Langsung ke konten utama

Polres Samosir Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra Toba 2025

Artha-News.com Samosir (17/11-2025) - Polres Samosir melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Toba Tahun 2025 pada Senin (17/11/2025) pukul 08.00 WIB di Lapangan Mako Polres Samosir. Kegiatan ini digelar untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka mendukung terciptanya keamanan, keselamatan,ketertiban,dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Samosir.

Bertindak sebagai pimpinan apel, Wakapolres Samosir Kompol Briston AM Napitupulu, S.T., S.I.K, sedangkan Kasat Lantas Polres Samosir AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H bertugas sebagai Perwira Apel. IPDA Alvius Ginting, S.H selaku Kanit Gakkum Polres Samosir ditunjuk sebagai Komandan Apel.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut perwakilan Forkopimda, yakni Pabung 0210/TU Mayor G. Sebayang mewakili Dandim 0210/TU, Plh Kasatpol PP Kab. Samosir Rudimanto Limbong, serta Kabid Trantib Satpol PP Ronalven Silalahi.

Peserta apel terdiri dari beberapa kompi gabungan, meliputi jajaran Kabag,Kasat,Kapolsek,Perwira Polres Samosir,personel Koramil,Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Intelkam, Sat Reskrim,staf dan Polsek jajaran, petugas Dinas Perhubungan,serta personel Satpol PP Kabupaten Samosir.

Rangkaian kegiatan apel berlangsung khidmat mulai dari laporan perwira upacara, pemeriksaan pasukan,penyematan tanda operasi,hingga amanat pimpinan.Acara kemudian ditutup dengan doa dan sesi foto bersama.

Dalam kesempatan itu,Wakapolres Samosir membacakan Amanat Kapolda Sumut,yang menyoroti kondisi keamanan dan ketertiban lalu lintas di Sumatera Utara sepanjang tahun 2025. Disebutkan bahwa terdapat 73.335 pelanggaran lalu lintas selama Januari–Oktober 2025, turun 39 persen dibanding tahun 2024. Sementara itu, 5.475 kasus kecelakaan lalu lintas tercatat di tahun yang sama, mengalami penurunan 3,5 persen.

Kapolda menegaskan bahwa meskipun terjadi penurunan,potensi kerawanan lalu lintas masih tinggi sehingga dibutuhkan langkah strategis dan sinergi berkelanjutan antarinstansi.

Operasi Zebra Toba 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, dengan mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman,nyaman,dan selamat menjelang pelaksanaan Ops Lilin 2025.”

Sebanyak 1.528 personel diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari 100 personel Satgas Polda dan 1.428 personel Satgas Polres jajaran. Kapolda menekankan pentingnya profesionalitas,integritas,dan pendekatan humanis dalam pelaksanaan operasi,termasuk penerapan ETLE sebagai bentuk penindakan modern dan transparan.

Kapolda juga mengingatkan agar seluruh personel menghindari tindakan kontra-produktif yang dapat mencoreng institusi Polri,mengingat operasi ini digelar di tengah agenda Reformasi Polri.

Menutup amanatnya, Kapolda berharap Operasi Zebra Toba 2025 dapat memberikan dampak nyata dalam menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,sekaligus meningkatkan kepercayaan publik menjelang Operasi Lilin 2025.

(NR.Sitohang)

Komentar

Berita Terpopuler

Oknum Guru SMAN 1 Sindangkasih Ciamis Diduga Sebar Isu Miring Terhadap Siswi

CIAMIS, ARTHA-NEWS.COM — Dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis tengah mendapatkan sorotan dari lapisan masyarakat. Seorang oknum guru olahraga di SMA Negeri 1 Sindangkasih berinisial SLT diduga telah menyebarkan informasi tidak sedap dan dugaan fitnah yang menyasar kepada salah satu siswinya sendiri.   Korban yang merupakan siswi berinisial TSH, diterpa isu miring mengenai kehamilan dan tindakan menggugurkan kandungan. Kabar burung tersebut mencuat setelah TSH mengajukan izin tidak masuk sekolah selama satu minggu untuk keperluan keluarga.   Orang tua korban menjelaskan bahwa izin tersebut resmi dikirimkan via pesan WhatsApp karena seluruh keluarga harus bertolak ke Jakarta guna menghadiri kegiatan penting salah satu anak mereka yang tengah menempuh studi di Universitas Trisakti.   "Anak saya mendapatkan tuduhan tidak berdasar. Padahal jelas-jelas surat izinnya dikirim untuk menghadiri acara kakaknya di Universitas Trisakti dan acara pernikahan kerabat. Langkah...

Pengabdian Tanpa Batas, Aipda Anumerta Anditya Munartono Gugur Selamatkan Wisatawan di Pantai Pangandaran

PANGANDARAN, ARTHA-NEWS.COM — Tangis haru sekaligus duka mendalam menyelimuti masyarakat Jawa Barat atas gugurnya seorang anggota kepolisian yang berhati mulia. Aipda Anumerta Anditya Munartono, personel dari Polsek Pagerageung, Polres Tasikmalaya Kota, gugur saat melaksanakan tugas mulia menyelamatkan nyawa orang lain di tengah ganasnya arus Pantai Barat Pangandaran.   Peristiwa duka ini terjadi pada 3 Januari 2025. Saat itu, sejumlah wisatawan terseret arus kuat di kawasan Pantai Barat Pangandaran dan terancam bahaya. Melihat situasi darurat tersebut, Aipda Anditya Munartono tanpa ragu menerjang ombak dan meluncur ke tengah lautan untuk melakukan penyelamatan. Dengan segenap tenaga dan pengabdiannya, ia berjuang melawan arus demi menyelamatkan nyawa para wisatawan.   Nyawa para wisatawan berhasil diselamatkan. Namun, pengabdian Aipda Anditya harus berakhir di sana. Ia gugur di medan tugasnya — meninggalkan teladan keberanian, ketulusan, dan pengorbanan yang tiada batas b...

Diancam Laporan oleh CV Naga 99, Korwilnas Artha-News Tegaskan Hak Tolak Wartawan

TASIKMALAYA KABUPATEN, ARTHA-NEWS.COM — Isu pemberitaan terkait proyek rehabilitasi bangunan sekolah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya kini memicu ketegangan. Pihak CV Naga 99 melayangkan ancaman somasi hukum serta laporan ke tim penasihat hukum, Dewan Pers, hingga pihak kepolisian terhadap media Artha-News beserta jurnalis yang bertugas karena pemberitaan yang dimuat dinilai tidak sesuai fakta.   Melalui pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) Nasional Artha-News, pihak CV Naga 99 juga secara tegas mendesak agar nama serta identitas narasumber yang dikutip dalam pemberitaan dibuka secara transparan kepada publik.   Padahal, kerahasiaan dan perlindungan penuh terhadap identitas narasumber dijamin secara konstitusi oleh Pasal 4 ayat (4) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers melalui Hak Tolak, serta ditegaskan dalam Pasal 14 Kode Etik Jurnalistik. Peraturan hukum ini melarang keras pembukaan identitas narasumber yang meminta...

Terjadi Ketegangan Saat Rapat di Desa Cijulang, Warga Mengaku Tidak Diundang

CIJULANG, TASIKMALAYA – ARTHA‑NEWS – Terjadi peristiwa ketegangan yang cukup menyita perhatian warga di lokasi rapat desa di wilayah Desa Cijulang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin, 11 November 2024. Peristiwa ini terekam jelas dalam rekaman video yang diterima redaksi dari kontributor di lokasi.   Berita ini diperbarui kembali pada Rabu, 08 Juli 2026.   Berdasarkan rekaman dan berbagai informasi yang dihimpun dari beberapa saksi mata, warga yang hadir di lokasi mengaku tidak menerima surat undangan resmi untuk mengikuti rapat yang sedang berlangsung tersebut. Saat diskusi berjalan, warga tersebut berusaha menyampaikan pertanyaan maupun pendapatnya terkait materi yang dibahas, namun diimbau oleh pihak perwakilan BPD bahwa yang tidak tercantum dalam daftar undangan tidak berhak menyampaikan pendapat dalam forum rapat, sehingga warga tersebut diminta dengan tegas untuk meninggalkan ruangan.   Perlakuan itu kemudian memicu kemarahan warga terse...

Humas MAN 3 Tasikmalaya Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba Bersama Satresnarkoba Polres Tasikmalaya Kota

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Humas Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tasikmalaya di bawah koordinasi Dra. Hj. Eti, M.Pd., menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba secara eksternal pada Kamis, 10 September 2026. Kegiatan ini bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya dan berlangsung di Masjid Nurul Arafah MAN 3 Tasikmalaya.   Tampak hadir dalam acara tersebut para guru, Kepala MAN 3 Tasikmalaya H. Husen, M.Pd., Waka Bidang Kurikulum Dede Taryana, M.Pd., dan Pembina Keagamaan Putra H. Ihsan Rois, S.Pd., bersama jajaran Satresnarkoba Polres Kota    Sebagai pemateri hadir IPTU Wahidin, S.H., KBO Satresnarkoba Polres Tasikmalaya, Kota dan AIPTU Heri Purnomo, Baur Unit Lidik Satresnarkoba Polres Tasikmalaya. Dalam pemaparannya, para pemateri menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan, dampak hukum bagi pengguna dan pengedar, serta modus peredaran narkoba yang menyasar kalangan pelaj...