✅ Selamat Membaca — Artha-News Media Berita Independen & Terpercaya 🔥
⏳ Memuat berita terbaru...

📰 5 BERITA TERBARU

  • ⏳ Memuat...

🔥 5 BERITA POPULER

  • ⏳ Memuat...

Ruang Riung Kamtibmas di Purwaharja, Warga Diajak Aktif Jaga Lingkungan dan Manfaatkan Layanan 110

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Pos Satkamling tidak hanya menjadi tempat menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menjadi ruang bertemu dan bertukar informasi antara masyarakat dengan jajaran Polres Banjar. Suasana tersebut terlihat saat kegiatan Ruang Riung Kamtibmas digelar di Satkamling Lingkungan Haurmukti, Perum GBR RT 41/RW 02, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, pada Kamis (24/9/2026) malam.
 
Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 hingga 21.50 WIB itu dihadiri sekitar 45 orang, terdiri dari unsur Polres Banjar, Polsek Purwaharja, pemerintah kelurahan, Disdukcapil Kota Banjar, Linmas, perangkat lingkungan, mahasiswa KKL Universitas Siliwangi Tasikmalaya, serta warga setempat.
 
Mewakili Kapolres Banjar, Kabag SDM Polres Banjar AKP Hadi Winarso, S.Sos., M.H., selaku Pamatwil Satkamling menyampaikan bahwa Ruang Riung Kamtibmas merupakan bagian dari program "Sapa Warga" untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara personel Polri dengan masyarakat.
 
Menurutnya, komunikasi secara langsung menjadi ruang penting bagi warga untuk menyampaikan informasi, persoalan, maupun potensi gangguan keamanan yang ditemukan di lingkungan masing-masing. Dari komunikasi tersebut, diharapkan terbangun hubungan yang baik sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
 
Dalam kesempatan tersebut, perhatian juga diberikan terhadap penggunaan telepon seluler oleh anak. Orang tua diingatkan agar tidak hanya memperhatikan aktivitas anak di dunia nyata, tetapi juga memahami dengan siapa anak berkomunikasi dan konten apa yang diakses melalui perangkat digital.
 
"Orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan handphone oleh anak. Jangan sampai interaksi dengan orang yang baru dikenal melalui permainan atau media digital justru membawa anak ke situasi yang membahayakan," ujar AKP Hadi Winarso.
 
Warga kemudian diajak memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan, informasi, maupun ketika membutuhkan bantuan kepolisian. Dalam sesi diskusi, warga dan mahasiswa KKL Universitas Siliwangi turut menggali lebih jauh mengenai mekanisme layanan tersebut, mulai dari cakupan layanan hingga waktu respons petugas.
 
Dijelaskan bahwa 110 merupakan layanan kepolisian yang berlaku secara nasional. Untuk wilayah Kota Banjar, petugas diupayakan memberikan respons dan tiba di lokasi tidak lebih dari 30 menit dengan tetap menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan.
 
Layanan tersebut juga tidak terbatas pada laporan tindak kriminal. Masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang masih dapat ditangani kepolisian sehingga petugas dapat melihat langsung kondisi di lapangan dan memberikan bantuan sesuai kewenangannya.
 
Selain persoalan keamanan, dialog turut membahas administrasi kependudukan. Sekretaris Dinas Disdukcapil Kota Banjar mengimbau masyarakat melakukan pemutakhiran data Kartu Keluarga serta berhati-hati dalam memberikan NIK kepada pihak lain. Warga juga diminta melakukan pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital secara langsung melalui petugas resmi.
 
Sementara itu, Kapolsek Purwaharja IPTU Maman Ruswandi yang baru menjabat memperkenalkan diri sekaligus meminta dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
 
"Saya mohon dukungan dan kerja sama seluruh warga serta unsur terkait. Dengan komunikasi dan sinergi yang baik, kita bersama-sama dapat menjaga wilayah Purwaharja tetap aman, nyaman, dan kondusif," ujarnya.
 
Berbagai pertanyaan yang disampaikan warga menunjukkan bahwa Satkamling dapat menjadi ruang komunikasi yang terbuka, bukan hanya untuk membahas keamanan lingkungan, tetapi juga persoalan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
 
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah. Ruang Riung Kamtibmas menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan aparat, sehingga informasi dari lingkungan dapat tersampaikan lebih cepat dan persoalan dapat ditangani sejak dini.
 
(Rena Yusnita — Kabiro Banjar / Artha-News)
 
 
 

Polantas Karib Sambangi SMKN 4 Banjar, Pelajar Diajak Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Edukasi keselamatan berlalu lintas terus menyasar kalangan pelajar. Unit Lalu Lintas Polsek Pataruman bersama jajaran Satlantas Polres Banjar menggelar kegiatan Dikmas Lantas dan Polantas Karib melalui program Police Goes to School di SMKN 4 Banjar, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Kamis (24/9/2026) pagi.
 
Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah sejak pukul 07.30 WIB tersebut menjadi ruang dialog bagi polisi dan para pelajar untuk membahas berbagai persoalan yang kerap ditemui di jalan raya. Edukasi tidak hanya menekankan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.
 
Edukasi Bahaya Knalpot Bising dan Aksi Balap Liar
 
Sejumlah materi disampaikan, mulai dari penggunaan helm yang benar, larangan menggunakan telepon seluler saat berkendara, hingga pentingnya menggunakan kendaraan sesuai spesifikasi. Para pelajar juga diingatkan mengenai risiko penggunaan knalpot dengan suara berlebihan yang dapat mengganggu pengguna jalan lain dan mendorong perilaku berkendara yang tidak aman.
 
Polisi turut mengingatkan para siswa untuk mematuhi rambu dan marka jalan, termasuk tidak menjadikan hitungan angka pada traffic light sebagai aba-aba untuk melakukan aksi balap liar. Perilaku tersebut tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.
 
Selain aturan dasar berlalu lintas, para pelajar mendapatkan pemahaman mengenai etika berkendara, sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta fungsi sarana dan prasarana lalu lintas. Penjelasan mengenai Automatic Traffic Control System (ATCS) yang beroperasi di Kota Banjar juga diberikan agar siswa memahami bahwa aktivitas lalu lintas saat ini turut didukung teknologi.
 
Membangun Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
 
Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I. mengatakan, edukasi kepada pelajar menjadi bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
 
"Pelajar merupakan bagian dari pengguna jalan sekaligus generasi yang akan menentukan budaya berlalu lintas ke depan. Karena itu, kami ingin membangun kesadaran bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena takut ditilang, tetapi karena memahami pentingnya menjaga keselamatan diri dan orang lain," ujarnya.
 
Menurutnya, pendekatan edukatif di lingkungan sekolah diharapkan mampu mendorong para siswa menjadi contoh positif, baik bagi teman sebaya maupun lingkungan keluarga.
 
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana interaktif dan mendapat respons dari para pelajar. Melalui kegiatan Polantas Karib, Polres Banjar terus mendorong terbentuknya budaya keselamatan berlalu lintas yang dimulai dari lingkungan sekolah dan kemudian tumbuh menjadi kebiasaan di tengah masyarakat.
 
Dengan pemahaman yang diberikan sejak bangku sekolah, diharapkan para pelajar tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga ikut mengingatkan lingkungan sekitarnya untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
 
(Rena Yusnita — Kabiro Banjar / Artha-News)

Kapolres Banjar Buka Diklatsar Saka Bhayangkara Angkatan XIX

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Sebanyak kurang lebih 150 peserta mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Saka Bhayangkara Angkatan XIX Tahun 2026 tingkat Polres Banjar. Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., pada Jumat (25/9/2026) di Lapangan Apel Polres Banjar.
 
Pembukaan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 09.00 WIB dihadiri jajaran pejabat utama Polres Banjar, Pamong Saka Bhayangkara, instruktur, panitia, serta para peserta Diklatsar.
 
Kegiatan ini menjadi awal rangkaian pembinaan selama dua hari, yaitu 25–26 September 2026, yang selanjutnya dipusatkan di Wanawisata Situ Mustika. Para peserta akan mendapatkan berbagai materi dan pengalaman lapangan yang berkaitan dengan keterampilan kebhayangkaraan.
 
Tujuan Diklatsar Saka Bhayangkara Polres Banjar
 
Melalui Kasat Binmas Polres Banjar IPTU Yudi Asmara, S.Sos., CPHR., Kapolres menyampaikan bahwa Saka Bhayangkara menjadi salah satu wadah pembinaan generasi muda untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
 

"Melalui Saka Bhayangkara, adik-adik mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kebhayangkaraan. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda agar memiliki karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta mampu berperan positif di tengah masyarakat," ujar IPTU Yudi Asmara.
 
Pembekalan Empat Krida Kebhayangkaraan
 
Dalam Diklatsar tersebut, peserta akan mendapatkan pembekalan empat krida Saka Bhayangkara, yakni Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas), Krida Lalu Lintas, Krida Pengetahuan Tempat Kejadian Perkara (PTKP), serta Krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana.
 
