Door to Door di Randegan, Polsek Purwaharja Imbau Warga Banjar Soal Bansos Palsu hingga Knalpot Brong
Table of Contents
BANJAR, ARTHA‑NEWS – Modus penipuan melalui telepon dan media sosial kembali menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Guna mengantisipasi jatuhnya korban, Bhabinkamtibmas Desa Mekarharja gencar menyambangi warga secara langsung di Dusun Randegan, Kota Banjar, Jumat (28/08/2026). Dalam kesempatan tersebut, warga diingatkan untuk tidak mudah percaya ketika menerima tawaran bantuan sosial (bansos) dari pihak yang tidak jelas.
Kegiatan silaturahmi secara door to door ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Mekarharja, Bripka Hermawan, S.IP., mulai pukul 14.00 WIB. Melalui dialog santai dan interaktif, petugas menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas yang relevan dengan situasi terkini di tengah masyarakat.
Petugas meminta warga agar lebih teliti dan kritis saat menerima panggilan telepon, pesan singkat, maupun informasi yang beredar di media sosial. Setiap tawaran bantuan yang ujung‑ujungnya meminta data pribadi, kode verifikasi, atau tindakan mencurigakan lainnya harus diperiksa terlebih dahulu kebenarannya agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan digital.
Selain isu penipuan, perhatian kepolisian juga diarahkan pada sektor pengawasan keluarga. Warga diajak untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak‑anak mereka, baik dalam hal pergaulan, batas waktu penggunaan telepon genggam, aktivitas di media sosial, hingga keselamatan berkendara. Petugas turut memberikan ketegasan agar kendaraan para remaja tidak menggunakan knalpot brong yang memicu kebisingan dan mengganggu ketenteraman lingkungan.
Kapolsek Purwaharja, IPTU Hermawan, S.Pd.I., menjelaskan bahwa metode sambang dari rumah ke rumah (door to door) ini memberikan kesempatan emas bagi jajaran Bhabinkamtibmas untuk merangkul masyarakat secara personal sekaligus memetakan kondisi riil di lapangan.
“Pesan yang kami sampaikan di lapangan selalu menyesuaikan dengan dinamika situasi yang sedang dihadapi warga. Kami ingin masyarakat Kota Banjar, khususnya di wilayah Purwaharja, bisa lebih jeli terhadap informasi dari HP dan tidak mudah tergiur oleh iming‑imingan bantuan yang belum jelas sumbernya,” ujar IPTU Hermawan.
Menjelang akhir pertemuan, warga juga diingatkan untuk memperketat keamanan kendaraan dan barang berharga di rumah. Mengingat kondisi lingkungan, petugas turut mengimbau agar masyarakat tidak membakar sampah atau rumput kering tanpa pengawasan ketat karena berpotensi memicu bahaya kebakaran lahan.
Di akhir kegiatan, Bripka Hermawan mengajak seluruh elemen warga untuk tidak ragu melaporkan setiap hal yang mencurigakan atau membutuhkan penanganan cepat ke pihak Bhabinkamtibmas atau Polsek Purwaharja. Koordinasi yang cepat dan efektif di tingkat lingkungan diharapkan mampu menyelesaikan potensi gangguan keamanan secara dini.
(Rena Yusnita — Kepala Biro Artha‑News Kota Banjar)
Artha‑News: Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat
👁 Views: 0
Posting Komentar