Tampilkan postingan dengan label PERISTIWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERISTIWA. Tampilkan semua postingan

Selasa, September 15, 2026

Soroti Penempatan Material Proyek di Pintu Sona Samosir, Warga Harapkan Evaluasi K3

SAMOSIR (15/09/2026) – Proyek pembangunan saluran air di kawasan Pintu Sona, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, kini menuai perhatian dari masyarakat setempat. Pelaksanaan proyek fisik tersebut dinilai memerlukan perhatian lebih khusus pada aspek keselamatan publik di jalan raya.
 
Tumpukan material pasir proyek yang ditempatkan di sisi badan jalan dilaporkan berdampak pada penyempitan jalur lalu lintas bagi pengguna jalan yang melintas di sana. Kondisi rawan ini dinilai warga perlu diantisipasi dengan penambahan rambu pengamanan, lampu penanda pada malam hari, serta papan peringatan darurat yang lebih memadai bagi pengendara.
 
Peristiwa kurang menyenangkan terkait dampak proyek tersebut dialami langsung oleh seorang warga berinisial AN pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 11.15 WIB. Saat melintas menggunakan kendaraan dari arah pusat Kota Pangururan menuju Kecamatan Palipi, kendaraan AN terpaksa berpapasan erat dengan mobil dari arah berlawanan akibat penyempitan jalur yang cukup drastis.
 
"Kondisi badan jalan menjadi sempit karena adanya material tanah dan pasir di sisi jalur utama. Kendaraan saya sempat bersenggolan dengan tumpukan material hingga mengalami kendala fisik di bagian samping," ujar AN kepada awak media, Selasa.
 
Warga Harapkan Peningkatan Pengawasan Proyek Fisik di Samosir
 
Menurut AN, pihak kontraktor pelaksana proyek yang menggunakan alokasi anggaran negara diharapkan dapat menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara lebih ketat di lapangan. Ia menegaskan pentingnya penempatan rambu reflektif yang jelas agar pengguna jalan dapat mengantisipasi penyempitan jalur dari jarak aman.
 
Aspirasi senada juga diutarakan oleh beberapa warga sekitar yang setiap hari melintasi jalur penghubung antar-kecamatan tersebut. Mereka mengharapkan instansi teknis terkait, khususnya pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Samosir, untuk turun langsung melakukan pengawasan berkala dan evaluasi tata letak material demi kenyamanan publik.
 
Hingga berita ini dikirim ke meja redaksi, jurnalis kami di lapangan masih terus berupaya menghubungi pihak kontraktor pelaksana proyek serta Kepala Dinas PU Kabupaten Samosir. Upaya konfirmasi resmi ini terus dilakukan guna meminta klarifikasi tertulis mengenai langkah evaluasi penanganan jalur dan tindak lanjut keluhan keselamatan publik tersebut.

(NR.Sitohang)
Artha-news --Analisis-Referensi-Tajam-Handal-Akurat- 

Sabtu, September 12, 2026

Laka Laut di Pantai Barat Pangandaran: 9 Orang Selamat, Kapolres Imbau Wisatawan Patuhi Aturan


Catatan Redaksi
Artikel ini telah diperbarui guna menyempurnakan sistem navigasi, pelabelan, serta kualitas isi demi kenyamanan pembaca dan kinerja penelusuran yang optimal di mesin pencari Google.
 
PANGANDARAN, ARTHA-NEWS.COM — Kecelakaan laut menimpa sebuah perahu wisata yang mengangkut sembilan orang wisatawan asal Karawang di kawasan Pantai Barat Pangandaran. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 5 April 2025, sekitar pukul 12.30 WIB siang.
 
Perahu wisata tersebut dilaporkan terbalik di area perairan antara Pos 4 dan Pos 5, tepat di depan Hotel Laut Biru, Pantai Barat Pangandaran. Lokasi kejadian ini sebenarnya masuk ke dalam zona larangan berenang bagi para pengunjung.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula saat perahu pesiar wisata membawa rombongan wisatawan ke tengah laut. Ketika hendak kembali dan menyisir pinggir pantai—sekitar 25 meter dari bibir pantai—mesin perahu tiba-tiba dimatikan oleh nahkoda. Di saat yang bersamaan, gelombang tinggi sekitar 2,5 meter datang menerjang hingga membuat perahu terbalik dan karam.
 
Beruntung, tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Pangandaran, Basarnas, Balawista, serta relawan SAR yang bersiaga di sekitar lokasi langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Sembilan wisatawan beserta kru perahu berhasil diselamatkan, meskipun beberapa korban harus dilarikan ke puskesmas terdekat karena mengalami syok dan sesak napas akibat terlalu banyak menelan air laut.
 
Menanggapi insiden ini, Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., langsung turun ke lokasi untuk memantau situasi dan memberikan instruksi tegas terkait keselamatan di kawasan wisata.
 
"Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pangandaran agar selalu mematuhi rambu-rambu keselamatan yang ada. Jangan memaksakan diri untuk berenang atau menaiki perahu wisata jika kondisi ombak sedang tinggi," tegas AKBP Mujianto saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
 
Kapolres juga menambahkan bahwa pihak kepolisian bersama pemangku kepentingan terkait akan mengevaluasi operasional perahu wisata di sepanjang garis pantai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Untuk sementara waktu, aktivitas kapal pesiar wisata di area rawan dihentikan dan patroli pengawasan diperketat.
 
(UG)

ARTHA-NEWS
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat- 

Driver Ojol Tasikmalaya Gelar Aksi, Tuntut Potongan Komisi Maksimal 8 Persen


TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Serikat Transportasi Tasikmalaya (STT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Cabang Maxim Tasikmalaya, Jalan Peta Kahuripan, Kecamatan Tawang, pada Kamis (10/9/2026). Aksi unjuk rasa tersebut dipimpin langsung oleh Ketua STT, Eros Rosid. Gerakan penyampaian aspirasi ini berlangsung tertib dengan mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian setempat yang hadir mengamankan lokasi.
 
Pihak aparat kepolisian berada di tempat untuk mendengarkan aspirasi para pengemudi. Selain itu, petugas juga aktif berdialog secara persuasif dengan massa agar situasi di sekitar kantor aplikator tetap kondusif.
 
Berdasarkan pantauan di lokasi, para peserta aksi terlihat mengenakan rompi kuning bertuliskan "Maxim" serta berbagai atribut lainnya. Atribut tersebut menunjukkan bahwa gerakan ini diikuti oleh lintas aplikator di wilayah Tasikmalaya.
 
Ketua Serikat Transportasi Tasikmalaya (STT), Eros Rosid, dalam orasinya menegaskan bahwa tuntutan yang disampaikan merupakan hak normatif yang memiliki landasan aturan hukum kuat di Indonesia. Mereka menuntut keadilan komisi bagi para mitra driver.
 
"Aksi pada hari ini, tuntutan kita jelas dan saya yakin tuntutan kita normatif karena memang ini berhubungan dengan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 terkait potongan maksimal 8 persen," tegas Eros di lokasi aksi.
 
Ia menambahkan, para pengemudi ojol akan terus melakukan perlawanan apabila di lapangan masih ditemukan praktik yang dinilai bertentangan dengan aturan pemerintah. Hal ini demi melindungi kesejahteraan para pengemudi.
 
Selama ini, potongan komisi yang dikenakan oleh pihak aplikator dinilai sepihak dan jauh melampaui batas wajar. Potongan yang dibebankan kepada para pengemudi di lapangan bahkan dilaporkan bisa mencapai Diduga angka 28 persen.
 
Inti utama dari tuntutan massa adalah mendesak pihak manajemen aplikator agar wajib mematuhi regulasi pemerintah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi atau tanggapan dari pihak manajemen aplikator terkait.
 
(Ari Arya Siloka)
 
CATATAN REDAKSI:
Artikel ini disusun berdasarkan informasi langsung di lapangan. Pihak aplikator diberikan hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya sesuai Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik
 
 
 

Kamis, September 10, 2026

Polres Tasikmalaya Kota Ungkap Identitas Mayat Pria yang Ditemukan Mengambang di Sungai Citanduy


Catatan Redaksi:
Artikel ini diperbarui guna memperbaiki SEO Google, navigasi, dan label demi kenyamanan pembaca.
 
TASIKMALAYA KOTA, ARTHA-NEWS.COM — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota resmi mengungkap identitas jenazah berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Citanduy, tepatnya di kawasan Kampung Benteng, Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya. Penemuan ini sempat menjadi sorotan warga sekitar dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat sebelum identitas korban berhasil diketahui secara pasti.
 
Setelah dilakukan proses identifikasi secara menyeluruh dan ketat oleh Tim Identifikasi dan Kriminalistik (Inafis) Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bekerja sama dengan tim medis dari RSUD Dr. Sukardjo, mayat pria tersebut diketahui bernama Eman, berusia 49 tahun. Ia merupakan warga asli Kampung Cibuntu, RT 01/RW 04, Desa Cinagara, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, yang dikabarkan hilang dari tempat tinggalnya beberapa waktu sebelum ditemukan.
 
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono melalui Kasat Reskrim AKP Fetrizal, membenarkan secara resmi bahwa identitas korban telah berhasil terungkap dan jenazah telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai adat istiadat setempat.
 
"Ya sudah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarganya," ungkap Kasat Reskrim kepada awak media di Mapolres Tasikmalaya Kota pada Kamis, 11 April 2024.
 
Ia menjelaskan lebih lanjut, berkaitan dengan penyebab pasti korban meninggal dunia dan bagaimana jenazah korban bisa berada di lokasi tersebut, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan secara intensif dan mendalam. Berbagai langkah penyidikan telah dilakukan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi yang melihat kejadian, pemeriksaan dokumen medis, serta penelusuran jejak terakhir korban sebelum ditemukan di Sungai Citanduy.
 
"Masih terus melakukan penyelidikan dan mendalami berkaitan penyebab tewasnya korban. Kami belum dapat memastikan apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur lain, jadi mohon bersabar menunggu hasil penyelidikan selanjutnya," jelas AKP Fetrizal.
 
Sebelumnya, pada hari Selasa, 9 April 2024, mayat pria yang saat itu belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran Sungai Citanduy oleh warga yang sedang beraktivitas di tepi sungai. Warga yang menemukan segera melaporkan ke pihak berwenang, dan petugas kepolisian dari Polsek Purbaratu segera melakukan pengamanan lokasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi dengan hati-hati ke RSUD Dr. Sukardjo untuk dilakukan pemeriksaan medis jenazah, pencocokan data, serta proses identifikasi lebih lanjut hingga akhirnya terungkap identitas almarhum Eman.
 
(Tim Artha-News)


Bagi Anda Yang Berminat Gabung Menjadi Jurnalistik Hub no di bawah ini 

Diancam Laporan oleh CV Naga 99, Korwilnas Artha-News Tegaskan Hak Tolak Wartawan

TASIKMALAYA KABUPATEN, ARTHA-NEWS.COM — Isu pemberitaan terkait proyek rehabilitasi bangunan sekolah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya kini memicu ketegangan. Pihak CV Naga 99 melayangkan ancaman somasi hukum serta laporan ke tim penasihat hukum, Dewan Pers, hingga pihak kepolisian terhadap media Artha-News beserta jurnalis yang bertugas karena pemberitaan yang dimuat dinilai tidak sesuai fakta.
 
Melalui pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Nasional Artha-News, pihak CV Naga 99 juga secara tegas mendesak agar nama serta identitas narasumber yang dikutip dalam pemberitaan dibuka secara transparan kepada publik.
 
Padahal, kerahasiaan dan perlindungan penuh terhadap identitas narasumber dijamin secara konstitusi oleh Pasal 4 ayat (4) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers melalui Hak Tolak, serta ditegaskan dalam Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik. Peraturan hukum ini melarang keras pembukaan identitas narasumber yang meminta dirinya dirahasiakan oleh pihak media.
 
Komitmen Hak Jawab dan Sorotan Proyek Pembangunan Sekolah
 
Sebagai bentuk komitmen terhadap asas keberimbangan dalam produk jurnalistik, Redaksi Artha-News telah membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak manajemen CV Naga 99 untuk menggunakan Hak Jawab. Kesempatan ini diberikan agar pihak yang merasa dirugikan dapat menyampaikan klarifikasi serta versi penjelasan mereka secara utuh agar pemberitaan tetap berimbang.
 
Di sisi lain, masyarakat luas terus menyoroti penunjukan CV Naga 99 yang berbasis di Kota Banjar diduga sebagai pemenang mayoritas paket proyek rehabilitasi sekolah di Kabupaten Tasikmalaya. Warga menilai potensi pengusaha lokal dan putra daerah kurang diprioritaskan dalam roda pembangunan daerahnya sendiri. Salah satu proyek rehabilitasi yang paling disorot tajam berada di lingkungan TK Desa Mekar Jaya, Kecamatan Padakembang, tepat di kawasan kaki Gunung Galunggung.
 
Tanggapan Korwil Nasional Artha-News Terkait Mekanisme Hukum Pers
 
Menanggapi ancaman laporan hukum tersebut, Korwil Nasional Artha-News, Arya Siloka, mempersilakan pihak CV Naga 99 untuk menempuh jalur yang telah diatur oleh perundang-undangan. Ia menanggapi tekanan tersebut secara tenang dan profesional selaku pimpinan perwakilan media di tingkat nasional.
 
"Itu adalah hak mereka selaku warga negara jika merasa keberatan dengan produk jurnalistik kami. Namun yang harus ditegaskan, kami dari pihak redaksi akan tetap teguh melindungi hak tolak narasumber kami sesuai amanat Undang-Undang Pers. Kami siap menghadapi setiap tahapan dan proses penyelesaian sengketa pemberitaan ini melalui mekanisme resmi yang berlaku di Dewan Pers," tegas Arya Siloka menutup keterangan.
 
(Tim Reporter Artha-News)
 

Rabu, September 09, 2026

AJGT Kecam Oknum Guru di Ciamis Terkait Dugaan Fitnah Terhadap Siswi

Catatan Redaksi Artikel ini disusun berdasarkan pernyataan resmi Aliansi Jurnalis Galunggung Tasikmalaya (AJGT) dan informasi yang berkembang di masyarakat. Pihak oknum guru berinisial SLT serta pihak sekolah diberikan hak jawab dan hak koreksi seluas-luasnya sesuai Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik.
 
CIAMIS, ARTHA-NEWS.COM — Dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis tengah digemparkan oleh munculnya isu dugaan fitnah yang melibatkan seorang oknum tenaga pendidik berinisial SLT. Guru olahraga di salah satu sekolah menengah tersebut dituding telah menyebarkan informasi tidak berdasar bahwa seorang siswi di sekolahnya tengah hamil dan telah menggugurkan kandungan.
 
Peristiwa memprihatinkan ini langsung memicu reaksi keras dan kecaman dari berbagai lapisan masyarakat. Aliansi Jurnalis Galunggung Tasikmalaya (AJGT) secara resmi menyatakan sikap tegas dan mendesak pemerintah daerah beserta jajaran terkait untuk segera turun tangan melakukan investigasi lapangan.
 
Ketua Umum AJGT, Arya Siloka, menegaskan bahwa tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum guru tersebut sudah masuk ke dalam kategori pembunuhan karakter serta pencemaran nama baik yang sangat merugikan masa depan anak di bawah umur.
 
"Kasus ini sudah mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Ciamis dan mencoreng marwah dunia pendidikan. Kami menuntut Pemda Ciamis, Dinas Pendidikan, serta Aparat Penegak Hukum untuk segera campur tangan secara serius. Peristiwa ini jangan pernah dibiarkan tenggelam begitu saja," ujar Arya saat dikonfirmasi oleh Artha-News pada Rabu, 9 September 2026.
 
Desakan Tindakan Hukum dan Evaluasi Moralitas Sistem Pendidikan
 
Menurut Arya, seorang tenaga pendidik seharusnya bertindak sebagai pelindung, pengayom, dan pembimbing utama bagi peserta didik di lingkungan sekolah, bukan justru menjadi aktor yang menyebarkan fitnah kejam.
 
"Dugaan fitnah kepada salah satu siswi  ini adalah bentuk perilaku yang sangat tidak beradab. Seharusnya guru menjadi teladan yang baik. Perlu diingat, siswa dan siswi merupakan aset berharga bangsa yang wajib kita jaga bersama dan kita lindungi hak-haknya," tegasnya.
 
Lebih lanjut, pihak AJGT juga menyoroti pentingnya langkah evaluasi total terhadap sistem pengawasan moralitas pendidikan di Kabupaten Ciamis. Upaya ini dinilai krusial agar iklim belajar di sekolah dapat melahirkan peserta didik yang bermartabat, berdedikasi tinggi, serta berguna bagi masyarakat.
 
"Tak seorang pun yang berprofesi guru dapat memperlakukan murid secara semena-mena. Harus diingat bahwa negara kita adalah negara hukum. Ranah pendidikan juga memiliki landasan aturan yang mengikat dan wajib dipatuhi," tambah Arya.
 
Keterangan Pihak Sekolah dan Dinas Pendidikan Ciamis
 
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak jajaran redaksi masih terus berupaya menghubungi Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis maupun pihak sekolah tempat SLT bertugas guna mendapatkan klarifikasi resmi secara berimbang.
 
Sesuai ketentuan Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik, portal ARTHA-NEWS.COM membuka ruang Hak Jawab dan Hak Koreksi seluas-luasnya bagi perwakilan sekolah maupun pihak SLT demi memastikan keberimbangan informasi berita publik secara utuh.
 
(Tim Redaksi Artha-News)
 
 

Sabtu, Agustus 15, 2026

Pengabdian Tanpa Batas, Aipda Anumerta Anditya Munartono Gugur Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran


PANGANDARAN, ARTHA-NEWS.COM — Tangis haru sekaligus duka mendalam menyelimuti masyarakat Jawa Barat atas gugurnya seorang anggota kepolisian yang berhati mulia. Aipda Anumerta Anditya Munartono, personel dari Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota, gugur saat melaksanakan tugas mulia menyelamatkan nyawa orang lain di tengah ganasnya arus Pantai Barat Pangandaran.
 
Peristiwa duka ini terjadi pada 3 Januari 2025. Saat itu, sejumlah wisatawan terseret arus kuat di kawasan Pantai Barat Pangandaran dan terancam bahaya. Melihat situasi darurat tersebut, Aipda Anditya Munartono tanpa ragu menerjang ombak dan meluncur ke tengah lautan untuk melakukan penyelamatan. Dengan segenap tenaga dan pengabdiannya, ia berjuang melawan arus demi menyelamatkan nyawa para wisatawan.
 
Nyawa para wisatawan berhasil diselamatkan. Namun, pengabdian Aipda Anditya harus berakhir di sana. Ia gugur di medan tugasnya — meninggalkan teladan keberanian, ketulusan, dan pengorbanan yang tiada batas bagi sesama.
 
Atas aksi heroik dan pengorbanan nyawanya tersebut, Kapolri memberikan penghormatan tertinggi. Aipda Anditya Munartono dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa secara anumerta, sebagai bentuk pengakuan negara atas pengabdian tulus almarhum yang menempatkan keselamatan orang lain di atas keselamatan dirinya sendiri.
 
Kenaikan pangkat luar biasa ini menjadi bukti nyata bahwa pengorbanan almarhum tidak sia-sia. Aipda Anumerta Anditya Munartono telah membuktikan dengan nyawanya makna pengabdian tanpa batas kepada negara dan masyarakat. Namanya kini terukir abadi sebagai pahlawan keselamatan yang gugur di garis depan tugas pengabdiannya.
 
Jasa, keberanian, dan pengorbanan Aipda Anumerta Anditya Munartono tidak akan pernah dilupakan oleh bangsa ini. Selamat jalan, Pahlawan Pantai Pangandaran. Pengabdianmu abadi di hati kami semua.

Artikel diperbarui: 15 Agustus 2026
 
Reporter: Ug
Editor: Redaksi Artha-News
Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat

Jumat, Agustus 07, 2026

Diduga Istri Selingkuh Melalui Media Sosial, Dilaporkan Suaminya Ke-Polisi.

Jawa Barat-Artha-News.com I
Berawal dari pengguna Media Sosial seorang ibu rumah tangga (istri) diduga berselingkuh dilaporkan suaminya ke kepolisian belum lama ini.

Istri yang dilaporkan berinisial AL. Sedangkan selingkuhannya yakni AE 

Dugaan perselingkuhan ini terkuak saat inisial AG (suami) mencurigai istrinya dilihat sering menggunakan Handphone (HP) tampa mengenal batas waktu, hingga pekerjaan yang seharusnya menjadi kewajiban istri tak dipenuhi sebagaimana mestinya.

Sempat dipaksa agar istrinya berterus-terang diminta untuk menjelaskan apa yang sedang dilakukan oleh istrinya hingga begitu sibuk menggunakan Handphonenya.

Sontak istrinya menolak bahkan melawan ketika diminta untuk memperlihatkan HPnya namun apa yang terjadi malah terjadi pertengkaran.

Lama pertengkaran sering terjadi dalam rumah tangga AG (suami)  hingga AL (istri)  tega memutuskan untuk keluar dari rumah pergi ke orang tuanya dengan membawa anaknya beralasan merasa di sepelekan,tidak dihargai dan kurang perhatian dari suaminya dan semenjak itu sudah dua bulan AL berdiam di rumah orangtuanya.

Ibarat pepatah "sepandai-pandainya tupai meloncat akan jatuh jua",  Setelah sekian lama kecurigaan AG terbukti bahwa istrinya selama ini berhubungan melalui media sosial dengan seorang pria bernama AE beralamat...,.........,.. seputaran ciamis 

Pembuktian dugaan perselingkuhan yang telah diperbuat istrinya melalui media sosial dibuktikan adanya komunikasi dengan salah seorang pria juga perbuatan senonoh dilakukan sengaja Video Call tampa busana (bugil) antara AL dengan selingkuhannya.

AG merasa terpukul akibat perbuatan istrinya selain itu AG menerima ancaman dari salah seorang diduga pelaku selingkuhan istrinya akan menyebar luaskan di media sosial bukti rekaman video call bugil istrinya.

ancaman yang diterima AG agar istrinya dapat berhubungan terus dengan pelaku.

dengan berbagai cara akhirnya AG dapat bertemu dengan pelaku usai di pancing akhirnya ketemu di seputaran kota Tasikmalaya,hasil interogasi AE mengaku perbuatan yang tidak terpuji dilakukan nya dengan AL di wilayah Ciamis.sesuau TKP dugaan kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian polres Ciamis, diakuinya oleh pelaku bahwa telah melakukan perbuatan mesum (zinah) layaknya suami-istri.

dan kini AG telah resmi untuk menceraikan istrinya.

pembelajaran dari peristiwa yang di alami AG bahwa harus bijak dalam menggunakan jejaring media sosial agar tidak terjadi kasus serupa.

(Red)
Artha-news 
- Analisis Referensi Tajam Handal Akurat -

Catatan Perbarui: Tautan media sosial yang tidak akurat telah dihapus demi ketepatan.Isi berita tetap tidak berubah

Kamis, Agustus 06, 2026

Warga Maruyungsari Bakar Ban di Depan BBWS, Tuntut Pembangunan Akur Lama Segera Dimulai

KOTA BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Suasana sempat memanas di Jalan Prof. Ir. Sutami, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 10.20 WIB. Ratusan warga dari Desa Maruyungsari melakukan aksi unjuk rasa hingga membakar ban bekas di depan lingkungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait penundaan proyek pembangunan Akur Lama.
 
Aksi warga berlangsung cukup tegas dan sempat terjadi ketegangan ketika para pendemo berniat masuk ke lingkungan kantor BBWS untuk menemui Pimpinan BBWS. Petugas dari Polres Banjar dan Satpol PP Kota Banjar segera melakukan pengamanan dan mengatur situasi agar tetap kondusif.
 
Warga Desa Maruyungsari menuntut agar proyek pembangunan Akur Lama segera dilaksanakan. Mereka merasa proyek yang sudah lama disepakati ini terus tertunda, padahal sangat dibutuhkan untuk kepentingan pertanian warga.
 
Bapak Adimyati yang mewakili warga menyampaikan tuntutan dengan tegas:
 
"Proyek ini sudah dimusyawarahkan. Bahkan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran pun datang dan meminta tanda kesepakatan, namun hingga kini belum ada tindak lanjut. Jangan sampai keinginan segelintir orang menyandera kepentingan mayoritas. Itu tidak benar dalam demokrasi."
 
Warga juga menyampaikan bahwa perwakilan mereka baru saja bertemu dan berunding langsung dengan Pimpinan BBWS, Pak Roy. Beliau berjanji akan pulang hari ini juga untuk menemui warga dan membahas penyelesaiannya.
 
"Kalau pembangunan ini tidak segera dilaksanakan, kami tidak akan berhenti berjuang. Kami siap mendatangi Kementerian PUPR hingga Dirjen SDA demi menuntut hak kami. Kami tidak meminta proyek baru, kami hanya meminta yang sudah disepakati itu segera dibangun."
 
Warga menegaskan bahwa mereka adalah petani yang sangat bergantung pada hasil pertanian. Namun akibat tertundanya pembangunan Akur Lama, lahan pertanian mereka sudah lama tidak bisa dipanen dan tidak menghasilkan apa-apa.
 
(Rena Yusnita — Kepala Biro Kota Banjar)
Artha-News : Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat

Kamis, Juli 23, 2026

Api Hanguskan 8 Rumah Warga, Bupati Vandiko Disorot: Sibuk Acara Adat Saat Rakyat Menangis

ARTHA-NEWS.COM – KABUPATEN SAMOSIR
Dipublikasikan: 4 Oktober 2025 | Terakhir diperbarui: 23 Juli 2026 pukul 13.36 WIB
 
Duka mendalam masih menyelimuti warga Dusun III Sidaji, Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, setelah delapan unit rumah mereka ludes dilalap api pada Senin dini hari (29/9/2025). Namun, hampir sepekan berlalu hingga berita ini dimuat, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom belum juga terlihat hadir di lokasi musibah untuk sekadar memberikan dukungan moral kepada warganya yang kini kehilangan tempat tinggal.
 
Ironisnya, di tengah penderitaan warga tersebut, orang nomor satu di Samosir itu justru terlihat sibuk menghadiri acara budaya Horja Bius serta ritual sakral Mangalahat Horbo di Onan Sipulo, Kecamatan Palipi, pada Jumat (3/10/2025). Kehadiran Bupati dalam kegiatan seremonial tersebut memicu kritik tajam dari masyarakat, yang menilai kepedulian pemimpinnya seolah-olah sudah padam.
 
