Wali Kota Banjar Serahkan 200 Unit Becak Listrik, Sumber Anggaran Masih Simpang Siur
Table of Contents
BANJAR PATROMAN, ARTHA-NEWS.COM — Pemerintah Kota Banjar secara resmi menyerahkan 200 unit becak listrik kepada masyarakat pada Senin, 7 September 2026. Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan dan dilaksanakan secara seremonial di Banjar Convention Hall (BCH), Kota Banjar.
Bantuan ini disebut-sebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026. Namun, muncul keterangan lain dari pihak Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) yang menyatakan bahwa program bantuan becak listrik ini bersumber dari anggaran pribadi Presiden RI Prabowo Subianto melalui yayasan tersebut. Perbedaan informasi ini pun memicu pertanyaan besar di tengah masyarakat.
Wali Kota Banjar memimpin langsung acara penyerahan tersebut, didampingi jajaran Pemkot Banjar dan salah satu perwakilan dari Partai Gerindra. Dalam sambutannya, Wali Kota berpesan agar bantuan becak listrik dimanfaatkan dengan baik.
"Bantuan becak listrik harus dimanfaatkan dengan baik. Pemanfaatannya jangan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya. Mangpaatkeun nu aya rusak urang menta deui," ujarnya di hadapan para penerima manfaat.
Agenda Penyaluran dan Simpang Siur Anggaran Bantuan
Adapun rincian agenda penyaluran bantuan becak listrik di Kota Banjar meliputi:
- 2 September 2026: Sebanyak 200 unit becak listrik tiba di Kota Banjar dan disimpan sementara di area parkir Banjar Convention Hall (BCH).
- 6 September 2026: Para calon penerima mengikuti pelatihan langsung dari pihak manufaktur PT PINDA.
- 7 September 2026: Penyerahan secara seremonial dan resmi oleh Wali Kota Banjar beserta jajarannya.
Beredar dua informasi di kalangan masyarakat terkait sumber dana bantuan ini — ada yang menyebut berasal dari Presiden Prabowo Subianto, namun ada pula yang menyebut dananya berasal dari APBN. Perwakilan Partai Gerindra, Tarno, menyampaikan bahwa Jawa Barat sangat membutuhkan bantuan becak listrik tersebut. "Bahkan kami sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan," ungkapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kejelasan resmi terkait sumber anggaran program bantuan becak listrik untuk masyarakat kategori usia 55 tahun ke atas atau lansia tersebut.
(Rena Yusnita — Kabiro Banjar)
Artha‑News: Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat
👁 Views: 0
Posting Komentar