Singaparna, 01 Februari 2025 – Di tengah keterbatasan lahan dan di waktu Luang, Koramil 1211/Singaparna berhasil menciptakan terobosan melalui miniatur ketahanan pangan (hanpangan).
Berita ini juga sudah tayang di YouTube: https://youtu.be/jtcv19E5hSk?si=grR9p6Zpaln31p2p
Dengan memanfaatkan lahan minimalis, mereka menghadirkan berbagai tanaman dan budidaya yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan serta inspirasi bagi masyarakat sekitar.Di bawah arahan Danramil 1211/Singaparna,Kapten Infanteri Yan Yan Mulyana, miniatur hanpangan ini berhasil di Tanam dan di Tata meliputi pemeliharaan berbagai tanaman seperti pakcoy, cabai,kangkung,tanaman polybag, serta tanaman apotek hidup yang kaya manfaat. Tak hanya itu, budidaya lele yang mencapai sekitar 1.000 ekor menjadi salah satu poin unggulan dari program ini.
“Program ini bukan sekadarmemanfaatkan lahan kosong, tapi juga mengedukasi masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari langkah kecil,bahkan di area yang terbatas,” ujar Danramil 1211/Singaparna.Tanaman apotek hidup yang ditanam, seperti jahe, kunyit, sereh, dan berbagai tanaman herbal lainnya, memberikan manfaat kesehatan sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana sumber daya lokal dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Budidaya lele juga menarik perhatian. Dalam kolam sederhana, sekitar 1.000 ekor lele dipelihara dengan sistem yang Efisien, menjadi sumber protein alternatif yang mudah dijangkau.
Inisiatif ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata Koramil 1211/Singaparna dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat yang ingin memulai usaha serupa di rumah masing-masing.
“Kami berharap masyarakat terinspirasi untuk memanfaatkan lahan yang ada, meski terbatas, dengan kreativitas dan inovasi seperti ini,” tambah Kapten Infanteri Yan Yan Mulyana.
Koramil 1211/Singaparna terus berkomitmen menjadi garda terdepan tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat. Melalui miniatur hanpangan ini, Koramil membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk menciptakan dampak besar bagi lingkungan dan ketahanan pangan lokal.
Langkah kecil yang penuh inovasi ini menjadi bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari mana saja, bahkan dari lahan kecil sekalipun.
(Red)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar