... sisanya tetap ... Forum Masyarakat Banjar Soroti Dugaan Monopoli Pengadaan Dana BOS di Sekolah

Forum Masyarakat Banjar Soroti Dugaan Monopoli Pengadaan Dana BOS di Sekolah

Table of Contents
BANJAR, ARTHA‑NEWS — Forum Masyarakat Banjar atau Penjaga Tanah Kota Banjar menyoroti adanya dugaan praktik monopoli pengadaan barang dan jasa di lingkungan sekolah yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui sistem SIPLAH. Pihak Forum menyampaikan poin‑poin kritikan tersebut dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (23/8/2026).
 
Menurut pernyataan pihak Forum, diduga proses pengadaan buku dan barang keperluan lainnya terpusat hanya pada satu penyedia tertentu bagi seluruh sekolah‑sekolah di wilayah Kota Banjar. “Kami menduga ada perusahaan yang terafiliasi satu sama lain. Berdasarkan keterangan beberapa sekolah, terdapat indikasi arahan dari pihak dinas untuk berbelanja pada penyedia tersebut,” ujar perwakilan Forum kepada awak media.
 
Praktik tersebut dinilai telah berlangsung lama dan ditengarai bertentangan dengan UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Selain komoditas buku, pengadaan barang elektronik hingga perabot sekolah disinyalir ikut diarahkan ke pihak yang sama. Pihak Forum juga mengklaim adanya ketidakwajaran harga: buku yang diduga bernilai pasar sekitar Rp20.000 dibelanjakan hingga menyentuh angka Rp80.000.
 
Lebih lanjut, Forum juga mengendus dugaan keterlibatan oknum sekolah maupun dinas terkait, serta penguasaan akses nama pengguna pada aplikasi belanja sekolah. Atas temuan serius ini, Forum mendesak penghentian pola pengadaan tersebut dan berencana mengajukan audiensi resmi ke pihak sekolah serta Dinas Pendidikan. “Jika terbukti ada kerugian negara, kasus ini akan kami kawal hingga ke aparat penegak hukum,” tegasnya.
 
Hingga berita ini diturunkan, redaksi Artha‑News sedang berupaya menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar serta pihak penyedia barang terkait guna meminta klarifikasi dan ruang hak jawab yang berimbang atas sorotan tersebut.
 
Laporan: Rena Yusnita — Kepala Biro Artha‑News Kota Banjar
Artha‑News – Analisis, Referensi, Tajam, Handal, Akurat
👁 Views: 0

Posting Komentar