👁️ Total Tayangan: 240.624

TPA Sarimukti Diperkirakan Kritis Oktober Ini, DLH Cimahi Pacu Optimalisasi TPST Santiong

Table of Contents
Cimahi | Artha News – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi habisnya daya tampung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. TPA yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu diperkirakan hanya mampu menampung sampah hingga Oktober mendatang.
 
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas DLH Kota Cimahi, Beny Gunadi, menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan informasi rencana bantuan alat pengolah sampah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
 
“Informasinya benar akan ada bantuan mesin pengolah sampah dari provinsi. Namun untuk jumlah titik penempatannya, kami belum dapat memastikan secara pasti,” ujar Beny saat diwawancarai, Rabu (10/6/2026).
 
Selain menunggu bantuan tersebut, DLH Kota Cimahi juga berupaya mengoptimalkan kinerja Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang ada di wilayahnya, salah satunya TPST Santiong di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara. Jika beroperasi secara maksimal, fasilitas ini mampu mengolah sampah hingga 85 ton per hari.
 
“Saat ini pengelolaannya memang belum berjalan optimal. Ke depannya, kami juga akan memaksimalkan kinerja TPST lain dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). Selain itu, kami juga mengembangkan pengolahan sampah menggunakan maggot serta mengaktifkan kembali peran bank sampah,” jelasnya.
 
DLH Kota Cimahi pun menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Cimahi untuk memberikan edukasi pengelolaan sampah sejak dini di lingkungan sekolah. Para siswa diajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik, serta diajak mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
 
“Kami mengajak siswa untuk membawa botol minum sendiri ke sekolah agar mengurangi sampah plastik. Harapannya, sejak usia dini mereka sudah memahami jenis sampah dan cara pengelolaannya yang tepat,” tambahnya.
 
Lebih lanjut, Beny menekankan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Ia mengimbau warga untuk memilah sampah organik dan anorganik langsung dari rumah masing-masing. Langkah sederhana ini dinilai dapat mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke TPA Sarimukti.
 
“Pemilahan sampah sudah seharusnya menjadi kebiasaan wajib. Oleh karena itu, kami mengharapkan kesadaran seluruh masyarakat untuk menerapkannya demi keberlanjutan pengelolaan lingkungan di Kota Cimahi,” pungkasnya.
👁 Views: 0

Post a Comment

📢 ARTIKEL PILIHAN BERITA TERBARU | ARTHA-NEWS.COM | Sumber Berita Terpercaya -Analisis - Referensi - Tajam - Handal - Akurat -
PENERIMAAN WARTAWAN BARU

📰 DIBUKA KESEMPATAN BERGABUNG 📰

Menjadi Wartawan/Wartawati
ARTHA-NEWS.COM

🇮🇩 WILAYAH: SELURUH KOTA/KABUPATEN SE-INDONESIA 🇮🇩
(Dilindungi UU No.40 Tahun 1999)

📋 Persyaratan Berlaku
📞 HUBUNGI SEGERA:
0812-1310-6490