Artha-News Kabupaten Tasikmalaya I Kontrol sosial yang seharusnya menjadi ajang kolaborasi antara sekolah dan media, justru menyisakan kekecewaan mendalam bagi salah satu media yang bertugas di SMP Nurul Huda, Cideeng Sukasenang Tanjungjaya.Perwakilan media merasa diabaikan dan tidak dihargai oleh staf oknum guru selama kegiatan kontrol sosial berlangsung.
"Kami ( Awak Media ) atang dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif melalui pemberitaan yang konstruktif.Namun, kenyataannya, kami merasa seperti tidak dianggap,".
Ada beberapa momen,di mana upaya media untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi dan memberikan masukan,justru diabaikan oleh oknum guru.Bahkan,ada kesan bahwa kehadiran media hanya dianggap sebagai formalitas belaka.Kamis 06/11/2025.
"Kami berharap,ke depannya,pihak sekolah dapat lebih membuka diri dan menghargai peran media sebagai mitra dalam membangun citra positif sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan," tambahnya.
Pihak media juga berharap, kejadian ini dapat menjadi evaluasi bagi SMP Nurul Huda untuk memperbaiki komunikasi dan kerjasama dengan media.Kontrol sosial yang efektif seharusnya melibatkan semua pihak terkait, termasuk media,agar dapat memberikan dampak ya ng optimal bagi kemajuan sekolah dan masyarakat.
(Mumun Mulyadi/ Wandi )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar