam kategori Pemanfaatan Website serta Layanan SIDEKA-NG.

Apresiasi berskala nasional ini diserahkan langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Jenderal Teknologi Pemerintah Digital. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan nyata atas konsistensi pemerintah daerah dalam memacu percepatan ekosistem digital di lingkup pemerintahan desa.

Dalam kompetisi ketat tahun ini, Kabupaten Bandung Barat sukses menempati podium utama. Sementara itu, posisi kedua diraih oleh Kabupaten Karawang, dan disusul oleh Kabupaten Karangasem di peringkat ketiga.

Mengenal Apa itu SIDEKA-NG dan Indikator Penilaiannya

Sebagai informasi, SIDEKA-NG (Sistem Informasi Desa dan Kawasan New Generation) adalah platform digital resmi terintegrasi yang digagas oleh Komdigi. Sistem ini dirancang untuk memodernisasi tata kelola desa, mulai dari optimalisasi situs web resmi desa hingga penyediaan layanan administrasi berbasis daring.

Tim penilai dari Komdigi menegaskan bahwa penilaian penghargaan ini tidak sekadar menghitung berapa banyak desa yang telah memasang aplikasi tersebut. Ada beberapa indikator krusial lain yang membuat KBB terpilih menjadi pemenang:

- Pemanfaatan Aktif & Produktif: Konsistensi desa dalam memperbarui informasi di situs web resmi.


- Dampak Layanan: Efektivitas sistem administrasi digital dalam melayani kebutuhan warga sehari-hari.


- Sinergi Lintas Sektor: Kuatnya kolaborasi dan komitmen antara pemerintah pusat, Pemkab KBB, hingga jajaran pemerintah desa.



Menuju Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Adaptif dan Mandiri

Pencapaian besar dalam Akselerasi SIDEKA-NG 2026 ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi seluruh perangkat desa di wilayah KBB. Inovasi teknologi ini didorong agar tidak berhenti pada formalitas kepemilikan aplikasi atau situs web semata.

Muara dari transformasi digital ini adalah memberikan kemudahan konkret bagi masyarakat luas. Warga desa kini dapat mengakses informasi publik secara transparan serta menikmati urusan birokrasi dan administrasi yang jauh lebih ringkas.

Melalui penghargaan ini, Pemkab Bandung Barat berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan implementasi SIDEKA-NG di seluruh wilayah. Langkah ini menjadi bagian penting dalam membangun pondasi pemerintahan yang modern, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dan inklusif.



(Ari.M)

Rabu, September 23, 2026

HUT KBB ke-18: Plaza Mekar Sari Jadi Saksi Refleksi Pelayanan Publik ASN

CATATAN REDAKSI: Artikel ini diperbarui pada 23 September 2026 — mencakup perbaikan struktur navigasi label kategori, dioptimalkan agar terindeks Google dengan baik dan tidak menampilkan halaman 404, serta penataan ulang label demi kenyamanan pembaca.
 
NGAMPRAH, ARTHA-NEWS.COM — Puncak peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berlangsung di Plaza Mekar Sari, Ngamprah, menjadi momentum istimewa bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Agenda tahunan ini dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Daerah KBB.
 
Pelaksanaan apel besar tersebut dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung Barat. Selain itu, tampak hadir jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala instansi vertikal, serta perwakilan Kepala Desa se-Kabupaten Bandung Barat yang bersinergi menyukseskan jalannya acara.
 
Bupati Bandung Barat memimpin langsung upacara khidmat ini. Kehadiran para kepala desa di barisan undangan menjadi simbol soliditas birokrasi pemerintahan hingga tingkat akar rumput. Salah satu tokoh yang terlihat hadir di lokasi adalah Kepala Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Ujang Dahria.
 
Saat ditemui di sela-sela acara, Ujang Dahria menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi pemerintah daerah selama hampir dua dekade ini. Dalam menyambut momen refleksi HUT Bandung Barat ke-18 tersebut, ia menaruh harapan besar demi masa depan wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Ujang berharap agar Kabupaten Bandung Barat ke depan selalu menjadi daerah yang Aman, Sukses, Maju, dan Amanah.
 
Harapan tersebut selaras dengan komitmen Pemkab KBB untuk terus mendorong transparansi dan reformasi birokrasi. Berdasarkan informasi dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bandung Barat, perayaan usia ke-18 ini dirancang bukan sekadar seremoni belaka. Momen ini difokuskan sebagai pijakan evaluasi kinerja pelayanan publik agar semakin inklusif, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan warga.
 
Dirgahayu Kabupaten Bandung Barat! Dengan bertambahnya usia, momentum sejarah ini diharapkan mampu membawa stabilitas pembangunan daerah ke arah yang jauh lebih sejahtera. Integritas dan kemitraan erat antara ASN, pimpinan daerah, hingga jajaran pemerintah desa menjadi kunci utama dalam mengemban amanah serta menjaga kepercayaan masyarakat demi kemajuan Bandung Barat yang berkelanjutan.
 
(Ari.M)
(DISKOMINFOTIK KBB)

BACA JUGA
 
- HUT Bandung Barat ke-18: Kepala Desa Bersinergi Dukung Pembangunan Daerah
​
- Pemkab Bandung Barat Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
​
- Kades Cipada Ujang Dahria: Desa adalah Ujung Tombak Pelayanan

 

Selasa, September 22, 2026

DPRD KBB Setujui Raperda Perubahan APBD 2026 dengan 9 Catatan Kritis

BANDUNG BARAT, ARTHA-NEWS.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, Senin (21/9/2026).
 
