3. Ciri Khas Baru Kota Cimahi: Tiga Rudal Rapier Berdiri Gagah di Persimpangan Jati
Table of Contents
ARTHA-NEWS.COM – KOTA CIMAHI
Dipublikasikan: 21 Januari 2026 | Terakhir diperbarui: 23 Juli 2026 pukul 07.29 WIB
Kawasan Bundaran Jati, Kota Cimahi kini tampak semakin indah dan bernilai sejarah dengan terpasangnya alat utama sistem senjata (alutsista) berupa tiga unit Rudal Rapier. Pemasangan ini merupakan wujud upaya Pemerintah Kota Cimahi untuk mempercantik ruang terbuka umum sekaligus mengenalkan sejarah militer kepada seluruh lapisan masyarakat.
"Terkait penempatan tiga rudal Rapier di Bundaran Jati, hal ini adalah hasil komunikasi dan kerja sama kita dengan TNI Angkatan Darat. Kita ingin menghiasi taman-taman di kota ini sejalan dengan karakter Cimahi sebagai kota militer, kota hijau, sekaligus kota agamis," ujar Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, saat memberikan keterangan pada Kamis, 21 Januari 2026.
Lebih lanjut, Ngatiyana menegaskan bahwa penempatan alutsista tersebut bukan sekadar hiasan semata, melainkan mengandung pesan sejarah yang mendalam. Pemerintah Kota Cimahi secara khusus telah mengajukan permohonan kepada pimpinan Angkatan Darat agar alutsista yang sudah tidak dioperasikan lagi dapat diserahkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan publik.
"Kenapa kita letakkan benda-benda ini? Kita memohon kepada pimpinan Angkatan Darat, alhamdulillah permohonan itu disetujui. Kita menempatkan rudal Rapier ini untuk memperindah taman-taman yang ada di Kota Cimahi," jelasnya.
Rudal Rapier buatan Inggris yang terpasang ini diproduksi pada tahun 1984. Keberadaannya di ruang terbuka publik diharapkan dapat menjadi pengingat sejarah bagi warga, terutama generasi muda, bahwa Cimahi memiliki latar belakang yang kuat sebagai kota militer.
Secara lokasi, Bundaran Jati merupakan titik pertemuan lalu lintas dari arah Jalan Rd. Demang Hardjakusumah – Jalan Jati serta persimpangan Jalan Daeng Ardiwinata atau yang dikenal sebagai Jalan Cihanjuang.
"Inilah ciri khas Kota Cimahi yang tidak dimiliki daerah lain. Sebab dulunya di sini adalah wilayah tangsi-tangsi militer, dan kini berkembang menjadi pusat pendidikan militer," pungkas Ngatiyana.
(Redaksi Artha-News)
Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat
👁 Views: 0
Posting Komentar