"Kehadiran bupati sangat dinanti di situasi seperti ini. Pemimpin itu bukan hanya ada saat pesta dan seremoni saja, tapi terutama saat rakyatnya sedang menangis," tegas Marco Sihotang, mantan anggota DPRD Samosir, saat ditemui Sabtu (4/10/2025).
 
Marco menilai ketidakhadiran Bupati Vandiko menunjukkan rendahnya empati serta tanggung jawab moral terhadap rakyat yang sedang tertimpa musibah besar.
 
Terlebih lagi, kinerja penanganan darurat pemerintah daerah pun dinilai lamban. Kebakaran yang berkobar sekitar pukul 03.00 WIB baru berhasil dipadamkan satu jam kemudian setelah mobil pemadam tiba, padahal jarak dari pusat kota Pangururan ke lokasi kejadian hanya ditempuh sekitar 20 menit.
 
"Waktu kampanye dulu, beliau rela menembus pelosok desa demi mencari suara. Tapi sekarang saat warganya kehilangan rumah, beliau seolah tak punya waktu untuk sekadar hadir," sindir Marco.
 
Ia juga menyoroti langkah yang hanya mengirimkan perwakilan untuk menyerahkan bantuan tanpa kehadiran langsung sang Bupati. "Itu bentuk kepedulian yang terasa setengah hati saja," tambahnya.
 
Dalam sambutannya saat membuka acara Horja Bius, Bupati Vandiko menyebut pentingnya melestarikan warisan leluhur agar tetap dapat dinikmati generasi mendatang. Pernyataan itu pun dianggap sangat kontras dengan kenyataan pahit yang sedang dirasakan warga Sidaji.
 
"Memang melestarikan budaya itu penting, tapi kepedulian terhadap nyawa dan nasib rakyat jauh lebih utama. Apa gunanya kemeriahan pesta adat kalau rakyatnya masih menangis di atas puing-puing rumah mereka sendiri?" ujar Marco kembali menegaskan.
 
Acara yang berlangsung hingga Sabtu (4/10/2025) itu pun dimeriahkan Festival Gondang Naposo dengan peserta dari berbagai kecamatan. Namun di tengah kemeriahan tersebut, warga Desa Simarmata masih bergelut dengan kesedihan serta keterbatasan akibat hilangnya tempat berlindung dan harta benda mereka.
 
Marco pun menyayangkan sikap sang pemimpin yang selama ini sangat gencar menjalankan program unggulan "Bunga Desa" atau Bupati Ngantor di Desa hingga ke seluruh pelosok, namun sama sekali tidak melakukannya saat rakyatnya tertimpa bencana besar.
 
"Kalau untuk program pencitraan beliau rajin sekali turun ke desa. Tapi saat rakyat sedang menderita, entah mengapa beliau tak kunjung menampakkan diri," pungkas Marco.
 
Saat ini warga Sidaji masih menanti kepedulian yang nyata dari pemimpinnya. Mereka tak sekadar membutuhkan bantuan materi, namun lebih dari itu sangat mendambakan kehadiran dan dukungan moral dari sosok yang seharusnya berdiri paling depan saat rakyat sedang menghadapi kesulitan.
 
(NR. Sitohang)
Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat

Selasa, Juli 21, 2026

Warga Onanrunggu Didampingi Wartawan Datangi Kejari Samosir, Tagih Kepastian Laporan Dugaan LPJ Desa 2018

Samosir, 22 Mei 2026 I Sejumlah warga Desa Onanrunggu, Kecamatan Onanrunggu, Kabupaten Samosir, didampingi beberapa wartawan kembali mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Samosir pada Jumat (22/05/2026). Kedatangan warga tersebut untuk mempertanyakan perkembangan laporan dugaan persoalan LPJ Desa Onanrunggu tahun 2018 yang sebelumnya telah dilaporkan pada 8 Mei 2026.

Warga mengaku mulai mempertanyakan keseriusan penanganan laporan tersebut, sebab kasus yang sama disebut pernah dilaporkan sebelumnya namun belum menunjukkan hasil yang jelas hingga saat ini.
Kedatangan warga diterima langsung oleh Kasi Intel J. Karo Karo yang menyampaikan bahwa pihak kejaksaan akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Kami tidak banyak janji, namun dalam waktu dekat laporan ini akan kami proses dan tindak lanjuti. Kami juga berharap kerja sama dari masyarakat agar mempermudah proses penanganannya,” ujar J. Karo Karo di hadapan warga.
Namun di tengah pertemuan tersebut, salah satu perwakilan warga, J. Butarbutar, menyampaikan kekecewaan masyarakat terhadap lambannya penanganan laporan yang dinilai sudah terlalu lama menggantung tanpa kepastian hukum.

“Kepercayaan masyarakat kepada penegak hukum mulai pudar. Persoalan LPJ tahun 2018 ini sudah pernah dilaporkan sebelumnya, tetapi sampai sekarang belum ada hasil yang jelas,” tegasnya.
Pernyataan itu menggambarkan keresahan warga yang menilai penanganan dugaan penyimpangan dana desa tidak boleh berlarut-larut.

 Masyarakat berharap aparat penegak hukum mampu menunjukkan ketegasan agar tidak muncul anggapan bahwa laporan masyarakat hanya berhenti di meja pengaduan.
Warga juga meminta agar pihak terkait yang dilaporkan segera diperiksa sehingga proses hukum berjalan transparan dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Kasus dugaan persoalan LPJ Desa Onanrunggu sendiri kini menjadi perhatian publik, terutama setelah warga beberapa kali mendatangi instansi terkait demi mencari kepastian hukum atas laporan yang mereka sampaikan.

(NR.Sitohang)
(Redaksi Artha‑News)
Artha‑News: Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat

Arsip Berita: Warga Oanamrungu Didampingi Wartawan Datangi Kejari Samosir, Tuntut Klarifikasi Laporan Dugaan LPJ Desa 2018 | Tanggal Kejadian: 22 Mei 2026 | Terakhir Diperbarui: 21 Juli 2026 | Lokasi: Samosir & Nias Utara, Sumatera Utara | 

Minggu, Juli 19, 2026

Tragedi Tabrakan Kereta di Cicalengka Bandung: Tiga Orang Tewas

Kereta Api (KA) Turungga dan KA Lokal Bandung Raya terlibat kecelakaan di Cicalengka, Kabupaten Bandung. Sejauh ini 3 orang dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut.

www.artha-news.com Melansir detikJabar, Jumat (5/1/2024), Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanepi membenarkan kecelakaan tersebut. Dia mengatakan kecelakaan terjadi di jalur petak Stasiun Cicalengka-Haurpugur pukul 06.03 WIB.

Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo mengatakan Petugas masih berusaha mengevakuasi di lokasi. Pemadaman listrik kereta dilakukan untuk mengevakuasi dua kereta tersebut.

"Ini masih proses pemotongan listrik, mematikan listrik," ujar Kusworo seperti dilansir detikNews, Jumat (5/1).

Berita ini juga sudah tayang di youtube https://youtu.be/68qYKSRa5M0?si=GAWDG97v3neuCx-h


Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo mengatakan ada 3 orang yang dikabarkan tewas dalam insiden ini. Salah satu korban meninggal yakni masinis yang sebelumnya terjepit.

"Masinis sudah berhasil (dievakuasi), jadi masinis dikonfirmasi dibawa ke RSUD Cicalengka bersama dengan asisten masinis, dan pramugara. Kondisi meninggal," ujar Kusworo, Jumat (5/1/2024).


Stasiun Kereta Api Maros: Lokasi, Rute hingga Jadwalnya
Kusworo menuturkan masinis dan asisten masinis berada di KA lokal. Sedangkan pramugara yang berada di KA Turangga.

"Satu masinis, satu asisten masinis, satu pramugara (meninggal dunia). Pramugaranya turangga, kalau masinis sama asistennya di KRD," jelasnya.

Untuk saat ini, proses evakuasi terhadap KA masih berlangsung. Ada dua gerbong yang masih belum dievakuasi.

"Jadi masinis KRD, kereta lokal, sementara untuk yang Turangga masih ada dua gerbong yang masih belum diasesmen, menunggu listrik dipadamkan dulu, menunggu aman untuk dilakukan penyisiran.

Artha‑News: Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat
(Redaksi Artha‑News)

CATATAN ARSIP: Berita ini merupakan dokumentasi peristiwa yang terjadi pada Jumat, 5 Januari 2024. Informasi yang dimuat adalah kondisi dan situasi pada saat peristiwa berlangsung.

Kapolres Tangerang Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Pejabat Utama

TANGERANG – Artha‑News.com
(Dipublikasikan kembali untuk kelengkapan arsip. Peristiwa sebenarnya berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026)
 
Kapolres Tangerang Kombes Pol Aaf Muhammad Indra Waspada memimpin langsung upacara serah terima jabatan pejabat utama di lingkungan Polresta Tangerang, yang berlangsung pada hari Selasa, tanggal 3 Maret 2026.
 
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Gedung Apel Warga Polresta tersebut sekaligus meresmikan pergantian personel pada dua posisi penting yakni Kasat Lantas serta Kapolsat Samapta.

Sebelumnya, jabatan Kasat Lantas dijabat oleh AKP Zaeni Aji Rakhmat, yang kini diserahterimakan kepada AKP Feri Oktaviariari. Sementara itu, AKP Zaeni Aji Rakhmat kini menjabat sebagai Kapolsat Samapta Polresta Tangerang.
 
Sedangkan untuk jabatan baru, Feri Oktaviariari resmi ditetapkan sebagai Kasat Lantas di Polresta Tangerang.
 
Kemudian untuk posisi Kapolsat Samapta, jabatan yang sebelumnya dipegang oleh H. Joni diserahkan kepada Dedi Ruswandi. Pergantian jabatan ini dilakukan secara bergantian masa tugas setelah masa jabatan sebelumnya telah berakhir.
 
"Serah terima jabatan di lingkungan organisasi Kepolisian Republik Indonesia sudah merupakan hal yang biasa dan merupakan bagian dari dinamika organisasi," ujar Kombes Pol Indra dalam kesempatan tersebut.
 
Selain itu, Kombes Pol Indra juga memberikan apresiasi atas kinerja yang telah ditunjukkan pejabat lama selama bertugas. Ia berharap pejabat yang baru segera beradaptasi dengan lingkungan tugas, memahami kondisi wilayahnya, dan dapat bekerja secara profesional dalam menjalankan tugasnya.
 
Lebih lanjut, Kombes Pol Indra juga mengingatkan kepada seluruh jajaran dan personel Polresta Tangerang agar senantiasa menjaga kekompakan, integritas, dan tetap menjaga kepercayaan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang terbaik dan ramah kepada masyarakat.
 
Artha‑News: Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat
(M.Sajabati / Redaksi Artha‑News)

 
LOKASI PERISTIWA:
Aula Gedung Apel Warga, Kompleks Polresta Tangerang, Banten
 
CATATAN ARSIP: Berita ini merupakan dokumentasi peristiwa yang terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026 di Aula Gedung Apel Warga, Kompleks Polresta Tangerang, Banten. Informasi yang dimuat adalah kondisi dan situasi pada saat peristiwa berlangsung.

Sabtu, Juli 18, 2026

Seorang Warga Kp. Cibungkul Ditemukan Meninggal di Belakang Rumahnya

Tasikmalaya, 9 Juni 2024 – Artha‑News | Terakhir diperbarui: Rabu, 08 Juli 2026
 
Seorang Warga Kp. Cibungkul Ditemukan Meninggal di Belakang Rumahnya

TASIKMALAYA KOTA – ARTHA‑NEWS – Seorang warga dengan inisial C (37 tahun) ditemukan meninggal dunia di lingkungan rumahnya, Kp. Cibungkul RT 04 RW 12, Kelurahan Sukamajukaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, pada Minggu, 9 Juni 2024.
 
Berdasarkan keterangan teman dekat korban yang berinisial P, ia datang berkunjung sekitar pukul 14.00 WIB dan mendapati rumah korban terkunci. Saat melihat ke bagian belakang rumah, ia menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. P kemudian menurunkan dan memindahkan korban ke ruangan dalam rumah.


Kejadian ini menggegerkan warga sekitar, yang kemudian berdatangan ke lokasi untuk mengetahui keadaan. Ketua RW 12 Kp. Cibungkul Dede, beserta pengurus RT dan Babinsa Kelurahan Sukamajukaler segera turun ke tempat kejadian untuk memastikan fakta.
 
Setelah dihubungi pengurus lingkungan, petugas Polsek Indihiang tiba di lokasi guna melakukan pemeriksaan dan identifikasi.


"Saya sangat kaget dan tidak percaya melihat kondisi korban. Saya segera menurunkan karena tidak tega melihatnya," ujar P. Ia juga menyampaikan bahwa beberapa hari sebelumnya, korban sempat mengungkapkan perasaan yang mengkhawatirkan, meskipun sudah sering diingatkan.
 
Pihak keluarga menyampaikan kepada petugas bahwa peristiwa ini dianggap sebagai musibah, dan mereka ikhlas menerima kejadian tersebut.


Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dan warga setempat untuk proses pemakaman.
 
Redaksi Artha‑News menyajikan berita ini dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik: tidak menyebarkan detail cara kejadian yang berisiko, tidak menyudutkan korban, serta menjaga keseimbangan dan rasa hormat bagi keluarga yang ditinggalkan.
 
(Mat / Ary – Tim Redaksi Artha‑News)
Sumber: Keterangan saksi, pengurus lingkungan, dan petugas kepolisian di lokasi

Kamis, Juli 16, 2026

Atlet Karate Gokasi Samosir Sabet Medali di Kejuaraan Laguboti Toba


Samosir | Artha‑News – 28 Juni 2025 | Terakhir diperbarui: 7 Juli 2026
 
Perguruan Karate Gokasi Samosir turut serta dalam kejuaraan bela diri tingkat antar perguruan yang berlangsung meriah pada 26 hingga 28 Juni 2025 di kawasan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Mengusung semangat kebanggaan daerah, tim muda ini berhasil membawa pulang dua medali prestasi yang sangat membanggakan.
 
Prestasi paling gemilang diraih oleh Christian Sitanggang yang tampil tangguh hingga berhasil meraih Medali Perak Juara II pada Kelas Junior. Tak kalah hebat, Brayen Sitanggang juga tampil maksimal dan sukses mengamankan Medali Perunggu Juara III.
 
Selain kedua peraih medali, atlet lain yang turut memperkuat tim Gokasi Samosir dalam ajang ini adalah Hotniel Sialoho dan Martin Sinurat. Keempat atlet ini dikenal memiliki kedisiplinan tinggi dan sudah mengantongi pengalaman bertanding yang cukup matang, termasuk saat meraih prestasi di kejuaraan Kabupaten Dairi sebelumnya.
 
Perguruan Karate Gokasi Samosir sendiri dibina secara langsung oleh Ketua Wilhelmina ME Siahaan, Pelatih Utama Maruli Sidabariba, serta Humas Nikator Sitohang. Perguruan ini baru berdiri kurang dari dua tahun, sehingga pengurus sangat berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir agar pembinaan olahraga bela diri di Samosir semakin berkembang pesat.
 
Perlu diketahui, sebelum keberangkatan ke lokasi pertandingan, tim telah mendapatkan dukungan penuh dari Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasib Simbolon, Sarhochel, Bilhem Sinaga, serta tokoh masyarakat Wajudin Huta Julu dan J. Tamba.
 
"Kami ucapkan terima kasih sebesar‑besarnya kepada Bapak‑bapak yang telah mendukung keberangkatan anak‑anak Samosir bertanding. Dukungan ini menjadi semangat besar bagi kami untuk terus berprestasi," ujar Ketua Gokasi Samosir, Wilhelmina ME Siahaan.
 
(Nikator Sitohang)
Sumber: Dokumentasi Perguruan Karate Gokasi Samosir

Rabu, Juli 15, 2026

Sekdes Onanrunggu Serahkan LPJ 2018 ke Kejari Samosir, Diduga Tanpa Tanda Tangan Bendahara

ARTHA-NEWS.COM | SAMOSIR, 18 Juni 2026 - Kategori: Pemerintahan Desa & Keuangan,Polemik pengelolaan keuangan Dana Desa Onanrunggu kembali menjadi sorotan. Hal ini bermula setelah warga menyampaikan laporan kepada Kejaksaan Negeri Samosir terkait Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Tahun Anggaran 2018, yang diduga memuat sejumlah rincian yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
 
Berdasarkan informasi yang diterima, Sekretaris Desa Onanrunggu, Manotar Samosir, telah menyerahkan dokumen LPJ Tahun 2018 kepada Kejaksaan Negeri Samosir sebagai bagian dari proses klarifikasi atas laporan yang disampaikan masyarakat.
 
Namun, warga yang memantau perkembangan kasus ini mempertanyakan keabsahan dokumen tersebut. Diduga, LPJ yang diserahkan tidak dibubuhi tanda tangan dari Bendahara Desa.
 
Menurut pemahaman masyarakat, tanda tangan bendahara menjadi unsur penting dalam dokumen pertanggungjawaban keuangan desa. Sebab, bendahara merupakan pejabat yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab langsung dalam pencatatan serta pengelolaan keuangan desa.
 
“Jika dugaan tersebut benar dan LPJ tidak ditandatangani bendahara, maka perlu diketahui bagaimana proses penyusunannya dan seberapa valid dokumen itu sebagai laporan pertanggungjawaban,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
 
Sebelumnya, laporan warga juga menyoroti sejumlah rincian dalam LPJ Tahun 2018 yang diduga tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Hal ini mendorong warga untuk meminta pemeriksaan secara menyeluruh terhadap dokumen dan penggunaan anggaran desa pada tahun tersebut.
 
Masyarakat berharap Kejaksaan Negeri Samosir dapat menangani perkara ini secara profesional, independen, dan transparan. Warga juga meminta agar setiap temuan yang mengarah pada dugaan pelanggaran hukum diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
 
Kasus ini menarik perhatian publik karena menyangkut penggunaan dana desa yang bersumber dari keuangan negara.
 
Hingga berita ini diterbitkan, baik Pemerintah Desa Onanrunggu maupun Kejaksaan Negeri Samosir belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tidak adanya tanda tangan bendahara dalam dokumen LPJ Tahun Anggaran 2018 tersebut.
 
Sumber: Informasi dari warga dan pantauan perkembangan kasus


(NR. Sitohang)

Selasa, Juli 14, 2026

Kunjungan P. Makmur Marpaung, Anggota DPRD Sumut, Sapu Bersih Desa Parmonangan Samosir


SAMOSIR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara, P. Makmur Marpaung, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Desa Parmonangan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Selasa (14/5/2025).
 
Kegiatan ini dihadiri warga, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Dalam kesempatan itu, Makmur Marpaung menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga serta mendengar langsung harapan dan kendala yang dihadapi di desa tersebut.
 
“Kami hadir untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan warga, mulai dari infrastruktur jalan, akses air bersih, hingga pelayanan dasar lainnya. Apa yang disampaikan hari ini akan kami catat dan perjuangkan agar segera mendapat solusi,” ujarnya.

  
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong sebagai modal utama pembangunan desa. “Kekuatan kita ada pada kebersamaan. Jika kita bersatu, hal sulit pun akan terasa ringan untuk diselesaikan,” tambahnya.
 
Warga Desa Parmonangan menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap aspirasi yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah maupun provinsi. Mereka berharap perhatian lebih diberikan untuk peningkatan jalan desa, sarana ibadah, serta dukungan ekonomi bagi petani dan pelaku usaha lokal.
 
Melalui kunjungan ini, Makmur Marpaung berkomitmen menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dan pemerintah, serta berjanji akan terus hadir mendengar suara rakyat di setiap kesempatan.
 
(Tim Artha‑News)
(Nikanor Sitohang / Jeremia Pasaribu)

Polres Samosir Bersama Dishub Gelar Pengaturan Lalu Lintas, Jaga Kelancaran dan Keselamatan

 
SAMOSIR – Personel Satuan Lalu Lintas Polres Samosir bersama petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Samosir turun langsung ke jalan utama dan titik keramaian untuk melaksanakan pengaturan arus kendaraan, Kamis (13/7). Kegiatan sinergi ini dilakukan guna menjaga kelancaran pergerakan warga maupun wisatawan, serta mencegah kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Samosir.
 