Delapan fraksi di DPRD KBB—terdiri dari Fraksi PKS, Gerindra, Golkar, PKB, PDI Perjuangan, PAN, Demokrat, dan NasDem—secara kolektif menyetujui Raperda Perubahan APBD TA 2026 untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan teknis bersama Komisi dan Badan Anggaran (Banggar).
 
Kendati demikian, DPRD memberikan 9 pokok catatan strategis dan kritis yang wajib menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.
 
Sejalan dengan tema pembangunan KBB Tahun 2026, yakni "Peningkatan Akses Infrastruktur Pelayanan Dasar dan Pelayanan Publik untuk Meningkatkan Ekonomi Daerah", berikut adalah poin-poin utama pandangan fraksi DPRD KBB:
 
Poin-Poin Utama Pandangan Umum Fraksi DPRD KBB
 
Konsistensi Perencanaan & Evaluasi Anggaran
Pemerintah Daerah diminta menjaga keselarasan antara perubahan RKPD, KUA-PPAS, serta Raperda Perubahan APBD.
 
Setiap penambahan atau pergeseran anggaran harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas, target terukur, lokasi tepat, dan kesiapan eksekusi.
 
Keseimbangan Fiskal & Ketepatan Data Anggaran
DPRD menyoroti perubahan struktur anggaran, di mana Pendapatan Daerah naik sebesar Rp25,39 Miliar (menjadi Rp3,162 Triliun), sementara Belanja Daerah membengkak sebesar Rp169,07 Miliar (menjadi Rp3,368 Triliun).
 
Hal ini memicu defisit sebesar Rp205,68 Miliar yang direncanakan ditutup dari SiLPA TA 2025. DPRD meminta Pemda berhati-hati menjaga keberlanjutan fiskal serta melakukan koreksi/penyelarasan sinkronisasi angka-angka teknis dalam dokumen.
 
Penguatan PAD & Kualitas Pelayanan Kesehatan
Kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp13,49 Miliar yang bersumber dari pelayanan kesehatan BLUD harus dibarengi dengan peningkatan mutu dan keterjangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat.
 
Pemda juga didorong melakukan digitalisasi penerimaan, optimalisasi aset, dan perbaikan kinerja BUMD.
 
Efisiensi & Rekonsiliasi Belanja Operasional
DPRD meminta penjelasan rinci terkait pengurangan Belanja Pegawai (sebesar Rp306,74 Miliar), kenaikan Belanja Barang/Jasa (Rp253,12 Miliar), dan belanja Hibah (Rp78,66 Miliar).
 
Usulan efisiensi belanja operasi sebesar 10–15% harus ditelaah agar tidak mengganggu hak pegawai dan pelayanan dasar.
 
Perlindungan Pelayanan Dasar & Sektor Produktif
DPRD mempertanyakan penurunan anggaran Dinas Pendidikan sebesar Rp23,80 Miliar dan meminta mitigasi dampak agar kualitas pendidikan tidak terganggu. Pemda juga diminta memastikan ketepatan bansos serta penguatan dukungan bagi UMKM, petani, peternak, dan pencari kerja.
 
Pengawasan Belanja Modal & Bantuan Keuangan Desa
Kenaikan Belanja Modal sebesar Rp87,70 Miliar (menjadi Rp270,38 Miliar) serta alokasi Bantuan Keuangan Desa sebesar Rp52,25 Miliar harus disertai matriks transparansi penerima, kejelasan peruntukan, dan kesiapan teknis guna mencegah ketimpangan antarwilayah dan pembiayaan ganda (double funding).
 
Lingkungan Hidup & Kesiapsiagaan Bencana
Pemda diminta mengoptimalkan pelayanan pengelolaan sampah, sanitasi, serta drainase. Adapun alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp29,98 Miliar harus disesuaikan dengan peta kerawanan bencana di Bandung Barat.
 
Transparansi dan Evaluasi SiLPA 2025
SiLPA TA 2025 sebesar Rp205,68 Miliar perlu dirinci berdasarkan sumber dan keterikatannya (dana terikat vs dana bebas) agar tidak timbul penumpukan anggaran berulang di masa mendatang.
 
Kesiapan Eksekusi Mengingat Sisa Waktu Terbatas
Mengingat sisa waktu pelaksanaan APBD TA 2026 yang makin terbatas hingga 31 Desember 2026, seluruh Perangkat Daerah dituntut bekerja cepat namun tetap akuntabel, menindaklanjuti rekomendasi BPK, serta menjaga kualitas hasil pekerjaan.
 
Fraksi-fraksi DPRD KBB menegaskan bahwa sikap akhir masing-masing fraksi akan ditentukan setelah mencermati jawaban/penjelasan dari Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat serta hasil pembahasan mendalam pada Rapat Komisi dan Rapat Badan Anggaran.
 
"Pandangan umum ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi anggaran dan pengawasan DPRD untuk memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung Barat," tegas perwakilan Fraksi DPRD KBB.
 
 
 
(Alben.Manulang)

Minggu, Agustus 23, 2026

Peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Bandung Barat, Momentum Refleksi Pelayanan Publik ASN

BANDUNG BARAT, ARTHA-NEWS – Puncak peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang digelar di Plasa Mekar Sari, Ngamprah, pada Kamis (19/6/2025), menjadi momen istimewa bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk merefleksikan kembali semangat dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
 
Dalam sambutannya, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengajak seluruh jajaran ASN untuk menghadirkan pelayanan yang lebih prima sebagai kado terindah bagi daerah yang kini menginjak usia dewasa ke-18 tahun.
 
“Di usia ke-18 ini, mari kita persembahkan untuk Bandung Barat pelayanan yang lebih baik, kepemimpinan yang jujur, serta masyarakat yang semakin peduli satu sama lain,” ujar Bupati Jeje dengan penuh harap.
 
Beliau menekankan agar setiap ASN tidak memandang tugas sekadar rutinitas belaka, melainkan dijalani sebagai pengabdian tulus yang dilandasi keikhlasan. Inovasi, kerja keras, dan karya nyata disebutnya sebagai kunci utama agar pelayanan publik semakin berkualitas dan memberi dampak positif luas bagi masyarakat.
 
“Jadikanlah pekerjaan kita ini sebagai ladang ibadah dan amal kebajikan. Mari bekerja dengan sepenuh hati, membangun sinergi lintas sektor, serta mengedepankan semangat gotong royong yang luhur,” imbuhnya menguatkan.
 
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa keberadaan Kabupaten Bandung Barat sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Bandung tidak terlepas dari perjuangan panjang dan niat luhur para pendahulu untuk mendekatkan jangkauan pelayanan serta mempercepat laju pembangunan daerah.
 
Di usia yang ke-18 tahun ini, ia pun optimis Kabupaten Bandung Barat mampu melangkah dan melompat lebih jauh ke depan, sepanjang seluruh elemen masyarakat dan aparatur negara bersatu padu dalam semangat pengabdian.
 
(Ari.M)
Artha-News – Analisis, Referensi Tajam, Handal, Akurat

Sumber: Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat
 
Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada Sabtu, 23 Agustus 2026, demi kenyamanan navigasi pembaca dan penataan ulang label/kategori. Isi fakta dan materi berita tetap sah serta tidak mengalami perubahan.

Dari Dana Desa ke Kandang Ayam: Strategi Cipada Bangun Ketahanan Pangan

Bandung Barat – Pemerintah Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mengalokasikan 20 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.Dana tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan ternak ayam yang diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan masyarakat desa.

Kepala Desa Cipada Ujang Dahria, menjelaskan bahwa pemanfaatan dana melalui program ternak ayam ini tidak hanya bertujuan menyediakan sumber pangan bagi warga, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Program ini kami jalankan agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya. Dengan beternak ayam, kebutuhan protein hewani bisa terpenuhi, sekaligus membuka peluang usaha bagi warga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua BUMDes Cipada, Yana. Ia menuturkan bahwa setelah pembangunan kandang rampung, langkah berikutnya adalah memastikan bibit ayam yang dibeli memiliki kualitas baik. Menurutnya, hal ini penting agar hasil beternak bisa lebih maksimal.

“Untuk tahap awal, jumlah ayam yang akan dipelihara sekitar 800 ekor. Ke depannya, kami berharap jumlah tersebut bisa terus bertambah dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Cipada,” kata Yana.

Sesuai aturan, setiap desa diwajibkan mengalokasikan minimal 20 persen dari Dana Desa untuk sektor ketahanan pangan. Program di Desa Cipada menjadi contoh bagaimana pengelolaan dana tersebut dapat diarahkan pada kegiatan produktif yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

(Ari.M)
Artha-News – Analisis, Referensi Tajam, Handal, Akurat

Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada Sabtu, 23 Agustus 2026, demi kenyamanan navigasi pembaca dan penataan ulang label/kategori. Isi fakta dan materi berita tetap sah serta tidak mengalami perubahan.





Wakil Bupati Bandung Barat: Serah Terima Pekerjaan Adalah Momentum Koordinasi dan Pengabdian

BANDUNG BARAT - Wakil Bupati Bandung Barat menyampaikan bahwa serah terima pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat merupakan proses yang wajar dan bagian dari dinamika pemerintahan.Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara serah terima pekerjaan, Senin (15/9).

Dalam arahannya,Wakil Bupati menegaskan bahwa serah terima ini bukan pergantian jabatan,melainkan kesinambungan pekerjaan yang harus segera ditindaklanjuti. “Saya yakin dengan pengalaman yang dimiliki, para pejabat sudah menguasai tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Yang terpenting, segera lakukan koordinasi dengan jajaran terkait program-program yang belum terlaksana agar bisa diteruskan dengan baik,” ujarnya.

Lebih jauh, Wakil Bupati menekankan bahwa rotasi dan mutasi merupakan hal yang biasa di lingkungan aparatur sipil negara.Menurutnya,pimpinan memiliki penilaian tersendiri dalam setiap kebijakan. “Sebagai ASN,kita harus siap mengikuti perencanaan yang ditetapkan pimpinan. Di balik setiap keputusan, selalu ada hikmah dan keberkahan yang mungkin belum kita pahami saat ini,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar setiap perubahan dapat dimaknai sebagai bagian dari ketentuan Allah SWT. “Allah memberikan amanah kepada siapa yang dikehendaki,dan akan mencabutnya ketika Allah menghendaki. Maka apapun penugasan yang diberikan, mari kita kembalikan kepada ketentuan-Nya. Insya Allah,ada keberkahan di balik setiap penempatan,” tuturnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima pekerjaan, yang diharapkan dapat memperkuat kesinambungan program dan pelayanan publik di Kabupaten Bandung Barat.

(Ari.M)

Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada Sabtu, 23 Agustus 2026, demi kenyamanan navigasi pembaca dan penataan ulang label/kategori. Isi fakta dan materi berita tetap sah serta tidak mengalami perubahan.