Selain materi utama, rangkaian kegiatan juga dirancang untuk membangun kemandirian, kekompakan, dan keberanian peserta melalui sejumlah aktivitas, di antaranya long march, pendirian tenda, ice breaking, pentas seni, lingkaran Saka Bhayangkara, sesi tanya jawab, pengembaraan, dan pelatihan.
 
Para peserta juga akan mendapatkan pembekalan mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba serta pengenalan deteksi dini sebagai bagian dari upaya memperkuat pengetahuan dan kewaspadaan generasi muda terhadap berbagai potensi gangguan di lingkungan sekitar.
 
"Setiap materi yang diberikan diharapkan tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi menjadi pengalaman yang membentuk sikap disiplin, mandiri, mampu bekerja sama, dan peduli terhadap sesama. Jadikan kegiatan ini sebagai bekal untuk kehidupan sehari-hari," katanya.
 
Penekanan Aspek Keselamatan Peserta
 
Kepada seluruh panitia, Pamong Saka, dan instruktur, Kapolres juga berpesan agar seluruh rangkaian kegiatan tetap memperhatikan keamanan, keselamatan, dan kesehatan peserta.
 
"Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Bangun kebersamaan, jaga kedisiplinan, dan manfaatkan setiap materi yang diberikan. Semoga kegiatan ini berjalan lancar serta memberikan pengalaman positif bagi adik-adik Saka Bhayangkara," pungkasnya.
 
Rangkaian Diklatsar Saka Bhayangkara Angkatan XIX Tahun 2026 tingkat Polres Banjar dijadwalkan ditutup pada Sabtu (26/9/2026) melalui upacara penutupan setelah seluruh materi dan kegiatan pelatihan selesai dilaksanakan.
 
(Rena Yusnita — Kabiro Banjar / Artha-News)
 
 
 

Pematokan Pondasi Monumen Toga Gultom Dimulai, Bupati Samosir: Siap Dukung Penataan Kawasan

SAMOSIR, ARTHA-NEWS.COM — Harapan besar seluruh keturunan (pomparan) Toga Gultom untuk memiliki sebuah simbol sejarah yang representatif akhirnya mulai direalisasikan. Langkah awal ini ditandai dengan pematokan pondasi pertama pembangunan Monumen Toga Gultom di Desa Huta Hotang, Kecamatan Onan Runggu, yang dihadiri langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Ketua Parsadaan Toga Gultom Samosir (PTGS) Padot M. Gultom, Jumat (25/9/2026).
 
Pematokan struktur pondasi tersebut menjadi tonggak sejarah dimulainya proyek kebudayaan ini. Keberadaan tugu ini didesain bukan sekadar sebagai bangunan fisik belahan batu semata, melainkan dirancang menjadi ikon persatuan, identitas, dan perekat ikatan emosional seluruh pomparan Toga Gultom yang kini tersebar di berbagai wilayah Nusantara hingga belahan dunia.
 
Prosesi budaya dan peletakan batu ini berlangsung penuh dengan nuansa kekeluargaan. Tampak hadir menyaksikan momen bersejarah ini di antaranya para pemuka agama, panitia pelaksana, penasihat, serta jajaran fungsionaris DPP PTGS bersama masyarakat setempat. Di pihak eksekutif, tampak mendampingi Bupati antara lain Sekdakab Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Tumiur Gultom, Sekretaris Dinas Kominfo Agustianto Sitinjak, serta unsur pimpinan OPD dan Camat Onan Runggu.
 
Pemkab Samosir Beri Lampu Hijau untuk Penataan Infrastruktur Kawasan
 
Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, dalam sambutannya menyatakan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya gerakan kebudayaan ini. Ia menilai, berdirinya monumen ini merupakan wujud dari buah penantian panjang yang kini dapat diwujudkan lewat semangat kebersamaan.
 
"Atas nama jajaran pemerintah daerah dan pribadi, saya sangat mengapresiasi atas dimulainya kembali pembangunan fisik Monumen Toga Gultom. Melalui doa bersama hari ini, kita semua berharap tugu yang didambakan ini bisa segera berdiri kokoh tanpa hambatan," tutur Vandiko.
 
Sebagai bentuk komitmen, orang nomor satu di Samosir ini menegaskan bahwa Pemkab Samosir siap pasang badan untuk memfasilitasi penataan kawasan di sekitar tugu. Intervensi yang disiapkan meliputi bantuan pematangan kontur lahan hingga pembukaan akses jalan raya utama menuju lokasi. Kendati demikian, aspek administratif tetap menjadi catatan penting.
 
"Kami siap memberikan dukungan penuh, baik untuk akses jalan maupun pematangan lahan di sekitar objek. Namun, satu hal yang krusial adalah kejelasan status hukum dalam proses serah terima asetnya kepada daerah," tegas Vandiko mengingatkan.
 
Ia menambahkan, tertib administrasi sangat dibutuhkan agar pemanfaatan fasilitas publik ini nantinya berjalan sesuai koridor hukum, rapi, serta mampu membawa dampak positif yang luas bagi warga sekitar maupun para wisatawan dan peziarah yang datang.
 
Target Peresmian April 2027: Seruan Gotong Royong bagi Seluruh Keturunan
 
Di tempat yang sama, Ketua PTGS Padot M. Gultom menerangkan bahwa monumen ini mengemban makna filosofis yang sangat mendalam bagi silsilah marga. Tugu ini akan menjadi jejak sejarah visual bagi generasi muda agar tidak kehilangan akar budaya mereka.
 
"Ini adalah penanda peradaban bagi anak cucu kita agar selalu mengingat asal-usul dan leluhurnya. Semoga tugu ini memperkokoh tali persaudaraan kita semua," sebut Padot.
 
Manajemen kepanitiaan memasang target tinggi agar pengerjaan struktur utama tugu dapat rampung total pada Maret 2027, disusul dengan perhelatan peresmian akbar yang dijadwalkan pada April 2027. Untuk menggapai target waktu tersebut, Padot mengetuk hati seluruh pomparan Toga Gultom di mana pun berada untuk saling bahu-membahu.
 
"Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh pomparan untuk ikut ambil bagian memberikan kontribusi terbaiknya melalui sistem donasi sukarela. Apa yang kita tanamkan hari ini merupakan wujud cinta kasih kepada leluhur sekaligus warisan abadi yang akan terus dikenang oleh anak cucu kita kelak," tutup Padot.
 
(NR.Sitohang Artha-News)
-Analisis-Referensi-Tajam-Handal-akurat-

SMAN 2 Tasikmalaya Ukir Prestasi Ganda di IRI Fair BRIN 2026

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Tiga siswa berprestasi dari SMAN 2 Tasikmalaya sukses menorehkan pencapaian membanggakan di panggung nasional. Mereka berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Indonesia Research and Innovation Fair (IRI Fair) 2026 yang diselenggarakan langsung oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
 
Tim berbakat yang saat ini duduk di Kelas XI B tersebut terdiri dari Dzaki Ceyda Tsalis Hilmiawan, Aisya Dewi Humaira, dan Bernadette Feodora Brigitta Sendjaja.
 
Kategori Penghargaan yang Diraih SMAN 2 Tasikmalaya
 
Kerja keras dan dedikasi ketiga siswa ini membuahkan hasil yang luar biasa dengan menyabet prestasi ganda, yaitu:
 
- Juara 5 Nasional — kategori Poster Favorit pada Bootcamp Research Ability and Visionary Exploration (B-BRAVE)
- Juara Poster Favorit — Klaster Sains IRI Fair BRIN 2026
 
Karya ilmiah yang mereka buat tampil memukau di hadapan dewan juri serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ketiga siswa ini tampil penuh percaya diri saat menerima penghargaan, mendokumentasikan momen bersama finalis lain, serta mempresentasikan hasil riset mereka di ruang pameran utama. Layar presentasi yang menampilkan rincian riset menjadi bukti nyata atas keseriusan dan kedalaman kajian ilmiah yang mereka lakukan.
 

Panggung Riset Pelajar Terbesar di Indonesia
 
Prestasi ganda ini terasa semakin istimewa lantaran IRI Fair merupakan ajang berskala nasional yang mempertemukan pelajar-pelajar paling berbakat se-Indonesia. Dalam kompetisi ini, karya yang dinilai tidak hanya berfokus pada aspek kreativitas visual semata, melainkan juga gagasan orisinal yang memiliki dasar ilmiah kuat serta potensi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
 
Apresiasi setinggi-tingginya langsung datang dari pihak manajemen sekolah serta Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah XII. Keberhasilan gemilang ini diharapkan mampu memantik motivasi dan menginspirasi seluruh warga sekolah beserta pelajar lain di Kota Tasikmalaya untuk terus aktif berkarya, berinovasi, dan berani bersaing di kancah nasional.
 
(Redaksi Artha-News)
 
 
 

Jurnalis Soroti Kasus Simanindo: Pemerasan atau Suap?

SAMOSIR, ARTHA-NEWS.COM — Kasus diamankannya empat orang asal Kabupaten Simalungun terkait dugaan pemerasan di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, terus menuai sorotan dari sejumlah jurnalis.
 
Perdebatan kini melebar bukan hanya soal pihak yang diamankan, melainkan pada konstruksi perkara. Sejumlah jurnalis mempertanyakan apakah peristiwa tersebut murni dugaan pemerasan, atau justru masuk ke ranah tindak pidana suap akibat adanya aliran dana dari pihak pemberi.
 
Beda Pemerasan dan Suap dalam Kasus Simanindo
 
Jurnalis senior Parlindungan Tinambunan menjelaskan, secara umum pemerasan identik dengan tindakan yang memaksa seseorang menyerahkan uang di bawah ancaman atau tekanan. Namun kasus di Simanindo dinilai memiliki konteks berbeda.
 
"Kalau dalam kasus Simanindo mereka mempertanyakan pekerjaan yang menggunakan uang negara, kemudian terjadi pemberian uang, harus dilihat secara utuh. Jangan hanya pihak yang menerima yang diproses, sementara pihak yang memberikan uang tidak diperiksa," ujar Parlindungan pada Jumat (25/9/2026).
 
Menurutnya, jika transaksi tersebut memenuhi unsur suap, aparat penegak hukum wajib memeriksa pemberi maupun penerima berdasarkan peran dan alat bukti masing-masing.
 
Hal senada disampaikan Juan Simarmata. Ia mempertanyakan dasar penyebutan perkara ini sebagai pemerasan jika dalam prosesnya terdapat kesepakatan pemberian uang secara sadar.
 
"Kalau disebut suap, tentu harus dilihat siapa yang memberi dan siapa yang menerima. Jangan sampai konstruksi perkaranya hanya berhenti pada orang yang diduga menerima uang," kata Juan.
 
Desak Polres Samosir Buka Transparansi Kasus
 
Para jurnalis menilai aparat penegak hukum perlu berhati-hati dalam menentukan pasal pidana. Sebab, pemerasan dan suap merupakan dua hal yang bertolak belakang, baik dari sisi perbuatan maupun unsur pembuktiannya.
 
Sorotan ini semakin mengemuka karena perkara berkaitan dengan pengawasan proyek yang menggunakan uang negara. Jika terdapat dugaan penyimpangan, persoalan itu semestinya dibuka secara terang kepada publik.
 
Masyarakat mendesak Polres Samosir memberikan kejelasan mengenai kronologi perkara, peran masing-masing pihak, serta dasar hukum utama yang digunakan.
 
Hingga berita ini dimuat, media masih berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Polres Samosir terkait perkembangan perkara. Semua pihak yang terlibat tetap berhak atas asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
 
(NR. Sitohang)

Resmi Dibuka, SATIR / SATRE Coffee Shop Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Kota Banjar

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Dunia usaha kuliner di Kota Banjar kembali bergeliat dengan hadirnya tempat nongkrong baru berkonsep modern. SATIR / SATRE Coffee Shop yang berlokasi di Jalan R. Dewi Sartika, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, resmi dibuka pada Selasa (22/9/2026).
 
Peresmian kafe baru ini ditandai dengan sambutan resmi dari pejabat Pemerintah Kota Banjar yang hadir mengenakan seragam dinas khaki. Acara yang berlangsung khidmat sekaligus santai ini digelar di dalam area kafe dengan latar belakang dinding bata ikonik bertuliskan SATIR / SATRE.
 
Turut hadir Walikota dan Wakil Walikota Banjar, perwakilan Kodim, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para pelaku usaha setempat.
 
Dukungan Walikota Banjar untuk Ekonomi Kreatif
 
Dalam sambutannya, Walikota Banjar menyampaikan apresiasi tinggi kepada berbagai elemen masyarakat yang terus mendukung pertumbuhan sektor perdagangan dan ekonomi kreatif di Kota Banjar.
 
"Alhamdulillah, keluarga besar bisa hadir di sini. Kehadiran usaha ini tidak hanya berkaitan dengan kemajuan perdagangan melalui kedai kopi dan sektor lainnya, termasuk dukungan di bidang olahraga," ujar Walikota.
 
Beliau kemudian meresmikan pembukaan tempat usaha tersebut secara simbolis dan berharap kehadiran kafe ini membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi warga sekitar.
 
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, SATIR / SATRE Coffee Shop Kota Banjar ini secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga usaha ini selalu berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi nyata terhadap perekonomian daerah," lanjutnya disambut tepuk tangan meriah.
 
Wadah Baru bagi UMKM dan Industri Kreatif
 
Suasana peresmian berlangsung hangat. Sejumlah meja ditata rapi dengan hidangan jamuan ringan untuk para tamu undangan.
 
Muhammad Riski Budiman, pemilik SATIR / SATRE Coffee Shop, mengungkapkan kehadiran kafenya di jalur strategis ini tidak hanya sebagai tempat bersantai. Lebih dari itu, kafe ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi untuk menumbuhkan industri kreatif serta memajukan pelaku UMKM di Kota Banjar.
 
(Kabiro Banjar: Rena Yusnita)
 

Wujudkan Kota Sehat, Kelurahan Sumelap Tasikmalaya Gencarkan Pembinaan Tatanan Kelurahan Sehat 2026

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Kelurahan Sumelap, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, secara resmi menggelar agenda Pembinaan Tatanan Kelurahan Sehat Tahun 2026 pada Jumat (25/9/2026). Kegiatan strategis ini berlangsung tertib di Aula Kelurahan Sumelap.
 
Acara rutin tahunan ini diselenggarakan dengan tujuan utama memperkuat kesadaran serta kemandirian warga lokal. Fokus pembinaan diarahkan pada pemantapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta pelestarian sanitasi lingkungan, guna mendukung pencapaian Kota Tasikmalaya sebagai Kota Sehat.
 
Berdasarkan pantauan langsung Artha-News di lokasi, acara dihadiri oleh Lurah Sumelap, jajaran Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan tokoh masyarakat. Hadir pula para penggerak dari Kader PKK, Kader Posyandu, Karang Taruna, dan seluruh Ketua RW serta RT setempat.
 
Aksi Nyata Pemberdayaan di Sembilan Tatanan
 
Dalam sesi pengarahan, Lurah Sumelap menegaskan pentingnya implementasi konkret di lapangan. Program Kelurahan Sehat ini bukan sekadar seremonial, melainkan kerja nyata yang menyentuh sembilan tatanan utama kemasyarakatan.
 
Sembilan tatanan tersebut meliputi pemukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar, perkantoran, pariwisata, sektor transportasi, perlindungan sosial, serta pola kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri.
 
"Kami terus mendorong agar Kelurahan Sumelap dapat menjadi teladan Kelurahan Sehat di wilayah Kecamatan Tamansari. Kunci utamanya berada pada konsistensi pemberdayaan masyarakat setiap hari," ujar Lurah Sumelap.
 
Keberhasilan terlihat nyata ketika warga memiliki kesadaran tinggi dalam pengelolaan sampah mandiri, penggunaan jamban sehat, keaktifan di Posyandu, serta komitmen bersama menekan angka stunting.
 
Dorong Gerakan Jumat Bersih dan Pengelolaan Sampah
 
Melalui pembinaan ini, pihak kelurahan berharap seluruh elemen masyarakat dapat saling berkolaborasi. Aksi nyata terdekat adalah pengaktifan kembali gerakan Jumat Bersih serta pembersihan saluran drainase guna mencegah sarang penyakit.
 
Rangkaian kegiatan ditutup dengan diskusi terbuka bersama para kader untuk merumuskan program kerja teknis di lingkungan masing-masing.
 
(Reporter: Jay Kuncir — Staf Redaksi / Arya Siloka — Korwilnas)

Samosir International Choir Competition 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Peserta Padati Danau Toba

SAMOSIR, ARTHA-NEWS.COM — Alunan musik tradisional tagading bergema di Waterfront City Pangururan, menandai dibukanya gelaran bergengsi Toba Caldera Culture Festival 2026 pada Kamis (24/9/2026). Perhelatan budaya akbar ini dirangkai bersamaan dengan ajang paduan suara internasional, Samosir International Choir Competition 2026.
 
Pembukaan festival berlangsung meriah dengan atraksi air menari yang menjadi ikon pariwisata Samosir. Sebagai bentuk penghormatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, bersama Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara, Dewi Susantri Ujung, menyematkan kain ulos kepada jajaran dewan juri nasional maupun mancanegara.
 
Diikuti Lebih dari 2.000 Peserta Internasional
 
Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, 24–27 September 2026, berpusat di Hotel Marianna, Kabupaten Samosir. Ajang perdana ini diproyeksikan menarik kehadiran lebih dari 2.000 peserta beserta kru resmi dari berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri.
 
Saat membacakan sambutan tertulis Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Sekdakab Marudut Tua Sitinjak menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan menjadikan Samosir sebagai tuan rumah.
 
