Anggota DPRD Usman Kusmana Jadi Narasumber Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan di Kadipaten
Table of Contents
ARTHA-NEWS.COM – KECAMATAN KADIPATEN, KABUPATEN TASIKMALAYA
Dipublikasikan: Selasa, 9 Juni 2026 | Terakhir diperbarui: Kamis, 23 Juli 2026 pukul 21.32 WIB
TASIKMALAYA – Pemerintah Kecamatan Kadipaten menggelar kegiatan Pendidikan Politik dan Wawasan Kebangsaan bagi masyarakat luas. Acara berlangsung di GOR Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, pada Selasa, 9 Juni 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, Karang Taruna, kader PKK, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan. Turut hadir perwakilan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Fraksi Gerindra, Usman Kusmana, bertindak sebagai narasumber utama. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya memahami hak serta kewajiban warga negara dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.
“Pendidikan politik itu wajib bagi seluruh rakyat. Tujuannya agar masyarakat paham hak dan kewajibannya. Jangan mau dibodohi oleh politik uang maupun berita bohong atau hoaks. Pilihlah pemimpin yang benar-benar bekerja tulus demi kepentingan rakyat,” tegas Usman.
Ia juga menegaskan agar senantiasa menjaga keutuhan empat pilar kebangsaan. “Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah hal yang tidak dapat ditawar-tawar. Berbeda pilihan boleh saja, tapi jangan sampai menimbulkan perpecahan. Kita tetap satu, yaitu Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Kadipaten Ai Ruhimat, S.T., M.M., yang membuka acara menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak terkait. “Kehadiran Bapak Anggota Dewan, Kesbangpol, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas membuktikan kita bersatu padu. Wawasan kebangsaan menjadi pengingat agar demokrasi senantiasa berjalan dalam koridor NKRI,” ujarnya.
Ketua PC PGRI Kadipaten, Mohamad Dodi Suprapto, S.Pd., M.Pd., menilai kegiatan ini sangat strategis mencegah perpecahan. “Guru dan masyarakat harus saling menjadi teladan. Politik yang sehat lahir dari warga yang paham aturan dan teguh memegang nilai-nilai Pancasila,” ungkap Dodi.
Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan deklarasi bersama untuk menolak praktik politik uang serta ujaran kebencian. Pemerintah Kecamatan Kadipaten berharap kegiatan ini menjadikan masyarakat semakin cerdas berdemokrasi dan aktif menjaga persatuan bangsa.
(Yana/Redaksi Artha-News)
👁 Views: 0
Posting Komentar