... sisanya tetap ... Urai Titik Macet Daeng-Cihanjuang, Personel Gabungan Dishub Cimahi Ditambah

Urai Titik Macet Daeng-Cihanjuang, Personel Gabungan Dishub Cimahi Ditambah

Table of Contents
CIMAHI, Artha‑News.com — Titik pertemuan strategis Jalan Daeng–Cihanjuang yang kerap berubah menjadi simpul penyempit lalu lintas kini ditangani dengan pendekatan lebih serius dan terpadu. Menyusul berjalannya dua proyek besar sekaligus: pembangunan Underpass Gatot Subroto serta perawatan jembatan utama kota, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi memperkuat pos pengaturan di persimpangan kritis tersebut guna mencegah terjadinya kemacetan berkepanjangan yang melumpuhkan mobilitas harian.
 
Keputusan ini merupakan bagian krusial dari kesepakatan yang diambil dalam Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang digelar di lingkungan Pemkot Cimahi. Pertemuan tersebut melibatkan unsur kepolisian, perangkat kewilayahan, hingga perwakilan warga yang merasakan langsung dampak dari dinamika jalan raya saat ini. Meski sistem pengaturan arus dua arah telah berjalan di kawasan Underpass Dustira, beban lalu lintas masih terasa sangat berat di jalur Amir Mahmud dan kawasan sekitarnya, terutama saat jam‑jam sibuk berlangsung.
 
Guna mengatasi hambatan yang masih terjadi secara efektif dan terarah, penambahan personel gabungan dari Dishub dan Satlantas Polres Cimahi kini ditempatkan secara lebih padat, terpusat, dan terjadwal. Kehadiran petugas ini bertujuan mengatur antrean dengan cepat serta mencegah terjadinya penumpukan silang yang bisa melumpuhkan total persimpangan Daeng–Cihanjuang yang rawan tersendat.
 
Selain penambahan tenaga pengatur di lapangan, pihak pelaksana juga diinstruksikan menata ulang fasilitas jalan secara menyeluruh: memperbarui marka yang pudar, mengganti pembatas yang rusak atau bergeser, serta memastikan rambu petunjuk terlihat jelas dari jarak pandang yang aman. Pola pengalihan rute juga akan terus disesuaikan secara dinamis mengikuti pergerakan volume kendaraan yang terpantau langsung di lapangan.
 
Sementara itu, terkait perbaikan akses jembatan yang sedang ditangani, pihak berwenang merencanakan pembukaan tahap awal bagi pengendara sepeda motor pada tanggal 5 September 2026, namun tetap menempatkan aspek keselamatan serta uji kelayakan teknis menyeluruh sebagai syarat mutlak yang tidak dapat ditawar.
 
Langkah‑langkah terpadu ini diharapkan mampu menjaga kelancaran dan kenyamanan mobilitas warga Cimahi di tengah rangkaian proyek pembangunan yang sedang berjalan.
 
(Ari M)
Artha‑News — Analisis, Referensi, Tajam, Handal, Akurat
 
👁 Views: 0

Posting Komentar