BPP Gunung Tanjung: 43 Kelompok Tani & 667 Hektar Sawah, Masih Mengandalkan Tadah Hujan
Table of Contents
Catatan Redaksi: Artikel telah disusun rapi, diperiksa fakta wilayah, serta disesuaikan navigasi dan label demi kenyamanan pembaca & penelusuran optimal.
ARTHA‑NEWS | KABUPATEN TASIKMALAYA, JAWA BARAT — Koordinator Liputan (Korlip) Media Artha‑News melakukan kunjungan kerja sekaligus wawancara langsung ke Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gunung Tanjung, Kabupaten Tasikmalaya, pada Kamis, 18 April 2024.
Dalam pertemuan tersebut, Yaya Suryana selaku Koordinator BPP / UPTD Gunung Tanjung memaparkan data lengkap potensi wilayah binaannya: tercatat ada 43 kelompok tani yang terbentuk dan aktif, dan hampir seluruhnya telah memegang Kartu Tani. Secara rinci luas lahan pertanian berupa sawah mencapai 667 hektar, yang didukung dalam pengembangannya oleh 7 orang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang berdedikasi.
Terkait kelengkapan administrasi dan hak program, hanya sedikit atau sekitar satu hingga dua peserta yang belum memperoleh kartu tersebut; hal ini disebabkan berkasnya belum tercakup sepenuhnya dalam jangkauan program pemerintah pusat yang berlaku saat ini.
Sisi lain yang menjadi catatan krusial adalah sistem pengairan yang tersedia: lahan sawah di wilayah ini sepenuhnya bergantung pada sistem tadah hujan, karena sumber air irigasi yang ada belum berjalan lancar serta belum berkelanjutan sepanjang musim tanam. Selain itu, terdapat beberapa jenis atau varietas padi unggul yang menjadi pilihan utama dibudidayakan para petani setempat sesuai kondisi tanah setempat.
“Kami berharap lahan pertanian Kecamatan Gunung Tanjung senantiasa tumbuh subur dan membawa kemakmuran bagi warga, terkatup berkat pendampingan serta penyuluhan yang konsisten, terarah dan berkelanjutan dari pihak Dinas Pertanian,” ujarnya penuh harapan dan semangat membangun desa.
Penulis: Deni Rodiansyah
Artha‑News – Analisis, Referensi, Tajam, Handal, Akurat
👁 Views: 0
Posting Komentar