TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Tiga siswa berprestasi dari kelas XI-B SMAN 2 Tasikmalaya mencatatkan pencapaian luar biasa secara bersamaan di dua ajang bergengsi yang berbeda. Mereka adalah:
- Dzaki Ceyda Tsalis H
- Aisya Dewi Humaira
- Bernadette Feodora Brigitta
Kepala Sekolah SMAN 2 Tasikmalaya, Reina Susanti, S.Pd., M.M.Pd., menyampaikan rasa bahagia dan bangganya atas prestasi luar biasa dari ketiga siswa tersebut.
"Sebagai Kepala Sekolah, saya merasa sangat bahagia dan bangga atas prestasi yang diraih oleh 3 anak yang luar biasa atas nama: Dzaki Ceyda Tsalis H, Aisya Dewi Humaira, dan Bernadette Feodora Brigitta dari kelas XI-B, yaitu dalam waktu yang bersamaan meraih Peringkat 5 Nasional B-Brave BRIN, serta Juara Favorit Poster dan Juara 2 LKTI Kejaksaan se-Kota Tasikmalaya," ujar Ibu Reina Susanti.
Peran Guru Pembimbing dan Awal Mula Perjuangan
Semua ini berawal dari semangat seorang guru yang aktif membuka kesempatan bagi siswa untuk berkompetisi dan mengembangkan potensinya. Beliau adalah Ibu Fariza Fauzia Purnama, S.Pd., M.Si., guru Kimia sekaligus pembina KIR. Beliau mampu melihat potensi anak-anak dan terus memotivasi mereka untuk berani mencoba berbagai ajang penelitian dan kompetisi.
Untuk ajang B-Brave BRIN, Ibu Fariza menemukan informasi lomba yang diselenggarakan oleh Bappenas RI bekerja sama dengan BRIN dan LPDP melalui media sosial, kemudian membagikannya kepada grup KIR. Dengan bimbingan Ibu Fariza, mereka menyusun proposal penelitian dan mengikuti proses seleksi.
Dari sekitar 800 tim atau proposal penelitian dari seluruh Indonesia, mereka berhasil masuk 7 besar Cluster Sains dan menjadi perwakilan Jawa Barat. Mereka kemudian mengikuti pembekalan hingga tahap penugasan proyek untuk melaksanakan penelitian.
Menghadapi Tantangan di Dua Ajang Sekaligus
Di tengah proses tersebut, mereka juga mengambil tantangan untuk mengikuti LKTI Kejaksaan Kota Tasikmalaya, lomba yang direkomendasikan oleh KCD XII. Mereka melakukan penelitian, mengumpulkan data, menyusun karya tulis, dan berhasil masuk 10 besar finalis.
Menariknya, jadwal presentasi LKTI bertepatan dengan kegiatan bootcamp B-Brave BRIN. Namun, hal tersebut tidak menjadi hambatan. Ibu Fariza berkoordinasi dengan panitia sehingga anak-anak dapat mempresentasikan karya mereka secara daring di babak Final LKTI Kejaksaan dan Alhamdulillah mereka berhasil meraih Juara 2 LKTI Kejaksaan se-Kota Tasikmalaya.
Apresiasi dan Harapan Besar Pihak Sekolah
"Bagi kami, prestasi ini bukan sekadar tentang piala atau peringkat. Yang paling membanggakan adalah keberanian anak-anak untuk mengambil tantangan, kemauan untuk belajar, kemampuan bekerja sama, dan kegigihan mereka menyelesaikan proses penelitian," ujar Reina Susanti.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketiga siswa serta kepada Ibu Fariza Fauzia Purnama sebagai guru pembimbing yang telah mendampingi dan membuka ruang bagi anak-anak untuk berkembang.
"Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya. Bahwa kesempatan untuk berprestasi selalu ada ketika kita berani mencoba, mau belajar, dan tidak mudah menyerah. Selamat dan terima kasih. Prestasi ini menjadi kebanggaan seluruh keluarga besar SMAN 2 Tasikmalaya," tutup Kepala Sekolah Reina Susanti.
(Red)