Gabungan petugas berjaga di persimpangan padat, kawasan pasar, dan akses menuju objek wisata Danau Toba. Mereka mengatur posisi kendaraan roda dua maupun roda empat, membantu penyeberangan pejalan kaki, serta memberikan arahan kepada pengendara yang kurang tertib. Selain itu, tim juga melakukan pendekatan edukatif bagi pengendara yang melakukan pelanggaran ringan, sekaligus memeriksa kelayakan sarana prasarana jalan seperti rambu dan marka.
 
Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin, terutama saat jam sibuk dan menjelang pekan besar yang ramai aktivitas. “Kami bekerja sama dengan Dinas Perhubungan agar penanganan lebih menyeluruh. Prioritas utama kami adalah memastikan setiap orang yang melintas merasa aman, nyaman, dan tiba di tujuan dengan selamat,” ujar salah satu perwira di lokasi.
 
Pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan bersama‑sama mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas, memakai perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman, serta tidak mengemudi dalam kondisi lelah atau di bawah pengaruh alkohol.
 
Warga Samosir (S. Simalango) juga berharap agar warga bisa sadar sendiri atas aturan yang diterapkan oleh pemerintah, supaya aman dan nyaman di pekan besar ini.
 
Diharapkan kesadaran bersama dapat menekan angka kecelakaan dan menciptakan lingkungan tertib. Polres Samosir dan Dishub berkomitmen terus siaga demi kenyamanan seluruh masyarakat.


(NR.Sitohang)

Senin, Juli 13, 2026

Bupati Samosir Serahkan Bantuan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas

SAMOSIR – Bupati Samosir Vandiko T. Gultom memimpin langsung penyerahan bantuan alat bantu dan perhatian khusus bagi warga penyandang disabilitas, dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh setiap tanggal 3 Desember. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Samosir, Selasa (03/12).
 
Bantuan yang diserahkan meliputi kursi roda, kruk, alat bantu dengar, tongkat penyangga, serta paket kebutuhan perawatan sehari‑hari. Total ada 27 penerima manfaat dari berbagai kecamatan di wilayah Samosir yang mendapatkan dukungan ini.

Bupati Vandiko T. Gultom menyampaikan, bantuan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, dapat hidup layak dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan. “Kami berharap alat bantu ini benar‑benar bermanfaat, memudahkan mobilitas dan meningkatkan kualitas hidup saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
 
Ia juga menekankan pentingnya mengubah pandangan masyarakat agar tidak lagi memandang penyandang disabilitas sebagai objek belas kasihan, melainkan sebagai subjek yang memiliki hak, potensi, dan kemampuan yang setara dengan warga lainnya. Pemerintah akan terus berupaya menyediakan akses layanan pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang ramah disabilitas.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Samosir, PT Sentra Bahagia Medan, serta sejumlah pihak dan donatur peduli sosial. Koordinator kegiatan menyebutkan, bantuan ini merupakan kelanjutan program tahunan yang setiap tahunnya menambah jumlah penerima manfaat.
 
“Kami melihat antusiasme dan dukungan yang semakin besar dari berbagai pihak. Hal ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memperluas jangkauan bantuan, sehingga tidak ada warga yang terabaikan,” tambahnya.
 
Pihaknya juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga dan melindungi hak penyandang disabilitas di lingkungan masing‑masing, serta melaporkan jika ada warga yang membutuhkan bantuan serupa namun belum terjangkau.
 
Pemerintah Kabupaten Samosir berjanji akan menyusun data terpadu penyandang disabilitas secara berkala, agar bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di masa mendatang.

(NR.Sitohang)

Polres Samosir Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Toba 2025

Artha-News.com Samosir (17/11-2025) - Polres Samosir melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Toba Tahun 2025 pada Senin (17/11/2025) pukul 08.00 WIB di Lapangan Mako Polres Samosir. Kegiatan ini digelar untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka mendukung terciptanya keamanan, keselamatan,ketertiban,dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Samosir.

Bertindak sebagai pimpinan apel, Wakapolres Samosir Kompol Briston AM Napitupulu, S.T., S.I.K, sedangkan Kasat Lantas Polres Samosir AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H bertugas sebagai Perwira Apel. IPDA Alvius Ginting, S.H selaku Kanit Gakkum Polres Samosir ditunjuk sebagai Komandan Apel.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut perwakilan Forkopimda, yakni Pabung 0210/TU Mayor G. Sebayang mewakili Dandim 0210/TU, Plh Kasatpol PP Kab. Samosir Rudimanto Limbong, serta Kabid Trantib Satpol PP Ronalven Silalahi.

Peserta apel terdiri dari beberapa kompi gabungan, meliputi jajaran Kabag,Kasat,Kapolsek,Perwira Polres Samosir,personel Koramil,Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Intelkam, Sat Reskrim,staf dan Polsek jajaran, petugas Dinas Perhubungan,serta personel Satpol PP Kabupaten Samosir.

Rangkaian kegiatan apel berlangsung khidmat mulai dari laporan perwira upacara, pemeriksaan pasukan,penyematan tanda operasi,hingga amanat pimpinan.Acara kemudian ditutup dengan doa dan sesi foto bersama.

Dalam kesempatan itu,Wakapolres Samosir membacakan Amanat Kapolda Sumut,yang menyoroti kondisi keamanan dan ketertiban lalu lintas di Sumatera Utara sepanjang tahun 2025. Disebutkan bahwa terdapat 73.335 pelanggaran lalu lintas selama Januari–Oktober 2025, turun 39 persen dibanding tahun 2024. Sementara itu, 5.475 kasus kecelakaan lalu lintas tercatat di tahun yang sama, mengalami penurunan 3,5 persen.

Kapolda menegaskan bahwa meskipun terjadi penurunan,potensi kerawanan lalu lintas masih tinggi sehingga dibutuhkan langkah strategis dan sinergi berkelanjutan antarinstansi.

Operasi Zebra Toba 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, dengan mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman,nyaman,dan selamat menjelang pelaksanaan Ops Lilin 2025.”

Sebanyak 1.528 personel diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari 100 personel Satgas Polda dan 1.428 personel Satgas Polres jajaran. Kapolda menekankan pentingnya profesionalitas,integritas,dan pendekatan humanis dalam pelaksanaan operasi,termasuk penerapan ETLE sebagai bentuk penindakan modern dan transparan.

Kapolda juga mengingatkan agar seluruh personel menghindari tindakan kontra-produktif yang dapat mencoreng institusi Polri,mengingat operasi ini digelar di tengah agenda Reformasi Polri.

Menutup amanatnya, Kapolda berharap Operasi Zebra Toba 2025 dapat memberikan dampak nyata dalam menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,sekaligus meningkatkan kepercayaan publik menjelang Operasi Lilin 2025.

(NR.Sitohang)