✅ Selamat Membaca — Artha-News Media Berita Independen & Terpercaya 🔥
⏳ Memuat berita terbaru...

📰 5 BERITA TERBARU

  • ⏳ Memuat...

🔥 5 BERITA POPULER

  • ⏳ Memuat...

Kemarau Panjang, Warga Ereunpalay Tasikmalaya Krisis Air Bersih

CIBALONG, ARTHA-NEWS.COM — Musim kemarau panjang yang tak kunjung usai kini memicu krisis air bersih bagi warga Kampung Ciawi Tali, Desa Ereunpalay, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya. Mengeringnya sumber air utama di dekat pemukiman memaksa warga setempat harus berjalan kaki cukup jauh demi memenuhi kebutuhan dasar harian mereka.
 
Di bawah terik matahari, warga—yang didominasi oleh ibu-ibu dan anak-anak—terlihat mengantre secara bergantian untuk mendapatkan air. Menggunakan jeriken, ember, hingga botol plastik besar, mereka harus menempuh perjalanan pulang-pergi sejauh 300 meter menuju sumur warga yang masih menyisakan sedikit pasokan air.
 
Perjuangan Berat Ibu-Ibu Mengangkut Air Sejauh 300 Meter
 
Kondisi ini dilaporkan telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir dan situasinya kian memburuk. Setiap harinya, warga terpaksa meluangkan waktu dan tenaga ekstra hanya untuk membawa beberapa liter air bersih ke rumah.
 
Ibu Aminah, salah seorang warga Kampung Ciawi Tali, mengungkapkan keluh kesahnya menghadapi situasi pelik ini.
 
"Warga sudah sangat kelelahan, terutama ibu-ibu yang setiap hari harus mengangkut jeriken berat dengan jarak yang jauh. Sumber air di sumur pun terus menyusut, antrean semakin panjang, dan setiap hari kami harus berpanas-panasan hanya demi air bersih," ujarnya kepada Artha-News, Selasa (22/9/2026).
 
Beban berat ini bahkan turut dirasakan oleh anak-anak di Kampung Ciawi Tali. Di sela waktu mereka, anak-anak tampak membantu meringankan tugas orang tua dengan menjinjing botol-botol kecil berisi air bersih melewati akses jalan yang tidak ringan.
 
Warga Ciawi Tali Desak Bantuan dari Pemerintah Terkait
 
Air bersih merupakan hak dasar setiap manusia, bukan sebuah kemewahan. Oleh karena itu, kondisi memprihatinkan yang melanda Kampung Ciawi Tali ini membutuhkan penanganan cepat dan respons tanggap dari pihak penentu kebijakan.
 
Masyarakat Desa Ereunpalay sangat berharap pihak terkait—mulai dari Pemerintah Desa Ereunpalay, pihak Kecamatan Cibalong, hingga Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya—segera menyalurkan bantuan nyata.
 
Beberapa solusi mendesak yang diharapkan warga antara lain:
 
- Penyaluran bantuan logistik air bersih secara rutin menggunakan tangki air.
- Pembuatan sumur bor baru di titik pemukiman padat warga.
- Pembangunan infrastruktur fasilitas penampungan air bersih yang memadai agar cadangan air tersedia sepanjang musim.
 
Hingga berita ini diturunkan, warga masih terus berjuang di tengah keterbatasan. Semoga jeritan dan suara masyarakat dari pelosok Kabupaten Tasikmalaya ini segera didengar serta mendapat tindak lanjut nyata dari instansi berwenang.
 
(Mumun Mulyadi)
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar