Pengabdian Tanpa Batas, Bripka Anditya Munartono Gugur Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran
Table of Contents
ARTHA-NEWS.COM – PANGANDARAN
Kejadian: Jumat, 3 Januari 2025 pukul 15.30 WIB | Dipublikasikan: 3 Januari 2025 | Terakhir diperbarui: 11 Juli 2026 pukul 17.27 WIB
📍 Lokasi Kejadian:
Tepat di perairan depan Hotel Century, sekitar Pos 4 Penjaga Pantai, Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Insiden kecelakaan laut ini bermula saat Bripka Anditya Munartono bersama Bripka Wahyu sedang berada di sekitar lokasi. Keduanya melihat seorang wisatawan bernama Sevina Azahra (14 tahun) dalam kondisi nyaris tenggelam. Tanpa berpikir panjang, mereka segera bergegas memberikan pertolongan.
Kekuatan ombak besar dan arus yang deras membuat Bripka Anditya, Sevina Azahra, serta saksi lain bernama Supri (48 tahun) terseret lebih jauh ke tengah laut, hingga berjarak sekitar 40 meter dari bibir pantai. Bripka Wahyu berhasil menyelamatkan diri menggunakan papan selancar (boogie board). Tak lama kemudian, Bripka Anditya dan Sevina Azahra berhasil ditarik ke atas oleh kapal nelayan yang kebetulan sedang berada di lokasi.
Sayangnya, meski segera dilarikan ke RSUD Pandega Pangandaran, Bripka Anditya dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Pihak medis memastikan korban meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka lain pada tubuhnya.
Bripka Anditya Munartono berusia 35 tahun, bertugas sebagai anggota di Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota. Beliau lahir di Jakarta pada 31 Mei 1988 dan berdomisili di wilayah Tasikmalaya. Peristiwa heroik ini disaksikan langsung oleh Bripka Wahyu, Sevina Azahra, serta Supri yang merupakan pedagang warga setempat.
Kapolres Polres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya:
"Meskipun almarhum bukan anggota jajaran Polres Pangandaran, dedikasinya dalam menyelamatkan nyawa orang lain adalah cerminan nyata pengabdian anggota Polri kepada masyarakat. Keberanian dan pengorbanannya menjadi teladan yang patut diapresiasi dan selalu dikenang oleh kita semua, khususnya dalam menjaga nama baik institusi Kepolisian Republik Indonesia," ujar Kapolres.
Lanjut beliau, "Almarhum telah menunjukkan semangat Bhayangkara sejati dengan menempatkan kepentingan keselamatan orang lain di atas keselamatan dirinya sendiri. Kami merasa telah kehilangan seorang pahlawan kemanusiaan. Semoga pengorbanan beliau menjadi inspirasi bagi kita semua untuk senantiasa mengutamakan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat."
Kisah pengorbanan Bripka Anditya Munartono adalah bukti nyata dedikasi tinggi seorang abdi negara yang mengutamakan keselamatan sesama di atas segalanya. Semoga amal baik dan pengabdian mulia beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan ditempatkan di tempat yang paling mulia.
Mari kita senantiasa mengenang serta mengapresiasi pengorbanan Bripka Anditya Munartono, pahlawan kemanusiaan yang telah memberikan segalanya demi menyelamatkan nyawa orang lain.
(UGE)
(Tim Redaksi Artha-News)
Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat
👁 Views: 0
Posting Komentar