Anggota DPRD Usman Kusmana Jadi Narasumber Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan di Kadipaten
Table of Contents
TASIKMALAYA – Pemerintah Kecamatan Kadipaten menggelar kegiatan Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan bagi masyarakat. Acara berlangsung di GOR Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa, 9 Juni 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, Karang Taruna, kader PKK, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Turut hadir perwakilan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Fraksi Gerindra, Usman Kusmana, bertindak sebagai narasumber dan menyampaikan materi mengenai pentingnya memahami politik dan menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air.
"Pendidikan politik itu wajib bagi rakyat. Tujuannya agar masyarakat paham hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Jangan mau dibodohi oleh politik uang dan berita hoaks. Pilihlah pemimpin yang benar-benar mau bekerja untuk kepentingan rakyat," tegas Usman.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keutuhan 4 Pilar Kebangsaan. "Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan hal yang tidak dapat ditawar-tawar. Berbeda pilihan itu boleh, namun jangan sampai menimbulkan perpecahan. Kita ini satu, yaitu Indonesia," tambahnya.
Camat Kadipaten, Ai Ruhimat, S.T., M.M., yang membuka acara menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak. "Kehadiran Bapak Anggota Dewan, perwakilan Kesbangpol, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas menunjukkan bahwa kita bersatu padu. Wawasan kebangsaan menjadi pengingat agar pelaksanaan demokrasi kita tetap berada dalam koridor NKRI," ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC PGRI Kadipaten, Mohamad Dodi Suprapto, S.Pd., M.Pd., menilai kegiatan ini sangat penting untuk mencegah terjadinya perpecahan. "Guru dan masyarakat harus sama-sama menjadi teladan. Politik yang sehat lahir dari warga yang memahami aturan dan tetap memegang teguh nilai-nilai Pancasila," ungkap Dodi.
Acara ditutup dengan pembacaan deklarasi bersama untuk menolak praktik politik uang dan ujaran kebencian. Pemerintah Kecamatan Kadipaten berharap kegiatan ini dapat membuat masyarakat semakin cerdas dalam berdemokrasi dan aktif menjaga persatuan bangsa.
(Yana)
👁 Views: 0
Post a Comment