Pembangunan Cathlab RSUD Hadrianus Sinaga Resmi Dimulai, Wamenkes RI dan Bupati Samosir Letakkan Batu Pertama
Table of Contents
Artha‑News.com I SAMOSIR, 22 JULI 2026 – Upaya Pemerintah Kabupaten Samosir dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat semakin nyata. Pembangunan gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Hadrianus Sinaga resmi dimulai, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Benyamin Paulus Octavianus, bersama Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Direktur Dekonsentrasi Tugas Pembantuan serta Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri Elfin Elyas, Rabu (22/7), tepat di lingkungan kompleks RSUD Hadrianus Sinaga.
Pembangunan fasilitas Cathlab ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir untuk menghadirkan peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui sinergitas kuat yang dibangun Bupati Samosir dengan pemerintah pusat, Kementerian Kesehatan RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,49 miliar lebih yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Selain meresmikan dimulainya pembangunan Cathlab, kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan juga dirangkaikan dengan upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) di Provinsi Sumatera Utara. Hal ini dilakukan melalui penguatan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia, termasuk penyatuan skrining TB ke dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar yang diberikan pemerintah pusat terhadap pembangunan dan pembenahan sektor kesehatan di Kabupaten Samosir.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami mengucapkan selamat datang di Negeri Indah Kepingan Surga, titik awal peradaban Batak. Kehadiran Bapak Wakil Menteri menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan luar biasa bagi kami sekalian. Bangunan Cathlab ini sudah sangat lama kami nantikan kehadirannya karena merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk melengkapi sistem pelayanan kesehatan masyarakat," ujar Vandiko.
Lebih lanjut Vandiko menjelaskan bahwa sebelum pembangunan Cathlab ini berjalan, RSUD Hadrianus Sinaga telah lebih dulu menerima bantuan pembangunan ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dari Kementerian Kesehatan. Oleh karena itu, ia tetap berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut, khususnya dalam penyediaan kelengkapan peralatan PICU serta peralatan medis Cathlab setelah proses pembangunan gedung selesai nanti.
"Setelah gedung ini selesai dibangun, kami berharap Kementerian Kesehatan dapat kembali membantu penyediaan peralatan lengkap untuk Cathlab, agar nantinya pelayanan kesehatan penyakit jantung di Samosir dapat berjalan maksimal dan tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah," tegasnya.
Vandiko juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir senantiasa berkomitmen penuh dalam menjamin akses layanan kesehatan yang merata bagi semua warga. Hal ini terbukti dari keberhasilan daerah tersebut dalam mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) selama tiga tahun berturut‑turut. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 99,8 persen penduduk Samosir telah terlindungi kepesertaan BPJS Kesehatan.
Ia pun sangat optimistis dukungan dari Kementerian Kesehatan akan semakin memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Samosir, terlebih lagi karena Kabupaten Samosir ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang setiap tahunnya dikunjungi sekitar 2,4 juta orang wisatawan.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Vandiko juga mengajukan beberapa usulan strategis, antara lain pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), penambahan unit Puskesmas di kawasan Tele sebagai pintu masuk utama Kabupaten Samosir, serta dukungan peralatan medis lengkap untuk Puskesmas Ambarita yang baru saja selesai direnovasi.
"Kami yakin dan berharap melalui kunjungan kerja Bapak Wakil Menteri ini, pembenahan pelayanan kesehatan di Kabupaten Samosir akan semakin mendapatkan perhatian serius, sehingga manfaatnya benar‑benar dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat," ungkap Vandiko.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa pembangunan fasilitas Cathlab ini merupakan bagian tak terpisahkan dari kelanjutan program pembangunan kesehatan nasional yang terus diperkuat oleh pemerintah saat ini.
Menurutnya, pemerintah sedang berjalan konsisten menjalankan berbagai program prioritas kesehatan, mulai dari pembangunan dan pembenahan rumah sakit, penanganan penyakit utama seperti jantung, kanker, stroke, hingga gagal ginjal, percepatan eliminasi Tuberkulosis, serta pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah pencegahan dini guna menekan angka kesakitan di masyarakat.
"Berbagai program unggulan yang telah dirintis sebelumnya akan terus kami lanjutkan. Di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, kami semakin memperkuatnya dengan program pemberantasan Tuberkulosis secara menyeluruh serta Program Cek Kesehatan Gratis, agar masyarakat Indonesia lebih sehat dan penyakit dapat dideteksi serta dicegah sejak dini," ujar Benyamin.
Wamenkes juga menyampaikan kabar gembira khusus bagi warga Samosir, bahwa RSUD Hadrianus Sinaga telah masuk dalam daftar sekitar 400 rumah sakit daerah di seluruh Indonesia yang akan mendapatkan dukungan renovasi menyeluruh dari Kementerian Kesehatan.
"Rumah sakit ini usianya sudah cukup tua dan tentu membutuhkan pembaruan menyeluruh. RSUD Hadrianus Sinaga menjadi salah satu yang tercantum dalam daftar tersebut untuk direnovasi, agar kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat semakin meningkat," tambahnya.
Benyamin menargetkan pembangunan gedung Cathlab ini dapat tuntas diselesaikan pada tahun berjalan, sehingga sudah dapat mulai beroperasi penuh pada awal tahun mendatang.
"Saya akan memantau langsung perkembangan progres pembangunannya secara berkala. Tahun depan fasilitas ini harus sudah beroperasi, agar pasien penyakit jantung dari Samosir dan sekitarnya tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh berobat ke luar daerah," tegas Wamenkes.
Selain aspek pembangunan fisik fasilitas kesehatan, Benyamin juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan para tenaga kesehatan. Ia berharap pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di rumah sakit dapat berjalan secara efisien, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh pegawai tanpa mengurangi kualitas pelayanan prima kepada pasien.
Di penghujung acara, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom secara adat menyerahkan kain ulos kepada Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus beserta rombongan sebagai tanda penghormatan dan penyambutan khas masyarakat Batak. Prosesi mangulosi tersebut dimaknai sebagai simbol penghargaan sekaligus doa tulus agar Wakil Menteri senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan yang cukup dalam menjalankan amanah negara, khususnya untuk terus memperhatikan kemajuan pelayanan kesehatan di Kabupaten Samosir.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Istri Wakil Menteri Kesehatan RI Ny. Linda Octavianus Taroreh, Ketua Tim Kerja Tuberkulosis Triya Novita, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Sunarto, Direktur Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan Dede Mulyadi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Muhammad Faisal Hasrimy, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Dina Hutapea, Kepala Dinas Kominfo Samosir Immanuel Sitanggang, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga Iwan H. Sihaloho, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat
(NR.Sitohang)
👁 Views: 0
Posting Komentar