Bupati Bandung Barat Apresiasi Polri Peringatan HUT Bhayangkara ke‑79

BANDUNG BARAT, ARTHA‑NEWS – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas peran strategis serta dedikasi luar biasa dalam menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Hal tersebut disampaikan secara resmi bertepatan dengan momen peringatan HUT Bhayangkara ke‑79, yang jatuh pada Selasa (1/7/2025).
 
“Tentu saya ucapkan selamat dan apresiasi yang tulus kepada pihak kepolisian yang saat ini sedang memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke‑79,” ujar Bupati Jeje dalam keterangannya.
 
Bupati berharap, di usia ke‑79 ini, institusi Polri semakin kokoh, kompak, solid, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang terus berkembang. “Semoga Polri semakin mantap menjaga keamanan serta ketertiban di Negara Kesatuan Republik Indonesia demi keamanan bersama,” lanjutnya.
 
Ia juga mendorong agar Polri terus bergerak maju melakukan inovasi dan adaptasi mengikuti perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat yang dinamis, guna meningkatkan rasa aman yang kuat dan pelayanan publik yang prima. “Teruslah berinovasi, beradaptasi, serta semakin dicintai dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.
 
Lebih lanjut, Bupati Jeje menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk terus memelihara sinergi erat dan kolaborasi yang padu bersama institusi kepolisian demi menciptakan suasana yang kondusif di wilayahnya. “Sinergitas kuat antara pemerintah daerah dan kepolisian sangat penting dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, serta pelayanan publik yang optimal bagi warga,” pungkasnya.
 
Sumber: Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat
 
 (Ari.M)
 
Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada Sabtu, 23 Agustus 2026, demi kenyamanan navigasi pembaca dan penataan ulang label/kategori. Isi fakta dan materi berita tetap sah serta tidak mengalami perubahan.

Bupati Bandung Barat: Posyandu Pilar Strategis Kesehatan & Harapan Masyarakat

BANDUNG BARAT – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan keberadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memiliki peran sangat strategis di tengah masyarakat. Posyandu bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa, melainkan pilar utama menjamin kelangsungan dan kualitas kesehatan anak‑anak sebagai generasi masa depan. Pernyataan ini disampaikan saat meresmikan peluncuran Program 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada Selasa, 6 Agustus.
 
Dalam momentum tersebut, Bupati Jeje memberikan apresiasi setinggi‑tingginya kepada seluruh kader Posyandu di Kabupaten Bandung Barat. Beliau memuji dedikasi, keikhlasan, dan pengabdian tulus mereka melayani kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, para kader adalah pahlawan tanpa tanda jasa dan tulang punggung layanan kesehatan desa. “Di tangan para kader, kesehatan serta tumbuh kembang anak‑anak KBB terjaga dengan baik,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan fungsi Posyandu kini berkembang jauh lebih luas. Tidak boleh lagi hanya dianggap tempat menimbang balita semata, melainkan ruang sosial krusial dan pusat lahirnya harapan kemajuan keluarga. Melalui layanan optimal, Posyandu menjadi penopang lahirnya anak sehat, ibu tangguh, dan keluarga sejahtera.
 
Program 6 SPM ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan layanan dasar di KBB. Sinergi pemda dan kader menjadi kunci wujudkan masyarakat sehat. Dengan komitmen kuat, Bandung Barat optimis terus tingkatkan kualitas pelayanan publik—khususnya kesehatan—guna menyongsong generasi muda yang lebih cerah, unggul, dan berdaya saing tinggi.
 
(Ari.M)
Sumber: Diskominfo Kabupaten Bandung Barat
 
 
 
Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada Sabtu, 23 Agustus 2026, demi kenyamanan navigasi pembaca dan penataan ulang label/kategori. Isi fakta dan materi berita tetap sah serta tidak mengalami perubahan.

Status KLB Keracunan Massal di Bandung Barat Resmi Dihentikan, Kondisi Pasien Terus Membaik

Artha-News.Com I Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus keracunan massal yang terjadi pada Senin (23/9) dan Rabu (25/9) lalu.

Peristiwa ini melibatkan tiga Sentra Penyediaan Pangan Gratis (SPPG), yakni dua dapur di wilayah Cipongkor dan satu dapur di wilayah Cihampelas.Saat ini,ketiga dapur tersebut masih ditutup sementara untuk kepentingan investigasi.

Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap ketiga SPPG tersebut.

Berdasarkan data terbaru hingga Sabtu (27/9),jumlah total kasus mencapai 1.315 orang. Dari jumlah tersebut, 1.241 orang telah dinyatakan pulih dan kembali ke rumah,sementara 74 orang masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan. Syukurlah, kondisi pasien yang masih dirawat menunjukkan perkembangan kesembuhan yang baik.

Dengan mempertimbangkan hasil analisis epidemiologi,penghentian distribusi makanan dari dapur yang diduga bermasalah, langkah penanggulangan yang telah dilakukan,tingginya angka kesembuhan pasien,serta tidak adanya penambahan kasus baru, maka status Kejadian Luar Biasa (KLB) secara resmi dihentikan.

Saat ini,fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan seluruh pasien pulih sepenuhnya dan dapat segera kembali beraktivitas bersama keluarga.Upaya koordinasi dengan tenaga medis dan berbagai pihak terkait terus dilakukan untuk menjamin penanganan optimal serta pemenuhan kebutuhan pasien.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tenaga medis, relawan,TNI-Polri,serta semua pihak yang sejak hari pertama hingga hari ini bekerja keras di lapangan demi keselamatan masyarakat.

(Ari.M)
Artha-news- Analisis-Referensi-Tajam-Handal-Akurat-

Jumlah Siswa Minim,SMPN 4 Cisarua Bandung Barat Butuh Perhatian Pemerintah

CISARUA (Bandung Barat) artha-news.com – SMPN 4 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menghadapi tantangan serius terkait rendahnya jumlah siswa. Berdasarkan data
Kemendikbudristek,sekolah negeri yang berdiri sejak 2015 ini hanya memiliki 163 siswa dengan enam rombongan belajar (rombel).

Kepala SMPN 4 Cisarua, Rosmana, menyebut salah satu penyebab minimnya siswa adalah letak sekolah yang jauh dari jalan utama (jalan provinsi).“Awalnya masyarakat sangat antusias menyambut SMP negeri ini,tapi seiring waktu animo masyarakat menurun. Banyak orang tua beralasan sekolah terlalu dekat, sementara anak-anak ingin bersekolah di luar karena merasa bosan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Sekitar 70 persen lulusan SD di sekitar sekolah memang melanjutkan ke SMPN 4,namun sebagian memilih sekolah lain, terutama SMPN 1 Cisarua yang berada di tepi jalan besar (jalan provinsi).Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya transportasi umum yang melewati SMPN 4, sehingga masyarakat luar Kampung Cibolang merasa lokasi sekolah terlalu terpencil.

“Banyak orang tua juga berpikir kalau sekolah di SMPN 1 Cisarua peluang masuk ke SMAN 1 atau SMKN 1 Cisarua lebih besar Padahal kualitas pendidikan di SMP negeri sama saja,” jelas Rosmana.

Pihak sekolah bersama guru dan komite telah berulang kali melakukan sosialisasi agar masyarakat sekitar lebih memilih SMPN 4.Namun,upaya tersebut belum membuahkan hasil signifikan.

“Kami berharap masyarakat bisa memahami bahwa semua SMP negeri memiliki kualitas yang sama. Tidak perlu jauh-jauh kalau di sini sudah ada sekolah negeri yang dekat,” tegasnya.

Lebih jauh,Rosmana berharap pemerintah maupun pihak terkait memberi perhatian lebih terhadap sekolah-sekolah di wilayah pinggiran. “Kami ingin pemerataan pendidikan benar-benar terwujud.Jangan sampai sekolah di pelosok terabaikan,” pungkasnya.

(Ari.M)
Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada Sabtu, 22 Agustus 2026, demi kenyamanan navigasi pembaca dan penataan ulang label/kategori. Isi fakta dan materi berita tetap sah serta tidak mengalami perubahan.

Jelang Lebaran, Kepala Desa dan Perangkat Desa Pakuhaji Gotong Royong Memperbaiki Titik Jalan Yang Rusak Parah


BANDUNG BARAT - Kepala Desa Pakuhaji dan para perangkat desa dan juga Babinsa kompak bergotong royong dalam memperbaiki jalan yang rusak parah yang berada di jalan warung menggunakan dana swadaya,Rabu (26/03/2025).
Diketahui ada beberapa titik dijalan tersebut yang sangat parah kerusakan nya ditambah posisinya yang berada di tanjakan/turunan yang lumayan curam.

Jalan dari atas masih lumayan tapi kebawah nya ada titik yang rusak parah. Karena menjelang suasana Lebaran, ditakutkan kalau ada orang pendatang yang belum tau medan takutnya kenapa-napa",ucap Kepala Desa Pakuhaji Heni Wartini.

Diketahui juga kalau Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail sudah datang dan meninjau jalan tersebut sebelum nya karena jalan tersebut memang jalan kabupaten dan masuk dalam rencana untuk diperbaiki.


Heni Wartini Kepala Desa Pakuhaji berharap semoga jalan Kabupaten yang berada di desa Pakuhaji dapat segera diperbaiki karena memang banyak jalan yang sudah rusak lumayan parah sejak lama. 

(Ari.M)

Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui pada Sabtu, 23 Agustus 2026, demi kenyamanan navigasi pembaca dan penataan ulang label/kategori. Isi fakta dan materi berita tetap sah serta tidak mengalami perubahan.

Senin, Agustus 17, 2026

Warga RW 20 RT 01-03 Desa Ciburuy Padalarang Semarakkan HUT RI ke-81, Lomba Tangkap Ikan & Gotong Royong Pererat Silaturahmi

PADALARANG, ARTHA-NEWS.COM — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa begitu hangat dan meriah di Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Warga RW 20 yang meliputi lingkungan RT 01, RT 02, dan RT 03 berbondong-bondong menggelar rangkaian kegiatan perayaan penuh semangat kekeluargaan pada Senin, 17 Agustus 2026.
 
Sejak pagi hari, suasana lingkungan setempat sudah tampak hidup. Dimulai dari kesibukan panitia melakukan persiapan, warga yang bergotong royong membersihkan serta menghias lingkungan, hingga anak-anak yang tak sabar menanti perlombaan dimulai. Berbagai perlombaan digelar untuk merangkul berbagai usia — mulai dari kategori anak-anak, lomba ibu-ibu, hingga perlombaan khusus bapak-bapak. Dekorasi lingkungan dengan nuansa merah putih pun tampak indah menghiasi setiap sudut jalan setapak warga.
 
Sorak-sorai penonton yang memadati lokasi kegiatan menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan masih hidup dan menyala kuat di tengah masyarakat Desa Ciburuy. Bukan sekadar ajang adu ketangkasan lewat lomba, momen tahunan ini sekaligus menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga yang tinggal berdampingan.
 