"Kami sangat bangga dipercaya menjadi tuan rumah acara paduan suara internasional ini untuk pertama kalinya. Langkah ini sangat mendukung visi memantapkan kemandirian ekonomi kerakyatan berbasis pariwisata berkelanjutan," ujar Marudut.
 
Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Penjabat Gubernur Sumatera Utara demi kesuksesan acara berskala internasional tersebut.
 
Danau Toba sebagai Pusat Kebudayaan Dunia
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, Dewi Susantri Ujung, menyampaikan festival ini menjadi momentum emas mengenalkan kekayaan adat Batak ke panggung dunia.
 
"Danau Toba bukan hanya menyajikan keindahan alam vulkanik yang megah, melainkan juga menyimpan warisan tradisi hidup yang sarat makna spiritual dan identitas daerah," ujar Dewi.
 
"Lewat sinergi pariwisata dan pelestarian budaya ini, generasi muda diharapkan tumbuh dengan kebanggaan jati diri, sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif bagi pelaku usaha lokal di kawasan Danau Toba," tambahnya.
 
Skala Kompetisi SICC 2026
 
Art Director SICC, Ondy Yohan Tambunan, menjelaskan persaingan tahun ini akan berlangsung ketat. Tercatat 33 kelompok peserta siap menyuguhkan 58 sesi penampilan, ditambah 70 peserta kategori vokal solo.
 
Dewan juri internasional: Marcus Lee (Singapura), Jurgis Cabulis (Latvia), Susanna Saw (Malaysia), Prof. Mark Anthony Carpio (Filipina). Juri nasional: Roni Sugiarto, Mangara Simanjuntak, dan penyanyi Maria Calista.
 
Acara pembukaan dihadiri jajaran Forkopimda Samosir, pimpinan OPD, perwakilan DPRD Samosir Renaldi Naibaho, serta Presiden Direktur SICC Rios Sabar Andriano Tampubolon.
 
(Reporter: NR. Sitohang)

Humanis! Penertiban Kios di Menara Pandang Tele Samosir Berakhir Kondusif Tanpa Alat Berat

SAMOSIR, ARTHA-NEWS.COM — Penertiban bangunan liar di kawasan Menara Pandang Tele, Desa Sosor Dolok, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, berakhir kondusif pada Kamis (24/9/2026). Tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Samosir, TNI, dan Polri berhasil meratakan kios-kios tak berizin tersebut dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta humanis.
 
Berbeda dengan perkiraan awal yang berpotensi memicu ketegangan, proses eksekusi justru berjalan sangat tertib. Banyak pemilik kios yang memilih membongkar sendiri bangunan mereka. Petugas Satpol PP kemudian membantu membersihkan sisa material yang belum tuntas dibongkar oleh warga.
 
Pembongkaran ini dilakukan secara manual tanpa alat berat, guna menjaga agar material bangunan milik masyarakat tidak rusak dan dapat digunakan kembali di lokasi lain.
 
Sebelumnya, Asisten I Setdakab Samosir, Tunggul Sinaga, mengingatkan seluruh personel untuk menjaga emosi dan tidak terpancing provokasi di lapangan. Hal senada ditegaskan oleh Pelaksana Tugas Kasat Pol PP Samosir, Rikardo Sidabutar.
 
"Tujuan kita bukan bentrok dengan masyarakat. Jangan ada yang menggunakan kekerasan. Jika ada personel yang melanggar dan tidak bisa menahan diri, akan saya tindak tegas sendiri," ujar Rikardo usai membacakan berita acara pembongkaran.
 
Alasan Hukum Penertiban
 
Langkah tegas ini merupakan hasil kesepakatan Tim Terpadu Pengawasan berdasarkan Keputusan Bupati Samosir Nomor 123 Tahun 2026. Dari hasil pemeriksaan, seluruh bangunan tersebut terbukti tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung serta izin lingkungan.
 
Selain menyalahi peruntukan ruang publik dan merusak estetika objek wisata Menara Pandang Tele, keberadaan kios ini juga melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Samosir Nomor 5 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, akibat penggunaan bahu jalan.
 
Kepala Dinas Perhubungan Samosir, Laspayer Sipayung, bersama Kepala Bagian Operasional Polres Samosir, Kompol Eduard, memastikan kehadiran personel TNI–Polri murni untuk pengamanan preventif sebagai pendukung, agar tidak terjadi kontak fisik antara petugas penegak peraturan daerah dan masyarakat.
 
Pemasangan Spanduk Larangan
 
Sebagai penutup proses sterilisasi kawasan, tim gabungan memasang spanduk larangan mendirikan bangunan dan berjualan di area tersebut. Pemerintah Kabupaten Samosir memberikan tenggat waktu tiga hari bagi warga untuk mengangkut sisa material mereka.
 
"Jika ada yang mencoba membangun kembali, kami akan langsung bongkar. Sisa material diberi waktu tiga hari untuk diangkut. Lewat dari itu, akan dibersihkan oleh Satpol PP," tegas Rikardo menutup keterangannya.
 
(NR. Sitohang)
 
 
 

 

 
 

Guna Cegah Karhutla di Samosir, Pemkab dan PT Inalum Bentuk Masyarakat Peduli Api

SAMOSIR — Langkah strategis diambil Pemerintah Kabupaten Samosir bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) untuk meminimalisasi risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kolaborasi ini diwujudkan melalui pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) berbasis komunitas di lima desa yang rawan kebakaran pada Selasa hingga Rabu (22–23/09/2026).
 
Program penguatan kapasitas ini menyasar wilayah krusial, di antaranya Desa Turpuk Limbong, Siparmahan, dan Dolok Raja di Kecamatan Harian. Selain itu, pembentukan MPA juga dilakukan di Desa Aek Sipitudai dan Siboro yang terletak di Kecamatan Sianjur Mula Mula.
 
Sebagai wujud nyata dukungan di lapangan, PT Inalum menyalurkan bantuan sarana pemadam kebakaran. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Departemen Keberlangsungan Lingkungan PT Inalum, Arfan I. Harahap, kepada Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, di Aula Kantor Bupati Samosir.
 
Dorong Kesiapsiagaan Warga Menjelang Musim Kemarau
 
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian PT Inalum. Menurutnya, benteng utama pencegahan karhutla berada di tangan masyarakat itu sendiri. Keberadaan MPA diharapkan mampu menjadi tim respons cepat saat mendeteksi titik api awal.
 
"Upaya mitigasi karhutla mutlak membutuhkan kesadaran kolektif dari masyarakat. Melalui kelompok Masyarakat Peduli Api ini, kita semua berharap potensi titik api dapat ditangani sejak dini sebelum meluas," tutur Ariston.
 
Ariston menambahkan, kelestarian ekosistem hutan Samosir wajib dijaga karena menjadi pilar penting bagi sektor pariwisata, ekonomi, dan ekologi kawasan strategis Danau Toba. Ia juga menginstruksikan jajaran camat hingga kepala desa untuk memperketat koordinasi guna mengevaluasi penanganan musim kemarau sebelumnya.
 
Apresiasi senada datang dari Kepala BPBD Kabupaten Samosir, Sarimpol Simanihuruk. Namun, ia mengingatkan pentingnya skema keberlanjutan bagi kelompok relawan ini.
 
"Kami berharap gerakan ini tidak berhenti pada seremonial pembentukan saja. Perlu ada pemberdayaan berkelanjutan serta stimulus insentif agar anggota MPA memiliki rasa tanggung jawab jangka panjang," kata Sarimpol.
 
Rincian Bantuan Alat Pemadam Karhutla PT Inalum
 
Untuk menunjang aksi tanggap darurat di lapangan, PT Inalum membekali kelima desa dengan perlengkapan pemadaman yang memadai. Setiap desa menerima paket logistik berupa:
 
- 5 unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
- 5 unit gepyok (alat pemukul api tradisional)
- 5 unit garpu tanah
- 5 pasang sepatu boot keselamatan
 
Secara keseluruhan, PT Inalum juga mendistribusikan 75 set pakaian standar pemadam kebakaran beserta perangkat pendukung keselamatan kerja lainnya.
 
Arfan I. Harahap menjelaskan bahwa Danau Toba sebagai salah satu destinasi warisan dunia harus diproteksi dari ancaman kerusakan lingkungan. Karhutla dinilai membawa dampak domino negatif yang nyata bagi ekonomi masyarakat lokal dan industri pariwisata.
 
"MPA memegang peran vital, mulai dari edukasi pencegahan hingga aksi pemadaman mula. Kami memfasilitasi kebutuhan perlengkapan dan pelatihan ini sebagai komitmen bersama menjaga masa depan Danau Toba," terang Arfan.
 
Pelatihan Fisik Bersama Manggala Agni
 
Rangkaian acara yang berlangsung selama dua hari ini turut melibatkan berbagai pihak. Materi sosialisasi hukum dan teknis disampaikan oleh perwakilan UPT KPH XIII Dolok Sanggul Janly F. Bancin, Kada Ops Manggala Agni Sumatera II Maralo Tambunan, serta jajaran TNI–Polri setempat.
 
Wakapolres Samosir, Manumpak Hatorangan Sitorus, serta Pabung Samosir, T. Siringo-ringo, secara bergantian mengimbau warga agar meninggalkan kebiasaan lama membuka lahan pertanian dengan metode membakar, mengingat ada konsekuensi hukum pidana yang mengintai.
 
Pada hari kedua, seluruh anggota MPA terpilih langsung diterjunkan dalam simulasi fisik. Mereka dilatih menggunakan seluruh peralatan pemadam di bawah panduan instruktur Manggala Agni agar terampil dan tidak gagap saat menghadapi situasi darurat di lapangan.
 
Menutup kegiatan, Kepala BPBD Samosir kembali mengingatkan agar seluruh bantuan alat dirawat dengan baik. "Prinsip utamanya adalah mencegah lebih baik daripada memadamkan. Mari kita jaga ruang hidup Samosir ini bersama-sama," pungkas Sarimpol.
 
 
 
(NR.Sitohang)
ARTHA-NEWS - Analisis Referensi Tajam Handal Akurat -

Bukti Surat Cacat Kronologi, AJGT Desak Transparansi Proyek Lingkar Utara Tasikmalaya Rp12 Miliar

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — 24 September 2026 — Polemik proyek pemeliharaan berkala jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya pada ruas Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Jl. Jaksa Agung R. Suprapto memasuki babak baru. Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Galunggung Tasikmalaya (DPP AJGT) secara resmi mengungkap bukti fisik dokumen surat yang menunjukkan adanya kejanggalan administrasi fatal di tubuh UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat.
 
Sorotan tajam tertuju pada aspek penanggalan surat resmi nomor 505/HM.03.04/PPK.PJMS yang ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yudi Ahmad Sudrajat, S.T. Berdasarkan kronologi penyerahan berkas, pihak DPP AJGT diketahui baru mengirimkan surat permohonan informasi resmi pada tanggal 18 September 2026. Namun anehnya, surat balasan yang dikeluarkan pihak UPTD V justru dibubuhi tanggal 16 September 2026 pada pojok kanan atas surat.
 
Kontradiksi kronologis semakin nyata pada paragraf pertama isi surat. PPK secara eksplisit menuliskan kalimat: "Menindaklanjuti surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Jurnalis Galunggung Tasikmalaya (AJGT) tertanggal 18 September 2026 perihal permohonan informasi proyek..." Kesalahan klerikal di mana instansi pemerintah mampu menjawab surat yang belum resmi dibuat dua hari setelahnya ini memicu tanda tanya besar dari kontrol sosial terkait ketelitian dan profesionalisme tata kelola administrasi publik di lingkungan DBMPR Jawa Barat.
 
Regulasi dan Aturan Mengenai Direksikit
 
Di tengah desakan transparansi ini, keberadaan kantor lapangan atau direksikit ikut dipertanyakan. Direksikit (atau sering ditulis Direksi Keet) adalah bangunan kantor lapangan sementara yang wajib didirikan di lokasi proyek sebelum pekerjaan konstruksi utama dimulai. Aturan mengenai penyediaan direksikit sangat ketat dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah, termasuk proyek infrastruktur yang didanai APBD maupun APBN. Keberadaan kantor lapangan ini diatur dalam regulasi teknis Kementerian PUPR serta dokumen kontrak proyek.
 
Secara garis besar, berikut ringkasan aturan, fungsi, dan dasar hukum direksikit:
 
1. Dasar Hukum & Aturan Pembiayaan
 
Masuk dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB): Direksikit bukan fasilitas sukarela dari kontraktor. Biaya pembuatannya sudah dianggarkan sejak awal di dalam dokumen kontrak pada bab Pekerjaan Persiapan. Jika tidak dibuat, kontraktor dapat dinyatakan melanggar kontrak.
 
Standar Spesifikasi Umum: Aturan teknis Bina Marga/PUPR mewajibkan kontraktor menyediakan ruang kerja yang representatif bagi tim pengawas dinas.
 
2. Fungsi Utama Direksikit
 
Pusat Data & Transparansi: Menyimpan Gambar Kerja, RAB, jadwal kurva S, hingga buku direksi pencatatan harian.
 
Ruang Rapat & Koordinasi: Tempat rapat berkala serta wadah kontrol sosial melakukan audiensi.
 
Pusat Monitoring: Pengawas dinas memeriksa kualitas material dan progres pekerjaan di sini.
 
3. Syarat Teknis Bangunan
 
Lokasi strategis, dekat area proyek.
 
Bersifat sementara, mudah dibongkar pasang.
 
Ukuran minimal 4 × 6 meter (24 meter persegi), dilengkapi meja rapat, kursi, penerangan, serta toilet standar.
 
Tuntutan Profesionalisme dan Keselamatan Kerja
 
Atas dasar data-data tersebut, AJGT mendesak agar Dinas Bina Marga dan CV. Multi Daya konsisten menerapkan amanat UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Selain itu, pelaksana proyek dituntut bekerja lebih profesional, terutama terkait penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), manajemen lalu lintas, serta penanganan dampak pembongkaran median jalan agar tidak membahayakan para pengguna jalan yang melintas di jalur Lingkar Utara tersebut.
 
Hingga berita ini diturunkan, redaksi Artha News masih terus berupaya melakukan konfirmasi ulang serta membuka ruang hak jawab seluas-luasnya kepada pihak UPTD V Ciamis dan manajemen CV. Multi Daya untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut secara berimbang. Pihak DPP AJGT menyatakan, jika tidak ada kejelasan atau itikad baik dalam waktu dekat, mereka mempertimbangkan untuk membawa persoalan ini ke Komisi Informasi Jawa Barat serta Inspektorat Provinsi.
 
Tim Redaksi / Artha News
 
 

IGX 2025 Sukses Spektakuler: Kolaborasi Game dan Warisan Budaya Cetak Sejarah Baru Ekosistem Digital Indonesia

Jakarta, Indonesia Game Experience (IGX) 2025 telah resmi menutup rangkaian acaranya dengan sukses gemilang setelah diselenggarakan pada 20-23 November 2025 di Gajah Mada Plaza, Jakarta. Festival game dan teknologi terbesar di Indonesia ini berhasil menarik lebih dari 15.000 pengunjung, membuktikan kedewasaan ekosistem game Indonesia yang siap bersaing di kancah global sekaligus meneguhkan harmoni antara teknologi digital dan warisan budaya Nusantara.

Kolaborasi Nasional Membangun Masa Depan Digital
Dalam sambutan pembukaannya yang penuh semangat, Ir. Soegiharto Santoso, S.H., yang akrab disapa Hoky, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun masa depan industri digital Indonesia. "Perjalanan kolaborasi nasional tahun 2025 yang dimulai dari Tangerang, menyusuri Surabaya, Semarang, Bandung, dan kini berpuncak di Jakarta membuktikan prinsip yang kita pegang teguh: di era digital, yang unggul adalah yang paling cepat berinovasi dan paling mampu berkolaborasi," ujar Hoky yang menjabat sebagai Ketua Umum APTIKNAS, Ketua Umum APKOMINDO, dan Sekretaris Jenderal PERATIN.

Hoky juga menyoroti pentingnya menyikapi tantangan industri dengan bijak. "Maraknya wacana pembatasan game online pasca-insiden di SMAN 72 Jakarta, menuntut kita untuk menyikapi dengan kepala dingin dan pandangan konstruktif. Menurut studi dari Agate, pasar game Indonesia mencapai 3,37 miliar unduhan pada 2022, dengan nilai pasar domestik sebesar US$2,5 miliar atau setara Rp41,3 triliun. Namun, 99 persen dari pasar ini masih dikuasai game asing. Inilah mengapa kita harus lompat lebih jauh," tegasnya.

Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, yang diwakili oleh Andi Syamsu Rijal, S.S., M.Hum., Direktur Pengembangan Budaya Digital. Dalam sambutannya, beliau menyatakan, "Pemerintah mendukung penuh pengembangan industri game Indonesia. Melalui Peraturan Presiden Nomor 19/2024, game ditempatkan sebagai sub-sektor vital dengan target pendanaan US$40 juta per tahun untuk pengembang game lokal."

Dukungan strategis juga datang dari Taiwan Trade Center Jakarta, yang diwakili oleh Manager Kasumi Liao. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan industri game Indonesia.

Acara pembukaan IGX 2025 dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci yang turut memberikan sambutan, antara lain: Khairil Irfan (General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel), Fanky Christian (Sekretaris Jenderal APTIKNAS & Kepala Bidang IT & Infrastruktur AGKDI), Andi Mulja Tanudiredja (Direktur Utama PT Masterdata Digital Cyberindo, Partner TAITRA Jakarta, serta Dewan Pengawas AGKDI), Pahala Situmeang (Direktur Mall Gajah Mada Plaza)

Kehadiran para pimpinan organisasi pendukung semakin melengkapi rangkaian acara, termasuk: Puguh Kuswanto (Sekretaris Jenderal APKOMINDO), para pengurus APKOMINDO, APTIKNAS, AGKDI, PERATIN, dan Koperasi APTIKNAS, termasuk Sandy Kusuma, Andri Sugondo, Brian Sokhily Lasse, Ardian Elkana, Totok Sediyantoro, Yuliyanti, Yuliasiane Sulistiyawati, Azka Bazil Danish Rahmat, Andri Nugraha, Tommy Mualim, Syarif S, dan Sofyan.

Turut hadir pula para tokoh dan perwakilan institusi strategis: Angelika Putri (Sekretaris Jenderal APGI), Roosdiono (Vice President Finpay), Andy Febrico Bintoro (Co-Founder & CTO Maxy Academy), Kris Sulisto (Dewan Penasehat AINAKI), Iman Fattah (Dewan Kesenian Jakarta), dan Budi Sulisto (Direksi GRID ev Charger - SPKLU), 

Harmoni Digital dan Budaya: Sinergi Tradisi dan Teknologi
Kolaborasi dengan Ethnic Digital Heritage Festival 2025 melalui Talkshow & Showcase "Keris Kamardikan di Era Digital" berhasil menghadirkan perspektif unik yang memadukan tradisi leluhur dengan kreativitas modern. Di bawah pimpinan KRA. Rivo Cahyono Setyonegoro, acara ini menampilkan karya maestro perkerisan Indonesia, Toni Junus, yang membagikan filosofi mendalam Keris Kamardikan, sebuah konsep yang diproklamasikannya sejak 2008.

"Para empu modern tidak lagi terikat patronase kerajaan. Perajin bebas berkarya mengambil inspirasi dari roh zaman, tanpa kehilangan akar tradisi," jelas Toni Junus. Keris Kamardikan hadir sebagai simbol kebebasan kreatif dan keberlanjutan tradisi dalam konteks Indonesia modern.

Meski teknologi berkembang, Toni Junus menekankan pentingnya menjaga nilai spiritual. "Keris menyimpan afirmasi, niat, dan batin sang empu. Itulah 'ruh' keris yang harus kita jaga," ujarnya. Dalam upaya regenerasi, estetika keris menjadi pintu masuk bagi generasi muda, dengan tetap menekankan pentingnya niat dan penghormatan terhadap tradisi.

IGX 2025 mencatatkan berbagai prestasi yang membanggakan:
• Total 1.500+ gamer berkompetisi dalam turnamen esports
• 20+ brand teknologi ternama memamerkan inovasi terbaru
• 50+ penampilan cosplay dan komunitas kreatif
• Bazaar budaya yang menampilkan produk 100+ UMKM lokal
• Zona VR/AR & Edu-Tech yang mengalami antrean pengunjung

Yang membanggakan, acara ini juga menjadi panggung bagi developer game lokal untuk menunjukkan karya terbaik mereka. Berdasarkan data Primbon Game yang dikutip dalam sambutan, game lokal seperti Coral Island berhasil meraup pendapatan Rp317,30 miliar, disusul Potion Permit dengan Rp68,47 miliar, serta deretan game sukses lainnya.

Forum Strategis Hasilkan Rekomendasi Berharga
Sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem game Indonesia yang berkelanjutan, terselenggara forum diskusi khusus bertajuk "Empowering Indonesia Game Ecosystem: Beyond Entertainment, Game as Innovation, Culture, and Technology". Forum strategis ini berhasil merumuskan sejumlah rekomendasi berharga melalui pembahasan mendalam berbagai topik kunci.

Adapun para pembicara yang hadir dalam forum tersebut meliputi: Dr. Ir. Feri Arlius, M.Sc (Direktur Fasilitas dan Prasarana Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI), Jhonsen Lim (Head of Game Division MNC Digital), Syarief Syarfuan (CEO Spirit45 Studio), Vincent Suriadinata, SH., MH. (Mustika Raja Law Office), Michael Edward (Country Representative Giga Computing Indonesia), Ridwan Fariz (AMD Technical Marketing Manager), Andika Cahyadi (LCD Monitor Product Specialist Samsung Indonesia) dan Malvino Sukamto (Seagate Product Spesialist).

Para peserta forum secara bulat menyepakati empat rekomendasi strategis:
• Peningkatan literasi digital yang menyeluruh bagi orang tua dan tenaga pendidik
• Optimalisasi sistem rating game yang mengacu pada standar internasional
• Pengembangan game edukatif lokal yang memperkuat karakter bangsa
• Formulasi strategi efektif untuk meningkatkan daya saing game lokal

Dalam rangkaian IGX 2025, diselenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) APKOMINDO 2025 yang menghasilkan komitmen untuk mengaktifkan kembali kegiatan di seluruh DPD. "Ini merupakan langkah strategis yang akan secara signifikan memperkuat posisi dan jangkauan AGKDI di seluruh Indonesia," jelas Hoky.

Hendri Andrigo Sutanto, Ketua Umum AGKDI yang juga menjabat sebagai Ketua DPD APKOMINDO Jakarta dan Ketua DPD APTIKNAS Jakarta, menegaskan komitmen jangka panjang untuk membangun industri game Indonesia. "IGX 2025 Jakarta bukan hanya sebuah festival, namun momentum strategis untuk membangun masa depan industri game dan teknologi informasi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan." tutur Hendri.

Acara penutupan IGX 2025 diwarnai dengan penyerahan penghargaan kepada pemenang berbagai kompetisi dan pertunjukan. Keberhasilan acara ini semakin lengkap dengan kehadiran Stanislaus Susatyo selaku Direktur Sales Telkomsel yang turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya even berskala nasional ini. Kehadiran beliau semakin mengukuhkan komitmen Telkomsel sebagai strategic partner dalam mendukung pengembangan ekosistem digital Indonesia.

Total hadiah senilai Rp50 juta berhasil diraih oleh berbagai tim esports, sementara penghargaan khusus diberikan kepada developer game lokal yang menunjukkan inovasi terbaik. Dukungan nyata dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk korporasi ternama seperti Telkomsel, menjadi bukti nyata bahwa industri game Indonesia telah siap untuk tumbuh lebih besar lagi.

IGX 2025 merupakan kolaborasi strategis yang diselenggarakan oleh Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia (AGKDI) dan didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia,Taiwan Trade Center (TAITRA) Jakarta, APTIKNAS, APKOMINDO, PERATIN, dan APGI, serta berkolaborasi dengan Ethnic Digital Heritage Festival 2025.

Keberhasilan penyelenggaraan IGX 2025 membuktikan bahwa industri game Indonesia tidak hanya siap menghadapi tantangan masa depan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi digital Indonesia yang tetap berpijak pada kekayaan budaya Nusantara.

Indonesia Game Experience (IGX) merupakan festival game dan konten digital terbesar di Indonesia yang memiliki sejarah panjang dalam membangun ekosistem digital nasional. Awalnya diinisiasi oleh APTIKNAS, perjalanan IGX kini dilanjutkan oleh Asosiasi Game dan Konten Digital Indonesia (AGKDI) sebagai asosiasi yang secara khusus berfokus pada pengembangan industri game di tanah air.

Sebagai wujud komitmen terhadap kemajuan industri game nasional, IGX konsisten menyelenggarakan berbagai kegiatan strategis yang komprehensif, meliputi pameran teknologi, kompetisi esports, konferensi industri, serta berbagai aktivitas kolaboratif lainnya yang dirancang untuk memperkuat seluruh rantai nilai industri game Indonesia.

Keberadaan IGX tidak hanya menjadi ajang showcase, tetapi juga berperan sebagai katalisator dalam menghubungkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari developer, publisher, komunitas, hingga pemerintah dalam satu ekosistem yang sinergis.

(Redaksi Artha-News)
Artha-News: Analisis • Referensi • Tajam • Handal • Akurat

Arsip Berita: IGX 2025 Sukses Spektakuler: Kolaborasi Game dan Warisan Budaya Cetak Sejarah Baru Ekosistem Digital Indonesia | Diterbitkan 27 November 2025 | Lokasi: DKI 
 
Artikel ini diperbaharui dan diperbaiki pada navigasi serta label SEO Google agar dapat ditelusuri dengan mudah demi kenyamanan pembaca.
 




Jawab Surat AJGT, Bina Marga Jabar Pastikan SPMK Proyek Jalan Lingkar Utara Tasikmalaya Sudah Terbit

CIAMIS — TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V Ciamis akhirnya memberikan jawaban resmi terkait kelanjutan proyek pemeliharaan berkala Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya. Langkah transparan ini diambil guna merespons surat permohonan informasi yang dilayangkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Jurnalis Galunggung Tasikmalaya (DPP AJGT).
 
Melalui surat tanggapan resmi bernomor 505/HM.03.04/PPK.PJMS tertanggal 16 September 2026, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UPTD Wilayah Pelayanan V Ciamis, Yudi Ahmad Sudrajat, S.T., menyampaikan sejumlah poin penjelasan kepada pengurus AJGT di Tasikmalaya guna menjawab kepastian progres fisik di lapangan.
 
Pelaksanaan Fisik di Lapangan Dipastikan Sedang Berjalan
 
Dalam dokumen jawaban tersebut, Yudi Ahmad Sudrajat menegaskan bahwa Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) untuk proyek berkala jalan ruas Prof. Dr. Mochtar Kusuma Atmaja hingga Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto sebenarnya telah resmi diterbitkan per tanggal 1 September 2026.
 
Pihak Bina Marga Jabar juga menjelaskan bahwa pelaksanaan fisik pengerjaan saat ini sudah mulai berjalan. Bersamaan dengan aktivitas tersebut, seluruh laporan berkala mengenai kemajuan proyek tengah disusun secara intensif oleh tim teknis sesuai dengan ketentuan administrasi yang berlaku.
 
Terkait detail perincian nilai kontrak serta rencana teknis tahapan pelaksanaan konstruksi secara menyeluruh, UPTD Ciamis menyatakan akan menyampaikannya secara bertahap kepada publik seiring dengan perkembangan pengerjaan di area proyek.
 
"Demikian penjelasan ini kami sampaikan sebagai bagian keterbukaan informasi publik yang kami kelola. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih," ungkap Yudi Ahmad Sudrajat dalam surat resmi yang turut ditembuskan kepada Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V Ciamis serta Arsip.
 
Data Teknis dan Anggaran Proyek Infrastruktur
 
Sebelumnya, pengurus DPP AJGT melayangkan pertanyaan pada 18 September 2026 lantaran belum melihat adanya aktivitas mobilisasi alat berat yang masif di lokasi pembangunan. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada papan proyek yang mulai terpasang sejak tanggal 8–9 September 2026, berikut rincian teknis megaproyek infrastruktur ini:
 
- Nama Kegiatan: Pekerjaan berkala jalan ruas Prof. Dr. Mochtar Kusuma Atmaja — Jalan Jaksa Agung R. Soeprapto (Lingkar Utara) Kota Tasikmalaya
- Nomor Kontrak: 436/PUR.08.01/SPK.PBJ
- Penyedia Jasa (Kontraktor): CV. Multi Daya
- Nilai Kontrak: Rp12.232.778.247
- Waktu Pelaksanaan: 120 hari kalender
- Sumber Dana: APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026
 
Dengan terbitnya kejelasan administratif dan kepastian hukum dari pihak Bina Marga Jabar ini, pengerjaan jalan senilai Rp12 miliar oleh CV. Multi Daya diharapkan dapat selesai tepat waktu dalam sisa waktu 120 hari kalender demi kelancaran serta kenyamanan mobilitas warga di Kota Tasikmalaya.
 
 
 
(Jay Kuncir/Redaksi)
 

Atlet Silat Asal Pangandaran, Raka Meilandria Berangkat ke Malaysia Ikuti FIFTY7K International Silat Champions Cup 2026

TASIKMALAYA–BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — 23 September 2026 — Nama harum Dusun Ciheras, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Prestasi gemilang ini datang dari putra daerah yang kini siap menorehkan tinta emas di panggung dunia olahraga bela diri.
 
Raka Meilandria, atlet pencak silat berbakat asal Pangandaran, dijadwalkan secara resmi bertolak ke Malaysia pada 24 September 2026 untuk mengikuti ajang bergengsi FIFTY7K International Silat Champions Cup 2026. Kompetisi internasional ini akan berlangsung selama lima hari, tepatnya pada tanggal 25 hingga 29 September 2026, bertempat di Kompleks Belia & Sukan Selangor, Stadium Matsushita Panasonic, Selangor, Malaysia.
 
Raka merupakan putra dari pasangan Bapak Babas Sobarna dan Ibu Entin Supriatin, warga asli Dusun Ciheras, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih. Keikutsertaannya di kejuaraan tingkat internasional ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran, khususnya warga di lingkungan tempat ia tumbuh dan berkembang.
 
Ajang 57K FCC – Arena of Champions ini merupakan salah satu kompetisi silat internasional paling bergengsi yang diikuti oleh atlet-atlet terbaik dari berbagai negara di kawasan Asia Tenggara maupun mancanegara. Raka akan membawa nama besar Indonesia, Jawa Barat, dan khususnya Kabupaten Pangandaran untuk bersaing memperebutkan medali emas di kelas yang dipertandingkan.
 
Sebelum keberangkatan resmi ini, ia telah menjalani serangkaian latihan fisik serta strategi teknik yang sangat intensif guna mematangkan seluruh kesiapannya menjelang hari pelaksanaan laga kompetisi bertanding.
 
"Semoga Raka bisa tampil maksimal, menjaga kesehatan, dan pulang membawa medali emas. Ini bukan hanya untuk kebanggaan keluarga, tapi untuk nama baik Pangandaran dan Indonesia," ujar keluarga Raka dengan harapan tulus sebelum keberangkatan.
 
Masyarakat Pangandaran pun turut mendoakan agar Raka diberi kelancaran, kesehatan prima, serta kemenangan yang membanggakan dalam setiap pertandingan yang dijalani. Dukungan penuh mengalir dari seluruh lapisan masyarakat yang berharap putra terbaik daerah ini kembali membawa kejayaan besar demi mengharumkan nama baik bumi pertiwi di tingkat global.
 
( Rena Yusnita / Redaksi )
 
ARTHA-NEWS — Analisis Referensi Tajam Handal Akurat
 
 

Shalat Istisqo Tingkat Kota Cimahi: Seribu Warga Berdoa Mohon Hujan, Pemkot Pastikan Pasokan Air Terpenuhi

CIMAHI, ARTHA-NEWS.COM — Pemerintah Kota Cimahi bersama Forkopimda, MUI, para ulama, tokoh agama, ASN, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum melaksanakan Shalat Istisqo Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026 di Alun-Alun Kota Cimahi pada Selasa (22/9/2026). Ibadah permohonan hujan ini dipimpin langsung oleh KH. Sodik M. Nawawi dan diikuti sekitar 1.000 peserta secara khusyuk.
 
Kegiatan ini digelar sebagai wujud ikhtiar batin bersama memohon kepada Allah SWT agar segera turun hujan, menyusul kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih serta kehidupan warga. Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan bahwa shalat ini bukan sekadar doa, melainkan momen kembali menyadari betapa pentingnya air bagi kehidupan.
 
"Air merupakan kebutuhan utama manusia. Karena itu, kita bersama-sama dengan tulus ikhlas menyerahkan diri kepada Allah SWT, memohon ampun atas kesalahan, serta memohon agar segera diturunkan hujan," ujar Ngatiyana.
 
Mitigasi Kekeringan dan Distribusi Air Bersih
 
Sambil berdoa, Pemkot Cimahi terus bergerak mengatasi dampak kekeringan di lapangan. Banyak warga mulai kesulitan dan meminta bantuan air bersih, sehingga instansi daerah segera dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih menggunakan kendaraan tangki langsung ke titik pemukiman warga yang membutuhkan bantuan darurat.
 
Instansi DPKP, PUPR, dan DLH bersinergi memetakan wilayah krisis. Kawasan bagian utara Cimahi menjadi fokus utama penanganan karena letak wilayahnya yang lebih tinggi membuat pasokan air baku harian sangat sulit didapatkan oleh warga setempat.
 
Ajakan Gotong Royong dan Hemat Air
 
Ngatiyana menegaskan gotong royong dan koordinasi antarinstansi harus diperkuat agar warga yang paling terdampak tidak berjuang sendirian. Ia juga mengajak seluruh masyarakat tidak hanya berdoa, tetapi juga berikhtiar menjaga kelestarian alam dan menggunakan air secara bijak.
 
"Jangan sampai kita memboroskan air ketika di tempat lain ada masyarakat yang kesulitan mendapatkannya. Mari gunakan air sehemat mungkin dan terus peduli terhadap lingkungan," pesannya.
 
Wali Kota berharap doa seribu warga ini segera dikabulkan, sehingga hujan turun membawa kelegaan, mencukupi kebutuhan air, dan membawa keberkahan bagi Kota Cimahi.
 
(Ari.M)
ARTHA-NEWS - Analisis Referensi Tajam Handal Akurat -
 
 

SMAN 1 Tasikmalaya Ukir Prestasi: Raih Juara 1, 3, dan Favorit Lomba KTI KEJARI 2026

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Siswa-siswi SMAN 1 Tasikmalaya kembali menorehkan prestasi gemilang dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Tingkat SMA/SMK/MA se-Kota Tasikmalaya tahun 2026. Kompetisi riset bergengsi yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya ini digelar secara khidmat pada Selasa, 22 September 2026, di hadapan para juri, pejabat, serta perwakilan sekolah se-Kota Tasikmalaya.
 
Keikutsertaan delegasi SMAN 1 Tasikmalaya membuahkan hasil luar biasa dengan menyapu bersih tiga kategori penghargaan sekaligus. Pencapaian ini disambut gembira oleh kepala sekolah, dewan guru, serta seluruh warga sekolah, dan menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam mendukung pengembangan riset ilmiah serta budaya literasi sejak dini.
 
Berikut rincian perolehan penghargaannya:
 
Juara 1
 
Peserta: Rahmania — Kelas XII-2
Pembimbing: Robi Sobirin, S.Pd., M.Pd.
 
Rahmania tampil memukau di hadapan dewan juri lewat pemaparan ide ilmiahnya yang tajam, solutif, serta dinilai memiliki orisinalitas riset yang sangat tinggi sehingga layak mendapatkan poin tertinggi dan meraih juara pertama.
 
Juara 3
 
Peserta:
 
1. Fathir Ali Rayyan — Kelas X-12
2. Gahitsa Zahira Saffa — Kelas X-12
Pembimbing: Feronika Sryudha Wihardyantie, S.Pd.
 
Kolaborasi kelompok yang solid dari siswa kelas X ini membuktikan bahwa budaya meneliti telah tertanam kuat sejak awal bangku sekolah menengah atas untuk bersaing di level kota. Kerja sama dan kedalaman materi yang ditampilkan menjadi nilai plus bagi tim ini.
 
Juara Favorit
 
Peserta: Anindya — Kelas XII-1
Pembimbing: Robi Sobirin, S.Pd., M.Pd.
 
Apresiasi besar turut diraih oleh Anindya yang sukses membawakan presentasi interaktif sehingga memikat perhatian audiens sepanjang perlombaan serta mendapat pujian khusus dari tim penilai Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya.
 
Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan, kerja keras siswa, serta bimbingan guru di lingkungan sekolah. Keberhasilan ini melengkapi capaian positif sebelumnya, seperti aksi donor darah "Blood for Life" yang baru saja sukses diselenggarakan dan mengumpulkan puluhan kantong darah.
 
Bagi peserta yang belum masuk nominasi, tetaplah semangat. Pengalaman berkompetisi adalah bekal berharga. Tetap tekun berlatih, perbanyak membaca, dan coba kembali pada tahun berikutnya.
 
Selamat kepada seluruh pemenang! Semoga prestasi ini menginspirasi siswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, dan menorehkan tinta emas bagi diri sendiri maupun almamater tercinta.
 
(Redaksi)
 
 

SMAN 1 Tasikmalaya: 44 Kantong Darah Terkumpul, Naik 28%

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Kegiatan donor darah Blood for Life bertema "One Heart, Many Lives" digelar di SMAN 1 Tasikmalaya pada 14 September 2026. Partisipasi melonjak dibanding tahun lalu, mencerminkan semangat solidaritas warga sekolah yang semakin kuat.
 
Partisipasi Melonjak, 44 Kantong Darah Terkumpul
 
Tahun ini pendaftar mencapai 64 orang, naik 14 orang atau 28% dari tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, berhasil terkumpul 44 kantong darah untuk membantu pasien yang membutuhkan.
 
Peningkatan ini didukung sosialisasi intensif beberapa minggu sebelum acara. Sesi pemaparan dan tanya jawab membantu calon pendonor — terutama yang baru pertama kali — memahami prosedur dan manfaat donor darah.
 
Semangat Kemanusiaan & Nilai Pancawaluya
 
Pihak PMI mengapresiasi antusiasme peserta. "Sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat bagi sesama. Donor darah adalah kebiasaan sehat dan mulia yang patut dilestarikan," ungkap perwakilan PMI.
 
Kegiatan ini mewujudkan nilai Pancawaluya: Cageur (sehat) dan Bageur (berbudi luhur), serta kerangka 3K — Karakter, Kabisa, Katarima. Peserta tidak hanya menyumbang darah, tetapi juga belajar kepedulian, kerja sama, dan tanggung jawab sosial.
 
Rencana Berkembang: Tiga Kali Setahun
 
Ketua Pelaksana Cencen Hidayat melaporkan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar.
 
"Melalui tema 'One Heart, Many Lives', kami ingin menanamkan kepedulian nyata dan solidaritas agar aksi sosial ini terus berlanjut," ujarnya.
 
Ke depan, Blood for Life direncanakan dilaksanakan tiga kali setahun, membuka kesempatan lebih luas bagi warga sekolah dan masyarakat untuk berbagi.
 
 
 (Redaksi)

Shalat Istisqa di Mekarharja, Warga Banjar Doakan Hujan Turun di Tengah Kemarau

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, warga Desa Mekarharja dan Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, menggelar Shalat Istisqa. Aksi religi ini menjadi ikhtiar bersama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di wilayah tersebut.
 
Shalat Istisqa dilaksanakan pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di Lapangan Sepak Bola Desa Mekarharja. Sejumlah tokoh penting turut hadir, antara lain Bhabinkamtibmas Desa Mekarharja Bripka Hermawan, S.IP., kepala desa, Babinsa, perangkat lembaga desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dari kedua desa.
 
Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, Ketua MUI setempat Ustadz Husein bertindak sebagai imam. Sementara itu, khotbah yang menyentuh hati disampaikan oleh Ustadz Nurjamil.
 
Dengan penuh kekhusyukan, masyarakat bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun. Harapannya, kondisi lingkungan yang kekeringan dapat membaik dan kebutuhan air bersih warga kembali terpenuhi.
 
Kapolsek Purwaharja Ingatkan Potensi Kebakaran Lahan
 
Kapolsek Purwaharja IPTU Maman Ruswandi menegaskan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa ini merupakan wujud ikhtiar batiniah masyarakat di tengah ujian kemarau panjang. Namun, ikhtiar tersebut harus dibarengi dengan tindakan nyata dalam menjaga lingkungan.
 
"Shalat Istisqa ini merupakan ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan. Di sisi lain, kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, karena kondisi lahan yang kering saat ini sangat berpotensi memicu kebakaran," ujar IPTU Maman Ruswandi.
 
Beliau mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah atau semak secara sembarangan, terutama di lahan terbuka, perkebunan, maupun kawasan kering yang mudah tersulut api.
 
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Pihak kepolisian meminta warga segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau pihak berwenang jika melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi meluas.
 
(Reporter: Rena Yusnita – Kepala Kabiro Banjar)
 
 

HUT KBB ke-18: Plaza Mekar Sari Jadi Saksi Refleksi Pelayanan Publik ASN

CATATAN REDAKSI: Artikel ini diperbarui pada 23 September 2026 — mencakup perbaikan struktur navigasi label kategori, dioptimalkan agar terindeks Google dengan baik dan tidak menampilkan halaman 404, serta penataan ulang label demi kenyamanan pembaca.
 
NGAMPRAH, ARTHA-NEWS.COM — Puncak peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berlangsung di Plaza Mekar Sari, Ngamprah, menjadi momentum istimewa bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Agenda tahunan ini dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Daerah KBB.
 
Pelaksanaan apel besar tersebut dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung Barat. Selain itu, tampak hadir jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala instansi vertikal, serta perwakilan Kepala Desa se-Kabupaten Bandung Barat yang bersinergi menyukseskan jalannya acara.
 
Bupati Bandung Barat memimpin langsung upacara khidmat ini. Kehadiran para kepala desa di barisan undangan menjadi simbol soliditas birokrasi pemerintahan hingga tingkat akar rumput. Salah satu tokoh yang terlihat hadir di lokasi adalah Kepala Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Ujang Dahria.
 
Saat ditemui di sela-sela acara, Ujang Dahria menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi pemerintah daerah selama hampir dua dekade ini. Dalam menyambut momen refleksi HUT Bandung Barat ke-18 tersebut, ia menaruh harapan besar demi masa depan wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Ujang berharap agar Kabupaten Bandung Barat ke depan selalu menjadi daerah yang Aman, Sukses, Maju, dan Amanah.
 
Harapan tersebut selaras dengan komitmen Pemkab KBB untuk terus mendorong transparansi dan reformasi birokrasi. Berdasarkan informasi dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bandung Barat, perayaan usia ke-18 ini dirancang bukan sekadar seremoni belaka. Momen ini difokuskan sebagai pijakan evaluasi kinerja pelayanan publik agar semakin inklusif, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan warga.
 
Dirgahayu Kabupaten Bandung Barat! Dengan bertambahnya usia, momentum sejarah ini diharapkan mampu membawa stabilitas pembangunan daerah ke arah yang jauh lebih sejahtera. Integritas dan kemitraan erat antara ASN, pimpinan daerah, hingga jajaran pemerintah desa menjadi kunci utama dalam mengemban amanah serta menjaga kepercayaan masyarakat demi kemajuan Bandung Barat yang berkelanjutan.
 
(Ari.M)
(DISKOMINFOTIK KBB)

BACA JUGA
 
- HUT Bandung Barat ke-18: Kepala Desa Bersinergi Dukung Pembangunan Daerah
​
- Pemkab Bandung Barat Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
​
- Kades Cipada Ujang Dahria: Desa adalah Ujung Tombak Pelayanan