Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Korps Penjaga Disiplin Polri Pilih Aksi Sosial
BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Kamis, 8 Oktober 2026
Peringatan Hari Jadi Propam Polri ke-24 di lingkungan Polres Banjar tidak diisi dengan seremonial biasa. Sebaliknya, jajaran kepolisian memilih turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyalurkan bantuan sosial dan menggelar doa bersama di Pondok Pesantren Daarul Ikhlas, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Kegiatan berlangsung hangat pada Kamis, 8 Oktober 2026, pukul 13.30–14.45 WIB.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., beserta jajaran pejabat utama hadir langsung. Kunjungan disambut antusias oleh pengurus yayasan dan puluhan santri ponpes.
Silaturahmi yang Menyatukan Polri dan Masyarakat
Kegiatan ini bukan sekadar penyerahan bantuan. Bagi Polres Banjar, momen ini adalah jembatan untuk mempererat hubungan emosional antara institusi kepolisian dan warga. Di sinilah kepolisian bisa mendengarkan langsung harapan serta kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Ketua Yayasan Ponpes Daarul Ikhlas, Zulfikar Saiful Tarigan, menyampaikan apresiasi yang mendalam.
"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Kapolres dan seluruh jajaran. Saat ini kami sedang melakukan pembangunan fisik di lingkungan pesantren, sehingga perhatian dan doa restu ini sangat berarti bagi kami," ujar beliau.
Propam: Garda Terdepan Penjaga Integritas Polri
Dalam amanatnya, AKBP Didi Dewantoro menegaskan bahwa peringatan ke-24 ini adalah momen refleksi agar institusi Polri semakin dipercaya dan dicintai rakyat.
"Propam adalah garda terdepan penjaga citra Polri sekaligus benteng terakhir bagi pencari keadilan. Semoga di usia ke-24 ini, Propam semakin kuat dan senantiasa hadir bersama masyarakat," tegas Kapolres Banjar.
Beliau juga mengajak warga Kota Banjar untuk tidak ragu atau berjarak dengan kepolisian.
"Jangan sungkan jika butuh bantuan. Hubungi Kapolsek terdekat, atau sampaikan langsung kepada saya. Polri hadir untuk masyarakat," tambahnya.
Acara ditutup dengan penyerahan bansos secara simbolis, penampilan kesenian hadrah dari para santri, serta doa bersama demi keselamatan bangsa dan kondusivitas Kota Banjar.
Reporter: Rena Yusnita (Kabiro Banjar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar