Pembangunan Drainase Babakan Sukamaju Tasikmalaya Diduga Asal Jadi, Warga Desak Dinas PUTR Bertindak Tegas
Table of Contents
Catatan Redaksi: Artikel ini telah diperbarui untuk memperbaiki sistem navigasi label demi meningkatkan kenyamanan pembaca dalam menjelajahi informasi terkait.
TASIKMALAYA KOTA — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya didesak untuk bersikap tegas menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak ketiga terkait hasil pelaksanaan proyek infrastruktur yang dinilai tidak berkualitas. Proyek pembangunan saluran air di lingkungan pemukiman tersebut terkesan dikerjakan asal-asalan dan tidak memenuhi standar ketahanan yang disepakati.
Berdasarkan penelusuran mendalam tim redaksi lapangan di lokasi Komplek BBK Sukamaju RW 06, Kelurahan Setia Ratu, Kecamatan Cibeureum, warga setempat mengeluhkan kerusakan dini pada infrastruktur tersebut. Baru berumur jagung, saluran drainase kini sudah berlubang dan tidak berfungsi optimal. Warga menuntut adanya perbaikan total demi kelayakan dan keamanan lingkungan sehari-hari.
Detail Teknis Proyek Drainase Babakan Sukamaju
Untuk menjaga transparansi publik, berikut adalah rincian data teknis pengerjaan proyek drainase yang dikeluhkan oleh masyarakat:
Judul Kegiatan: Pembangunan/Rehabilitasi Drainase Lingkungan Pemukiman Babakan Sukamaju RW 06, Kelurahan Setia Ratu, Kecamatan Cibeureum
Lokasi Proyek: Wilayah Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya
Tanggal Dokumen: 25 April 2025
Sumber Dana: APBD Kota Tasikmalaya
Nilai Anggaran: Rp45.734.000,00
Waktu Pelaksanaan: 45 Hari Kalender
Kontraktor Pelaksana: CV Mulya Barokah
Tuntutan Masyarakat dan Evaluasi Kontraktor Pelaksana
Hasil pengamatan fisik di lapangan memperkuat kesaksian warga bahwa saluran air ini mengalami kerusakan parah sebelum waktunya. Kontraktor pelaksana, CV Mulya Barokah, diminta segera memperbaiki kualitas bangunan secara menyeluruh agar aliran air terhubung lancar ke sistem pembuangan utama menuju sungai.
"Kami berharap kepada Dinas terkait agar segera memanggil pihak pelaksana untuk mempertanggungjawabkan hasil kerjanya secara moral, teknis, maupun hukum," ujar salah satu perwakilan warga.
Langkah ketegasan dari Dinas PUTR Kota Tasikmalaya sangat krusial saat ini. Selain untuk menyelamatkan sisa anggaran negara, evaluasi total ini penting demi menjaga kepercayaan publik terhadap pengawasan proyek infrastruktur daerah.
(Jay Kuncir / Ari Siloka— Redaksi Lapangan Artha-News)
👁 Views: 0
Posting Komentar