Rangkaian kegiatan puncak sekaligus acara terakhir yang paling ditunggu-tunggu adalah lomba tangkap ikan di kolam. Suasana menjadi sangat meriah saat warga, baik anak-anak maupun dewasa, dengan antusias berusaha menangkap ikan yang telah disiapkan panitia. Tawa riuh dan sorak-sorai penonton memenuhi udara, menjadikan momen ini sebagai penutup perayaan yang penuh kegembiraan dan kebersamaan.
 
Kemeriahan dan kelancaran acara ini tidak lepas dari kerja keras serta kekompakan seluruh jajaran panitia dan warga RW 20 RT 01, 02, dan 03 Desa Ciburuy. Pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran dari seluruh elemen masyarakat membuat perayaan yang dikemas secara sederhana namun bermakna ini dapat berjalan meriah, tertib, dan penuh kehangatan kekeluargaan.
 
Acara berlangsung kondusif dari awal hingga akhir berkat kerja sama yang solid dan partisipasi aktif seluruh warga tanpa terkecuali. Semangat kebersamaan tersebut terbukti menjadi fondasi utama terselenggaranya perayaan yang meninggalkan kesan mendalam ini.
 
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩
Terus Melaju untuk Indonesia Maju!
 
Semoga semangat kemerdekaan yang diperingati senantiasa menginspirasi seluruh warga untuk terus bersatu, saling bergotong royong, dan bersama-sama membangun Desa Ciburuy menuju kemajuan yang lebih baik, sejahtera, serta harmonis.

Minggu, Agustus 09, 2026

Puncak Peringatan HUT ke-19 KBB, Gelaran Jajarans Dorong Ekonomi UMKM Tanpa Gunakan APBD

BANDUNG BARAT, ARTHA-NEWS.COM — Suasana di kawasan Kota Baru Parahyangan tampak semarak dan penuh kegembiraan saat Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, secara resmi membuka acara bertajuk "Jajarans" pada Jumat, 7 Agustus 2026. Festival yang berlangsung selama tiga hari hingga Minggu, 9 Agustus 2026 ini digelar sebagai wadah hiburan rakyat, pusat kuliner, sekaligus sarana silaturahmi terbuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung Barat dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 daerah tersebut.
 
Di hari pertama rangkaian acara, kegiatan diawali dengan tausiyah yang menyentuh hati dari Ustadz Taufiqurrahman, dan kemudian ditutup dengan penampilan istimewa penyanyi religi ternama, Opick. Pengunjung pun dimanjakan dengan beragam stan UMKM yang menyajikan aneka makanan khas daerah mulai dari sate, cilok, susu murni, hingga berbagai jenis kuliner lezat lainnya. Seluruh warga dapat menikmati kemeriahan ini secara sepenuhnya gratis tanpa perlu membayar tiket masuk.
 
Yang patut diapresiasi dan menjadi sorotan utama, kemeriahan pesta rakyat ini ternyata diselenggarakan sepenuhnya tanpa menggunakan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sepeser pun. Bupati Jeje Ritchie Ismail menegaskan bahwa seluruh penyelenggaraan acara Jajarans ini sepenuhnya bermodal dukungan, bantuan, dan kerja sama dari berbagai pihak, sehingga tidak membebani anggaran daerah.
 
"Jajarans hadir sebagai ruang hiburan dan kebersamaan guna memeriahkan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Bandung Barat. Perlu saya sampaikan kepada seluruh warga, acara ini murni tanpa menggunakan APBD sepeser pun. Semua berkat dukungan dan gotong royong bersama," tegas Bupati Jeje saat memberikan sambutan dalam pembukaan acara.
 
Lebih dari sekadar perayaan kemerdekaan dan hiburan semata, Jajarans juga menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui pelibatan langsung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Para pengusaha kecil diberikan ruang dan kesempatan untuk mempromosikan serta menjual produk-produk unggulan mereka kepada ribuan pengunjung yang hadir.
 
"Semoga acara ini terus berjalan sukses dan membawa manfaat nyata bagi kemajuan serta peningkatan perekonomian warga Bandung Barat secara berkelanjutan," harap Bupati Jeje.
 
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jeje Ritchie Ismail bersama Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada sekitar 190 warga kurang mampu yang hadir. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat di tengah perayaan hari jadi daerah.

( Ari .M)
ARTHA-NEWS - Analisis - Referensi - Tajam - Handal - Akurat -


Rabu, Juli 29, 2026

UPT Kebersihan Bandung Barat Dapat 'Makeover' Ruang Kerja Agar Lebih Baik dan Nyaman Melalui Program Inovasi

Bandung Barat, 2 Maret 2026 – Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat, Imam Fauzi membenarkan bahwa UPT Kebersihan merupakan penerima manfaat langsung dari paket proyek "Penataan Ruang Sekretariat dan Ruang UPT Kebersihan" tahun anggaran 2025.

Imam Fauzi menjelaskan, proyek tersebut mencakup komponen-komponen penting untuk mendukung operasional dan kenyamanan pegawai, antara lain penyediaan roll o pack (untuk penyimpanan dokumen/arsip), meja kerja dan kursi baru, unit AC, meja loket pelayanan masyarakat, serta penataan ulang ruang secara keseluruhan disertai pengecatan.

"Ya, UPT Kebersihan memang penerima manfaat paket ini. Komponen seperti roll o pack, meja, kursi, AC, meja loket pelayanan, lalu penataan ruang dan pengecatan telah membantu meningkatkan fasilitas kerja kami," ujar Imam Fauzi Kepala UPT Kebersihan DLH Kabupaten Bandung Barat, saat dikonfirmasi wartawan.

Pernyataan Kepala UPT ini selaras dengan keterangan dari Sahria, S.Sos., Kasubag Tata Usaha (TU) UPT Kebersihan DLH Kabupaten Bandung Barat, yang menyoroti dampak positif bagi pegawai sehari-hari. "Lumayan ada dampak kepada pegawai. Walaupun belum sempurna, tapi sudah sangat membantu. Pegawai menjadi lebih nyaman dalam bekerja, kerja bisa lebih teratur dan tertata karena sebelumnya masih berantakan," kata Sahria.


Sahria menambahkan, ruang yang lebih rapi kini memungkinkan digunakan untuk menerima tamu, diskusi, atau rapat koordinasi. "Kalau ada tamu untuk diskusi atau rapat, jadi bisa diskusi di sini," ujarnya. Hal ini krusial bagi UPT Kebersihan yang sering berkoordinasi dengan masyarakat, relawan, dan pemerintah terkait penanganan sampah di 16 kecamatan Kabupaten Bandung Barat.

Proyek ini (dengan pagu sekitar Rp 190-200 juta berdasarkan pola pengadaan LPSE serupa) bertujuan meningkatkan efisiensi administrasi dan pelayanan di UPT Kebersihan. Saat ini, kantor UPT masih berstatus kontrak/sewa (office di Komplek Pemda Gedung C Lt. 2 dan pool armada di Jl. Gedong Lima, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang), sehingga penataan ruang menjadi langkah penting untuk optimalisasi fasilitas yang ada.


Artha‑News: Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat
(Ari M / Redaksi Artha‑News)

CATATAN ARSIP: Berita ini merupakan dokumentasi peristiwa yang terjadi pada Senin, 2 Maret 2026 di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Informasi yang dimuat adalah kondisi dan situasi pada saat peristiwa berlangsung.

Bupati Bandung Barat Ajak Warga Warai Semangat Pahlawan: "Bekerja Tulus, Bersinergi, Demi Indonesia yang Lebih Baik"

BANDUNG BARAT — Dalam suasana khidmat memperingati Hari Pahlawan Nasional,Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani semangat juang para pahlawan dengan bekerja tulus dan berpikir jernih demi kemajuan bangsa.

Upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 digelar di Taman Makam Pahlawan Batujajar,Senin (10/11/2025), diikuti jajaran Forkopimda,TNI-Polri,pelajar,dan berbagai unsur masyarakat.

“Para pahlawan tidak berjuang untuk dirinya sendiri, tetapi untuk masa depan bangsa — untuk kita semua yang hari ini menikmati hasil pengorbanan mereka,” ujar Jeje dalam amanatnya.

Ia menegaskan bahwa kemerdekaan yang kini dinikmati bukan hadiah, melainkan buah dari kesabaran, keberanian, kejujuran,dan keikhlasan para pejuang.Karena itu,masyarakat masa kini harus melanjutkan estafet perjuangan dengan cara yang relevan di zamannya.

> “Perjuangan kita hari ini bukan lagi dengan bambu runcing,tapi dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama — membela yang lemah, menegakkan keadilan, dan memastikan tak ada anak bangsa yang tertinggal,” tegasnya.

Dalam amanat tersebut,Jeje menyampaikan tiga nilai utama yang patut diwarisi dari para pahlawan:

1. Kesabaran dan keikhlasan.
“Para pahlawan sabar menunggu waktu,sabar belajar,sabar berjuang. Mereka tahu kemenangan tidak diraih dalam semalam,” ujarnya.

2. Semangat mengutamakan kepentingan bangsa.Setelah meraih kemerdekaan,para pahlawan tak mencari jabatan,tetapi kembali mengabdi di tengah masyarakat. “Kehormatan sejati bukan pada posisi yang dimiliki, tapi pada manfaat yang ditinggalkan,” tutur Jeje.

3. Pandangan jauh ke depan.
Para pahlawan berjuang bukan untuk dirinya, melainkan untuk generasi mendatang. “Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan. Tugas kita adalah memastikan api perjuangan itu tak pernah padam,” katanya.

Jeje juga menyinggung pentingnya melanjutkan semangat perjuangan dalam konteks pembangunan masa kini, yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,seperti memperkuat ketahanan nasional, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menegakkan keadilan sosial.

Menutup amanatnya,Jeje mengajak seluruh warga Bandung Barat menjadikan Hari Pahlawan sebagai momentum memperbarui tekad untuk berkontribusi nyata bagi bangsa.

> “Mari kita syukuri kemerdekaan ini dengan kerja keras,ketulusan,dan pikiran jernih.Sebagaimana para pahlawan telah memberi segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar semangat mereka tetap hidup,” pungkasnya.

(Redaksi Artha-News)
Artha-News: Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat

Arsip Berita: Bupati Bandung Barat Ajak Warga Warai Semangat Pahlawan: "Bekerja Tulus, Bersinergi, Demi Indonesia yang Lebih Baik" | Diterbitkan 10 November 2025 | Lokasi: Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat | 

Bupati Bandung Barat: WTP Harus Dijaga Tetap Demi Pelayanan Terbaik Bagi Rakyat


ARTHA‑NEWS.COM | BANDUNG BARAT — Diterbitkan: 12 Juni 2026 | Diperbarui: 16 Juli 2026 + Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi bukti konsistensi dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
 
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Iswanto menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi‑tingginya kepada seluruh jajaran pemerintahan. “Alhamdulillah, puji syukur kita raih kembali WTP ini. Harus kita jaga dan pertahankan, karena kepercayaan ini amanah yang harus dijaga demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
 
Pemimpin daerah menegaskan capaian ini bukan sekadar prestasi semata, melainkan momentum untuk terus meningkatkan pelayanan publik yang lebih baik, transparan, dan berintegritas. WTP harus menjadi landasan kerja untuk lebih maksimal dalam menyerap anggaran dan mewujudkan visi pembangunan daerah.
 
Meskipun demikian, ia mengingatkan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah tetap waspada, menjaga capaian ini dengan langkah nyata, mengutamakan kepentingan rakyat, serta mempercepat pembangunan yang merata dan menyentuh masyarakat.
 
Pemerintah berkomitmen terus menyempurnakan sistem pengelolaan keuangan guna memastikan setiap rupiah anggaran benar‑benar dimanfaatkan secara tepat sasaran. Dengan kepercayaan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dan mendukung setiap langkah pembangunan yang dicanangkan demi kemajuan bersama.
 
(Laporan: Tim Redaksi Artha‑News)

Bupati Bandung Barat Resmikan Renovasi Masjid Al‑Hikmah, Dukung Program Masjid Berseri


Bandung Barat, 24 Maret 2025 – (Diperbarui: 20 Juli 2026) Artha‑News.Com – Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail secara resmi meresmikan renovasi Masjid Al‑Hikmah yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, pada hari Senin, 24 Maret 2025. Penyempurnaan bangunan masjid ini merupakan bagian dari rangkaian program Masjid dan Mushola Berseri yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) guna meningkatkan kualitas sarana ibadah serta kesejahteraan masyarakat.
 
Dalam sambutannya, Bupati Jeje Ritchie Ismail menyampaikan apresiasi yang setinggi‑tingginya kepada BAZNAS dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam upaya pemugaran tempat ibadah tersebut.
 
"Program Masjid dan Mushola Berseri ini sangat luar biasa. Selain memperindah bangunan agar nyaman bagi jamaah, program ini juga menjadi langkah nyata dalam menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan pendidikan, sosial, serta kemasyarakatan. Semoga masjid ini senantiasa menjadi tempat yang penuh keberkahan," ujarnya.
 
Beliau juga menekankan pentingnya kerja sama dan sinergitas antara pemerintah daerah dengan BAZNAS dalam memanfaatkan zakat untuk kesejahteraan umat secara luas.
 
"Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut, agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak lagi warga, baik dalam pemenuhan kebutuhan sarana ibadah maupun bantuan kesejahteraan sosial lainnya," tambahnya.
 
Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Bandung Barat mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah. Dijelaskan bahwa program ini mencakup berbagai kegiatan, mulai dari renovasi fisik, penyediaan fasilitas penunjang, hingga pengembangan kegiatan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi sekitar masjid.
 
"Kami berharap inisiatif ini semakin berkembang dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain, agar semakin banyak masjid yang terawat, bersih, nyaman, dan mampu menjadi pusat peradaban yang melayani umat dengan baik," tutup Bupati Jeje.
 
(Ari .M)
(Redaksi Artha‑News)
Artha‑News: Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat

Arsip Berita: Bupati Bandung Barat Resmikan Renovasi Masjid Al‑Hikmah, Dukung Program Masjid Berseri | Tanggal Kejadian: 24 Maret 2025 | Terakhir Diperbarui: 20 Juli 2026 | Lokasi: Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat | 



Selasa, Juli 28, 2026

Pemkab Bandung Barat Serahkan SK Kepada 5.812 PPPK Paruh Waktu

Bandung Barat — Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 5.812 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Jumat (14/11/2025).Penyerahan dilakukan sebagai langkah memperkuat kebutuhan tenaga teknis, kesehatan, pendidikan, serta pelayanan publik di seluruh perangkat daerah.

Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB mencatat, ribuan PPPK paruh waktu yang menerima SK tersebut tersebar dalam beberapa kategori, yakni tenaga teknis Organisasi Perangkat Daerah (1.893 orang),tenaga teknis kesehatan (328 orang), tenaga teknis sekolah (1.043 orang),tenaga kesehatan (505 orang),dan guru (2.043 orang).

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail,menyampaikan bahwa pengangkatan PPPK paruh waktu merupakan amanah yang harus dijalankan dengan profesional. Ia menekankan pentingnya disiplin dan integritas sebagai bagian dari etika aparatur pemerintah.

“Pengangkatan ini bukan hadiah. Ini amanah dan tanggung jawab moral. Laksanakan tugas dengan disiplin, dedikasi,dan kejujuran,” ujar Jeje dalam sambutannya.

Bupati juga menegaskan bahwa status PPPK paruh waktu memiliki masa perjanjian tertentu,serta kelanjutan kontraknya akan ditentukan melalui evaluasi kinerja, kompetensi,dan kepatuhan terhadap disiplin kerja. Ia mengingatkan bahwa kontrak dapat dihentikan apabila pegawai tidak menunjukkan performa yang baik.

“Tunjukkan integritas dan komitmen agar layak dipertahankan.Budaya kerja aparatur harus mencerminkan profesionalisme pemerintah daerah,” tambahnya.

Pemkab Bandung Barat berharap kehadiran ribuan PPPK paruh waktu dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik,mempercepat respons layanan masyarakat,serta memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan di wilayah tersebut. Bupati juga mendorong seluruh pegawai untuk terus mengembangkan kompetensi agar mampu beradaptasi dengan dinamika kebutuhan pelayanan.

(Redaksi Artha-News)
Artha-News: Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat

 Arsip Berita: Pemkab Bandung Barat Serahkan SK Kepada 5.812 PPPK Paruh Waktu | Diterbitkan 15 November 2025 | Lokasi: Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat I