👁️ Total Tayangan: 271.058

Perkuat Komoditas Unggulan, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom Serahkan Bantuan 4 Ton Benih Bawang Putih

Table of Contents
SAMOSIR, ARTHA‑NEWS.COM – 28 Juli 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mengembangkan komoditas bawang putih sebagai salah satu unggulan pertanian daerah terus diperkuat. Setelah sebelumnya menerima dukungan dari Pemerintah Pusat, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom kembali menyerahkan bantuan 4 ton benih bawang putih beserta sarana produksi pertanian kepada dua kelompok tani di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, Selasa (28/7/2026).
 
Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia tersebut merupakan bagian dari upaya menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya mewujudkan swasembada pangan nasional melalui pengembangan komoditas bawang putih di Kabupaten Samosir.
 
Bantuan diserahkan kepada Kelompok Tani Hariara Makmur untuk lahan seluas 1 hektare dan Kelompok Tani Saut Tani seluas 4 hektare, sehingga total pengembangan mencapai 5 hektare. Selain benih bawang putih, kelompok tani juga menerima 50 rol mulsa, pupuk ZA sebanyak 1,75 ton, pupuk SP‑36 sebanyak 1,75 ton, pupuk KCL sebanyak 2 ton, serta 5 paket pestisida guna mendukung keberhasilan budidaya.
 
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan, bantuan ini merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Pusat sekaligus peluang besar bagi daerah untuk mengurangi ketergantungan impor bawang putih.
 
“Kebutuhan bawang putih di Indonesia mencapai sekitar 600 ribu ton setiap tahun, dan sekitar 80 persennya masih dipenuhi lewat impor. Ini peluang besar bagi daerah yang memiliki potensi seperti Samosir. Di Sumatera Utara hanya ada tiga kabupaten yang cocok mengembangkan bawang putih, yaitu Humbang Hasundutan, Samosir, dan Pakpak Bharat,” ujar Vandiko.
 
Menurutnya, pengembangan yang serius dan berkelanjutan akan berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berpotensi memasok kebutuhan Sumatera Utara hingga tingkat nasional.
 
“Bawang putih bernilai ekonomi tinggi dan manfaatnya luas, mulai dari konsumsi, kesehatan, hingga industri. Karena itu saya ajak seluruh kelompok tani memanfaatkan bantuan ini dengan sungguh‑sungguh. Tanam dengan baik, program ini harus berhasil. Pemerintah Kabupaten akan terus mendampingi petani,” tegasnya.
 
Bupati juga mengingatkan agar benih yang diberikan tidak diperjualbelikan, melainkan dimanfaatkan sepenuhnya untuk pertanaman. “Jangan jual benih bantuan pemerintah. Gunakan sebaik‑baiknya. Jika berhasil, kami akan terus dorong pengembangannya. Besar harapan kami suatu saat Presiden dapat melihat langsung keberhasilan ini di Samosir,” tambahnya.
 
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Samosir Parluhutan Samosir mengapresiasi langkah pemerintah. “Bawang putih adalah tanaman emas. Kebutuhan tinggi dan harga baik. Harapan kami, bantuan ini tidak berhenti pada penyediaan benih, melainkan menghasilkan panen yang meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
 
Ketua Kelompok Tani Hariara Makmur Joni Pasaribu menyampaikan terima kasih dan berjanji mengelola bantuan dengan penuh tanggung jawab. “Kami berharap terus mendapat bimbingan agar menjadi contoh bagi kelompok tani lain,” ungkapnya.
 
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Tumiur Gultom menegaskan pihaknya akan terus mengawal petani mulai dari tanam hingga panen agar program ini membuahkan hasil maksimal.
 
Melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Samosir dan Kementerian Pertanian RI, pengembangan bawang putih diharapkan menjadi komoditas unggulan yang mendukung swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
 
– Analisis – Referensi – Tajam – Handal – Akurat –
 
Laporan: NR.Sitohang
👁 Views: 0

Posting Komentar