✅ Selamat Membaca — Artha-News Media Berita Independen & Terpercaya 🔥
⏳ Memuat berita terbaru...

📰 5 BERITA TERBARU

  • ⏳ Memuat...

🔥 5 BERITA POPULER

  • ⏳ Memuat...

Pematokan Pondasi Monumen Toga Gultom Dimulai, Bupati Samosir: Siap Dukung Penataan Kawasan

SAMOSIR, ARTHA-NEWS.COM — Harapan besar seluruh keturunan (pomparan) Toga Gultom untuk memiliki sebuah simbol sejarah yang representatif akhirnya mulai direalisasikan. Langkah awal ini ditandai dengan pematokan pondasi pertama pembangunan Monumen Toga Gultom di Desa Huta Hotang, Kecamatan Onan Runggu, yang dihadiri langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua Parsadaan Toga Gultom Samosir (PTGS) Padot M. Gultom, Jumat (25/9/2026).
 
Pematokan struktur pondasi tersebut menjadi tonggak sejarah dimulainya proyek kebudayaan ini. Keberadaan tugu ini didesain bukan sekadar sebagai bangunan fisik belahan batu semata, melainkan dirancang menjadi ikon persatuan, identitas, dan perekat ikatan emosional seluruh pomparan Toga Gultom yang kini tersebar di berbagai wilayah Nusantara hingga belahan dunia.
 
Prosesi budaya dan peletakan batu ini berlangsung penuh dengan nuansa kekeluargaan. Tampak hadir menyaksikan momen bersejarah ini di antaranya para pemuka agama, panitia pelaksana, penasihat, serta jajaran fungsionaris DPP PTGS bersama masyarakat setempat. Di pihak eksekutif, tampak mendampingi Bupati antara lain Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Sekretaris Dinas Kominfo Agustianto Sitinjak, serta unsur pimpinan OPD dan Camat Onan Runggu.
 
Pemkab Samosir Beri Lampu Hijau untuk Penataan Infrastruktur Kawasan
 
Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, dalam sambutannya menyatakan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya gerakan kebudayaan ini. Ia menilai, berdirinya monumen ini merupakan wujud dari buah penantian panjang yang kini dapat diwujudkan lewat semangat kebersamaan.
 
"Atas nama jajaran pemerintah daerah dan pribadi, saya sangat mengapresiasi atas dimulainya kembali pembangunan fisik Monumen Toga Gultom. Melalui doa bersama hari ini, kita semua berharap tugu yang didambakan ini bisa segera berdiri kokoh tanpa hambatan," tutur Vandiko.
 
Sebagai bentuk komitmen, orang nomor satu di Samosir ini menegaskan bahwa Pemkab Samosir siap pasang badan untuk memfasilitasi penataan kawasan di sekitar tugu. Intervensi yang disiapkan meliputi bantuan pematangan kontur lahan hingga pembukaan akses jalan raya utama menuju lokasi. Kendati demikian, aspek administratif tetap menjadi catatan penting.
 
"Kami siap memberikan dukungan penuh, baik untuk akses jalan maupun pematangan lahan di sekitar objek. Namun, satu hal yang krusial adalah kejelasan status hukum dalam proses serah terima asetnya kepada daerah," tegas Vandiko mengingatkan.
 
Ia menambahkan, tertib administrasi sangat dibutuhkan agar pemanfaatan fasilitas publik ini nantinya berjalan sesuai koridor hukum, rapi, serta mampu membawa dampak positif yang luas bagi warga sekitar maupun para wisatawan dan peziarah yang datang.
 
Target Peresmian April 2027: Seruan Gotong Royong bagi Seluruh Keturunan
 
Di tempat yang sama, Ketua PTGS Padot M. Gultom menerangkan bahwa monumen ini mengemban makna filosofis yang sangat mendalam bagi silsilah marga. Tugu ini akan menjadi jejak sejarah visual bagi generasi muda agar tidak kehilangan akar budaya mereka.
 
"Ini adalah penanda peradaban bagi anak cucu kita agar selalu mengingat asal-usul dan leluhurnya. Semoga tugu ini memperkokoh tali persaudaraan kita semua," sebut Padot.
 
Manajemen kepanitiaan memasang target tinggi agar pengerjaan struktur utama tugu dapat rampung total pada Maret 2027, disusul dengan perhelatan peresmian akbar yang dijadwalkan pada April 2027. Untuk menggapai target waktu tersebut, Padot mengetuk hati seluruh pomparan Toga Gultom di mana pun berada untuk saling bahu-membahu.
 
"Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh pomparan untuk ikut ambil bagian memberikan kontribusi terbaiknya melalui sistem donasi sukarela. Apa yang kita tanamkan hari ini merupakan wujud cinta kasih kepada leluhur sekaligus warisan abadi yang akan terus dikenang oleh anak cucu kita kelak," tutup Padot.
 
(NR.Sitohang Artha-News)
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar