Senin, Oktober 12, 2026

Peningkatan Kompetensi Guru SMK Se-Indonesia, Kolaborasi Industri dan Dunia Kerja Perkuat Kualitas Pendidikan Vokasi

TASIKMALAYA, 12 Oktober 2026 — ARTHA-NEWS.COM — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia terus digalakkan. Melalui program Peningkatan Kompetensi Guru Kejuruan Berbasis Dunia Kerja, puluhan guru SMK dari berbagai daerah dijadwalkan mengikuti pelatihan dan pemagangan yang akan digelar di beberapa lokasi strategis, antara lain Tanjung Mulya PS, RPA Sumber Rejeki Food, serta RPA Jabal Nur, pada 15–17 Oktober 2026 mendatang.
 
Kegiatan ini difasilitasi langsung oleh Panitia Magang Industri bekerja sama dengan PT. Jabal Nur. Pembukaan pelatihan direncanakan berlangsung di ruang pertemuan RPA Jabal Nur, yang akan dihadiri oleh para peserta dari berbagai provinsi serta narasumber dari industri dan dunia pendidikan. Fokus kegiatan ini adalah penguatan keterampilan praktis dan penyesuaian kurikulum terhadap kebutuhan dunia usaha dan industri. Para peserta tidak hanya akan mendapatkan teori di kelas, tetapi terlibat langsung dalam proses produksi, penerapan standar operasional prosedur (SOP), serta manajemen mutu yang diterapkan di perusahaan mitra.
 
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Magang Industri, H. Kustawa Suwarsan, M.Sc. menyampaikan bahwa kolaborasi ini sangat penting agar lulusan SMK memiliki kompetensi yang siap pakai dan sesuai dengan tuntutan pasar kerja.
 
"Jembatan antara sekolah dan dunia kerja harus semakin kuat. Guru perlu merasakan langsung bagaimana proses kerja di industri, sehingga materi yang disampaikan kepada siswa semakin relevan dan bermutu," ujarnya.
 
Sementara itu, pihak RPA Jabal Nur menyambut baik rencana kedatangan para peserta pelatihan. Pemagangan ini mencakup penerapan standar kebersihan, keamanan pangan, hingga efisiensi produksi yang diharapkan dapat dibawa kembali oleh para guru ke lingkungan sekolah masing-masing setelah kegiatan selesai.
 
Sebanyak 12 guru SMK dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia telah terkonfirmasi mengikuti kegiatan ini, yaitu: Anis Mawardi, S.St, M.Tr.P dari SMK Negeri 1 Maesan (Sulawesi Tengah); Fuji Meilia Lestari, S.Pt., Gr dari SMK Negeri 2 Berau (Kalimantan Timur); Ika Prima Nanda, S.Pt dari SMK Negeri 2 Solok Selatan (Sumatera Barat); Rahmad Tika Ade Istyawan, S.P., Gr dari SMK Muhammadiyah 6 Modo (Jawa Timur); Dvi Hendra Damayanti, S.Pd dari SMK Negeri 2 Purbalingga (Jawa Tengah); Eni Dwi Karmiyantinisih, S.Pt, M.Sc dari SMK Negeri 1 Cangkringan (D.I. Yogyakarta); Ghea Meilia Fidighri, S.Pt., Gr dari SMK Negeri 1 Kuningan (Jawa Barat); Dwi Kusumalacsa Fidighri, S.Pt dari SMK Negeri 1 Cimerak (Jawa Barat); Nelly Andriani, S.Pt dari SMK Negeri 1 Talamau (Sumatera Barat); Rahmita Putri dari SMK Negeri Pertanian Pembangunan Padang Mengatas (Sumatera Barat); Wa Ode Asnina, S.Pt dari SMK Negeri 1 Muna Barat (Sulawesi Tenggara); serta Yumina Oktobrina Telnoni, S.Pt., Gr dari SMK Negeri 1 Amfoang Barat Laut (Nusa Tenggara Timur).
 
Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan inovasi pembelajaran yang lebih baik di SMK se-Indonesia, sehingga lulusan yang dihasilkan tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga terampil, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.
 
Laporan: M. Mulyadi — Peliput Artha-News
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar