Sabtu, Oktober 10, 2026

APTIKNAS Perkuat Kolaborasi Digital Asia–Oseania Melalui ASOCIO Digital & AI Summit 2026

JAKARTA — ARTHA-NEWS.COM | 10 Oktober 2026
 
Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) sukses menyelenggarakan ASOCIO Digital & AI Summit 2026 pada 5–7 Oktober 2026 di Swissรดtel Jakarta PIK Avenue. Forum bergengsi ini mempertemukan pemimpin asosiasi, pemerintah, pelaku usaha, inovator, dan delegasi dari 25 negara anggota di kawasan Asia–Oseania untuk membahas arah perkembangan kecerdasan buatan serta membuka peluang kerja sama lintas ekonomi.
 
Sebagai tuan rumah, APTIKNAS menjembatani jejaring industri dalam negeri dengan komunitas ASOCIO. Selama tiga hari berlangsung, agenda mencakup konsolidasi kepemimpinan organisasi, dialog kebijakan publik, pertukaran pengalaman industri, pemberian penghargaan inovasi, hingga pertemuan bisnis antar-perwakilan negara. Kehadiran Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memperkuat misi strategis forum ini.
 
Soegiharto Santoso, Ketua Umum APTIKNAS, menyampaikan bahwa keberhasilan menjadi tuan rumah merupakan langkah penting dalam membawa kemampuan industri teknologi Indonesia lebih dekat dengan mitra regional. Jejaring yang terbangun di Jakarta diharapkan membuka akses pasar, mempertemukan kebutuhan dengan solusi, dan berkembang menjadi kerja sama yang bermanfaat bagi dunia usaha serta masyarakat luas.
 
Konsolidasi Organisasi dan Diplomasi Pariwisata
 
Hari pertama diawali dengan Sidang Umum ASOCIO yang berlangsung tertutup dan dihadiri oleh perwakilan dari seluruh 25 negara anggota ASOCIO. Sebanyak 22 negara hadir secara langsung, sementara tiga negara lainnya mengikuti melalui jalur daring. Forum ini menetapkan arah kebijakan organisasi sekaligus memilih kepengurusan ASOCIO untuk periode 2027–2028. Stan Singh-Jit kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua ASOCIO. Sementara itu, terpilihnya Karim Taslim sebagai Wakil Ketua ASOCIO memperkuat posisi Indonesia dalam struktur kepemimpinan organisasi teknologi informasi dan komunikasi tingkat kawasan.
 
Malam harinya, jamuan makan malam pembukaan dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa. Dalam sambutannya, beliau menyoroti peran kecerdasan buatan, pembelajaran mesin, dan data dalam mendukung konsep Pariwisata 5.0 — mulai dari promosi destinasi yang tepat sasaran hingga penciptaan pengalaman perjalanan yang lebih personal bagi setiap pengunjung. Meski teknologi berkembang pesat, budaya, kreativitas, dan keramahtamahan tetap menjadi fondasi utama pariwisata Indonesia.
 
Keamanan Siber, Kecerdasan Buatan, dan Visi Infrastruktur Digital
 
Hari kedua dibuka dengan peluncuran Laporan Kebijakan Keamanan Siber ASOCIO. Dokumen ini menegaskan bahwa keamanan siber dan kepercayaan digital merupakan prasyarat mutlak dalam mempercepat adopsi kecerdasan buatan di kawasan. Dalam kesempatan yang sama, penghargaan khusus diserahkan kepada V2 Indonesia, Erlin Veronica Hartanto dari WGS Group, serta Sue McTaggart dari Dark Defensive, Amerika Serikat.
 
Berbagai sesi diskusi berlangsung produktif, mencakup pidato utama, diskusi panel, dan dialog terbuka. Rajesh Nambiar, Presiden NASSCOM dari India, menyampaikan pidato kunci sekaligus terlibat dalam sesi dialog yang mempertemukan beragam pandangan dari para pemimpin industri negara anggota. Pertemuan lintas perspektif ini membuka ruang analisis mendalam terhadap peluang sekaligus tantangan perkembangan teknologi di masa depan.
 
Pidato Kunci dan Penghargaan Khusus Menko AHY
 
Puncak rangkaian hari kedua berlangsung pada Malam Penghargaan ASOCIO dengan kehadiran Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. Dalam pidato kuncinya bertema Infrastruktur di Era Kecerdasan Buatan, beliau menyoroti tiga dimensi konektivitas yang harus berkembang secara terpadu: fisik, digital, dan energi.
 
Infrastruktur transportasi menghubungkan pergerakan manusia dan barang; jaringan serat optik, pita lebar, satelit, komputasi awan, dan pusat data menopang penyelenggaraan layanan digital; sementara pasokan energi yang andal dan berkelanjutan memungkinkan ekonomi digital tumbuh secara konsisten. Pemaparan ini disambut tepuk tangan berdiri dari seluruh hadirin.
 
Pada kesempatan yang sama, ASOCIO menganugerahkan Penghargaan Kepemimpinan Kehormatan Khusus kepada Menko AHY di bidang Kepemimpinan Infrastruktur Digital dan Konektivitas Regional. Penghargaan tertinggi ASOCIO ini diberikan sebagai pengakuan atas peran beliau dalam mendorong integrasi infrastruktur, konektivitas digital, pembangunan wilayah berkelanjutan, serta fondasi ekonomi digital yang inklusif dan tangguh.
 
Peluang Bisnis dan Penutup
 
Hari ketiga berfokus pada penerapan kecerdasan buatan dan manfaat nyata bagi industri serta masyarakat. Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, menyampaikan pidato yang memperkaya diskusi tentang keterkaitan antara kemajuan teknologi, kreativitas, dan pertumbuhan ekonomi.
 
Sesi jaringan bisnis memberi setiap penerima penghargaan kesempatan memperkenalkan perusahaan, produk, dan inovasi mereka kepada delegasi dari berbagai negara. Karim Taslim, Ketua Panitia Penyelenggara ASOCIO Digital & AI Summit 2026, menyatakan bahwa ukuran keberhasilan summit ini adalah bagaimana hubungan yang terbangun dapat berlanjut menjadi proyek dan kemitraan yang nyata.
 
Acara ditutup dengan kegiatan Diplomasi Angklung yang menyimbolkan semangat kebersamaan dan harmoni dalam keberagaman antarnegara anggota. Yangon, Myanmar, terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan berikutnya pada tahun 2027. Bagi APTIKNAS, keberhasilan penyelenggaraan di Jakarta memperkuat posisi Indonesia dalam peta kerja sama digital kawasan.
 
(Hndr)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar