Sabtu, Agustus 22, 2026
Satlantas Polres Banjar Siaga Amankan Penyeberangan Siswa di Jalan Letjen Suwarto
Kamis, Juli 23, 2026
Paturay Tineung SDN 1 Cipacing: Kepala Sekolah Yayat Hidayat Lepas 35 Lulusan, Diharapkan Lanjut ke SMP/MTs
MIS Al‑Hamidiyah Cipancur Gelar Pelepasan Siswa Kelas VI dan Kenaikan Kelas
Tingkatkan Belajar dan Prestasi, 35 Siswa SDN 1 Dirgahayu Dilepas Kasek Dihadiri Kades & Kanit Binmas
SDN Koleberes Babakan Mekar Diduga Jual LKS Melalui Pihak Ketiga, Transaksi Berlangsung di Kantin Sekolah
SDN Negeri 3 Cibalong Tolak Wartawan, Pintu Sekolah Sengaja Digembok
Apabila memang terdapat alasan keamanan atau hal lain yang mendesak, pihak sekolah sepatutnya menyampaikannya secara terbuka kepada wartawan serta menawarkan alternatif lain, misalnya melalui penyampaian tertulis atau pengaturan jadwal pertemuan yang disepakati bersama.
Sikap menutup akses tersebut dapat dianggap sebagai upaya penghalangan hak masyarakat untuk mengetahui fakta yang sebenarnya, yang mana hal ini berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum maupun sanksi administratif sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
Ketika dimintai keterangan, para guru perempuan yang ada di lokasi tidak memberikan tanggapan sama sekali dan memilih diam. Hal ini semakin menimbulkan pertanyaan sekaligus kecurigaan di kalangan masyarakat bahwa ada sesuatu yang sengaja disembunyikan agar tidak diketahui oleh publik.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi yang disampaikan oleh pihak sekolah. Masyarakat pun berharap agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya segera meninjau serta menjelaskan persoalan ini secara transparan.
(Mumun/Ocha/Wandi)
Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat
Rabu, Juli 22, 2026
SDN Margacinta Diduga Sengaja Tidak Kibarkan Merah Putih, Dinas Pendidikan Harus Bertanggung Jawab Kepala Sekolah
ARTHA-NEWS.COM – TASIKMALAYA
Kejadian: 15 April 2025 | Dipublikasikan: 15/04/2026 pukul 19.07 WIB | Terakhir diperbarui: 22 Juli 2026 pukul 20.16 WIB
Kondisi SDN Margacinta, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Tasikmalaya pada tanggal 15 April 2025 sempat menjadi sorotan. Pada hari yang seharusnya masih dalam masa peringatan kemerdekaan, bendera Merah Putih di tiang sekolah terlihat tidak dikibarkan sama sekali, padahal cuaca saat itu cerah dan tidak ada halangan yang menghalangi.
Hal ini tentu sangat disayangkan, apalagi tindakan tidak mengibarkan bendera sebenarnya sudah melanggar aturan yang berlaku. Berdasarkan Pasal 7 ayat (3) UU No. 24 Tahun 2009, lembaga pendidikan wajib mengibarkan bendera setiap hari kerja mulai pukul 06.00 pagi hingga pukul 18.00 sore di seluruh wilayah Indonesia.
Terkait hal ini banyak yang mempertanyakan: "Apa alasannya bendera tidak dikibarkan? Apakah karena rusak, hilang, atau memang sengaja tidak dipasang?"
Merespons hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya seharusnya memberikan penjelasan tegas serta menindaklanjuti agar kejadian serupa tidak terulang. Menurut penjelasan yang ada, bendera merupakan lambang kehormatan negara dan setiap warga negara wajib menghormatinya, termasuk lembaga pendidikan.
⚖️ DASAR HUKUM DAN SANKSI YANG BERLAKU:
Berdasarkan Peraturan No. 23 Tahun 2013 tentang Pengibarkan Bendera:
1. Setiap sekolah wajib melaksanakan pengibaran bendera pada hari kerja, kecuali saat hujan deras atau cuaca buruk.
2. Sanksi bagi yang melanggar:
- Sanksi Administratif (Pasal 6 UU No. 24/2009): Teguran lisan/tertulis, peringatan keras, hingga pembekuan atau pencabutan izin penyelenggaraan pendidikan.
- Sanksi Pidana (Pasal 69 UU No. 24/2009): Pelaku yang sengaja tidak melaksanakan kewajiban ini dapat dipidana penjara paling lama 1 tahun atau denda maksimal Rp100.000.000,00.
Diharapkan Dinas Pendidikan segera menelusuri kronologi kejadian ini, memanggil pihak yang bertanggung jawab, serta memberikan pembinaan agar seluruh lembaga pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya senantiasa menaati aturan pengibaran bendera negara.
Jay staf redaksi
Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat
Senin, Juli 20, 2026
Dua Siswa Kelas 6 SDN Jagabuana Sukaresik Siap Berlaga di OSN-P Tingkat Provinsi 2026
Minggu, Juli 19, 2026
Pemkab Bandung Tetapkan Gaji PPPK Paruh Waktu Guru Rp500 Ribu–Rp1 Juta
Jumat, Juli 17, 2026
Kado HUT Ke-19, Peraturan Pesantren Akhirnya Disahkan Setelah Lama Dinantikan
Kamis, Juli 16, 2026
MAN 3 Tasikmalaya Gelar MATAMUDA 2026, Langkah Awal Bentuk Generasi Berprestasi dan Berkarakter
Proyek Rp1,27 Miliar SMPN 3 Kutawaringin Diduga Bermasalah, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Belum Memberikan Keterangan Resmi
Rabu, Juli 15, 2026
Senang Punya Gedung Baru, Siswa SMP Satap 1 Kadipaten Sambut Revitalisasi Senilai Rp1,8 Miliar
Selasa, Juli 14, 2026
Kepala Sekolah Al Bana Tasikmalaya Minta Bantuan Perbaikan Ruang Kelas Rusak RKB
Minggu, Juli 12, 2026
AJGT DPC Kabupaten Tasikmalaya Desak Pemkab Segera Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Cariwuh
Jumat, Juni 05, 2026
015 Pelari dari 34 Negara Ramaikan Trail of The Kings UTMB 2026 Bupati Samosir: "Kami Siap Sukseskan Kegiatan Ini"
Jumat, Mei 22, 2026
Antusiasme Tinggi! Siswa Kelas 6 SDN 3 Salawu Bahagia Usai Selesaikan PSAJ
TASIKMALAYA, SALAWU – Suasana ceria, bangga, dan penuh semangat mewarnai halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Salawu, Desa Karangmukti, Kecamatan Salawu . Seluruh siswa kelas 6 tampak sangat antusias dan lega, tepat setelah menuntaskan seluruh rangkaian kegiatan Ujian Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) yang menjadi penutup perjalanan mereka selama enam tahun menempuh pendidikan dasar.
Mengenakan seragam lengkap dengan rapi, wajah-wajah mereka bersinar dengan senyum kebahagiaan dan rasa puas. Tak sedikit yang saling berpelukan, tertawa bersama, dan berfoto ria mengabadikan momen bersejarah ini. Rasa lelah akibat belajar giat selama masa persiapan ujian seketika hilang berganti rasa syukur dan kebanggaan karena telah berhasil menyelesaikan kewajiban akhir jenjang SD dengan lancar dan penuh percaya diri.
Ibu Kepala Sekolah beserta seluruh guru dan tenaga pendidik turut hadir dan ikut merayakan keberhasilan putra-putri asuhannya. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan rasa bangga yang mendalam. "Anak-anakku di SDN 3 Salawu semuanya hebat dan luar biasa. Kalian telah berjuang, belajar dengan tekun, dan melewati setiap tahapan pembelajaran dengan baik sampai hari ini. Kami sangat bangga dan yakin kalian siap melangkah ke jenjang berikutnya," ucapnya dengan nada haru dan penuh dukungan.
Para guru juga memberikan pesan-pesan berharga, mengingatkan agar meski sudah lulus, mereka tetap menjaga nama baik almamater SDN 3 Salawu, tetap rendah hati, rajin belajar, dan menjadi anak-anak yang berguna bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.
Kebahagiaan ini tak lepas dari dukungan besar orang tua dan warga sekitar yang selalu mendukung setiap kegiatan sekolah. Kerja keras, kedisiplinan, dan semangat belajar yang tinggi menjadi kunci keberhasilan para siswa ini dalam menyelesaikan PSAJ dengan hasil yang memuaskan.
Kini, para siswa kelas 6 SDN 3 Salawu siap menutup bab masa SD dan melangkah menuju jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan bekal ilmu, karakter, dan semangat juang yang sudah tertanam kuat.
Selamat dan sukses selalu anak-anak hebat SDN 3 Salawu, teruslah berprestasi dan membanggakan!
Red : Mumun mulyadi