Warga Kampung Bojong Desa Sukamantri Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Penuh Kekhidmatan
Table of Contents
SUKAMANTRI, ARTHA‑NEWS — Suasana teduh dan penuh rasa takwa menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar warga Kampung Bojong, Desa Sukamantri, pada Senin malam, 24 Agustus 2026, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah. Acara ini menjadi bukti keimanan dan kebersamaan yang erat di tengah masyarakat pedesaan yang sederhana namun teguh imannya.
Kegiatan yang berpusat di wilayah Kp. Bojong ini dihadiri ratusan warga yang datang dengan sukarela dan semangat tinggi. Turut hadir tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat setempat yang antusias mendukung syiar Islam. Hadir pula Sekretaris Desa Sukamantri, Iwan Setiawan, guna memberikan dukungan resmi sekaligus kehadiran yang hangat bagi seluruh warga yang berkumpul dengan penuh kedamaian.
Tausiyah utama disampaikan oleh KH. Ahmad Saepudin dari wilayah Malangbong, yang juga menjabat selaku Pimpinan Pondok Pesantren Riyadul Huda. Dalam pesan‑pesanannya yang mendalam dan menyentuh kalbu, beliau mengajak seluruh jamaah meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, menjaga persatuan yang kokoh, serta memperkuat jiwa kepedulian sosial terhadap sesama tanpa terkecuali.
Rangkaian acara terasa meriah dan menyentuh hati dengan penampilan istimewa dari Grup Qosidah Muslimatun Nada yang berasal langsung dari Kp. Bojong. Mengenakan busana seragam berwarna maroon dan jilbab merah muda yang rapi, lantunan shalawat serta irama rebana mereka menggema indah mengajak seluruh hadirin turut larut dalam keindahan bersholawat bersama.
Selain tausiyah dan seni Islam yang beradab, acara juga diisi dengan pembacaan Al‑Barzanji yang lancar, penyaluran santunan yang tulus bagi anak yatim, serta pembagian berkat dan rezeki kepada warga yang hadir.
Dalam sambutannya, Sekdes Sukamantri, Iwan Setiawan, menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas kekompakan luar biasa warga Kp. Bojong dalam merencanakan hingga menyelesaikan acara keagamaan ini dengan tertib dan khidmat. Ia berharap tradisi positif ini terus berlanjut menjadi warisan indah sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkokoh syiar Islam yang damai di lingkungan desa.
Laporan: Yana
Artha‑News – Analisis, Referensi Tajam, Handal, Akurat
👁 Views: 0
Posting Komentar